
Kegembiraan terpancar jelas di wajah Lily,keinginan untuk melakukan peragaan busana dengan beberapa Desainer terkenal lainnya kini ada di depan mata.Lily meraih ponselnya,dan dengan segera menempelkan benda pipih itu di telinganya.
“Hello Mama,,Lily berhasil,apa yang Lily mimpikan akan segera terwujud!”
“Iya Ma,,Lily akan pulang lebih awal!”
Senyum indah terus terukir di wajah cantiknya,Lily menyimpan ponselnya dan kembali fokus pada pekerjaannya.Dia membalas dan menerima beberapa email dari klien dan juga beberapa desainer yang ingin bekerjasama dengannya.
****
Di Golden Hotel,Natalia duduk sambil termenung,membuat sang ayah yang baru saja menyelesaikan rapatnya, mengerutkan dahi melihat putrinya yang duduk dengan pandangan kosong.Tuan Ali menghampiri Natalia,dan duduk dihadapan putrinya.
“Apa yang kau pikirkan,kerjakan sesuatu yang lebih bermanfaat daripada hanya duduk disini.Papa memintamu untuk mendekati Bara bukan!”
Natalia melirik sang ayah,dia menegakkan tubuhnya dan menghela nafasnya.
“Hah,,aku tidak mempunyai keberanian lebih Ayah,bahkan aku tidak berani mendekatinya.dia sudah mengancam ku, sebelum aku bertindak!”
“Apa maksudmu?”
“Bara mengancam akan menghancurkan kita,jika aku dengan sengaja mendekatinya,dan menggunakan diriku untuk kepentingan kita.jadi hentikan angan-angan papa,untuk mencari keuntungan lebih dari kerjasama yang kita ajukan!”
“Aku tidak ingin Papa hancur,Bara orang yang mengerikan,dan dia tidak main-main akan ancamannya!”
“Apa yang kau takutkan,dia hanya berani menggertak lawannya,papa akan membantumu mendapatkan pria angkuh itu.tidakkah kau ingin memilikinya?”
Tentu saja aku ingin memilikinya,siapa yang tidak ingin berdampingan dengan pria kaya dan tampan serta sempurna seperti dirinya,hanya wanita bodoh yang menolaknya.aku akan mencobanya lagi,kali ini aku akan mengganti strategi ku.
“Jadi Ayah akan membantuku?”
“Tentu saja,apapun untuk putri ayah!”
Jika kau bisa memilikinya,banyak keuntungan yang akan kita dapatkan.dan kekayaan kita akan bertambah,dan orang-orang tidak akan memandang remeh keluarga kita lagi.
***
Bara duduk di kursinya dengan beberapa berkas yang harus dia tandatangani,hari ini begitu pajang dan melelahkan untuknya,belum sehari namun kerinduannya dengan kekasih dan putranya telah menguasai hati dan pikirannya.
Bara mencoba menyingkirkan sang kekasih dari pikirannya untuk sesaat,di tengah keseriusannya,Han datang membawa tabletnya dan langsung duduk begitu saja dihadapan Bara.
“Kau punya acara malam ini,undangan pesta dari rekan kita!”
__ADS_1
“Hahhh,,Baiklah,kau atur saja!”
Han meninggalkan Bara,yang masih fokus dengan beberapa berkasnya.
Malam pun tiba,Bara dan Han telah siap dengan jas mahalnya.mereka berdua terlihat tampan dan memukau,Han berjalan beriringan dengan Bara.keduanya tampil sempurna malam itu,para tamu undangan yang hadir terpesona akan ketampanan keduanya.
Bara dan Han berbaur dalam pesta,dia berbicara dan menyapa beberapa klien yang dengan sengaja mendekati,atau hanya sekedar berbasa-basi dengannya.tampak juga Natalia hadir dalam acara tersebut,dia tidak menyia-nyiakan kesempatan yang ada didepan matanya.Dengan senyum manis,dia mendekati seorang pelayan dan membisikkan sesuatu di telinganya,dan tanpa sepengetahuan pelayan tersebut minuman yang ada di nampannya itu, telah dicampur dengan obat perangsang. Sang pelayan dengan patuh mengikuti perintah Natalia,dia mendekati Bara dan memberikan minuman itu kepadanya.Tanpa curiga Bara menerimanya, Natalia yang melihat itu tersenyum puas.
“Selamat Malam Tuan Bara!”
Bara hanya melirik Natalia dan mengacuhkannya.
Sekarang kau boleh acuh padaku,tapi setelah malam ini kau akan jatuh dalam pelukanku.
Ketika Bara ingin meneguk minumannya,Han dengan sengaja menabrak punggung Natalia,hingga minuman yang Natalia pegang tumpah,membuat Natalia sedikit kesal dan marah-marah. kesempatan itu digunakan oleh Han,Dia menukar minuman Bara dengan minuman baru.dan meletakkan minuman yang dia ambil dari tangan Bara ke nampan pelayan.
“Anda tidak apa-apa Nona?”
Sapa Han dengan lembut,membuat pipi Natalia merona.siapa yang tidak akan terpesona dengan kaki tangan Bara,meski incaran mereka adalah Bara namun jika Han yang bicara perhatian mereka akan segera teralihkan.
“Ini untuk anda,minuman anda telah tumpah.maafkan atas kecerobohan saya Nona!”
“Selamat menikmati pesta dan minumannya!”
Setelah memastikan minuman yang dia berikan di minum oleh Natalia,Han menundukkan kepala dan meninggalkan keduanya.Bara menatap punggung Han yang meninggalkannya,dan melirik ke arah Natalia yang tersenyum manis kepadanya.Bara meneguk minumannya,sampai kandas membuat Natalia tersenyum puas,diapun ikut menghabiskan minuman yang Han berikan.
“Kenapa kau tidak mendekati sekretaris ku saja,bukankah dia juga sama tampannya sepertiku,dan kami sama-sama kaya!”
“Bagaimana ya,aku sudah terpikat padamu,dan ingin memilikimu.dan malam ini sepertinya,kau akan jadi milikku Bara!”
“Anda terlalu yakin Nona!”
Bara tersenyum sinis,dan mendekati Natalia dan membisikkan sesuatu di telinganya.hembusan nafas Bara membuat tubuh Natalia tak nyaman,rasa panas dan sesuatu yang aneh terjadi pada tubuhnya.
“Sepertinya malam ini,kau harus berhati-hati mencari mangsa jangan sampai salah pilih!”
Bara menegakkan tubuhnya dan menatap Natalia dengan pandangan merendahkan,Bara menyimpan gelasnya yang sudah kosong,dan meninggalkan Natalia begitu saja.Tubuh Natalia mulai bereaksi,dia merasakan sesuatu yang aneh mulai menjalar ditubuhnya.
Apa yang terjadi padaku,apa aku salah mengambil minuman.atau jangan-jangan minumanku tertukar?tidak mungkin aku yakin pelayan itu memberinya minuman yang sudah aku campur obat perangsang,tapi kenapa tubuhku terasa aneh.
Dengan langkah cepat dan sedikit tergesa-gesa,Natalia meninggalkan pesta dan mencari keberadaan Bara.berharap pria tersebut bereaksi sama seperti dirinya.Natalia berusaha mencari keberadaan Bara,hingga sekelebat bayangan seorang pria yang memasuki kamar terlihat olehnya.salah seorang pelayan melewatinya,dan dengan cepat Natalia menghentikan langkah sang pelayan tersebut.
__ADS_1
“Siapa yang baru saja masuk dikamar itu?”
“Oh,itu kamar yang dipesan oleh Tuan Han untuk Bosnya!”
Setelah menundukkan kepala sang pelayan meninggalkan Natalia di dalam lorong,senyum mengembang dibibir Natalia.tanpa pikir panjang dia memasuki kamar yang memiliki pencahayaan sedikit remang itu.Natlia masuk dan mengunci pintu kamar begitu saja,dia melihat seorang pria telah terlentang di ranjang.
“Apa kau menungguku Bara?”
“Siapa kau?”
“SStttt!”
Natalia sudah menaiki ranjang dan meletakkan jari telunjuknya dibibir sang pria,Natalia menggoda dan menciumi sang pria,karena nuansa cahaya yang sedikit remang membuat penglihatan Natalia yang sudah dikuasai nafsu tidak begitu jelas.mendapat serangan dari seorang wanita,yang menciuminya secara brutal membuat nafsu sang pria pun ikut terbakar.tanpa mereka berdua sadari dua pasang mata elang melihat adegan dewasa yang mereka pertontonkan secara langsung.
Han merekam kejadian panas dan tentunya akan memalukan bagi Natalia dan keluarganya,Han telah mengantisipasi semuanya,dirinya yakin Natalia akan menuduh Bara menidurinya setelah mala mini,karena itu dia menyiapkan semua buktinya.
“Kau ingin melihatnya sampai selesai Han?”
“Kau pikir aku tidak punya kerjaan,kita tinggalkan ruangan yang menjijikan ini,aku bisa mengontrol rekamannya dari jarak jauh!”
Bara menganggukkan kepala dan mereka meninggalkan kamar secara diam-diam,tanpa menghiraukan sepasang manusia yang sedang bergulat dengan nafsu mereka.Bara bisa menghirup nafas lega setelah keluar dari kamar,Han masih setia berada disampingnya hingga keduanya meninggalkan gedung tempat pesta.
“Bersiap-siaplah akan ada kehebohan yang menantimu!”
“Kita tunggu pertunjukan yang akan di adakan oleh keluarga Tuan Ali!”
Keduanya diam dan larut dalam pikiran masing-masing,Bara menyandarkan tubuhnya dan memejamkan matanya.sementara Han mengemudikan mobilnya,menuju kediaman Danuarta.
***
Di rumah Keluarga Stave,setelah menikmati makan malam mereka berkumpul di ruang keluarga,menanti kabar gembira yang akan Lily sampaikan.
“Lily akan menjadi bagian dalam ajang Fashion Show internasional,yang akan diselenggarakan di Negara Y bulan depan.jadi sepertinya Lily akan kembali ke Negara Y!”
“Itu kabar yang bagus untukmu,raihlah mimpimu.papa dan Mama akan sangat mendukungmu!”
“lalu bagaimana dengan hubunganmu dengan Bara?,jika kau memutuskan kembali ke Negara Y,Mama berharap kau bicara dengan baik-baik padanya!”
“Iya Ma,besok Lily akan coba bicara dengan Bara!”
Setelah melewati perbincangan hangat bersama keluarganya,Lily kembali ke kamarnya dan tidur bersama sang putra.Lily memeluk dan mencium kening sang putra yang telah terlelap,putra yang lebih banyak menghabiskan waktu bersama sang nenek dibanding dirinya.wajah tampan dan damai terlihat di wajah sang putra,yang memiliki kemiripan dengan sang Ayah Bara.
__ADS_1