
Di gedung Sky Group,Bara terlihat sibuk dengan beberapa berkas di atas mejanya,suara ketukan pintu membuatnya menghentikan aktifitasnya.salah satu staf sekertaris muncul, dan sedikit menunduk seraya memberi hormat kepada Bara.
“Tuan ada tamu bernama Natalia,ingin bertemu dengan anda!”
“Biarkan dia bertemu dengan sekertarisku!”
“Baik Tuan!”
“Tunggu,,Lain kali jika ada tamu yang ingin bertemu denganku,alihkan pada sekertarisku,apakah untuk masalah secekil ini aku perlu mengajarimu!”
“Maafkan saya Tuan!”
Dengan ketakutan,staf sekertaris meninggalkan ruangan Bara sudah terlihat kesal.
Kenapa aku sangat bodoh,seharusnya aku menyampaikan kepada sekertaris Han dulu,jika ada tamu yang ingin menemui Tuan Bara.kenapa pikiranku tidak sampai kesana.
Bara menyandarkan punggungnya,dia meletakkan kembali berkas-berkas yang sempat dia baca.konsentrasinya buyar seketika,oleh perbuatan stafnya yang menurutnya tidak kompeten itu. Dengan penuh keberanian sang staf menemui Natalia,yang duduk manis diruang tunggu.
“Maaf Nona,bisakah anda menunggu?”
“Iya,tentu saja!”
Setelah mengatakan pesan dari Han,wanita yang bertugas menjadi staf Han kembali keruangannya.sebelum menemui Natalia,wanita itu menghubungi Han terlebih dulu,dan mengatakan pesan Bara.dengan berat hati, Han melangkahkan kakinya menuju ruang tunggu.
Han masuk ke ruangan tanpa memberi salam,wajah dingin dan datarnya tidak mengurangi kadar ketampanannya.sebelum duduk di sofa,Han sedikit menundukkan kepalanya.
Ternyata sekertarisnya tampan juga,tidak salah jika mereka sungguh disegani dan dipuja oleh banyak wanita.Dia maupun Bara, memiliki kharismanya masing-masing.
“Ada yang bisa saya bantu Nona Natalia?”
“Saya ingin mengajak Tuan Bara makan siang,sekaligus membicarakan kerja sama kita!"
“Nona bisa menyerahkan berkas yang Nona bawa kepada saya,jika Tuan Bara bersedia bekerjasama dengan Hotel anda,kami akan menghubungi pihak anda Nona!”
“Bisakah aku bertemu Tuan Bara!”
“Tuan Bara masih ada agenda,jika anda ingin bertemu dengannya,buatlah janji terlebih dahulu!”
Han bangun dari duduknya,menundukkan sedikit kepala dan meninggalkan Natialia sendirian. Meski sedikit kesal dengan Han,namun Natalia sadar akan kesalahannya.dengan berat hati,Natalia menemui staf sekertaris dan mengajukan janji temu dengan Bara,setelah itu dia meningglkan gedung Sky Group.
“Bagaimana?”
Bara menyandarkan tubuhnya dan menatap Han,yang membawa sebuah berkas di tangannya.Han mendekati meja dan meletakkan berkas tersebut di atas meja,sebelum duduk di depan Bara.
“Dia sudah pergi,dan aku suruh membuat janji terlebih dulu sebelum menemuimu!”
“Kau saja yang urus,aku tidak ingin bertemu dengannya!”
“Jangan menghindar jika ini murni urusan bisnis,namun berlaku tegaslah jika mengarah ke hal pribadi.kau harus bisa mengambil sikap,itu yang di inginkan calon mertuamu!”
__ADS_1
“Hah,,aku tau itu,hanya saja aku lelah mengurusi wanita yang tidak jelas!”
“Hahaha,,salahmu sendiri,menjadi pria berkharisma dan incaran bagi para wanita!”
“Ketampananku ini anugerah Han!”
“Iya,,iya aku tau,lanjutkan pekerjaanmu.setelah ini aku ingin bersantai,aku ingin makan masakan Lily!”
“Kau akan menemui Lily?kapan?”
Han mengangkat bahu dan meninggalkan Bara tanpa menjawab pertanyaannya,membuat Bara kesal dan mengerutu sendiri. Bara kembali Fokus pada berkas-berkas yang ada di atas mejanya. Sementara di lantai bawah gedung,Natalia dan vero bertemu.
“Besar juga nyalimu,datang ke kantor kekasihku!”
“Cihh,,siapa yang kau akui sebagai kekasihmu? yang aku tau,Bara tidak terikat dengan perempuan manapun,termasuk dirimu!”
“Jauhi kekasihku,sebelum kau menyesal!”
“Aku akan lebih menyesal,jika tidak mendapatkannya!”
Natalia meninggalkan Vero begitu saja,dengan tangan mengepal vero menatap nyalang kepergian Natalia.
Sial,,dia wanita yang tidak bisa di anggap remeh,kalau dulu sainganku hanya seorang pelayan.namun sekarang, dia adalah wanita berpendidikan,dan anak dari seorang pengusaha yang sama sepertiku.tapi lihatlah, akan aku buat kau menyesal, karena berani menantangku.
Vero membalikkan tubuhnya,dan melangkahkan kakinya menuju lantai tertinggi, menuju ruangan Bara. Dari jauh beberapa staf Han,yang mengenal dan melihat kedatangan Vero,dengan sigap berdiri dan menghalangi jalan vero.
Jangan sampai wanita ini membuat masalah,lebih baik dia yang mengamuk, dari pada mendapat amukan Tuan Bara dan sekertaris Han.
“kau masih mengenalku rupanya,,aku sungguh tersanjung!”
“Siapa yang tidak mengenal anda Nona!”
Wanita gila yang sering memaksa masuk keruangan Tuan Bara,dan mengamuk tidak jelas dikantor ini.dan jangan lupa dengan segala skandalmu,hal itulah yang membuatmu terkenal dan bukan prestasimu.
Vero tersenyum manis dan menatap beberapa staf sekertaris, yang telah berdiri di depan pintu ruangan Bara.meski sedikit kesal dengan ketatnya penjagaan,namun dirinya merasa bangga karena para Staf Bara,masih mengenalinya. meski sudah beberapa tahun,tidak menginjakan kakinya di gedung Sky Group.
“Katakan pada atasanmu,aku ingin bertemu!”
“Silahkan menunggu di ruang tunggu Nona,saya akan menyampaikan kedatangan anda!”
Vero tersenyum dan menganggukkan kepala,dia mengikuti staf sekertaris menuju ruang tunggu.dengan gaya angkuhnya yang tidak berubah,vero duduk manis di sofa yang tersedia.suara ketukan pintu,membuat Bara dan Han,yang sedang membicarakan beberapa hal tentang kontrak kerja sama,menghentikan kegiatannya.terlihat sang staf ketakutan,mendapat tatapan dingin dari Bara,seolah mengatakan “kau selalu mengganggu konsentrasiku”.
“Ada apa?”
“Maaf sekertaris Han,ada nona Vero diruang tunggu!
Han melirik Bara,yang sama sekali tidak terpengaruh ketika mendengar nama Vero.bahkan dirinya seakan menulikan telinganya,membuat Han geleng-geleng kepala.
“Keluarlah, aku akan menemuinya!”
__ADS_1
Bara menatap Han tajam,dan meletakkan berkasnya di atas meja.
“Urus dia,bahkan jika bisa buat wanita gila itu tidak meginjakan kakinya lagi digedung ini!”
“Kau ingin aku menyingkirkannya?”
“Jika itu perlu,lakukanlah!”
Han tersenyum sinis,dan bangun dari duduknya menuju ruang tunggu tempat Vero berada.dengan santainya vero duduk manis,bahkan menikmati kopi panas yang di hidangkan untuknya.semua imajinasi bersama Bara menari-nari dipikirannya,hingga senyum indah terukir dibibir merah terang itu.
Han memasuki ruangan dengan langkah ringan,sampai vero tidak menyadari kedatangannya.Han mengerutkan dahinya,ketika melihat vero yang senyum-senyum sendiri.
Apa yang wanita ini pikirkan,sehingga senyum-senyum sendiri seperti orang gila,atau ada khayalan gila melintas di otaknya.
Han masih diam di tempatnya,dan terus memperhatikan tingkah vero sampai akhirnya vero menyadari kehadiran Han.ketika pandangan mata mereka bertemu,hawa dingin menyeruak memebuat vero merinding.tatapan Han yang tidak pernah berubah,mengingatkan vero akan kejadian beberapa tahun lau.
“Glek”,,Vero menelan ludahnya,meski sudah lewat beberapa tahun,namun aura dingin dan membunuh dari pria yang kini berada dihadapannya,tidak berubah sama sekali,bahkan terkesan semakin dingin.
“ Apa kabar sekertaris Han,sudah lama ya!”
Sial dia bahkan tidak membuka mulutnya,untuk sekedar basa-basi denganku.pria ini sungguh pendendam,apakah dia masih melindungi pelayan sialan itu,tapi menurut orang bayaran ku,pelayan itu sudah pergi.
Vero tersenyum dan membalas tatapan Han,meski tubuhnya sedikit gemetar,namun dia berusaha menyembunyikan ketakutan yang luar biasa menguasainya.
“Katakan?”
Apa yang ingin kau tau sialan,,aku tidak ingin berurusan denganmu.
“Aku ingin bertemu Bara!”
“Tidakkah kau mengenal peraturan di sini,jika ingin bertemu dengan atasan kami,setidaknya anda sudah membuat janji terlebih dulu.apa sebenarnya yang anda pikirkan,apa anda berpikir bisa masuk dan pergi sesuka hati anda!”
“Aku..!”
Han berdiri dari duduknya,dan menatap vero yang masih duduk dengan menautkan kedua tangannya.
“Jika urusanmu datang kekantor ini bukan untuk urusan bisnis melainkan urusan pribadi,maka sebaiknya anda berpikir dua kali,dan jangan datang lagi ke kantor ini!”
Han meninggalkan vero,yang menahan kesal.bagaimana cara vero menemui Bara,jika bukan datang kekantornya.vero belum berani menemui kedua orang tua Bara,jalan satu-satunya adalah menemui Bara dikantor.
Sial,,kapan pria datar itu pergi dari samping Bara. Dia merusak semua rencana ku,bahkan tidak mengizinkan aku bertemu Bara,apa yang sebaiknya aku lakukan! .
Cukup lama Vero berada di dalam ruangan,Dia mencari cara agar bisa bertemu dengan Bara,tanpa harus bertatap muka dengan Han.Bara yang melihat interaksi Vero dan Han tadi, dan setelah ditinggalkan Han, melalui kamera CCTV hanya diam dan menebak-nebak apa yang akan Vero rencanakan.
“Menurutmu apa yang akan dia rencanakan Han?”
“Aku tidak bisa menebaknya, aku yakin dia mengira dirimu masih sendiri. seperti yang orang-orang pikiran,karena itu dia menganggap Natalia sebagai saingan,kita hanya harus memantau gerak-geriknya!”
Bara diam dan mengetuk meja dengan jarinya.
__ADS_1
Aku tidak akan membiarkan wanita gila ini mengetahui keberadaan Lily,bisa saja dia berbuat lebih gila dari tahun lalu.hahh,,aku merindukanmu dan ingin memelukmu Lily.