
Esok paginya pertemuan dadakan dilakukan lagi,Lily telah menunggu di kursi kebesarannya dengan sabar.beberapa staf dan kepala bagian yang datang sedikit terlambat,menahan malu dan meminta maaf kepada Lily, yang hanya di tanggapi dengan acuh olehnya.dan ketika pemeran utama telah memasuki ruangan,tanpa menunggu lama Lily memulai rapatnya,dan memberi kode kepada bawahannya untuk memulai rapat.lampu di dalam ruangan di matikan,dan cahaya menyala ke dinding, memperlihatkan beberapa data penyalahgunaan dan penggelapan dana hotel.yang telah diretas, dan di manipulasi oleh orang dalam.
Lily membacakan dan mengatakan dengan lantang, kerugian dan dana yang telah digelapkan oleh beberapa orang. Membuat Tuan Burhan berkeringat dingin,pada awalnya dia marah dan tidak terima, jika data rahasia hotelnya dicuri.dan dengan tegas juga, Lily mengatakan bahwa dia tidak menerima orang-orang, yang mencoba memanipulasi dana pengembangan hotelnya.
Terjadi adu mulut di antara keduanya,semua bukti penggelapan dana yang mereka gunakan,telah Lily beberkan.membuat beberapa di antara mereka yang ikut terlibat menjadi ketakutan,hingga satu video tentang penyuapan yang dilakukan oleh Tuan Burhan diputar.dengan jelas Tuan Burhan mengatakan semuanya,termasuk orang-orang yang ikut terlibat didalamnya.
Ketika Lily meminta Josh untuk masuk kedalam ruangan, beberapa orang termasuk Tuan Burhan, cukup terkejut.berbagai macam dugaan dan pertanyaan muncul di kepalanya.
“Apa yang sebenarnya terjadi disini, dan bagaimana mungkin semua ini bisa terjadi!”
"Dia adalah orang ku, Tuan Burhan! "
"A...Apa! "
“Papaku telah memberimu pekerjaan yang layak Tuan Burhan,tetapi kau malah menyalahgunakannya.apa pembelaan mu sekarang!”
Tuan Burhan dan beberapa orang yang ikut terlibat,berlutut dan memohon maaf atas apa yang mereka lakukan,dan berjanji akan mengubah perilaku mereka.
“Sebagai sesama manusia,aku memaafkan kalian.tetapi Kalian akan tetap diproses,secara hukum untuk mempertanggung jawabkan perbuatan kalian!”
Mereka menangis dan meluapkan penyesalannya,ada yang memohon untuk tidak dipenjarakan.dengan alasan keluarga,dan anak.meski hati nurani Lily tidak tega dengan mereka,namun mereka harus mendapatkan hukuman setimpal dari perbuatannya.
“Nona Lily,jangan jebloskan aku ke penjara,aku hanya disuruh oleh Tuan Burhan.aku hanya melakukan perintahnya!”
“Lisa, kau juga menikmati uangnya, bahkan aku memberikan semua fasilitas mewah untukmu!"
Lisa mulai ketakutan,melihat Tuan Burhan yang menatapnya bak singa yang siap membunuh mangsanya.Lily tidak menghiraukan perdebatan yang terjadi di antara keduanya,mereka diseret dan di bawa paksa oleh pihak yang berwajib.kini di dalam ruangan yang tadinya sempat kacau, menjadi sedikit tenang.Lily menatap beberapa staf bagian, yang bahkan tidak berani mengangkat kepala mereka.
“Ini peringatan kepada kalian,jangan pernah mencoba bermain curang didalam hotel.bekerjalah dengan baik dan anggaplah hotel ini menjadi rumah kedua bagi kalian,karena hotel ini tempat kalian mencari rejeki dan memberi nafkah untuk keluarga kalian!”
Lily berbicara panjang lebar,dan berjanji akan menaikkan gajih karyawan hotel, jika pendapatan Hotel naik dari target yang telah ditentukan.dan meminta staf dan pelayan hotel merubah sikap dan cara mereka melayani tamu.Lily juga meminta kepada bagian HRD,untuk meninjau dan menguji kembali kelayakan para staf dan pelayan di Felice Hotel.dan hari itu juga,Lily merubah struktur organisasi dan manajemen hotel yang sebelumnya di buat oleh Tuan Burhan.dan rapat hari itu berakhir dengan tepukan tangan yang meriah dari para staf dan kepala bagian,yang begitu terkesima dengan cara kepemimpinan Lily,dan hari itu juga semua rencana yang Lily utarakan dilaksanakan secara bertahap.
Di kantor Sky Group,Bara dan Han menyiapkan beberapa berkas yang akan mereka bawa ke negera S. selama sebulan,mereka akan berada di Negara tersebut,antara ingin pergi dan tidak,Bara terlihat kacau dimata Han.membuat sahabat sekaligus sekretarisnya itu menatapnya heran.
“Apa yang membuatmu terlihat kacau Bara?”
“Aku berat meninggalkan Negara ini Han!”
__ADS_1
Han mengangkat sebelah alisnya,mendengar ucapan Bara yang berbeda dari biasanya.dulu Bara akan pergi kemana saja dengan santainya jika menyangkut urusan bisnis,namun sekarang Bara mengatakan berat meninggalkan Negara ini, ada apa sebenarnya?.
“Temui dia dan berpamitan,katakan padanya kau akan pergi!”
“Pamit pada siapa Han?”
“Pada wanita yang kau temui belakangan ini!”
“Kau tau darimana Han?”
“Ternyata dugaan ku benar,kau tidak rela meninggalkan Negara ini karena seorang wanita!”
Han tertawa lepas dan mengejek Bara,lain halnya dengan Bara yang terlihat kesal.dan memang benar yang Han ucapkan,bagaimana jika Lily pergi dan menghilang kembali,dimana dia harus mencarinya kembali.dan akhirnya Bara memutuskan akan menemui Lily,malam ini di pantai yang biasa Lily kunjungi.
Malam harinya di jam biasa,Bara mengedarkan pandangannya,mencari keberadaan Lily.dia berharap malam ini bisa bertemu dengan wanita,yang membuat perasaannya terombang-ambing itu.hampir 2 jam Bara mencari dan menyusuri pantai,mencari keberadaan Lily yang begitu ia harapkan,namun sepertinya malam ini ia harus menelan kekecewaan.dengan langkah yang begitu ia paksa,Bara menyusuri kembali pantai tersebut.pandangannya kini tertuju pada sesosok wanita, yang menggunakan Dress terusan berwarna coklat serta Switer yang berwarna senada,sedang bermain ombak.
Jantung Bara selalu berdegup kencang ,jika menatap wajah cantik Lily, apalagi senyuman dan tawa yang kini lepas dari bibirnya.Bara menatap lekat wajah cantik yang selalu ia rindukan siang dan malam itu.Bara mengikuti langkah Lily sampai ke ujung dermaga,Lily duduk dan menggantungkan kakinya,menikmati indahnya bulan purnama.
“Apa kau tidak takut di culik oleh seseorang?”
“Kenapa kau mengikuti ku terus,kau seperti parasit!”
“Terserah apa katamu,aku merasa bahagia bila melihatmu!”
“Khemm!”
Bara menatap Lily lembut, memberikan senyum terbaiknya, yang terukir indah diwajahnya.Bara tidak mengalihkan tatapannya dari wajah Lily,ia menikmati setiap inci wajah Lily yang tertepa angin malam itu.
“Bolehkah aku menganggap mu, Lila untuk malam ini saja,aku ingin membuat pengakuan sebelum aku pergi!”
Lily menatap Bara yang tersenyum lembut ke arahnya, membuat Lily membuang tatapannya ke depan, dan tidak ingin menatap Bara lebih lama.
“Memangnya kau akan pergi kemana?,Katakan saja jika hal itu membuatmu tenang!”
Untuk beberapa lama Bara terdiam dan tidak mengatakan sepatah katapun,membuat Lily kesal dan tanpa menoleh ke arah Bara,Lily ingin beranjak pergi dan bangun dari duduknya.
“Maafkan aku Lila,aku menyesal!”
__ADS_1
Ucapan dan suara isak tangis Bara membuat lily terpaku,dia menolehkan kepala dan menatap Bara, yang masih menunduk.Lily kembali duduk dan mendengarkan semua pengakuan Bara,suara tangisnya terdengar pilu,namun Lily berusaha menahan perasaannya agar tidak luluh dan terpancing.Bara mengangkat kepalanya, dan menatap mata indah Lily yang sama persis dengan mata indah milik Lila.
“Aku minta maaf kerena telah menyakitimu dimalam itu, malam dimana seharusnya kita merayakan ulang tahunmu,dan melamar mu!
“Aku mencari mu seperti orang gila selama sebulan,bahkan mengikuti kemauan vero hanya untuk mengetahui semua kebenaran,yang aku lihat dimalam itu!"
"Dimana rasa cemburu yang aku rasakan membakar hatiku, ketika kau lebih memilih menemani pria lain,dan mengabaikan aku yang menunggumu dimalam itu!”
“Aku mencintaimu Lila,hanya ada dirimu seorang di hatiku sampai saat ini!”
Lily berusaha sekuat tenaganya menahan air matanya,Lily mencari kebohongan dimata itu,namun tidak ada kebohongan disana.hanya penyesalan dan kerinduan mendalam yang terlihat dimata itu.Lily mengusap pelan pipi dan rahang Bara ,menyalurkan kelembutan yang selama ini Bara rindukan.tanpa permisi Bara mendekatkan bibirnya,dan mencium lembut bibir merah Lily.
Keduanya larut dalam ciuman yang memabukkan,Bara memeluk tubuh Lily hingga tidak ada jarak di atara keduanya. Lidah merek saling membelit,ciuman penuh kerinduan terjadi di antara keduanya.Bara melepaskan ciumannya,dan menatap wajah cantik Lily di bawah cahaya bulan, dan malam itu Bara merasa Lily adalah Lila.
Bara mendekatkan bibirnya kembali,meraup bibir manis Lily yang cukup menggoda. Ciuman panas terjadi di antara mereka,Bara menyusuri leher jenjang Lily mencium dan menggigit kecil leher putih,yang begitu menggoda tersebut. Hingga kesadaran Lily kembali,ia menjauhkan tubuh Bara darinya,memberi tatapan dinginnya kembali.Lily bangun dari duduknya,membuat Bara kebingungan, dan menahan tangan Lily yang berusaha meninggalkannya.
“Ada apa?”
Lily menghempaskan tangan Bara,dan menatap Bara kembali dengan tatapan yang sama persis seperti di awal pertemuan mereka.
“Apakah perasaan mu,sudah membaik?”
“I..ya!!”
“Baguslah!”
Lily meninggalkan Bara begitu saja,Lily belum siap dengan hatinya sekarang.air mata tumpah begitu saja di pipinya,dengan langkah lebar Lily meninggalkan Bara yang hanya bisa menatap kepergian wanitanya.
Aku menemukan mu,Aku yakin itu dirimu sayang,kau hanya belum bisa memaafkan ku kan?,akan aku buktikan bahwa sampai detik ini hanya kaulah satu-satunya wanita di hatiku.
Bara tersenyum bahagia,karena telah menemukan kekasih hatinya,dengan cepat ia merogoh ponselnya,dan menghubungi Han.memintanya mencari seseorang yang dulu selalu mengawasi Lila dari kejauhan.
Aku tidak akan membiarkanmu pergi kali ini Lila,tunggu aku kembali.setelah itu aku akan memaksamu tetap berada di sisiku,apapun caranya.
__ADS_1