Gadis Manis Pemikat Hatiku

Gadis Manis Pemikat Hatiku
88.Ancaman Natalia


__ADS_3

Setelah puas menikmati angin malam,Lily dan Bara kembali ke Felice Hotel.paginya seperti biasa Bara kembali kekantor,malam ini dia berencana membawa kedua orang tuanya untuk melamar Lily secara resmi.kepadatan jadwal kerja membuat Bara tak menyadari hari telah beranjak siang,ketika dirinya ingin beranjak dari kursinya dan merapikan kertas ,yang masih berserakan di mejanya,suara pintu yang terbuka membuatnya menghentikan kegiatannya.


Natalia datang dengan senyum secerah mentari,bahkan dirinya berani masuk begitu saja,tanpa mengindahkan aturan yang sudah ada di kantor Bara.Dengan rahang mengeras serta menahan kesal,Bara menatap Natalia dingin.sedangkan Natalia tak menyadari tatapan mengintimidasi dari Bara,para staf yang tidak bisa menahan Natalia hanya bisa menunduk ketakutan.Han datang untuk menjemput Bara,melihat keberadaan Natalia,membuat Han tersenyum mengejek.


“Siapa yang memberinya ijin untuk masuk?”


“Aku sendiri yang memilih langsung masuk,karena aku pikir sudah waktunya kau makan siang!”


“Aku bertanya siapa yang mengijinkannya masuk?”


“Apa kalian tidak punya telinga dan mulut untuk menjawab,Tuan Bara bertanya siapa yang mengijinkan wanita ini masuk!”


Suara Han yang menggema,membuat tubuh para staf dan Natalia gemetar.dengan perasaan campur aduk Natalia mencoba membuka mulutnya,namun tatapan Han yang mengerikan membuat nyalinya ciut.


“Maafkan saya Tuan,saya sudah berusaha menahan nona Natalia untuk tidak masuk ke ruangan anda,namun dia menerobos begitu saja!”


“Kenapa kau tidak menjambak dan menarik rambutnya,dia telah berani melanggar aturan yang aku buat.dan kau sebagai bawahanku seharusnya tau apa yang terbaik untuk kenyamanan atasanmu!”


“Maafkan saya Tuan,maafkan saya!”


Tubuh Natalia gemetar karena ketakutan,Bara melangkahkan kakinya dan berdiri tepat dihadapannya.


“Lain kali jika wanita ini mencoba masuk keruanganku lagi,lakukan apapun yang kalian bisa untuk mencegahnya.kali ini aku memaafkan kesalahan kalian,namun tidak untuk yang kedua kalinya!”


“Baik Tuan,terimakasih Tuan!”


Setelah para staf meninggalkan ruangan Bara,kini tinggallah mereka bertiga.Han tidak beranjak dari tempatnya,dia masih setia berdiri dan mengamati situasi yang terjadi.dengan sedikit keberanian Natalia melangkah dan mendekati Bara,namun dirinya tak berani lebih mendekat.


“Bara,,Aku!”


“Apa yang membuatmu begitu berani menerobos masuk keruangan ku,apa kau tidak punya sopan santun dan rasa malu?”


Natalia melirik Han yang masih setia berdiri  di tempatnya.


Apakah karena keberadaan sekertarisnya,membuat Bara begitu marah,apa dia malu jika hubungannya ketahuan,tapi untuk apa?.    


“Bara jangan begini!”


“Jangan menyentuhku,jangan sekali-kali kau menyentuhkan tubuhmu pada kulitku!”

__ADS_1


Tangan Natalia mengambang di udara,dia tidak menyangka Bara akan mengucapkan kata-kata yang cukup melukai harga dirinya.


“Apa katamu,tidak boleh menyentuh tubuhmu,lalu bagaimana dengan malam panas itu,kau bahkan terpuaskan oleh tubuhku.kau bahkan menggerayangi dan menikmati tubuhku,dan sekarang kau melarang ku menyentuhmu!”


“Apa kau merasa malu karena ada sekertaris mu disini,karena itu kau bersikap acuh padaku.dia pria dewasa dan aku yakin dia juga pernah melakukan apa yang pernah kita lakukan!”


Bara menatap Natalia dengan pandangan merendahkan,tatapannya yang cukup mengintimidasi membuat Natalia sedikit takut,namun dirinya berusaha melawan ketakutan itu.


“Haaahahha,,,,Apa aku tidak salah dengar,Aku menikmati tubuhmu?”


Tawa Bara menggema,namun setelah mendengar ucapan Bara,Natalia langsung menganggukkan kepalanya.dia tidak ingin kehilangan tangkapan yang besar,dirinya akan menggunakan kejadian malam itu untuk menjerat Bara.


“Yah,,di pesta malam itu,kita telah berbagi ranjang dan saling memuaskan!”


“Apa kau punya bukti yang kuat,yang membuktikan bahwa aku adalah pria yang bersamamu malam itu?”


“Tentu saja aku mempunyai buktinya!”


“Benarkah,tunjukan padaku jika memang kau memiliki buktinya!”


“Kau pikir aku bodoh,aku tidak akan memberikannya padamu,bisa saja kau menghapusnya.aku hanya ingin kau bertanggung jawab,jika tidak akan aku sebarkan bukti itu ke media sehingga reputasi mu akan menjadi taruhannya!”


“Lakukan jika kau berani!”


Dengan geram Natalia mendekati Bara,yang hanya menampilkan senyum mengejeknya,membuat Natalia semakin terbakar oleh amarah.


“Aku akan memberimu kesempatan sampai besok pagi,jika kau tidak mau bertanggung jawab,maka terimalah konsekuensinya.aku akan menghancurkan mu!”


“Aku akan menunggu hari itu,dan tentu saja aku juga akan membalas penghinaan mu serta tuduhanmu yang tak mendasar,dengan hal yang serupa bagaimana hem!”


“Baiklah,aku akan menunggumu sampai besok siang,jika kau tidak datang dan bertanggung jawab,aku akan membeberkannya ke media!”


“Lakukanlah!”


Dengan geram dan penuh emosi,Natalia meninggalkan ruangan Bara.sesampainya diparkiran dan memasuki mobilnya,Natalia mengeluarkan semua amarahnya dengan memukul stir mobil beberapa kali.


Jangan panggil aku Natalia,jika aku tidak berhasil menundukkan mu Bara,aku memiliki bukti kuat percintaan kita malam itu.dan akan aku buat,kau bertanggung jawab. 


Dengan sisa amarahnya,Natalia mengemudikan mobilnya menuju Hotel sang ayah.sementara di atas lantai paling tinggi,di gedung Sky Group.Bara menatap kepergian Natalia yang marah-marah tak jelas padanya.

__ADS_1


“Kita lihat apa yang akan wanita itu lakukan,siapkan semuanya Han.aku ingin wanita tak tau malu itu,menerima hukumannya.karena dengan berani menantang dan menjebak ku!”


“Akan aku siapkan,dan sekarang apa kita akan makan siang?”


Bara membalikkan tubuhnya dan menatap Han dengan kesal.


“Dalam situasi seperti ini ,kau masih ingat dengan makan siang mu!”


“Tentu saja,kita tidak boleh kelaparan dengan begitu kita akan tetap fokus,pada pekerjaan kita!”


Han menjawab dengan senyum diwajahnya,sedangkan Bara hanya menggelengkan kepala,dengan sikap sahabat sekaligus kaki tangannya.Bara melangkahkan kakinya mendahului Han,yang dengan setia mengikutinya.mereka memutuskan makan siang di kantin kantor,karena merasa lelah jika harus keluar lagi gedung lagi.


***


Natalia keluar dari mobilnya dan langsung menemui sang ayah,yang berada diruangnnya.dengan rasa kesal,Natalia masuk begitu saja tanpa mengetuk pintu,membuat sang ayah geram sekaligus kesal.


“Apa kau tidak punya sopan santun,jika datang bertamu ke ruangan ayahmu.apa kau tidak bisa memberi salam,membuat ayah kaget saja!”


“Maafkan aku Ayah,aku hanya sedang kesal,ternyata semua pria sama saja brengseknya!”


Mendengar ucapan sang putri,membuat Tuan Ali mengerutkan dahinya.dengan cepat Tuan Ali mendekati Natalia,dan duduk dihadapannya.


“Apa maksudmu dengan semua pria itu sama,apa yang terjadi!”


“Aku sudah melakukan apa yang papa minta,bahkan aku berani melakukan segalanya untuk mendapatkan Bara Pa,,Hiks,,hiks!”


Dengan berlinang air mata,Natalia menceritakan apa yang terjadi padanya bersama Bara.sebagai orang Tua meskipun dia begitu menginginkan Bara sebagai menantunya,namun penghinaan yang Bara  berikan pada sang putri,menyulut emosi Tuan Ali.


“Kurang ajar,ayah akan menuntut keadilan untukmu,beraninya dia merendahkanmu.Ayah akan memintanya bertanggung jawab,atas perbuatannya!”


Dengan tangan terkepal,Tuan Ali mencoba meredam emosinya.dia tidak terima putrinya di rendahkan seperti itu,harga dirinya sebagai orang tua terasa ikut direndahkan oleh Bara.


“Besok kita akan menemuinya,jika dia tidak mau bertemu ataupun menghubungimu sampai siang,kita akan menemuinya dikantornya.siapkan semua bukti,yang menyatakan dia bersalah,dengan begitu dia tidak akan mengelak lagi!”


“Iya Ayah,aku mengerti!”


“Sekarang pulanglah,biar Ayah menyiapkan semuanya!”


Dengan patuh Natalia mengikuti perintah Ayahnya,yang selalu berdiri di pihaknya.serta mendukung semua yang Natalia lakukan,kini dirinya hanya perlu menyiapkan diri dan mentalnya untuk menghadapi Bara.Natalia masih menyembunyikan semuanya dari sang ibu,hanya sang ayah lah yang mengetahui semuanya,karena selama ini Natalia memang lebih dekat dengan sang Ayah dibanding sang ibu.karena jika sang ibu mengetahui semuanya,bisa ditebak bagaimana kemarahan sang ibu melihat prilakunya.

__ADS_1


Namun bagi Natalia maupun sang Ayah,yang memiliki tujuan sama.apapun akan mereka lakukan,untuk mencapai kedudukan dan kekuasaan,meski harus melakukan sesuatu di luar batasan mereka.



__ADS_2