Gadis Manis Pemikat Hatiku

Gadis Manis Pemikat Hatiku
52.Endorsen Group


__ADS_3

Pagi hari Lily bangun lebih pagi dari biasanya,ia mencari keberadaan Diego yang sudah berangkat lebih pagi darinya.Lily sebenarnya berencana ikut berangkat hari ini,namun Diego berangkat lebih pagi dari dugaannya.


“Nona,Tuan Diego menyerahkan ini sebelum berangkat!”


Salah seorang pelayannya memberikan map berwarna coklat,Lily membuka dan membaca isinya.ternyata masalah penggelapan dana yang dilakukan salah satu kepala bagian,Diego meminta Lily menyelesaikannya sebelum menyusulnya ke Negara B.Lily menarik nafas panjang dan menghembuskannya pelan.Lily kembali kekamarnya bersiap menuju kantor Endorsen Group milik sang Papa.butuh 45menit bagi Lily untuk sampai dikantor sang Papa,bangunan tinggi dan menjulang telah menunggunya,dengan menegakkan kepala Lily melangkahkan kakinya memasuki kantor.seorang kaki tangan Diego telah menunggunya dilobi,ketika melihat Lily masuk dengan cepat dia menghampiri Lily.


Semua mata memandang takjub penampilan Lily yang begitu mempesona,ia menggunakan setelan jas berwarna Pink Muda yang begitu pas ditubuhnya.hingga membuat beberapa orang saling berbisik tentang wanita muda yang kini berjalan didepan orang kepaercayaan Diego,hal itu tentu membuat mereka bertanya-tanya tentang jati diri Lily.namun Lily tak menghiraukan pandangan mereka,ia acuh dan terus melangkahkan kakinya menuju ruangan sang ayah.Lily mengedarkan pandangannya,mengamati seluruh isi dalam ruangan sang Papa.matanya kini tertuju pada meja kerja yang terdapat foto dirinya,Bian,Mama dan Sang Papa. Lily tersenyum dan mengusap Foto yang diambil setahun lalu tepatnya ketika Baby Bian masih berumur sekitar 1 tahun.


“Nona,Rapatnya bisa kita mulai sekarang!”


“Baiklah!”


Lily mengikuti langkah sekertaris Diego,ketika pintu ruang rapat terbuka,ada beberapa orang yang cukup terkejut dengan kehadiran Lily,dan juga ada yang  terpana padanya.beberapa di antara mereka saling berbisik menanyakan siapa Lily sebenarnya,Lily menegakkan tubuhnya dan menatap satu persatu anggota rapat yang hadir hari itu.mendapat tatapan dingin dan begitu menusuk membuat mereka berhenti bergunjing.sekertaris Diego yang bernama Josh diam-diam tersenyum tipis melihat sikap anggota rapat yang seketika diam hanya dengan tatapan yang Lily berikan.


“Perkenalkan saya Lily Endorsen Stave,Putri Tuan Endorsen dan Nyonya Erika Endorsen Stave!”


Kegaduhan terjadi,ada beberapa yang tak percaya dan ada ada juga beberapa yang hanya menganggukkan kepalanya.


“Apakah Kalian datang keruang rapat ini hanya untuk menggosipkan keluargaku?Jika iya,kalian lihat pintu keluarnya bukan?”


Ucapan Lily yang tegas dan dingin membuat para anggota rapat diam,dan suasana kembali tenang.


“Hari ini aku mewakili ayahku,akan menggantikannya mengikuti rapat kali ini,jadi kita mulai rapatnya!”


Rapat pemegang saham,dan rapat bulanan pun dimulai.ketika salah satu kepala bagian membacakan data dana yang keluar dan masuk selama sebulan ini,membuat Lily mengerutkan dahi.bulan ini dana yang keluar lebih besar dari dana yang dikeluarkan perusahaan tiap bulannya.


“Aku minta laporan rincian Dana yang kalian keluarkan  dalam setahun ini,dan aku ingin laporannya sudah ada dimejaku sore ini!”


Beberapa kepala bagian terlihat saling melempar pandangan,sehingga membuat Lily mengerutkan dahi.


“Apa permintaanku sangat sulit?”


“Tidak Nona,hanya saja selama ini Tuan Stave tidak pernah meminta laporan tersebut!”


“Itu ayahku,bukan aku!


Lily bangun dari duduknya,dan  mengamati orang-orang yang masih duduk diruangan itu.


“Jika perusahaan dan pengelolanya tidak berbuat  masalah didalamnya,tentu kalian tidak keberatan dengan hal yang aku minta bukan!”


Beberapa di anataranya mengangguk setuju dengan ucapan Lily,namun ada beberapa orang yang terlihat gelisah,hal itu tak lepas dari perhatian Lily yang tersenyum samar.Ia meninggalkan ruang rapat dan membiarkan mereka berdebat didalamnya.

__ADS_1


“Kenapa anak ingusan sepertinya,mencoba ikut campur masalah perusahaan!”


“Dia putri Tuan Stave tentu punya hak,dan benar apa yang dikatakan olehnya,jika tidak ada masalah untuk apa kita takut.berikan data dan file itu secepatnya!”


Ucapan Salah seorang kepala bagian membuat kepala bagian keuangan berkeringat dingin,bukan hanya dia,tapi beberapa orang memperlihatkan wajah cemasnya.


“Kau sudah melakukan yang aku minta josh?”


“Sudah Nona,orang suruhan kita telah bergerak!”


 “Kita lihat reaksinya!”


Lily tersenyum,Lily menaruh curiga pada kepala  keuangan dan pemasaran bermain cantik sehingga sang ayah,tidak menyadari hal tersebut.kegaduhan terjadi diruangan bagian keuangan dan pemasaran,komputer mereka disita  segala yang berhubungan dengan pekerjaan disita,dan ruangan itu dijaga.tentu membuat para penghuni ruangan tersebut bertanya-tanya dengan apa yang terjadi sebenarnya.


“Apa yang kalian lakukan Hah!”


“Kami hanya mejalankan perintah!”


Salah satu petugas memberikan surat perintah penyitaan,dan pemeriksaan dari badan keamanan perusahaan yang sang Papa dan Diego buat tanpa sepengetahuan para pemegang saham dan kepala-kepala bagian,tentu saja mereka terkejut bukan main.dengan amarah mereka menuju ruangan Lily,tepatnya ruangan Direktur utama.


“Apa ini cara kerjamu,baru pertama kali menginjakkan kaki dikantor ini, sudah berani berulah!” 


“Benar, apa yang kau tau tentang masalah perusahaan?”


Lily tertawa,mendengar ucapan beberapa pria paruh baya yang menerobos masuk keruangannya.


“Jika kalian tidak berbuat curang,harusnya kalian tenang.dimanapun perusahaan memiliki caranya masing-masing untuk mencegah kebocoran!”


Lily meletakkan kedua tangannya diatas meja,dengan tenang ia mengamati satu persatu pria yang kini ada dihadapannya.mendapat tatapan dingin nan menusuk dari seorang wanita muda membuat mereka salah tingkah.


“Kenapa kalian begitu takut,apa kalian ikut bermain dalam penggunaan Dana perusahaan?”


“Apa yang kau katakan,jangan menuduh sembarangan!”


“Aku tidak menuduh hanya menebak,jika kalian tidak ikut terlibat maka diam dan biarkan petugas keamanan menjalankan tugasnya!”


“Kau meminta laporannya kepada kami bukan, lalu kenapa kau menugaskan pihak keamanan?”


“Aku berubah pikiran,bukankah lebih cepat lebih baik!”


“Kau..!”

__ADS_1


Dengan perasaan marah pria itu meninggalkan ruangan Lily disusul kedua rekannya yang lain.


“Kenapa Papa masih mempekerjakan mereka,sudah nyata-nyata mereka menggunakan dana yang tak main-main jumlahnya!”


“Tuan hanya belum memiliki bukti Nona!”


“Aku harap mereka tak bisa lolos kali ini!”


Tiga hari setelah kejadian itu,Lily benar-benar memfokuskan dirinya pada masalah penggelapan dana yang jumlahnya tidak bisa dibilang sedikit itu.dan sedikit demi sedikit kebenaran mulai terungkap,Lily telah mengantongi nama-nama pemberi dan penerima suntikan Dana yang mengalir kerekening pribadi mereka.sementara para pembuat ulah berusaha menghilangkan jejak, dan mencari kambing hitam. Lily dan josh sudah memikirkannya, karena itu mereka mengambil langkah cepat, yang membuat para pembuat ulah keteteran.


“Lakukan semuanya dengan rapi Josh agar mereka tidak terkejut!”


“Baik Nona!”


“Kita selesaikan semua ini besok pagi,dan tunggu Mami Baby Bian!”


Lily memejamkan matanya,ia begitu merindukan sang putra yang sudah beberapa hari tak ia temui itu.sementara itu di negara B,Nyonya santika terlihat bahagia hari ini, ia akan bertemu Baby Bian.pertemuannya kali ini tanpa diketahui oleh sang suami yang sudah berangkat ke kantor sejam yang lalu.Nyonya santika dan Erika berjanji bertemu disebuah taman yang terletak di tengah-tengah kota.Nyonya Santika tidak lupa membeli dan membawa mainan untuk Baby Bian.


Sementara itu di kediaman Tuan Stave,Nyonya Erika meminta ijin kepada suaminya untuk bertemu Nyonya Santika.


“Kalian sudah bertemu rupanya!”


“Iya Pa,kami tidak sengaja bertemu.tapi Mama yakin dia tidak mengenali Mama!”


Tuan Stave dan Diego hanya saling melempar pandangan,biar bagaimanapun Nyonya santika adalah Nenek baby Bian juga.


“Mama sudah bertemu Bara?”


“Tidak Pa!”


“Berusahalah menghindar jika Mama bertemu dengannya!”


Setelah mendapatkan ijin dari sang suami,Nyonya Erika meninggalkan suaminya dan Diego.yang menatap kepergiannya dalam diam dan pikirian mereka masing-masing.mobil yang membawa Baby Bian dan Nyonya Erika membelah keramaian jalan,beberapa saat setelahnya mobil yang membawanya memasuki area taman bermain.Nyonya Erika dibantu sang sopir,membawa perlengkapan Baby Bian.dari kejauhan terlihat Nyonya Santika,melambaikan tangan dan tersenyum padanya.membuat rasa bersalah dihati Erika muncul,”Maafkan aku yang tidak bisa jujur padamu tentang Baby Bian,biarkan waktu yang akan menjawabnya santika”,ucap Nyonya Erika dalam hati.


“Kau sudah Lama menunggu kami?”


“Belum,aku juga baru sampai!”


Nyonya Santika langsung merebut Bian dalam gendongan Nyonya Erika.


“Hello,,Baby Bian,nenek kangen!”

__ADS_1


Nyonya Santika tersenyum bahagia,mendengar celoteh Bian yang menggemaskan .mereka bertiga menghabiskan waktu bersama,perasaan bahagia mereka rasakan ketika menjaga dan melihat tumbuh kembang Baby Bian. 



__ADS_2