
Danita membuka matanya lebih dulu dari pada Rangga. suaminya itu masih terlelap dengan badan yang polos ditutupi selimut. sepertinya bukan hanya danita yang kelelahan dengan aksi suaminya tadi malam.
bagaimana tidak Rangga melakukannya sampai malam dan dijeda sebentar dengan makan malam.
setelah mengumpulkan seluruh nyawanya kembali, danita langsung beranjak ke kamar mandi mumpung suaminya itu belum bangun.
danita hari ini ada jadwal kelas jam 8 pagi. jadi dia bangun pagi hari ini, buat jaga² aja kalau suaminya berulah lagi dipagi hari begini.
"sayang ayo bangun" ucap danita berusaha membangunkan Rangga dengan lembut. tapi yang dibangunkan tidak mau membuka matanya. "sayang nanti kau terlembat" membangunkan sambil menggoyang goyangkan lengan Rangga.
"hmmm" bukannya bangun Rangga malah memeluk pinggang danita dan kembali memejamkan matanya. danita mulai kesal karna rangga tidak membuka matanya juga.
"Rangga sayang ayok bangun, nanti kesiangan kamu beb" sudah sangat geram danita dengan Rangga.
"biarin aja, tidak ada yang berani ngomelin aku kalau aku telat pun" sedang menunjukkan kuasa.
"yaudah sana mandi" ucap danita berusaha melepaskan tangan Rangga dipinggangnya.
akhirnya Rangga nurut dan pergi kekamar mandi dengan tubuh polosnya tanpa ditutupi benang sehelai pun.
"gak tau malu" gerutu danita pelan melihat Rangga.
drama pagi sudah selesai, penghuni kamar utama sudah turun kebawah untuk menikmati sarapannya. setelah selesai sarapan Rangga mengantar danita ke kampusnya setelah itu Rangga langsung pergi ke kantornya.
dikampus
danita sudah masuk kegedung kuliah dan berjalan menuju kelasnya.
"hai danita" sapa David. seperti biasa danita menjawab dengan senyuman.
"mulai kelas pagi nit?" tanya David tersenyum.
"iya" jawab danita singkat.
"pulang jam berapa nit?" tanya David lagi.
"jam setengah lima" jawab danita menatap lurus kedepan.
"mau pulang bareng lagi gak?" ajak David tersenyum.
"emm papa aku katanya mau jemput aku nanti pulang" jawab danita berbohong.
__ADS_1
"ohhh" jawab David kecewa.
"aku duluan yah?" ucap danita langsung masuk ke kelasnya.
saat masuk sudah ada Rasya dan vita, tidak tau kenapa Rasya dan Vita akhir² ini jadi tambah Deket dan selalu bersama.
"halo cantik, dah Dateng?" goda Rasya seperti biasa.
"hmmm" jawab danita singkat.
tidak lama kemudian dosen datang dan menyampaikan materi pelajaran. danita selalu fokus memperhatikan dosen yang sedang menerangkan materinya didepan, danita mencatat point² yang disampaikan dosen.
hari berlalu dengan cepat, tidak berasa kelas danita sudah selesai semua dan tinggal pulang menunggu sang raja pulang.
"danita" panggil David.
danita menjawab dengan senyuman.
"papa kamu dah Dateng?" tanya David melihat sekeliling.
"belum nih aku mau telpon" cari alasan hanya itu yang ada diotak danita.
"danita aku mau menyampaikan sesuatu" ucap David menatap danita.
"aku menyukaimu, aku ingin kita lebih dari teman" ucap David mantap menatap danita serius.
danita terkejut dengan pernyataan David barusan. danita menatap David dengan tatapan kaget.
"kamu gak perlu jawab sekarang kok, aku akan nunggu kamu" ucap David lagi.
"vid maaf aku gak bisa" jawab danita pelan tidak berani menatap David.
"tidak perlu jawab sakarang Nita, aku akan menunggumu" ucap David meyakinkan danita.
"vid serius aku akan menjawab sskarang" danita mengambil nafas pelan sebelum melanjutkan kata²nya. "vid maaf sebelumnya, aku gak bisa jadi yang kamu inginkan karna aku sudah menikah vid" ucap danita pelan tapi Masi bisa didengar david.
David terdiam mencerna perkataan danita berusan. "menikah nit?, kapan kamu menikah? dan dengan siapa?" tanya David terkejut.
"maaf vid aku gak bisa jawab pertanyaan kamu yang itu" jawab danita pelan.
ketika mendengar itu hati David terasa sakit. David langsung berbalik dan meninggalkan danita berdiri sendiri ditengah² lapangan. hati David benar² hancur saat mengetahui wanita yang ia sukai sudah menikah.
__ADS_1
danita merasa bersalah kepada David tapi kalau danita tidak bilang sekarang, davidlah orang yang akan tersakiti disini. jadi lebih baik danita bilang sekarang walaupun sekarang hati David sangat terluka dan hancur akan lebih sakit lagi nanti kalau danita tidak bilng sekarang.
******
danita sudah sampai didepan gerbang rumah yang besar ini, danita memberi uang ke ojek yang mengantarnya tadi.
"selamat datang nona" sambut pak Tan ramah dan sopan.danita menjawab dengan senyuman seperti tidak biasanya.
danita langsung naik kekamarnya dengan muka yang lesu. danita sudah berada di dalam kamar dia duduk disofa dengan tatapan yang kosong membayangkan perasaan David sekarang. lama danita berdiam diri duduk disofa sendiri akhirnya danita beranjak dari duduknya membersihkan diri sekaligus berendam menenangkan pikiran dan hatinya.
danita sudah keluar dari ruang ganti baju perasaannya sudah lebih tenang setelah berendam 15 menit lebih tadi. sudah rapi dan wangi dengan pakaian santainya, duduk sambil memainkan hpnya.
tidak berapa lama pintu diketuk oleh pak Tan.
"nona mobil tuan muda sudah sambil digerbang utama" ucap pak Tan dari balik pintu.
danita langsung mematikan hpnya dan menaruh di atas nakas. langsung berdiri keluar kamar, turun kebawah untuk menyambut kepulangan sang mulia raja.
danita melihat mobil Rangga berhenti didepan pintu rumah utama. danita yang belum sampai didepan pintu langsung berlari mendekat ke pintu.
sang mulia raja sudah turun dari mobil dengan gaya sok keren. danita tersenyum geli kearah Rangga. Rangga yang menyadari kalau ada istrinya dan sedang senyum langsung mendekat dan "cup" Rangga mencium danita didepan zan pak Tan. danita memukul lengan Rangga, malu!!.
"selamat datang tuan muda" sapa pak Tan seolah² tidak melihat apa yang terjadi tadi.
Rangga hanya mengangguk dan masuk kedalam rumah bersama dengan danita.
"zan kau boleh pulang" ucap Rangga membalikan badan kebelakang.
zan mengangguk lalu masuk kedalam mobilnya, melaju ke tempat tinggalnya.
Rangga dan danita duduk disofa ruang keluarga yang besar. danita baru pertama kali duduk disini. pandangan danita menyapu isi ruangan ruang keluar yang besar ini. ada banyak foto² di bingkai foto dan ada foto besar ditengah² dinding yaitu foto pernikahan mama Wulan dan papa kino.
Rangga memperhatikan danita yang sedang melihat² isi ruangan ini.
"kau sedang lihat apa?" tanya Rangga melingkarkan tangannya di pinggang danita.
"foto foto" jawab danita tanpa melihat kearah Rangga dan Masi sibuk melihat foto² yang ada di ruangan itu.
Rangga tentu saja tidak suka ketika danita berbicara tanpa melihat wajahnya. Rangga memutar wajah danita sampai pandangan mereka saling bertemu. Rangga mendekatkan wajahnya ke danita, mencium lembut bibir danita dan menikmatinya. begitupun danita, danita melingkarkan tangannya di leher Rangga.
Rangga menyudahi aksinya yang berlangsung sangat lama. "ayo keatas aku mau istirahat" ucap Rangga menarik tangan danita naik keatas.
__ADS_1
sesampainya dikamar danita duduk disofa sedangkan Rangga sedang mandi dikamar mandi. terdengar suara cipratan air dikamar mandi membuat danita kembali berfikir. dia ingin mengasih tau ke Rangga tentang David menyatakan perasaannya tadi, tapi danita berfikir kalau dia bilang ke Rangga pasti Rangga akan melakukan sesuatu kepada David. akhirnya danita memutuskan untuk tidak memberitahu Rangga. biarlah ini menjadi rahasianya.
Bersambung