Gadis Manis Pemikat Hatiku

Gadis Manis Pemikat Hatiku
10.Makanan Yang Kurang Lezat


__ADS_3

Di dalam kamar Tuan Danu,suami dan istri itu bercengkrama dan membicarakan kegiatan mereka sehari ini. tampak wajah yang penuh kebahagiaan, yang bisa dilihat sang suami, kala melihat istrinya bercerita.suara pintu terdengar diketuk, Madam Rima mengatakan kalau makan malam telah siap.pasangan suami istri itu pergi keruang makan.sementara dikamar lain, Bara telah selesai mandi, dan mengganti pakaian dengan kaos polos dan celana kainnya. semakin menambah ketampanannya,ia menuruni tangga tak sabar ingin menikmati makan malam, seperti kemarin. sesampainya dimeja makan ia mengangkat sebelah alisnya.


“Kenapa menu makanannya berbeda?,,Bara duduk memperhatikan makanan, yang terhidang di atas meja,bukan makanan seperti yang ia harapkan. Sang ibu hanya tersenyum melihatnya.


”Makanlah yang sudah disediakan oleh koki,biasanya kau kan tidak pernah protes,.kenapa sekarang malah protes?,,cerca sang ibu,Bara yang malas berdebat, hanya diam dan mengambil beberapa lauk pauk dan nasi,sungguh selera makannya jadi hilang.


“Bara sudah selesai!,,Bara bangun dari duduknya dan beranjak pergi, meninggalkan kedua orang tuanya yang belum menyelesaikan makan malamnya.


“Makananmu belum habis Bara!,,Tegur sang ibu yang hanya di anggap angin lalu oleh sang putra.


“Selera makanku hilang!,,Sang Ayah heran,dengan kelakuan Putranya. tak biasanya ia protes,ada apa dengannya pikir sang ayah.


“Sudahlah pa,,kita makan saja. nanti kalau dia lapar, dia bisa turun dan meminta koki untuk membuatkannya makanan!,,mendengar kata sang istri, Tuan Danu melanjutkan makan malamnya.Didalam kamar, Bara menghempaskan tubuhnya. ia merasa sangat kesal malam ini, ia mengambil ponselnya dan menghubungi seseorang.

__ADS_1


“Kau dimana?


“Aku akan kesana !,,Bara bangun dan keluar dari kamar. melihat Bara menuruni tangga, Sang Ibu bertanya dan hanya dijawab sekenanya oleh sang Putra.


“Sepertinya Putramu salah makan Ma!,, Nyonya Santika melirik sang suami, dan menatapnya.


“Mama tidak memberinya makanan apapun, mungkin saja dia sedang ada masalah dikantor!, ucap Nyonya Santika.


“Nasi gorengnya enak!,,tanpa rasa bersalah, Bara memberikan Piring kosong kepada Han.


"Bukankah koki sudah memasak untukmu?,,mendengar ucapan Han, membuat Bara kesal jika ia mengingatnya lagi.


“Kau marah nasi gorengmu ku habiskan?,ucap Bara menatap kesal Han.

__ADS_1


“Tidak aku bisa memintanya lagi pada ibuku!,ucap Han, balas menatap Bara.


“Aku tidak berselera makan malam ini,makanannya tidak seenak kemarin malam!, Han tentu bingung dibuatnya, selama ini yang dia tau, Bara tidak pernah mengeluh dengan makanan yang disediakan koki, selama makanan itu sehat untuknya. dan malam ini,dia berbeda dari biasanya apa yang terjadi pikir Han.


Sudah satu jam Bara dan Han,menikmati malam mereka ditaman,rasa kantuk mulai dirasakan Han.


“Aku akan Tidur!,,Han bangun dari duduknya dan meninggalkan Bara sendirian ,saat pandangannya lurus kedepan menghadap Taman. Bara seperti melihat sekelebat bayangan tapi apa itu,ia bangun dan memfokuskan tatapannya. dilihatnya sesosok manusia, entah apa yang ia lakukan ditaman pada malam hari.rasa penasaran mendorongnya untuk mendekat ketaman,setelah sampai ditaman Bara tidak melihat siapapun ditaman itu.apakah ia salah lihat atau apa?,masih dengan rasa penasaran, ia mengelilingi taman,karena yang ia cari tidak ia temukan,akhirnya ia kembali kekamarnya dengan rasa penasaran yang menjanggal dihatinya. 


"Aku seperti melihat seorang wanita ditaman itu, tapi siapa malam-malam berada di taman!, ucap Bara penasaran.


"Para pelayan dirumah,tidak ada yang memiliki postur tubuh seperti yang aku lihat tadi!,ucap Bara kembali,entah kenapa pikirannya berlarian pada sosok ditaman itu.


"Hah,, kenapa aku jadi penasaran begini!, rancau Bara setelah berada dikamarnya. ia ingin sekali memastikan apa yang ia lihat, dan ia berencana akan mencari taunya besok.Bara berusaha memejamkan matanya, menipis bayangan yang menari-nari dipikirannya.

__ADS_1


__ADS_2