DOSEN CANTIK YANG JUTEK

DOSEN CANTIK YANG JUTEK
Bab 177 Riki Berinisiatif Mencari Sendiri Keberadaan Tomi.


__ADS_3

Akhirnya pertemuan Asti dan Riki dengan dokter dirumah sakit itu mempunyai kesimpulan bahwa Tomi diselamatkan oleh nelayan yang ada di pulau itu.


" Jadi mas Riki akan mencari sendiri keberadaan dokter Tomi? " tanya dokter Radit.


" Iya! saya tidak mungkin mengandalkan orang lain. Tim SAR juga tidak mungkin akan mencari kakak saya hingga dia ditemukan. "


Jawab Riki yang tidak ingin mengandalkan orang lain untuk mencari kakaknya.


" Saya secara pribadi juga mewakili semua dokter dan karyawan disini akan mendoakan keselamatan dokter Tomi dan semoga dokter Tomi bisa segera ditemukan. "


Dokter Atalim mewakili para dokter dan karyawan yang bekerja di rumah sakit itu mendoakan keselamatan untuk dokter Tomi.


" Maaf dokter, tas dokter Tomi yang ditemukan di lokasi sebaiknya diserahkan pada adiknya dokter Tomi. "


Suster Mirah yang sejak tadi hanya mendengarkan, mengingatkan dokter Atalim mengenai tas dokter Tomi yang masih ditemukan di lokasi kejadian.


" Oh iya, saya hampir lupa jika ada tas dokter Tomi yang ditemukan di lokasi oleh tim SAR. Karena tas ini diyakini milik dokter Tomi, maka tas ini diserahkan pada kami. "


Dokter Atalim menyerahkan sebuah ransel yang diduga milik Tomi.


" Kami tidak membuka tas itu karena merasa itu bukan hak kami, jadi kami tidak tahu apa saja isi tas itu. "


Dokter Atalim mengatakan jika mereka tidak ada yang membuka tas ransel tersebut.


" Tas ransel itu memang milik dokter Tomi, saya tahu karena saya berangkat bersama dari mess dan saya melihat dokter Tomi memakai tas itu. "


Dokter Radit mengatakan jika tas itu memang benar milik dokter Tomi karena ia melihat sendiri dokter Tomi memakai tas itu.


Riki menerima tas itu dari dokter Atalim dan melihat jika tas itu memang milik kakaknya.


Riki tahu tas yang sering digunakan oleh Tomi untuk membawa pakaian dan perlengkapannya saat berpergian.


Asti melihat tas milik Tomi yang diletakkan dipinggir kursi dekat kaki Riki.


" Coba dibuka saja, mana tahu ada barang-barang penting milik dokter Tomi. "


Dokter Atalim meminta Riki untuk memeriksa tas milik Tomi.

__ADS_1


" Nanti saya periksa di hotel saja dokter, karena sepertinya ini berisi pakaian dan perlengkapan milik kakak saya. "


Riki akan memeriksa tas milik Tomi saat sudah berada di hotel.


" Riki, sepertinya kita sudah mendapatkan keterangan mengenai mas Tomi, sebaiknya kita kembali ke hotel. " kata Asti yang mengajak Riki untuk segera kembali ke hotel.


" Jadi mas Riki nanti akan berangkat sendiri untuk mencari dokter Tomi atau mbak Asti juga ikut? " tanya dokter Radit mengenai rencana Riki untuk mencari Tomi.


" Kemungkinan nanti Riki berangkat ditemani oleh saudara atau rekan yang lain dokter, karena saya tidak bisa meninggalkan kampus terlalu lama. "


Kata Asti yang menjawab pertanyaan dokter Radit untuk Riki.


" Jadi Asti masih kuliah? " semester berapa? " tanya dokter Tyas pada Asti.


" Saya sudah tidak kuliah lagi dokter, tapi saya mengajar di kampus Prambanan. " jawab Asti sambil tersenyum pada dokter Tyas.


Ya, Asti sudah lebih baik perasaannya saat ini.


Asti juga sudah bisa menyimpulkan jika Tomi selamat dan mereka harus segera mencari keberadaan Tomi.


" Oh maaf, jadi mbak Asti seorang dosen? saya kira masih kuliah. "


" Iya benar, saat melihat mbak Asti, saya pikir mbak Asti masih kuliah semester awal karena mbak Asti masih terlihat sangat muda. "


Dokter Siska juga sependapat dengan dokter Tyas dan mengira jika Asti masih seorang mahasiswa.


" Jadi mbak Asti mengajar mata kuliah apa? saya dengar dokter Tomi sudah tunangan dengan mbak Asti dan saya sempat berpikir jika dokter Tomi bertunangan dengan mbak Asti karena mbak Asti masih kuliah jadi belum melangsungkan pernikahan. "


Dokter Siska bertanya mengenai mata kuliah yang diajarkan oleh Asti dan dokter Siska juga mengatakan penilaian pada Asti saat pertama melihat Asti.


" Saya mengejar ilmu sosiologi dokter." jawab Asti sambil tersenyum.


" Saya dan dokter Tomi menunda pernikahan karena dokter Tomi dipindah tugaskan ke sini. " kata Asti yang memberitahu jika ia belum menikah dengan Tomi karena Tomi harus pindah tugas.


" Berarti jika dokter Tomi sudah kembali bisa langsung melaksanakan pernikahan, karena dokter yang akan menggantikan dokter Tomi dua hari lagi akan datang dan bertugas disini, sehingga dokter Tomi bisa kembali bertugas di rumah sakit yang lama di Jakarta. "


Dokter Atalim mengatakan jika dokter yang bertugas menggantikan dokter Tomi akan tiba dua hari lagi dirumah sakit ini sehingga Tomi bisa kembali bertugas di Jakarta.

__ADS_1


Akhirnya Asti dan Riki menunda untuk kembali ke hotel karena mereka masih melanjutkan obrolan mengenai Asti dan Tomi.


" Berarti setelah ini, mas Tomi bisa kembali ke Jakarta, dokter? " tanya Asti memastikan.


" Benar, dokter Tomi bisa kembali ke Jakarta setelah menyelesaikan laporan pekerjaannya di sini sebelum digantikan oleh dokter yang baru. " kata dokter Atalim yang mengatakan jika Tomi sudah selesai masa tugasnya menggantikan sementara dokter bedah di rumah sakit itu.


" Semoga dokter Tomi bisa segera kita temukan dan segera berkumpul lagi bersama keluarga. " imbuh dokter Atalim yang mendoakan dokter Tomi agar segera bisa ditemukan.


" Kalau nanti mbak Asti menikah dengan dokter Tomi, jangan lupa untuk mengundang kami yang ada disini."


kata dokter Radit.


" Aamiin. Iya semoga mas Tomi bisa segera ditemukan.


Insya Allah saya akan meminta mas Tomi untuk mengundang rekan-rekan yang ada disini. " kata Asti yang mengaminkan doa dokter Atalim dan berkata pada dokter Radit jika ia menikah dengan Tomi, Asti akan meminta Tomi mengundang teman-temannya yang ada disini.


Setelah. mereka mengobrol cukup lama dan suasana sudah tidak terlihat menyedihkan lagi, Asti dan Riki berpamitan pada mereka yang ada di ruangan itu karena mereka juga harus beristirahat setelah melewati musibah yang menimpa mereka.


Mereka belum bertugas karena masih dalam masa pemulihan, terutama dokter Radit yang mengalami cedera di kaki akibat terkena benturan.


" Terima kasih dokter atas waktunya karena sudah menerima kehadiran kami disini. Mohon doa nya dari dokter semua agar kakak saya bisa segera ditemukan. "


Riki mengucapkan terima kasih atas waktu yang mereka luangkan untuk menerima kedatangan Riki dan Asti.


" Saya dan mbak Asti pamit undur diri untuk kembali ke hotel. Saya mohon maaf jika kedatangan kami mengganggu aktivitas dokter. "


Riki berpamitan pada para dokter untuk kembali ke hotel.


Setelah berbasa-basi sebelum pulang, akhirnya Asti dan Riki meninggalkan ruangan dokter Atalim setelah berpamitan dan mengucapkan salam.


Asti dan Riki memutuskan untuk kembali ke hotel karena mereka tidak ada tujuan lain, selain itu mereka juga akan memeriksa tas ransel milik Tomi.


" Sebaiknya nanti saat di hotel, pakaian mas Tomi kita loundry dulu karena sudah basah terkena air laut. "


Kata Asti yang meminta Riki untuk me loundry pakai Tomi yang basah saat mereka berada di taksi online saat akan kembali ke hotel.


" Iya teh, nanti akan segera Riki loundry agar pakaian Aa' Tomi tidak rusak. "

__ADS_1


jawab Riki yang menyetujui pendapat Asti untuk segera mencuci pakaian milik Tomi saat mereka tiba di hotel nanti.


__ADS_2