Gadis Manis Pemikat Hatiku

Gadis Manis Pemikat Hatiku
100.Hanya Sementara


__ADS_3

Sesuai rencana pagi ini Lily dan keluarganya,berangkat ke Negara Y,Bara dan keluarganya ikut mengantar keberangkatan mereka.Bara yang tidak pernah jauh dari Lily dan Bian terus menempel,membuat Tuan Danu malu akan tingkah kekanak-kanakan yang diperlihatkan oleh Bara.namun Bara hanya mengacuhkan ayahnya,dan asik dengan Lily dan Bian.


“Jaga kesehatan dan Bian dengan baik,dan cepat kembali.kami menunggumu calon menantu kami!”


“Mama dan Papa juga jaga kesehatan,dan Lily titip Bara!”


“Tenang saja,jika dia macam-macam Mama akan menghajarnya!”


Mereka yang berada di sana hanya bisa tertawa mendengar ucapan Nyonya Santika,sedangkan Bara hanya manyun dan diam tanpa membalas ucapan sang Ibu.sebelum naik ke pesawat pribadi milik keluarga Stave,mereka saling berpelukan,dan saling melempar senyum,terlihat Bian yang masih dalam pelukan sang Nenek Nyonya Santika.Bara memeluk Lily  erat,Bara begitu berat berpisah dari Lily meski itu hanya satu bulan.


“Aku akan cepat kembali,dan datanglah sesekali untuk melihatku dan Bian!”


“Jaga dirimu dan putra kita,aku akan sangat merindukan kalian!”


Lily mengecup pipi Bara,melepaskan pelukannya,dan menyusul keluarganya.setelah memastikan Pesawat  lepas landas,Bara dan keluarganya meninggalkan Bandara.beberapa kali Bara melepas Nafas beratnya,hal itu tidak luput dari perhatian sang Papa.


“Bersabarlah hanya sebulan,setelah itu acara pernikahan kalian akan segera dilaksanakan.lihatlah ibumu dia begitu antusias, karena di percaya untuk mengatur dan mempersiapkan pernikahan kalian!”


“Tentu saja Mama sangat antusias,kalian tau kan bagaimana perjuangan Mama,untuk memiliki menantu.Mama akan membuat pesta pernikahan,yanga tidak akan bisa kalian lupakan!”


“Bara sangat percaya pada Mama,buatlah menantu mu tampil secantik mungkin di pernikahan kami nanti!


“Tentu saja,serahkan semuanya pada Mama!”


Mereka meninggalkan Bandara,dan kembali melanjutkan aktifitas masing-masing.Han yang telah menunggu Bara,bersiap untuk melakukan pertemuan dengan salah satu pengusaha,yang ingin mengajukan kerja sama dengan Sky Group.tanpa membuang waktu,setelah sampai di kantor,Bara langsung menemui Han dan sang pengusaha.


***


Natalia duduk disebuah meja dengan secangkir kopi Latte di hadapannya,tatapannya kosong .dirinya berencana akan menemui pria yang telah tidur dengannya,bagaimanapun dirinya harus memperjelas masalahnya.


“Nona Natalia!”


Natalia mengangkat kepalanya,dan menetap pria yang kini telah berdiri di hadapannya.sejenak mata mereka beradu,sebelum Natalia menyadari apa yang dirinya lakukan.Natalia berdiri dan mengulurkan tangannya.


“Aku Natalia!”


“Aku Rado!”


Keduanya duduk saling berhadapan,cukup lama mereka terdiam Karen baik Natalia maupun Rado,tidak ada yang berani memulai percakapan.Rado beberapa kali melirik Natalia,yang hanya menunduk dan meremas jari-jarinya.Rado menghela nafasnya,dan memberanikan diri menatap Natalia,dan bicara padanya.


“Mengenai Malam itu,aku sungguh sangat menyesal dengan apa yang telah aku lakukan padamu,aku sungguh minta maaf.dan aku sangat siap untuk bertanggung jawab!”

__ADS_1


Natalia menatap Rado,tidak ada kebohongan dan keraguan dimatanya,keraguan hanya terlihat dari dirinya.tatapan Rado yang begitu tegas,membuatnya tidak mampu memutuskan tindakan apa yang dirinya akan ambil.


“Aku!”


“Kita bisa mencobanya,aku tidak ingin menjadi pria bejat,karena itu tolong berikan aku kesempatan!”


Kesempatan?haruskan aku mencoba memberinya kesempatan,dan mencoba menjalaninya dengannya.aku harus melupakan Bara,dan mungkin inilah jalan agar aku bisa melupakan pria itu.dan sepertinya pria ini baik,tidak ada salahnya mengenal dan memberinya kesempatan.


“Baiklah,mari kita coba untuk saling mengenal dan memahami satu sama lain!”


“Tidak masalah buatku,karena kedua orang tua kita telah bertemu dan saling bicara,alangkah baiknya jika kita saling mengenal satu sama lain!”


“Ayahku telah menemui kedua orang tuamu?”


“Iya,dan orang tua kita sepakat untuk menikahkan kita,dan aku tidak keberatan karena aku harus mempertanggung jawabkan perbuatan ku padamu!”


Natalia tertunduk,air matanya sudah mengenang.dirinya tidak menduga,bahwa dirinya akan menikahi pria yang sama sekali tidak dicintainya.melihat Natalia yang diam dan menundukkan kepala,Rado memahami apa yang Natalia rasakan saat ini.


“Aku tau kau tidak mencintaiku,tapi seiring berjalanya waktu,aku akan membuatmu jatuh cinta padaku!”


“Kenapa kau begitu yakin akan ucapan mu,bagaimana kalau aku tidak bisa mencintaimu meski aku telah mencobanya!”


“Kita tidak akan tau apa yang nantinya akan terjadi,dan aku yakin dengan ucapan ku!”


Setelah melewati obrolan dan perbincangan yang cukup lama,yang membuat Natalia beberapa kali tersenyum.Rado mengantarkan Natalia ke Golden Hotel,tempatnya bekerja.


“Terimakasih telah mengantarku!”


“Aku akan menghubungimu nanti,selamat bekerja!”


Natalia menganggukkan kepala,dan menatap kepergian Rado yang melajukan mobilnya,meninggalkan Golden Hotel.


Semoga keputusanku ini benar,aku juga ingin hidup dengan bahagia dengan pria yang mencintaiku,dan aku cintai.


Natalia melangkahkan kakinya memasuki Golden Hotel,dan menuju ruangannya.apapun yang nantinya terjadi,dirinya akan menghadapinya,Natalia berjanji pada dirinya sendiri untuk hidup bahagia.


Di tengah kegundahan hati Natalia,yang harus melupakan dan mengikhlaskan Bara, untuk wanita yang dicintainya. Berbeda dengan vero,yang berusaha keluar dari maslahnya.sang Ayah telah memutuskan untuk mengirimnya lagi ke luar negeri,vero yang tidak ingin pergi dan berpisah dari Bara, terus memohon. dan berjanji tida akan membuat ulah lagi,berjanji akan merubah sikapnya yang begitu egois dimata kedua orang tuanya.


Aku harus meyakinkan orang tuaku,kalau aku bisa berubah dan tidak membuat onar lagi.aku harus belajar mengontrol emosiku,kalau tidak Papa akan menyuruhku pergi dari Negara ini.


Kenapa begitu sulit untuk kembali ke sisimu Bara,apakah sudah ada wanita lain di hatimu,apakah ada wanita lain yang kau cintai.tapi siapa?,aku bahkan belum pernah melihatmu bersama seorang wanita,selain pelayan kampung itu.dan si ja**ng Natalia,dia hanya membual,aku bahkan tidak melihatmu secara langsung bersamanya.

__ADS_1


Untuk sementara ini Vero akan menjaga tingkah lakuya,dirinya akan kembali fokus pada karirnya,sambil mencari celah dan kesempatan untuk mendekati Bara lagi.dirinya akan menyampingkan urusan Bara untuk sesaat,dan mengikuti kemauan orang tuanya.


Hari berlalu begitu cepat,tidak terasa seminggu telah berlalu.Lily benar-benar fokus pada pekerjaannya,dia hanya akan menghubungi Bara setelah pulang ke rumah.beberapa gaun rancangannya pun telah siap,Lily mengeluarkan semua kemampuan yang dia miliki.dan selama seminggu ini Natalia mencoba menjalani hubungan  barunya bersama Rado,keduanya sudah merasa nyaman satu sama lain,hanya saja Natalia belum berani mengambil keputusan.dirinya ingin mengenal Rado untuk beberapa bulan ke depan.


***


“Apa kau sudah menerima tawaran dari Glory Fashion,aku dengar mereka memintaku untuk menjadi model peraga busana mereka?”


“Sudah di terima,dan jadwalnya sudah di tetapkan,kita akan berangkat sehari atau 2 hari sebelum pergelaran!”


“Sepertinya acara ini akan sedikit menarik,aku dengar ada Desainer muda yang cukup berbakat,yang ikut berpartisipasi!”


“Benar,dia lulusan terbaik dan rancangannya sangat di minati oleh beberapa model, dan kalangan artis!”


“Aku cukup penasaran dengan hasil karyanya!”


“Lihatlah,ini beberapa hasil karyanya,yang sudah di akui di Negara Y!”


Vero menerima tablet yang diserahkan oleh asistennya,mata vero berbinar dia begitu takjub akan hasil karya sang Desainer muda,vero mengamati dan melihat dengan seksama hasil karya yang bisa dikatakan luar biasa itu.


“Kenapa tidak ada foto profilnya?”


“Dia masih menyembunyikan identitasnya,katanya dia butuh privasi.tapi namanya sudah dikenal dimana-mana,dia di kenal dengan panggilan Lily!”


“Semoga kita bisa bertemu dengannya,dan bisa memintanya merancang satu gaun pernikahan untukku!”


“Khuk,,Khuukk”


Vero menatap sang asisten yang menyemburkan minumannya,bahkan sampai terbatuk-batuk,vero mengerutkan keningnya seraya menatap sang asisten dengan kesal.


“Kau akan menikah,kapan dan dengan siapa?”


“Tentu saja aku akan menikah,tapi itu nanti setelah aku bisa meluluhkan hatinya kami akan menikah,itu pasti!”


Apa yang dia maksud adalah Tuan Bara,jika dia adalah pria yang kau maksudkan,sebaiknya kau mengurungkan niatmu vero.dia adalah pria yang sulit untuk kau taklukkan,terlebih lagi dirimu sudah cacat dimatanya dan keluarganya,tidak ada harapan untukmu.bahkan setelah kejadian tiga tahun lalu,dia masih membencimu,tolong sadarlah.


“Kenapa kau masih mengharapkannya vero,tidak bisakah kau melupakannya dan mencari pria lain?”


“Aku mencintainya,meski sudah beberapa tahun berlalu,tapi rasa cintaku padanya masih ada.dan aku ingin kembali ke sisinya!”


“Meski itu membuatmu menderita?,kau mencintainya,tapi bagaimana dengannya vero!”

__ADS_1


“Kau tidak tau apapun tentang kami,jadi diamlah,aku yakin dia hanya marah dan kecewa padaku.jika aku berusaha lebih keras lagi,hatinya pasti akan luluh!”


Sang asisten hanya mantap iba ke arah vero,yang tersenyum dengan berbagai khayalan di kepalanya.membuat sang asisten menundukkan kepala,berharap suatu saat vero sadar akan perbuatanya yang hanya menyia-nyiakan waktunya.vero yang masih menganggap obsesinya adalah cinta,dan terus meyakini kalau Bara hanya marah dan kecewa padanya.


__ADS_2