
Vero terbangun dari tidurnya,wajah yang sebelumnya bengkak kini telah kemabali.meski menyisakan sedikit lebam,vero mengoleskan sedikit make-up sehingga lebam itu tidak terlihat.hari ini dia tampil cantik,sang asisten telah menunggunya di parkiran.tanpa sepatah katapun keduanya menuju gedung pertunjukan.
Suasana hiruk pikuk terlihat dimana-mana,semua sibuk dengan dengan urusan masing-masing.para model di hias secantik mungkin,mereka telah mengenakan pakaian dari rancangan Desainer yang memperkerjakan mereka.tampak Lily juga terlihat sibuk,dengan beberapa modelnya.
Sang Papa dan Mama datang menghampirinya,sebelum acara dimulai.keduanya memberikan support yang luar biasa,tidak lupa Diego yang juga menyempatkan hadir,untuk memberi semangat dan dukungan pada adik angkatnya.tidak ketinggalan sang putra tercinta,yang kini semakin pintar.
Beberapa menit lagi acara akan segera di mulai,para undangan telah duduk di tempat yang telah di sediakan.terlihat keluarga Danuarta yang datang untuk menyaksikan hasil karya calon menantu mereka,Nyonya Santika terlihat duduk bersama Nyonya Stave dan sang cucu.mereka memilih duduk bersama agar dengan mudah melihat Lily nantinya.mereka duduk di kursi terdepan,tampak Diego,Bara dan Han duduk secara berderetan.mereka juga terlihat akrab dan saling mengobrol satu sama lain.
Vero melihat kedatangan Bara,bahkan bersama keluarganya.vero mengerutkan dahi dan sedikit bingung,dengan apa yang dilakukan keluarga besar Danu,di acara seperti ini.
Apa yang mereka lakukan disini,apakah mereka tau kalau aku adalah salah satu model yang ikut berpartisiapasi.jika melihat dari sudut pandang lain,perusahaan mereka memang ada yang bergerak di bidang fashion.apapun alasannya,aku akan tampil secantik dan sesempurna mungkin,hingga membuat Nyonya Danu mengubah pendapatnya tentangku.
Lampu dipadamkan,lampu sorot tertuju pada seorang model, yang melangkah sambil memperlihatkan kemewahan dan keindahan,pakaian yang mereka kenakan.suara tepuk tangan yang begitu meriah menandakan acara di mulai.
Puluhan model terus bergantian menampilkan yang terbaik,kini giliran vero yang melangkah berjalan di atas catwalk.gaun yang dia gunakan cukup pas di tubuhnya,memperlihatkan bentuk tubuhnya yang ideal.beberapa pria terpesona melihat penampilan vero hari itu,namun tidak bagi ketiga pria tampan dengan tatapan dingin dan datar di depannya.
Vero berusaha menampilkan yang terbaik di atas panggung,berusaha mencuri perhatian keluarga Danu.namun bukan keluarga Danu yang terpesona akan dirinya,tapi para pengusaha muda yang tidak dirinya harapkan.kini giliran para model Lily yang bergaya di atas panggung,suara tepuk tangan terdengar riuh.
Gaun-gaun yang diperlihatkan oleh beberapa model,berhasil mencuri perhatian beberapa pecinta fashion,artis dan kalangan konglomerat lainnya.vero yang menatap hasil karya itu berdecak kagum,dengan keindahan dan cirri khas dari sang perancang.
Para model kembali berjalan untuk yang kedua kalinya,mereka tersenyum dan memamerkan kembali gaun yang mereka kenakan.hingga tiba saatnya sang MC memanggil para Desainer,yang berhasil menciptakan gaun-gaun cantik yang berkelas.satu persatu Desainer berjalan di atas Catwalk dengan gaya dan cirri khas mereka,nama Lily pun menjadi nama terakhir yang di sebut oleh sang MC.
“Dan marilah kita sambut Desainer Muda kita yang terakhir,perkenalkan inilah dia Nona Lily Anderson Stave!
Tepuk tangan yang begitu meriah memenuhi ruangan,nama Lily memeng sudah cukup di kenal di Negara Y,namun belum pernah ada yang melihat sosok itu secara langsung.Lily berjalan dengan anggun mengenakan gaun yang dia rancang sendiri,untuk dirinya.
__ADS_1
Semua mata tertuju dan terpesona akan kecantikan, dan ke anggunan yang terpancar dari tubuh Lily.senyum menawannya menghiasi wajah cantiknya,membuatnya semakin manis dan cantik.beberapa pengusaha muda bahkan tidak berkedip,melihat penampilan Lily yang begitu memukau.Bara yang menyadari akan hal disekitarnya mengumpat kesal.membuat kedua kakak angkat Lily tertawa,karena tingkah Bara.
Vero yang melihat Lily berjalan dengan anggun dan begitu cantik itu terkejut,bahkan tidak ingin mempercayai apa yang kini terhidang di depan matanya secara langsung.wanita yang selalu dirinya sebut dengan pelayan rendahan,adalah seorang Desainer muda di Negara Y.bahkan gaun-gaun rancangannya telah di akui oleh beberapa artis dan aktor terkenal.
Kaki vero terasa mati rasa,dirinya hampir saja terjatuh,karena kakinya tidak mampu menompang tubuhnya.Lily berjalan melewatinya,dengan senyum menawan yang tidak pernah lepas dari wajah cantiknya.vero mengalihkan tatapannya,dan enggan menatap Lily.dirinya sekuat tenaga menahan emosi di hatinya,amarahnya semalam belum reda,dan kini bertambah lagi ketika mengetahui kenyataan yang begitu menyakitkan lagi untuknya.
Beberapa pengusaha dan ibu-ibu sosialita,menghampiri Lily memberinya buket bunga dan ucapan selamat.hari ini Lily menjadi bintang utamanya,vero hanya bisa menatap Lily dengan penuh kebencian.belum sempat vero meredakan amarahnya,sebuah pertunjukan membuat emosinya semakin bergejolak.
Pemandangan keluarga Danuarta yang memeluk dan memperlakukan Lily dengan baik,membuat vero semakin tidak terima.vero melihat semuanya,sikap kedua orang tua Bara yang terlihat bahagia,dan menyayangi Lily semakin membuat dirinya di penuhi oleh kebencian.
Dengan penuh amarah,kecewa dan kebencian yang mendalam.vero meninggalkan acara begitu saja,bahkan dirinya tidak menanggapi panggilan sang asisten dan Desainer yang memperkerjakan nya.
“Vero berhenti,kau masih menggunakan gaun rancangan Desainer Eli!”
“Kau mau kemana,biar aku yang mengemudikan mobilnya,kondisimu sedang tidak bagus untuk mengemudikan mobil sendiri!”
“Diam Kau,cepat berikan kunci mobilnya!”
“Vero!!”
Tanpa mendengarkan ucapan sang asisten,vero merampas kunci mobil yang ada di dalam tas,dan pergi meninggalkan asistennya yang tidak bisa melakukan apapun.sang manajer yang sekarang sedang berusaha menjelaskan keadaan vero,hanya bisa menunduk dan meminta maaf.vero masih mengenakan gaun rancangan,itulah yang membuat sang Desainer tidak terima.dan menuntut vero,membuat sang manajer hanya bisa pasrah,dan berjanji akan mengembalikan gaun tersebut dengan utuh.
“Dia pergi membawa mobilnya,tanpa asisten dan manajernya!”
“Ikuti dia,pastikan saja dia tidak merencanakan sesuatu,yang melukai Nona!”
__ADS_1
“Baik Tuan!”
Vero membawa mobilnya dengan amarah,dirinya tidak menyangka akan dikalahkan oleh seorang pelayan,yang kini telah menjelma menjadi seorang Desainer.terlebih lagi perlakuan keluarga Danu padanya,yang nyata-nyata menyukainya.
“Ahhkkkk,,wanita Ja**ng,kenapa kau harus muncul di kehidupanku dan Bara,kau mengacaukan hidupku.seharusnya aku membunuhmu dulu,dan tidak mengampuni mu!”
Vero meremas setir mobilnya,matanya memerah karena amarah yang tertahan di dalam hatinya.
Aku akan menyingkirkan mu,aku bersumpah, aku akan membunuhmu.tidak akan aku biarkan kalian bahagia,jika aku tidak bisa memiliki Bara maka kau juga tidak akan pernah bisa memilikinya.
Vero membawa mobilnya yang tidak memiliki arah dan tujuan itu.vero menghentikan laju mobilnya,dan berhenti di pinggiran pantai.dia tertawa dan menangis sejadi-jadinya,menangisi dirinya dan kehidupannya yang begitu menyedihkan.
Di saat vero terpuruk akan kebodohannya,Lily begitu bahagia karena mendapatkan hadiah terindah untuk keberhasilannya itu.hadiah sebuah keluarga yang selalu mendukung,dan memberinya cinta.setelah acara tersebut,keluarga besarnya membawanya untuk merayakan keberhasilannya,karena kini dirinya telah di akui menjadi salah satu Desainer termahal.
Keluarga Stave dan Danu begitu bangga pada Lily,begitu juga dengan Bara dan kedua kakak angkatnya.siapa yang mengira gadis kecil mereka dulu akan menjelma,menjadi wanita hebat seperti sekarang.kebersamaan mereka tak luput dari perhatian asisten vero,yang kemudian mengerti kenapa vero berubah menakutkan seperti tadi.
Dua keluarga yang telah bersatu,dalam ikatan keluarga tidak akan bisa vero pisahkan.apapun yang coba vero lakukan semuanya hanya akan sia-sia,bahkan hubungan mereka akan semakin erat,jika terbukti vero berusaha memisahkan mereka.
Apa yang ada didalam benak dan pikiranmu vero,mereka sudah seperti sebuah keluarga bahagia.seharusnya kau berhenti sekarang,aku mohon relakan pria itu.tidak ada cinta untukmu di matanya,cintanya sudah milik orang lain.
Dimana kau sekarang,kenapa kau selalu mebuatku repot vero.tidakkah kau kasihan padaku,yang harus menerima amarah manejermu.
Tuan Stave membawa keluarga Danuarta ke sebuah restoran mewah,dua keluarga itu menikmati kebersamaan meraka dengan penuh cinta.dua keluarga yang sebentar lagi akan menjadi satu,terlihat kebahagiaan terpancar dari ke dua keluarga tersebut.
Bahkan Bara yang dulunya tidak menyukai Diego,kini bisa menjadi teman bicara.bahkan mereka bertiga kini tak segan-segan saling berbagi pengalaman dalam dunia bisnis.lengkap sudah kebahagiaan yang dirasakan oleh kedua keluarga,apalagi dengan kehadiran sang cucu kesayangan.
__ADS_1