Gadis Manis Pemikat Hatiku

Gadis Manis Pemikat Hatiku
98.Kencan


__ADS_3

Lily melingkarkan tangannya pada pinggang kuat dan kokoh milik Bara,mata mereka bertemu,dengan pelan Lily mendekatkan bibirnya dan mencium Bara dengan lembut.Bara menyambut ciuman Lily dengan tak kalah lembut,ciuman panjang dan manis tersaji di sore itu.


“Ayo kita kencan,aku ingin ke pantai!”


“Kenapa harus ke pantai lagi,di depan hotel mu juga pantai,kita ke tempat lain saja,atau ke villa kita bisa berdua sepuasnya!”


“Akhhh,,sakit sayang!”


Lily mencubit perut keras milik Bara,yang kini sudah mulai memiliki otak mesum setiap bersamanya itu,entah sejak kapan Bara yang dia kenal dulu kini berubah menjadi pria mesum.


“Kenapa di kepalamu hanya ada hal aneh hem,,ayo kita kencan selayaknya orang kencan!”


“Baiklah,kemanapun asal bersamamu!”


“Kita bawa kak Han!”


“Sayang!”


“Hahaaha,,aku hanya bercanda!”


Lily memeluk kembali tubuh kekar kekasihnya,Bara mendekap erat tubuh Lily dan menghirup aroma tubuh yang menjadi candu untuknya.Bara keluar dari ruangannya,dengan merangkul Lily,membuat staf yang berjaga di depan ruangannya terkejut tidak percaya.wajah tampan sang Bos di hiasi senyum ketika bersama Lily,dan bukan hanya staf lantai atas.beberapa karyawan yang melihatnya menjadi saling tanya,tentang siapa wanita yang kini di rangkul oleh sang Bos yang terkenal dingin dengan wanita itu. 


Bahkan kedua wanita yang sering terlihat wara-wiri di kantor tidak mendapatkan perlakukan spesial seperti wanita itu.jika di lihat dari penampilannya,Lily memang memiliki aura tersendiri sehingga siapa pun yang berada di sampingnya merasa nyaman.


“Apakah itu pacar Tuan Bara,lihatlah perlakuannya sangat lembut dan penuh kasih,berbeda dengan wanita yang sering datang kemari itu!”


“Benar aku yakin wanita itu pasti kekasih Tuan Bara,mereka sangat serasi ya,cantik dan tampan!”


Para karyawan dan beberapa staf mulai bergosip dan membicarakan Bara serta Lily,membuat Han yang kebetulan mendengar menjadi kesal.


“Kalian di gaji besar di perusahaan ini,bukan untuk bergunjing dan membicarakan Bos kalian,jika aku masih mendengar kalian membual dan menyebarkan gossip tidak benar,aku akan memecat kalian hari itu juga!”


“Maafkan kami sekertaris Han!”


“Aku tidak perlu maaf,cukup tutup mulut dan mata kalian dari apa yang kalian lihat dan dengar!”


Han meninggalkan beberapa stafnya yang sudah gemetar karena ketakutan,Han terkenal cukup tegas di kantor,karena itu tidak ada yang berani membantah ataupun melanggar aturan-aturan yang telah dia buat.


Bara mengendarai mobilnya menuju bioskop,sudah lama Lily ingin menonton bersama Bara namun tidak pernah memiliki kesempatan.setelah mengantri dan membeli beberapa cemilan,keduanya masuk keruangan yang telah penuh dengan beberapa pasangan.Lily memilih menonton Film Romansa yang sedang popular saat ini.

__ADS_1


Keduanya menikmati kebersamaan hingga film usai,Lily membawa Bara mengelilingi Mall.Lily membeli barang couple untuk mereka berdua,dari piyama dan kaos,mereka berdua terlihat seperti ABG.pandanagn Lily tertuju pada sepasang jas Ayah dan Anak.


Jika Bian dan Bara menggunakannya,mereka pasti terlihat tampan dan menggemaskan,aku harus membelinya. 


“Sayang kau lihat jas couple itu,aku pikir jika kau dan Bian menggunakannya akan sangat cocok!”


Pandangan Bara mengikuti arah telunjuk Lily,dan benar saja Jas itu sangat bagus menurutnya.


“Ayo kita beli,aku juga menyukai modelnya!”


Bara bergegas meraih tangan Lily dan membawanya menuju toko baju tersebut,dengan antusias Bara mencoba jas itu.tepat seperti pikiran Lily,jas itu sangat cocok dan pas di tubuh Bara.


“Kau sangat tampan sayang,aku semakin jatuh cinta pada pesonamu.bagaiamana kalau pangeran kecilku yang menggunakannya,dia pasti terlihat lucu!”


“Aku akan terus membuatmu jatuh cinta padaku!”


Bara mengecup ringan bibir Lily yang begitu menggoda,tanpa mereka sadari sepasang mata melihat kedekatan keduanya.Natalia sore itu sedang jalan-jalan di Mall,untuk menghilangkan rasa jenuhnya,dari kejauhan dirinya melihat seorang pria yang begitu dia kenal.Natalia terus mengikutinya,hingga pemandangan yang begitu romantis tersaji di depan matanya.


Bukankah wanita itu adalah adik sekertaris Han,bagaimana mereka bisa sedekat dan seromantis itu,apakah mereka memiliki hubungan spesial?


Natalia terus mengikuti keduanya,sampai di Felice Hotel.Natalia terkejut melihat tujuan Bara dan Lily,berbagai pemikiran terlintas di kepalanya.apalagi yang akan dilakukan oleh sepasang manusia ke hotel ,jika bukan untuk saling memberi dan menikmati.tangan Natalia terkepal,dia merasa kesal dan marah.sebab dengan mudahnya Bara membawa seorang wanita ke Hotel,sedangkan dirinya bersusah payah menjebaknya agar bisa tidur dengannya,namun dirinya bukannya tidur dengan Bara melainkan dengan pria lain yang bahkan tidak dia kenal.


Sial apakah mereka sudah tidur bersama,apakah mereka melakukan apa yang sekarang terlintas di kepalaku.aku akui wanita itu sangat cantik dan mempesona,tapi aku juga cantik dan menarik,perbedaan kami dimana?


Natalia terus mengawasi interaksi keduanya,hingga Bara menuju mobilnya kemudian masuk kedalam mobil dan meninggalkan Lily.bahkan Bara masih sempat melambaikan tangannya,dan tersenyum lembut ke arah Lily.


Lihat Bara bahkan tersenyum lembut pada wanita itu,aku bahkan berusaha semampuku,agar bisa membuat wajah datarnya sedikit normal selayaknya seorang pria,tapi aku tidak berhasil.tapi wanita itu mampu membuat pria dingin itu bersikap lembut,dan tersenyum.   


Natalia semakin kesal,ketika dirinya melihat Lily yang telah sendiri,dan ingin kembali ke kamarnya dengan cepat Natalia menghadangnya.Lily yang sedikit terkejut melihat seseorang menghadangnya,menatap lurus wajah wanita yang kini ada di hadapannya.


Wanita ini Natalia,wanita yang pernah aku temui di kantor Bara waktu itu,apa yang dia inginkan.


Lily bersikap sopan,Lily melemparkan senyum dan menyapa Natalia dengan ramah.meski sangat kesal,dirinya tidak bisa langsung melabrak Lily.apalagi sikap Lily yang begitu bersahabat,membuatnya menekan sedikit rasa kesalnya.


“Bisa kita bicara?”


“Tentu saja Nona!”


Natalia meninggalkan Lily dan melangkah mencari tempat duduk yang di rasa nyaman untuk mengobrol,suasana yang semakin malam membuat suasana Hotel sedikit lenggang.karena tamu sudah mulai kembali ke kamar masing-masing untuk beristirahat.

__ADS_1


Natalia terus menatap Lily tanpa mengalihkan pandangannya,merasa di pandang dengan tatapan permusuhan,Lily tersenyum dan menatap balik Natalia.ketika tatapan mata mereka bertemu,Natalia sedikit salah tingkah dibuatnya,dirinya tidak bisa menatap mata bening nan indah itu.


Aku bahkan tidak bisa berlama-lama menatap matanya yang indah itu,kenapa aku yang jadi gemetar karena tatapannya,dia sungguh mempesona pantas saja Bara bisa bersikap lembut.


“Apa yang ingin anda bicarakan Nona Natalia?”


“Ini tentang Bara!”


Lily tersenyum lagi,dan menegakkan tubuhnya.sepertinya perbincangan mereka akan lama.melihat wajah serius yang di perlihatkan oleh Natalia.


“Apa hubunganmu dengan Bara,selain adik dari sekertaris Han?”


“Apa aku harus menjelaskan kepada anda tentang siapa diriku,dan hubunganku dengan Bara?”


“Aku ingin tau hubungan seperti apa yang kalian miliki,melihat sikap dan perlakuan Bara padamu,yang cukup berbeda  dari apa yang dia tunjukan kepada kami!”


“kau melihat semuanya,jadi kau mengikuti kami?”


Wajah Natalia merah karena malu,dirinya tidak menyangka Lily sangat pintar.meski demikian dirinya juga tidak mau kalah dari Lily.


“Aku tidak sengaja melihat kalian di Mall,karena itu aku mengikuti kalian sampai kemari.dan aku sedikit terkejut melihat tujuan kalian,apa yang kalian di Hotel ini!”


“Aku pikir aku tidak perlu menjelaskan apa yang orang dewasa lakukan, jika sudah bersama dalam satu kamar bukan!” 


“Kau…!!


Natalia menahan kesalnya,dirinya menarik dan membuang nafasnya beberapa kali,membuat Lily salut akan sikapnya yang bisa mengontrol emosi.berbeda dengan vero yang pernah dirinya temui.


“Baiklah tidak perlu kau jelaskan itu,aku sudah mengerti maksudmu.katakan saja apa hubunganmu dengannya?”


Benar yang dikatakan Bara,wanita ini sedikit mirip dengan vero,tapi lebih parah vero sih,,dan aku harus cepat mengakhiri perbincangan ini.


“Aku tunangannya!”


Deg,jantung Natalia berdegup kencang mendengar ucapan Lily, yang begitu membuatnya jatuh ke dasar lubang.Lily masih memperhatikan mimik dan perubahan wajah Natalia,yang cukup terkejut dengan pengakuannya.


“Kau tidak berbohong padaku,bagaimana mungkin!”


“Mungkin saja,jika kami saling mencintai maka pertunangan dan pernikahan bisa terjadi!”

__ADS_1


Lily memperlihatkan cincin yang melingkar di jari manisnya,semakin membuat wajah Natalia pucat.Natalia meremas kedua tangannya yang mulai berkeringat,Natalia yakin wanita di hadapannya ini bukan orang biasa.bagaimana mungkin seorang adik dari sekretarisnya sendiri,mampu memiliki hati Bara yang dingin dan angkuh pada seorang wanita.terbukti dengan dirinya dan vero,yang mengejarnya mati-matian dan menarik perhatiannya,bukannya tertarik Bara bahkan membencinya dan vero.


__ADS_2