DOSEN CANTIK YANG JUTEK

DOSEN CANTIK YANG JUTEK
Bab 189. Tiba Di Kendari.


__ADS_3

Sore ini Riki, Aryanto dan Yudha sudah sampai di bandara kota Kendari.


" Kita kemana dulu nih? " tanya Aryanto pada Riki yang sudah pernah datang ke kota itu bersama Asti.


" Kita ke arah pelabuhan aja, lalu cari hotel di dekat sana, besok pagi baru kita nyebrang ke pulau. "


Kata Riki yang mengajak Ary dan Yudha untuk ke kota dekat pelabuhan agar pagi-pagi mereka bisa pergi menyebrang menuju pulau untuk memulai pencarian Tomi.


" Dari sini ke pelabuhan berapa jam? " tanya Yudha pada Riki.


" Menurut cerita dokter Radit, kita dari sini ke pelabuhan memakan waktu kurang lebih tiga jam perjalanan, lalu besok kita menyeberang ke pulau memakan waktu lebih kurang dua setengah jam. "


Kata Riki menjelaskan mengenai perjalanan yang akan mereka lakukan untuk mencari Tomi.


Riki mengetahui semuanya dari penjelasan dokter Radit saat mereka mencari informasi mengenai Tomi.


" Lumayan juga kalau tiga jam perjalanan kesana, berarti nanti kita sampai di sana malam hari. " kata Yudha yang memperhitungkan perjalanan mereka.


" Bagaimana kalau kita makan terlebih dahulu sebelum melanjutkan perjalanan ke pelabuhan. Tadi aku baru sarapan pagi aja, kita juga belum pada makan siang kan?"


Aryanto mengajak Riki dan Yudha untuk makan siang terlebih dahulu karena mereka belum sempat makan siang.


" Iya, sebaiknya kita cari makan makan dulu didekat sini sebelum melanjutkan perjalanan. "


Kata Riki menyetujui ajakan Aryanto.


Keluar dari bandara, ketiganya langsung mencari tempat makan sebelum melanjutkan perjalanan mereka.


Setelah menyelesaikan makan siang yang tertunda, mereka mencari kendaraan yang akan mengantarkan mereka ke pelabuhan.


Sekitar pukul sembilan malam, Riki dan yang lainnya sudah memasuki hotel yang berada tidak jauh dari pelabuhan.


Mereka memesan satu kamar untuk bertiga karena mereka hanya menginap satu malam, sekaligus mereka akan membicarakan rencana mereka esok pagi.


" Selamat malam Pak, ada yang bisa dibantu? " tanya resepsionis ramah saat Riki dan yang lainnya menghampiri meja resepsionis.


" Selamat malam, mbak. Mbak saya mau memesan satu kamar untuk malam ini saja, kalau bisa saya minta yang double bad. " kata Riki pada petugas resepsionis.


" Baik Pak, ditunggu sebentar. " kata petugas resepsionis sambil mengutak-atik komputer yang ada didepannya.


" Pemesanan kamar atas nama siapa, pak? bisa pinjam kartu Identitasnya? " tanya resepsionis pada Riki.

__ADS_1


Riki menyerahkan identitas pada resepsionis, lalu resepsionis mencatat data Riki sebagai pemesan kamar.


" Ini kartu Identitas bapak dan ini kunci kamarnya. Kamar bapak nomor dua ratus dua, ada dilantai dua. " kata resepsionis yang menyerahkan kartu Identitas Riki beserta kunci kamar merek.


" Terima kasih, mbak! " kata Riki yang mengambil dan menyimpan kartu Identitasnya ke dalam dompet, lalu mengajak Ary dan Yudha menuju kamar mereka.


Ketiga pemuda itu memasuki kamar yang mereka pesan, lalu meletakkan tas mereka bawa di lantai dekat lemari pakaian.


" Wah, ternyata melelahkan juga perjalanan kita hari ini, rasanya pingin langsung tidur. " kata Aryanto yang langsung merebahkan tubuhnya di atas kasur.


" Mandi dulu mas biar segar. " kata Riki pada Aryanto.


" Gantian aja mandinya, aku mau rebahan dulu dan meluruskan pinggang." kata Aryanto pada Riki.


Riki membongkar tas dan mengambil baju ganti untuk digunakan malam ini, lalu masuk ke kamar mandi untuk membersihkan diri.


" Ry, kita pesan makan malam aja ya? ga usah cari makan keluar, cape aku, pinggang aku pegel kelamaan duduk di. mobil. "


Yudha mengatakan jika mereka sebaiknya memesan makanan untuk makan malam karena ia kelelahan setelah perjalanan jauh mereka.


" Iya, sebaiknya begitu, aku juga merasa lelah banget ini. " kata Aryanto yang mereka menyetujui usulan Yudha.


" Kita mau pesan makanan apa nih? " kata Yudha yang sedang merebahkan tubuhnya di atas sofa yang ada di kamar itu.


Kalau belum makan nasi belum kenyang rasanya. "


Kata Aryanto yang menyerahkan pada Yudha apa yang akan mereka makan malam ini.


" Kalau Riki bagaimana? " tanya Yudha pada Aryanto.


" Samain aja lah, Riki juga ga pemilih kalau makan. " jawab Aryanto.


Yudha lalu memesan makan malam mereka lewat layanan kamar.


Riki keluar dari kamar mandi dalam keadaan sudah segar karena ia sudah selesai mandi dan keramas.


" Pada mandi dulu sana, biar segar! " kata Riki pada Aryanto dan Yudha.


" Ki, aku sudah pesan makan malam buat kita, mau keluar rasanya malas karena sudah cape. "


Yudha mengatakan pada Riki jika ia sudah memesan makan malam buat mereka.

__ADS_1


" Iya bang, ga papa, sebaiknya kita memang makan malam dikamar aja biar bisa langsung istirahat karena besok kita akan mulai melakukan petualangan."


Riki menyetujui untuk makan malam di kamar karena mereka semua kelelahan setelah melakukan perjalanan jauh.


Setelah Riki keluar dari kamar mandi, gantian Aryanto yang masuk ke kamar mandi untuk membersihkan badan.


Setelah mereka membersihkan badan dan makan malam yang ke malaman, mereka berdiskusi untuk perjalanan mereka esok hari.


Riki menyeduh kopi menggunakan teko listrik yang ada dikamar itu buat mereka bertiga.


Saat memesan makan malam, Yudha juga memesan kue untuk menemani mereka minum kopi.


" Jadi rencana kita besok bagaimana? " tanya Aryanto pada Yudha dan Riki.


Riki membuka ponselnya lalu membuka peta pulau yang akan mereka tuju melalui aplikasi pencarian.


" Ini tempat kejadian kecelakaan speedboat dan ini pelabuhan dimana tujuan rombongan dokter Radit. "


Riki menunjukkan sebuah tempat yang ada di peta pada layar ponselnya.


" Menurut dokter Radit, tim SAR sudah menyisir daerah ini dan disini, mereka sudah bertanya pada penduduk disekitar tempat ini tapi tidak ada yang pernah melihat Aa' Tomi. "


Riki menunjuk kembali tempat-tempat yang pernah didatangi oleh tim SAR.


Yudha dan Aryanto memperhatikan setiap tempat yang ditunjukkan oleh Riki.


" Jadi disekitar daerah ini sudah dilakukan penyisiran oleh tim SAR tapi tidak ditemukan keberadaan Tomi? " tanya yudha pada Riki sambil menunjuk tempat-tempat dalam peta di ponsel Riki.


" Iya benar bang, jadi kita besok tidak menuju pelabuhan ini karena ditempat ini sudah dilakukan penyisiran.


Kita akan kepelabuhan ini, yang sedikit jauh dan memulai pencarian disini. "


Riki terus menjelaskan tempat dimana besok mereka akan memulai melakukan pencarian keberadaan Tomi.


Setelah mereka melakukan diskusi dan mencapai kesepakatan bersama dimana tempat mereka akan melakukan pencarian pertama, Riki dan teman-temannya bisa bernafas lega karena mereka sudah tahu tempat pertama yang akan mereka tuju untuk melakukan pencarian.


" Kopinya dihabiskan, sayang sudah dibuat. " kata Aryanto pada Riki dan Yudha.


Karena asik membahas rencana pencarian, mereka melupakan kopi dan cemilan yang sudah disiapkan sebelumnya.


" Sekarang waktunya istirahat, jam sudah menunjukkan dua belas malam. " kata Riki pada yang lain.

__ADS_1


Setelah selesai ngopi dan ngobrol sebentar, akhirnya mereka beristirahat karena besok mereka akan melanjutkan perjalanan untuk mencari keberadaan Tomi.


__ADS_2