Gadis Kecil Pilihan Papa

Gadis Kecil Pilihan Papa
Kontak


__ADS_3

Setelah mengobrol panjang bersama danita, audri kembali ke bawah karna dipanggil zan dan meninggalkan danita sendiri di kamar. jujur saja audri sangat nyaman berbincang dengan danita, walau status mereka sangat jauh tapi danita tidak pernah memandang rendah audri. itu lah yang membuat audri nyaman dengan danita.


Rangga sangat lama kembali kekamar ntah apa yang sedang dia renungkan tapi dari wajahnya Rangga seperti sedang memikirkan hal yang rumit.


"danita" panggil Rangga saat sudah kembali ke kamar.


"kenapa sayang?" bangun dari rebahannya.


"kemarilah" duduk di sofa dan menjentikkan jarinya seperti biasa.


danita berjalan kearah sofa dengan tanda tanya yang hanya dikepalanya, tentang siapa tamu yang tadi datang dan kenapa raut wajah rangga seperti itu?.


Rangga menarik tangan danita agar duduk dipangkunya, danita refleks menjatuhkan kepalanya ke dada Rangga dan Rangga menahan kepala danita agar tidak kembali berdiri.


"biarkan dulu seperti ini" mengelus kepala danita dan menyenderkan tubuhnya ke senderan sofa.


dengan kaki yang dinaikkan Rangga keatas sofa dan kepala danita yang bersandar di dada Rangga itu membuat danita sedikit canggung. berbeda dengan orang yang memangkunya dia terlihat menikmati elusan tangannya dikepala danita.


"sayang tadi siapa yang datang?" memainkan jarinya di dada Rangga.


Rangga diam tidak menjawab, dia terdengar mendesah kasar dan itu sangat jelas didengar danita.


"dia tidak menjawab? apa aku boleh melanjutkan pertanyaan ku?"


danita juga terdiam sejenak sampai Rangga mulai buka suara.


"yang tadi datang adalah mama ku" sepertinya dia malas mengucapkan kata mama diakhir kalimatnya.


"apa mamamu sudah pulang? apa aku boleh menemuinya?" mendongakkan kepalanya.


"untuk apa kau ingin menemuinya?" menatap kebawah dengan muka yang datar.


"dia sepertinya tidak suka jika aku menyebut mamanya, tapi kenapa?"


"tentu saja aku ingin memberikan salam kepadanya" menarik kepalanya dari dada Rangga.


"kau tidak perlu melakukannya" air mukanya sudah tidak enak.


"kenapa?"


"karna tidak pantas untuk dipanggil mama" memainkan daun telinga danita.


"sayang kenapa kau bicara seperti itu?" memegang tangan Rangga yang berada di daun telinganya.


"karna memang seperti itu" sekarang beralih memainkan rambut danita.

__ADS_1


"tolong jelaskan aku tidak mengerti maksud dari kata-kata mu itu"


"kau sedang memikirkan kata-kata ku barusan?" menelusuri wajah cantik danita.


"kau cenayang ya?"


"iya aku cenayang hati mu" menarik Idung danita.


"sakit" adu danita mengelus hidungnya.


"apakah sakit? yang mana yang sakit hm?" Mala mencubit pipi danita dan membuat kepala bergoyang.


"kau sedang mengerjai ku ya?"


"mana hp mu?" melepaskan tangannya dan menaruh tangannya di belakang kepalanya.


"untuk apa?" mulai curiga.


"mana hp mu" mengulang kata-katanya lagi.


mendengar Rangga sudah mengulang kata-katanya sebanyak dua kali membuat danita langsung berdiri dan mengambil hpnya yang ada diatas kasur lalu memberinya ke Rangga. dia bahkan berfikir kalau Rangga ingin mengambil hpnya.


Rangga menarik kembali tubuh danita kedalam pangkuannya sekaligus mengambil hp yang dipegang danita.


Rangga memperhatikan tampilan layar hp danita yang walpepernya foto danita dan dua sahabatnya begitu juga di lockscreennya, itu membuat danita berdecak.


"dia berdecak karna melihat walpeper hp ku? yang benar saja tuan muda"


"kau berkirim pesan dengan laki-laki?" menatap danita tapi tangannya Masi mencari sesuatu.


"itu teman sekalas ku" panik danita.


"apa-apaan ini kau bahkan banyak mengirim pesan dengannya cih!" berdecak lagi.


"hapus" dengan seenaknya Rangga menghapus pesan-pesan Rangga dan hito sekaligus menghapus nonya.


"sayang kenapa dihapus?" mengambil alih hpnya kembali.


"kenapa? ada apa kau dengannya?" nada suaranya sudah tidak enak.


"tidak ada yang penting sih tapi itu kan pesan dari penanggung jawab kelas sayang isinya penting"


"coba kita lihat isi pesan ku dengan kamu" kembali mangambil hp danita.


"isi pesanku dan kau kan sudah hilang karna hp lama sudah diganti, salahkan sekertaris mu yang tidak memulihkannya kembali"

__ADS_1


"bahkan kau tidak berkirim pesan dengan ku" menunjukkan layar hpnya.


"lalu apa ini nama kontak yang kau berikan" mendekatkan layar hpnya ke danita.


disana tertera nama kontak Rangga yang diberikan danita saat mereka berdua belum menikah, yaitu "tuan muda jelek" hahaha.


"itu kan saat kita belum menikah sayang" mencoba mencari alasan.


Rangga berdecak mendengar alasan danita itu.


"memangnya kau memberikan nama kontak ku apa?"


"kau mau tau?" memberikan hpnya ke danita begitu saja.


"kata sandinya apa?" menatap layar hp seorang Presdir ini.


"tekan saja yang tombol nyalanya" menatap danita yang mulai kebingungan.


danita menekan lama tombol untuk menyalakannya dan memang benar langsung ke tampilan layar utama dimana disana ada foto dirinya yang sedang memandang roller coaster saat mereka ketempat wahana kemarin.


"kapan kau memfoto ku?" menunjukkan layarnya.


"saat kau sedang sibuk bersemangat dengan wahan yang disana" menjawab santai menatap danita dengan bersender satu tangan dilipat ke belakang kepalanya.


"tidak adil!"


"aku harus mencari apa? emm bagaimana kalau bocah berambut keriting? tidak ada!?"


"sayang kau menyimpan no ku dengan nama apa?" tanya danita menatap Rangga yang sedang bergaya sok keren itu.


"tulis saja no hp mu" tatapan sulit diartikan.


"ah benar juga" langsung mengetik no hpnya.


betapa terkejutnya danita sat melihat nama kontak yang diberikan Rangga untuknya.


"sayang kenapa kau membuat ku ngeflay?" menjatuhkan kepalanya ke dada Rangga.


"hahaha, sekarang kau kan sebesar apa aku mencintaimu danita sayang?" memegang dagu danita, dan langsung menyambar bibir danita.


disaat ciuman mereka itu, hp Rangga Masi menyala dan disana tertera nama kontak untuk danita yang diberikan oleh Rangga yaitu "bocah jelek kesayanganku". sebenarnya sama saja dengan yang diberikan danita, sama-sama ada jeleknya tapi Rangga menambahkan kata 'kesayanganku' diakhirnya dan itu membuat danita seperti terbang di awan.


BERSAMBUNG


ps:ingatkan author jika ada typo:b

__ADS_1


__ADS_2