Gadis Manis Pemikat Hatiku

Gadis Manis Pemikat Hatiku
112. Obat Perangsang


__ADS_3

Lily membuka matanya,kepalanya masih terasa sakit karena efek dari obat bius yang dia terima.pandangan Lily langsung mengarah pada seorang wanita yang begitu dia kenali,wanita itu tersenyum puas sambil menyeringai jahat ke arahnya.Lily yang masih mengenakan gaun pengantin,mulai ketakutan.


“Kau!”


“Iya,Lily Sayang ini aku.wanita yang begitu membencimu,dan begitu ingin melenyapkan mu dari muka bumi ini.karena dirimu lah,aku harus kehilangan cintaku!”


“Karena kehadiran dirimu,Bara meninggalkanku,dan karena dirimu aku tidak bisa kembali ke sisi Bara!”


“Kau menyalahkan ku atas kesalahanmu sendiri,tidakkah kau merenungi kesalahanmu sendiri.seharusny akau sadar semua itu terjadi karena keegoisan mu sendiri!”


“Diam Tau apa kau tentang hidupku,kau hanya pendatang di antara kami.seharusnya sejak awal kau tidak hadir dalam hidup kami!”


“Meski aku tidak hadir dalam hidup kalian,apa kau pikir Bara juga akan tetap memilihmu?.aku yakin dia akan melakukan hal yang sama,yaitu mencari wanita lain!”


“PLLAAKK”


Lily menerima tamparan keras dari vero,hingga pipinya memerah.namun Lily tidak takut,dia bahkan menatap vero dengan tatapan penuh cemooh.membuat vero beberapa saat hilang keberanian,hingga dirinya memutuskan untuk menghancurkan Lily.


“Kalian berdua lakukan tugas kalian,aku membayar kalian mahal hanya untuk menikmati tubuhnya itu.pastikan kalian merekamnya!”


“Apa maksudmu vero!”


“Kau akan melakukan malam pertama dengan mereka manis,jadi nikmatilah!”


Tubuh Lily bergetar mendengar ucapan vero,siapa sangka vero akan dengan teganya,membayar orang untuk memperkosanya.Lily berusaha melindungi dirinya,namun sialnya dia tidak bisa dengan leluasa bergerak karena masih menggunakan gaun pengantinnya.


Salah satu pria meraih tangannya,Lily berusaha memberontak dan melawan,vero melangkah dengan sebuah minuman di tangannya.Lily berusaha melawan namun tenaganya kalah kuat dengan tenaga dua pria yang sudah memegangi tangannya.Vero menengadahkan kepala Lily, membuat Lily meneguk minuman yang sudah vero campur dengan obat perangsang itu.


“Nikmati malam panas mu dengan mereka manis,aku sudah tidak sabar melihat kehancuran Bara,yang akan jijik dengan tubuhmu ini!”


“Jangan lakukan ini padaku vero,aku mohon!”


“Hahahaha,,harusnya kau mendengarkan ku sejak dulu,dan tidak melawanku.jadi sekarang terimalah nasibmu!”


“Tidak,jangan sentuh aku bajingan!”


Lily berlari ke sudut ruangan,berusaha mencari sesuatu untuk perlindungan diri.sementara dua pria bayaran itu, terlihat tidak sabar ingin menikmati tubuh Lily yang indah.vero meninggalkan kamar itu ,dengan senyum penuh kepuasan.malam ini dia benar-benar puas karena bisa menghancurkan wanita yang begitu dirinya benci.


Sementara Diego yang sudah mendapatkan kabar dari anak buahnya,tentang mobil  yang membawa Lily,dengan segera menuju Hotel dan mencari kamar yang vero sewa.meski mendapat penolakan dari pihak Hotel,namun karena kekuasaan Diego yang terkenal,membuat pihak Hotel memberi dirinya ijin.tanpa menunggu lama dirinya dan beberapa anak buahnya menuju kamar yang di maksud.


“Jangan pernah berani menyentuhku brengsek!”

__ADS_1


“Hahaha,,Kemarilah manis,biarkan kami memberimu kehangatan!”


Tubuh Lily terasa panas,sesuatu yang aneh terjadi pada tubuhnya.obat perangsangnya mulai bekerja,Lily berusaha menahan dan mengontrol dirinya agar tetap sadar.salah satu pria menarik gaunnya hingga robek,membuat pundak mulusnya terlihat jelas.tatapan lapar dari kedua mata sang pria terlihat jelas,Lily hanya bisa menangis dan berdoa agar seseorang datang menolongnya.


Tolong siapapun tolong aku,Kak Diego,Kak Han,suamiku tolong aku,, 


Lily berusaha mengontrol tubuhnya agar tidak lepas kendali,rasa nyaman mulai dia rasakan.melihat ketidakberdayaan Lily,salah satu dari mereka menerjang Lily.tawa puas memenuhi ruangan,sang pria mencoba merobek gaun yang Lily kenakan.meski telah berusaha melindungi diri,tubuhnya yang lemah tak sanggup mengimbangi tenaga dan postur tubuh dua pria tersebut.


“BBRRAAAKKK”


Suara pintu di tendang dengan keras,wajah penuh amarah serta membunuh, telah berdiri di hadapan Lily dan dua pria yang berada di atas Lily.melihat keadaan Lily yang begitu menyedihkan,membuat Diego menerjang  keduanya.


“Bhukk,,Bhukkk”,Pukulan serta tendangan,Diego berikan kepada kedua pria yang langsung terkapar kesakitan  di lantai.Diego melepas jasnya dan memakaikannya,pada Lily.terlihat dengan sangat jelas kalau Lily, berada dibawah pengaruh obat.


“Tolong Lily kak,Lily tidak kuat!”


“Bertahanlah,Bara akan segera sampai!”


Diego berusaha memeluk Lily agar tubuh dan tangannya tidak bergerak,pandangan Diego masih mengarah pada dua pria,yang terkapar dilantai dengan lumuran darah yang keluar dari mulut mereka.Lily berusaha mengigit bibirnya,untuk menahan hasratnya,darah segar mengalir dari sudut bibirnya.


“Lily!”


Bara dan Han muncul,mereka begitu terkejut dengan apa yang mereka lihat.bibir Lily berdarah,bahkan Diego terkesan berusaha menahan tubuh Lily.Bara langsung berlari dan menghampiri Lily.


Bara mengerti dengan arah pembicaraan Diego,dengan cepat Bara meraih tubuh Lily dan membawanya pergi.setelah melihat tubuh sang adik dan Bara hilang di balik pintu,Diego menatap dua pria yang sudah duduk dengan wajah yang babak belur.Han menahan hasrat membunuhnya,dia juga ingin tau siapa orang yang dengan berani melakukan ini pada Lily.


“Ahkkk”,,Diego mencekik leher salah seorang dari mereka,membuat temannya ketakutan.mata Diego memerah karena amarah yang luar biasa itu,sebuah cekikan yang begitu kuat.sampai urat serta wajah memerah terlihat jelas dimata,orang-orang yang berada dikamar itu.


“Kau tidak ingin mengatakan kepadaku,siapa dalang dan orang yang membayar kalian,atau kalian ingin mati di tanganku!”


“Ampuni kami Tuan,kami hanya dibayar untuk menculik pengantin wanita dan memperkosanya,kemudian membuat video panas kami!”


“Ahkkkk”,,Diego begitu geram dengan ucapan sang pria,kedua pria itu mendapat cekikan yang begitu kuat dari tangan Diego,hingga keduanya terbatuk-batuk dan memuntahkan darah,karena tendangan keras yang Diego berikan.


“Katakan,jika kalian ingin selamat!”


“Dia ada dikamar XXX,dia sedang menunggu kami menyelesaikan misi!


Diego menatap miring keduanya,tangannya mengadah.salah satu anak buahnya menyerahkan sebuah pistol ketangannya.dua pria bayaran itu ketakutan,melihat sesuatu yang Diego genggam.Diego menyeringai,dia menarik tangan salah satu pria yang tadi terlihat berada di atas tubuh Lily.


“Kreeekk,,Akkkkhh”,,

__ADS_1


“Itu hukuman karena kau telah berani menyentuhnya!”


“Dor,,Dor”


Diego menembakan  empat timah panas ke arah kepala sang pria,salah satu pria bayaran itu terkapar dengan berlumuran darah.mmebuat salah satu temannya semakin ketakutan,dan memohon ampun.namun Diego tidak mendengarkan permohonannya.


“Dor,,Dorr”,,Diego menembak ke tempat yang sama, dengan pria yang telah meregang nyawa terlebih dulu itu.Diego menatap dingin keduanya.


“Bereskan semuanya!”


“Baik Tuan!”


Diego meninggalkan kamar hotel,dan membiarkan anak buahnya membereskan semuanya.Han terdiam di tempatnya,sebelum akhirnya menyusul Diego.Han tidak mengeluarkan sepatah katapun,dia hanya ingin tau siapa dalang di balik kejadian ini.Diego mengeluarkan ponselnya,dan menempelkan benda pipih itu di telinganya.


“Cari tiga orang preman dan bawa naik ke kamar XXX!”


Setelah mengatakan perintahnya,dengan santai dia memasukkan ponselnya ke saku celananya.dikamar lain,Bara terlihat membantu Lily mendinginkan tubuhnya.Bara menyiram Lily dengan air dingin,namun karena efek obat yang begitu keras.membuat Bara kewalahan,dengan berat hati Bara membantu Lily menyalurkan hasratnya.


Dengan tenang Diego berdiri dikamar Hotel yang bernomer XXX,Diego memberi kode Han untuk tidak memperlihatkan wajahnya.Diego mengetuk pintu kamar beberapa kali,membuat penghuni kamar dengan senyum puas membuka pintu kamarnya.


“Apakah kalian sudah menyelesaikannya!”


Vero tertegun mendapati seorang pria tampan nan gagah berdiri di depan kamarnya.bukan orang suruhannya,Tatapan mata Diego yang begitu dingin,membuat vero sedikit ragu untuk bertatap muka dengannya.


Siapa pria ini,dan mau apa dia mengganggu kesenanganku saja,,


“Anda siapa dan perlu apa?


Diego tidak menjawab,dia langsung masuk begitu saja membuat vero kebingungan.


“Hei Ka,,u!”


Suara vero tercekat di kerongkongan ketika melihat Han,dan beberapa pria bertubuh tinggi ikut memasuki kamar hotelnya.membuat vero mundur beberapa langkah,pikiran vero langsung berlarian,dan teringat dengan orang bayarannya dan Lily.pintu di tutup dan dijaga oleh dua pria bertubuh besar,membuat vero semakin mundur beberapa langkah dan mencari tempat aman.di kepung oleh tujuh pria,berwajah sangar dan dingin membuat vero ketakutan.vero mengenal Han,namun siapa ke enam pria lainnya.


Vero mulai menyadari situasi yang tidak berpihak padanya,jika ada Han disini maka sudah dipastikan Bara pasti berada dalam Hotel ini.vero meremas gaunnya,baru saja dirinya menikmati kemenangan,karena berfikir orang bayarannya berhasil melancarkan aksinya.namun yang kini ada dihadapannya adalah pria-pria mengerikan,yang mungkin saja bisa mencabik-cabik tubuhnya.


Diego berjalan mendekati vero sambil mengamati isi kamar,terdapat beberapa botol minuman keras.


Jadi kau merayakan kehancuran adikku,akan aku buat kau mendapatkan hukuman yang lebih dari yang adikku terima,,


Langkah vero terus mundur ketika Diego yang tanpa suara mendekatinya,aura Diego lebih mengerikan dibanding aura kemarahan Bara.membuat tubuh vero gemetar ketakutan,vero berusaha memeluk dirinya untuk mendapat perlindungan.

__ADS_1


 


__ADS_2