
Suara hiruk pikuk beberapa model yang mencoba berjalan di atas Catwalk,serta arahan beberapa orang professional,yang memberi arahan untuk pertunjukan mereka yang akan di adakan 2 hari lagi,membuat antusiame para model menggebu-gebu.dalam acara besok bukan hanya sebagai ajang menampilkan hasil karya sang Desainer,tapi juga kepiawaian dan kecantikan sang model itu sendiri.
Lily juga telah memiliki beberapa modelnya,yang siap untuk memperlihatkan dan menunjukkan,karyanya yang menakjubkan.Lily telah mengeluarkan semua kemampuan,dan dedikasinya dalam karyanya,membuat dirinya maupun staf yang membantunya merasa puas.
Bara yang ingin mengunjunginya minggu lalu harus mengurungkan niatnya,untuk terbang menemui sang kekasih yang begitu dia rindukan.akhirnya memilih untuk terbang menemui Lily 3 hari sebelum pagelaran Fashion Show yang akan Lily ikuti.
Sama halnya dengan Bara,vero pun memutuskan terbang ke Negara Y di hari yang sama,setelah mendengar kabar bahwa pria yang dicintainya, akan ikut hadir dalam acara tersebut.membuat hati vero serasa di tumbuhi ribuan bunga,dirinya berharap meraka bisa bersama setelah acara tersebut.vero pun meminta sang manajer dan asistennya, untuk mencarikan Hotel yang sama dengan Bara,dengan tujuan untuk mempermudah gerakannya dalam mendekati Bara.namun sialnya Bara telah memesan kamar hotel jauh hari sebelumnya,sehingga Hotel yang kini dia tempati sudah penuh oleh pengunjung.
Mengetahui tidak bisa tinggal di hotel yang sama dengan Bara,tentu saja membuat vero kesal.namun sang manajer tidak kehabisan akal,dia mencarikan Hotel yang dekat dengan tempat Bara menginap.mengetahui Hotel yang akan dirinya tempati berhadapan dengan Hotel Bara,membuat Vero langsung menyetujui usulan sang manajer.kini sampailah dirinya di Hotel yang dimaksudkan oleh manajernya.
Aku bisa mengikuti semua acara mu,dan mengikuti kemanapun kau pergi Bara.aku akan pastikan setelah dari Negara ini,kita akan bersama seperti dulu lagi.
Vero tersenyum sambil menatap Hotel yang berdiri kokoh di hadapannya,dari lantai kamarnya.meski tidak bisa memastikan keberadaan Bara di lantai mana,dirinya sudah merasa puas bisa berada di dekat Bara.
***
“Kenapa kau begitu kurus,apa kau kelelahan?”
Tanya Bara pada Lily,ketika memandang wajah lelah Lily.mereka memutuskan bertemu di Hotel tempat Bara menginap,Lily langsung menemui Bara,ketika mendapat kabar bahwa sang kekasih telah sampai di Negara Y.Lily hanya menganggukkan kepala di pelukan Bara,rasa rindu yang keduanya rasakan terlihat jelas,dari sorot mata keduanya.
Bara mencium beberapa kali bibir manis yang begitu dia rindukan,dan memeluk kembali tubuh yang selalu memberikannya kehangatan.
“AKu merindukanmu,setiap hari saat membuka mataku,aku ingin sekali terbang kemari untuk melihat dan memelukmu.tapi pekerjaanku banyak sekali,serta kakakmu yang menyebalkan itu,membuatku begitu frustasi!”
“Aku juga merindukanmu,tapi setelah acara selesai kita bisa menikmati waktu bersama,untuk beberapa hari ke depan!”
“Kau benar,aku ingin berlibur denganmu,serta membawa Bian putra kita!”
Lily menenggelamkan wajahnya,pada dada bidang milik Bara,dia menghirup aroma tubuh Bara,yang selalu memberinya ketenangan.siang telah berganti malam,setelah membersihkan diri Bara membawa Lily makan malam.Bara memilih untuk makan di restoran saja,melihat Lily yang kelelahan membuatnya tidak tega pergi jauh-jauh.
“Setelah makan malam,kau ingin kemana?”
Bara menatap lembut Lily,yang masih mengunyah makanannya.
“Bagaimana kalau kita jalan-jalan sebentar,untuk menghirup udara malam!”
__ADS_1
“Baik tuan putri,perintah mu adalah segalanya untukku!”
Mereka berdua menikmati makan malamnya dengan sedikit obrolan,serta canda tawa.vero masih berada di kamarnya,ragu antara ingin turun kelantai bawah apa tidak.ragu untuk mengintai Bara atau tidak,dan akhirnya dia memutuskan untuk keluar dari kamarnya,dan mengintai Bara.Bara membawa Lily berjalan-jalan di taman,mereka berjalan sambil bergandengan tangan,menikmati suasana malam dibawah sinar rembulan.
“Bagaimana dengan persiapannya?”
“Sudah mendekati tahap sempurna,mungkin 2 hari ke depan aku akan sedikit sibuk,jadi aku akan pulang larut malam!”
“Jangan pulang ke rumah,tidurlah di hotel yang sama denganku.Han sudah menyiapkan kamar untukmu juga,dan aku sudah mengatakannya pada kedua orang tuamu!”
“Wahh,,kau sangat cepat dalam mengambil tindakan!”
“Tentu saja,semuanya sudah aku pikirkan.tempat acaranya tidak jauh dari Hotel,waktumu tidak akan habis dijalan.jadi kau tidak perlu bolak-balik kantor dan rumah!”
“Kau memang yang terbaik!”
Lily memeluk Bara dan mengecup beberapa kali pipinya,membuat Bara senang dan membalas Lily dengan kecupan yang sama.perlakuan Bara yang begitu lembut,dan penuh perhatian pada Lily,tidak lepas dari tatapan vero.
Vero yang keluar dari Hotel dan ingin mengintai Bara,melihat Bara keluar berjalan kaki dengan seorang wanita cantik.vero mengikuti keduanya,dan dirinya menyaksikan adegan yang begitu romantis dari keduanya,Bara yang begitu lembut dan menatap sang wanita dengan penuh cinta,membuat darah vero mendidih.
Sial siapa wanita cantik itu,apa dia kekasih Bara.tidak,,aku harus mencari tau dulu,mungkin saja dia hanya wanita bayaran Bara untuk semalam.benar,,aku harus mencari tau siapa wanita itu.
Tapi Bara tidak mungkin membayar seorang wanita Ja**ng untuk menghangatkan ranjangnya,aku kenal bagaimana sifatnya yang tidak akan sembarangan menyentuh wanita,jika wanita itu bukan wanita yang dia cintai,apakah itu berarti wanita itu orang spesial bagi Bara?
Vero menatap nyalang sepasang kekasih yang ada di depannya,Bara yang begitu menikmati setiap sentuhan dan ciuman yang diberikan oleh Lily,membuat vero yakin kalau wanita yang bersama Bara,sekarang ini adalah kekasih Bara.dengan amarah yang berkobar,vero berjalan mendekati keduanya.
“Bara!”
Mendengar namanya di sebut,Bara melepaskan ciumannya dari bibir Lily.dan menolehkan kepala ke asal suara yang begitu dia kenali,vero telah berdiri di hadapannya dengan penuh rasa kesal dan amarah.Bara hanya menatapnya datar,dan menganggap vero nyamuk pengganggu.
Lily mengerutkan dahi,melihat seorang wanita yang berdiri dihadapannya,ingatannya terputar kembali pada kejadian 3 tahun lalu.Lily mengingat siapa wanita di hadapannya kini,wanita yang pernah menyakitinya,dan memfitnahnya.kini berdiri dengan tatapan marah kepadanya.
Hal sama dirasakan oleh vero,dirinya terdiam dan menatap Lily dengan lekat.wajah yang begitu cantik dan mempesona,sesaat membuat vero mengakui kekalahannya,namun di menit berikutnya dirinya menampik kecantikan Lily.
Sepertinya aku pernah melihatnya tapi dimana,sial wanita ini sungguh cantik,apa dia kekasihmu Bara?
__ADS_1
Lily masih diam dan menatap vero dengan tatapan dingin dan datar,membuat vero langsung mengalihkan tatapannya pada Bara.vero mendekat dan menatap Bara,yang hanya diam dan bersikap dingin padanya.
Wanita ini seperti kuntilanak,bagaimana dia bisa tau kalau aku berada di sini,apa dia mengikuti ku sampai disisni.kenapa menganggu acara ku,kau sungguh pembuat onar,harus bagaimana caraku mengatakan padamu kalau kau tidak punya tempat lagi.
“Siapa dia Bara,kenapa kau menciumnya,apa dia wanita yang kau bayar untuk melayani mu?”
Rahang Bara mengeras mendengar tuduhan Vero,darimana vero bisa berfikir kalau Lily adalah wanita yang dia bayar.tangan Bara mengepal,namun kepalan itu terlepas ketika tangan hangat Lily,menyentuhnya hinga jari-jari mereka menyatu.
Lily tersenyum hangat dan menatap Bara dengan penuh cinta,membuat kobaran cemburu level tinggi,menyembur di hati vero.apalagi melihat respon Bara,yang diluar dugaannya.Bara yang membalas senyumannya,dengan senyum yang tak kalah hangat,serta kecupan ringan di tangnnya.membuat vero mengutuk keduanya di dalam hati.
“Dia tunangan dan calon istriku,apa kau puas.jadi aku minta padamu jauhi aku,dan jangan membuat keributan lagi di sekitarku.sadarlah di mana posisimu vero!”
“Kau berbohong,kau hanya ingin membalasku kan.sama seperti yang kau lakukan 3 tahun lau.kau hanya ingin membalas perbuatan ku kan,aku sudah minta maaf Bara!”
“AKu tidak pernah ingin membalas mu vero,sekarang dialah duniaku dan aku mencintainya,tolong buka matamu lebar-lebar!”
Bara mengangkat tangannya dan tangan Lily,memperlihatkan cincin yang telah melingkar di jari manisnya.membuat vero semakin terkejut,dan tidak percaya dengan apa yang dia lihat.
“Jangan melakukan tindakan bodoh lagi,hiduplah dengan baik,dan carilah kebahagiaanmu sendiri,seperti aku yang telah menemukan kebahagiaanku!”
Bara memeluk pundak Lily dan mengecup keningnya,sebelum membawa Lily menjauh dari vero.Bara tidak ingin vero lepas kendali lagi,setelah mendengar apa yang terjadi atara vero dan Natalia,semakin membuat Bara untuk berhati-hati dalam menghadapi vero.
“AKu akan merebut mu darinya,aku tidak perduli sebesar apa kau mencintainya.yang aku tau adalah kau milikku,dan aku mencintaimu Bara.dengar itu ,aku mencintaimu!”
“Apapun akan aku lakukan untuk mendapatkan mu kembali,meski dengan menyingkirkannya sekalipun!”
Bara menghentikan langkahnya ketika mendengar ancaman vero,hal itu membuat vero tersenyum penuh kemenangan.vero berfikir Bara takut akan ancamannya,sehingga akan melepaskan wanita itu dan kembali padanya.
Bara menatap vero dengan pandangan membunuh dan menusuk,membuat tubuh vero sedikit gemetar karena tatapannya.
“Jika kau berani menyentuhnya lagi,akan aku pastikan kau menderita di tanganku,atau mati ditanganku.kau tau kalau aku tidak pernah main-main dalam ucapan ku!”
Tubuh Vero menegang,namun amarah telah menyelimuti hatinya.vero mengepalkan tangannya,hingga jari kukunya menusuk permukaan kulitnya.rasa cemburu telah menguasai hatinya,dirinya tidak terima dikalahkan oleh wanita yang mungkin saja baru beberapa bulan Bara kenal.
Aku akan memisahkan kalian,bahkan aku pernah membuatmu berpisah dari seorang pelayan,aku akan melakukan hal yang sama padanya.tidak akan aku biarkan wanita lain memilikimu Bara.
__ADS_1