Gadis Manis Pemikat Hatiku

Gadis Manis Pemikat Hatiku
94.Menghabiskan Waktu Bersama


__ADS_3

Bara melajukan Mobilnya menuju Taman tempat Han dan sang kekasih kini berada,dia tidak menghiraukan apa yang terjadi setelah kepergiaanya.otak dan pikirannya kini tertuju pada Lily,sudah beberapa hari setelah lamaran dirinya belum bertemu Lily.


Hampir 45menit waktu yang Bara butuhkan,untuk mencapai Taman.mobilnya telah memasuki area parkir,hari yang sudah menjelang sore membuat pengunjung semakin ramai.Bara mengeluarkan ponselnya dan menghubungi Han,yang masih tidak ingin mengangkat panggilannya.Bara pun tidak kehabisan akal,dirinya menghubungi ponsel sang kekasih.


“Hello,sayang kalian dimana?,aku sudah sampai di taman!”


“Baiklah!”


Bara menyimpan kembali ponselnya disaku celananya,jas mahalnya dia simpan,kemejanya dia lipat membuat penampilannya kian memukau.Dirinya menjadi pusat perhatian,Bara acuh dan berjalan melewati beberapa kerumunan,mencari sosok sang kekasih yang terlihat sedang duduk bersama seorang pria yang membuatnya kesal sore ini.


Lily menyadari kedatangan Bara,dengan senyum lembut dirinya melambaikan tangan,dan menyambut kedatangan Bara dengan sebuah pelukan hangat.Bara tersenyum dan membalas pelukan Lily,yang teramat dia rindukan.tatapan Bara teralih kepada pria yang duduk menikmati minuman dinginnya,tatapan kesal masih terlihat jelas dimata Bara.Han hanya tersenyum,seolah-olah tidak bersalah.


Melihat ada boneka disampingnya dengan gerak cepat,Bara melepas pelukannya,mengambil boneka tersebut.dan menyerang Han tanpa ampun,Lily terpaku melihat adegan anak-anak yang diperankan oleh dua pria dewasa.Lily menggelengkan kepalanya,dia duduk dan menikmati sebuah drama yang tayang secara langsung dihadapannya.


“Bukk Bukkk”


“Bocah tengik,beraninya kau membawa tunangan ku,kau ingin mati hah,,tunggu sampai a u menenggelamkan mu di kolam bebek!”


“Hei aku sedang libur,terserah aku mau pergi dengan siapa.ingat janjimu kau tidak akan menghubungiku,selama aku libur.bahakan liburku belum cukup sehari sialan!”


“Brengsek kau Han,kau sengaja memilih libur di saat kertas begitu banyak tertumpuk di mejaku.bahkan kau membawa Lily,kau ingin membuat aku iri,dasar bocah tengik!”


Keduanya masih sibuk dengan perang mulutnya,membuat Lily tersenyum dan tertawa menikmati kehebohan keduannya.mendengar tawa Lily keduanya menghentikan aksi mereka,suara Lily mengalihkan dunia mereka berdua.Bara duduk dengan kesal,sementara Han masih tertawa dengan bahagia.kapan lagi dirinya bisa mengerjai Bara habis-habisan seperti hari ini.


“Aku melihat tanduk dan asap di kepalamu sayang?”


Bara mengangkat sebelah alisnya dan meraba kepalanya,setelah mendengar ucapan Lily,sedangkan Han sudah tertawa terbahak-bahak,Bara melempar boneka yang ada di tangannya ke arah Han yang masih tertawa.


“Kau pikir aku monster sayang,mana ada pria setampan diriku memiliki tanduk apalagi mengeluarkan asap di kepala!” 


“Tadi aku melihatnya sayang!”

__ADS_1


“Kapan?”


“Waktu kau marah dan memukul Kak Han,tanduk serta asap di kepalamu keluar!”


Satu detik,dua detik Bara baru memahami arti dari ucapan Lily.Bara tambah kesal,ternyata ke dua manusia yang ada di hadapannya telah mengerjainya.


“Itu karena aku sangat kesal,dan aku ingin menyeret kakakmu ini ke kolam bebek sekarang!”


“Kau ingin menjatuhkan harga diriku,bagaimana kalau kita sama-sama berenang?”


Bara mengeram kesal,sementara Han dan Lily masih menertawakannya.Lily mencoba menghilangkan rasa kesal yang menguasai hati sang kekasih,Lily memesan beberapa macam makanan untuk mereka nikmati di sore itu.setelah menikmati makanan yang Lily pesan,mereka bertiga menikmati sore itu sampai malam menjelang.beberapa macam wahana,dan permainan mereka coba.mengingatakan Lily akan kenangan beberapa tahun lalu,ketika menikmati pasar malam.


Mereka bertiga seperti ABG yang baru mengenal wahana permainan,hingga tidak terasa hari semakin malam.Mereka bertiga akhirnya memutuskan untuk kembali,Han merasakan kebahagiaan begitu juga halnya dengan Bara dan Lily.


“Aku akan pulang duluan,kau hantarkan Lily pulang!”


“Baiklah hati-hati dijalan!”


Han mengecup pucuk kepala Lily sebelum meninggalkannya,Bara masih merangkul pundak Lily,dan menatap kepergian Han yang kian menjauhi mereka.


Bara membawa Lily kembali ke Felice Hotel,sesampainya di hotel biak Bara maupun Lily membersihkan dirinya,dan mengganti pakaiannya dengan pakaian yang telah mereka beli.Bara menyandarkan tubuhnya di ranjang ,sambil mengamati kegiatan Lily yang masih melakukan perawatan malamnya.setelah selesai dengan ritualnya Lily menyusul Bara,dan ikut menyandarkan tubuhnya.


Bara tersenyum,dia memindahkan kepalanya dipangkuan Lily.


Dasar manja,tapi kau cukup manis hari ini.aku ingin selalu melihatmu seperti itu dengan kak Han,aku selalu berharap hubungan kalian,akan tetap seperti ini selamanya. 


Lily membelai lembut rambut Bara,membuat Bara merasakan nyaman dan ketenangan dihatinya.


“Apa ada sesuatu yang terjadi di kantor,sepertinya kau sangat kelelahan!”


“Hah,,Aku benar-benar lelah menghadapi 2 wanita gila yang masih mengejar ku!”

__ADS_1


Lily mengerutkan keningnya,mencoba mengingat wanita yang dimaksud oleh Bara.


“Maksudmu?


“Vero dan Natalia,wanita yang kau temui beberapa hari lalau didalam kantorku!”


Lily menatap Bara dengan serius,membuat Bara bangun dari pangkuan Lily.dan menatap lembut wanita yang begitu dia cintai,sampai saat ini hubungan mereka baik-baik saja,namun Bara tidak ingin ada kesalahpahaman lagi di antara mereka.


Bara menceritakan semua yang terjadi dan dia alami beberapa hari ini,ada sedikit keterkejutan dan rasa tidak percaya akan apa yang dilakukan oleh ke dua wanita tersbut.Lily yang memeng sudah mengenal dan pernah merasakan disakiti oleh Vero,tentu tidak terkejut lagi.tapi wanita yang  bernama Natalia,sungguh membuat Lily sedikit terkejut akan tindakannya.


“Jadi apapun yang akan terjadi kedepannya,bisakah kau percaya padaku,bertanya dan mencari kebenaran sebelum marah padaku.aku tidak ingin kau pergi meninggalkanku seperti dulu lagi!”


Lily tersenyum lembut dan mengecup ringan bibir Bara,mata meraka bertemu.sungguh suatu kebahagiaan tersendiri bagi Lily,karena dicintai oleh pria seperti Bara.


“Aku tidak akan bertindak bodoh lagi,aku akan bertanya langsung padamu, dan mencari kebenaran padamu, jika terjadi sesuatu pada hubungan kita.begitu juga denganmu,aku berharap kau bisa menahan rasa cemburu mu, dan percaya padaku!”


Bara mengecup ringan bibir Lily,dan menganggukkan kepala tanda setuju dengan ucapan Lily.Bara menempelkan keningnya,dan memeluk tubuh Lily.


“Kalau cemburu aku tetap tidak bisa menahannya sayang,aku tidak suka cara para pria hidung belang itu memandang mu!”


Lily tertawa dan memukul bahu Bara,keduanya tertawa dan melewati malam yang panjang itu dengan indah.Bara mencium dan mengagumi setiap inci tubuh Lily,tidak pernah dirinya rasakan kebahagiaan seperti ini di dalam dirinya sebelumnya.


*****


Vero masih terjaga dengan di temani sebotol minuman keras,dirinya berfikir keras dengan ucapan Bara siang tadi.vero sungguh tidak bisa terima dirinya dikalahkan oleh anak ingusan seperti Natalia,dulu dirinya dikalahkan oleh seorang pelayan dan sekarang Natalia.vero benar-benar bernasib sial,kedua orang tuanya bahkan tidak ingin membantu,ataupun ikut campur lagi jika menyangkut keluarga Danu.kedua orang tuanya bahkan memintanya untuk melupakan Bara,dan mencari pria lain yang bisa mencintai dan menerimanya.


Tidak ada pria yang dengan tulus mencintaiku seperti Bara mencintaiku dulu,pria yang dekat denganku hanya menginginkan tubuhku.dan bodohnya aku telah menyia-nyiakan Bara waktu itu,karena itu apapun akan aku lakukan untuk kembali ke sisimu Bara,meskipun kau terus menjauhiku aku yakin suatu saat hatimu akan luluh padaku.


Vero masih sama dengan pemikiran dan pendapatnya,dirinya tidak menyadari cinta seseorang bisa berubah kapanpun.dan itulah yang dirasakan Bara saat ini,cintanya untuk vero telah mati ketika dirinya terbukti berselingkuh,dan meninggalkan Bara.namun ego dan keangkuhan vero yang tinggi,membuatnya menutup matanya akan kenyataan yang harus dirinya terima.


Malam itu vero menyusun rencana,akan menemui Natalia dan memintanya secara baik-baik untuk meninggalkan Bara,tapi jika Natalia tetap memaksakan diri maka dirinya kan bertindak ke hal yang lebih jauh lagi.

__ADS_1


Vero menikmati malamnya yang panjang,dengan menghabiskan sebotol minuman keras,hingga dirinya mabuk dan tertidur begitu saja.vero yang sekarang bukan lagi vero si model terkenal,dengan berjalannya waktu dan beberapa skandal yang melibatkan dirinya,popularitasnya  pun memudar.seolah tenggelam,meski masih melakukan beberapa proyek kerja,namun tetap saja namanya telah meredup.


Hanya Sang asisten yang masih tetap setia menemaninya sampai sekarang,meski terkadang sang asisten kesal,dengan perilaku dan tindakan Vero yang semena-mena terhadap seseorang,dirinya tidak sampai hati meninggalkan wanita yang semakin tidak terkontrol kejiwaannya.wanita yang menolongnya dari kemiskinan,dan menjadikannya asisten,itulah alasan mengapa sampai detik ini sang asisten tetap bertahan disisi vero.


__ADS_2