
Makan malam tiba,Lily dan keluarga Stave menikmati makan malam mereka dalam diam.setelah makan malam,Tuan stave meminta Lily menemuinya di ruang kerjanya.
“Lily!”
“Iya Ma!”
“Apapun yang nanti Papamu katakan,Mami harap kau bisa bersikap dewasa dan mengerti arah dan tujuan Papamu!”
“Mama tidak perlu khawatir,Lily paham Ma!”
Lily menepuk pundak tangan sang Mama,dan tersenyum.apapun yang sang Mama khawatirkan,Lily akan mendengar dan menghadapi keputusan sang Papa. Lily meninggalkan sang mama,dan melangkahkan kakinya menuju ruang kerja sang papa.terlihat sang Papa,sudah duduk dikursinya,dengan tatapan kosong.bahkan dirinya tidak menyadari kedatangan Lily.
“Papa!Pa!”
Tuan Stave menolehkan kepala, dan melihat sang putri sudah berdiri, dan tersenyum ke arahnya. Tuan Stave tersenyum hangat,dia bangun dari duduknya menuju sofa.Lily meletakkan buah yang telah dia kupas dan di potong di atas meja.
“Bagaimana hubunganmu dengan Bara?”
“Kami sudah baikan Pa,kami sudah menyelesaikan salah paham yang terjadi di antara kami!”
“Lalu apa rencana kalian selanjutnya?”
“Kami belum memiliki rencana apapun Pa,Bara masih mendekatkan diri dengan Bian!”
Pembicaraan mereka tentang Bara terhenti,ketika Diego memasuki ruangan.Kini obrolan mereka bertiga,berlanjut ke bisnis. Sang Papa dan Diego sangat menyukai cara kerja Lily,yang menurut mereka sangat baik.sehingga perusahaan yang berada di Negara Y diserahkan kepada Lily.
Meski beberapa kali Lily menolak dan mengatakan belum siap,namun sang Papa berkeras memberi tanggung jawab itu pada Lily.
Apakah ini tujuanmu Pa,memberikanku tanggung jawab di perusahaan,agar aku dan Bara berpisah.atau ada hal lain yang berusaha papa tutupi,tapi apa?.
Lily bingung sendiri jika memikirkan keputusan sang Papa,namun dia berusaha berfikir positif untuk saat ini.Lily memeluk sang putra yang sudah terlelap dalam mimpinya.
“Apa yang sebenarnya,papa rencanakan?”
“Nanti juga Mama akan tau,Papa hanya ingin putri dan cucu kita bahagia.tidak ada yang lain Ma!”
Papa hanya ingin memastikan, apakah Bara benar-benar tulus dan mencintai kalian stelah sekian lama?.meski Papa akui sampai saat ini Bara masih mencari keberadaan kalian,namun wanita itu masih menjadi penghalang untuk hubungan kalian.
__ADS_1
Tuan Stave membawa istrinya keperaduan,tidak ada lagi pembicaraan di antara keduanya.sunyi dan dinginnya malam,mengantar mereka ke dalam mimpi.
Pagi telah menyapa,matahari telah memancarkan sinar dan menghangati bumi.Tuan Stave dan Diego meninggalkan rumah setelah menikmati sarapan paginya.Lily tidak datang ke hotel kali ini,dia menyerahkan urusan Hotel kepada Diego. Lily dan sang Mama berencana berangkat ke villa hari ini.
“Kita berangkat hari ini sayang?”
“ Iya Ma,,ayo kita berangkat dan bersenang-senang!”
Pagi hari itu juga,Lily bersama sang Mama,dan putranya menuju Villa.tanpa memberitahu Bara,Lily membawa sang putra untuk berlibur.sementara itu di gedung Sky Group,Bara tampak berfikir tentang masalah yang akan Tuan Stave bicarakan.
“Kenapa kau terlihat tegang begitu?hadapi secara jantan,kau harus berusaha memenangkan hati keluarga Stave.karena bagaiamanapun dialah yang membuat Lily sperti sekarang ini!”
“Kita tidak bisa bertindak seenaknya lagi seperti dulu,saat Lily bersama kita.kini dia mempunyai keluarga,yang harus dia hormati Bara!”
“Aku mengerti Han,Aku akan berusaha mendapatkan restunya!”
“Aku akan menemani mu,menemui Tuan Stave!”
Bara dan Han melanjutkan pekerjaan mereka,yang sempat tertunda.hingga waktu jam makan siang tiba,Bara dan Han menemui Tuan Stave,seperti janji mereka sebelumnya. Ketika sampai di restoran , Bara sudah melihat Tuan Stave dan Diego telah menunggu mereka. Dengan langkah lebar Bara dan Han,menghampiri meja yang di tempati Tuan Stave.
“Maaf Tuan Stave kami sedikit terlambat!”
Mereka berempat menikmati makan siang di selingi obrolan ringan,sampai pada titik dimana Diego meninggalkan Tuan Stave,dan memberi kode kepada Han untuk meninggalkan Bara.Tuan Stave masih diam dan menikmati kopinya.
“Biarkan Lily mengembangkan kemampuannya di dunia fashion,aku tidak menentang hubungan kalian. Sebagai orang tua ,aku tidak ingin putriku dipandang sebelah mata. Dan..!”
“Aku tidak ingin kau terikat hubungan dengan wanita manapun,jika kau masih menjalin hubungan dengan wanita itu,maka lupakan dan tinggalkan putriku!”
“Apa maksud anda Tuan?,saya tidak memiliki hubungan apapun dengan wanita selain Lily.bahkan anda tau,kalau selama ini saya masih setia mencari keberadaan Lily!”
“Karena itu aku berharap kau tegas pada wanita ini!”
“Siapa yang anda maksud Tuan?”
“Kau akan mengetahuinya nanti,aku harus pergi!”
Tuan Stave bangun dari duduknya,dan meningglkan Bara yang masih dalam kebingungan.sebelum Tuan Stave melangkah lebih jauh,dia menoleh dan menatap Bara.
__ADS_1
“Jika kau begitu mencintai putriku,buat dia bahagia dan tidak terluka.setelah memastikan itu,aku akan menyerahkan putriku padamu!”
Tuan Stave meninggalkan Bara,yang hanya bisa diam dan terpaku mendengar ucapan Tuan Stave,sampai tubuh pria paruh baya itu menghilang dalam kerumunan. Han yang melihat kepergian Tuan Stave,datang menghampiri Bara yang masih duduk di tempatnya.
“Apa yang Tuan Stave katakan,sampai wajahmu terlihat kusut begitu?”
“Han,siapa wanita yang dimaksud Tuan Stave,akan mengganggu hubunganku dan Lily?”
Han yang mendengar ucapan Bara,mengerutkan dahi dan berpikir.yang terlintas dibenaknya hanya Vero,tapi selama ini vero tidak pernah mengganggu Bara lagi.bahkan wanita itu sibuk dengan urusan dan pekerjaannya.
“Sudahlah jangan terlalu memikirnya,yang harus kau pastikan sekarang adalah kebahagiaan Lily dan putramu.buat mereka bahagia dan aman ketika berada disampingmu!”
Han menepuk pelan pundak Bara,mencoba memeberinya semangat.Bara hanya mengangguk dan memnyetujui apa yang Han ucapkan.
Tiga hari berlalusejak pertemuannya dengan Tuan Stave,dan semenjak itu pula Bara tidak bertemu Lily. Membuat Bara merasa ada sesuatu yang terjadi,beberapa kali Bara mencoba menghubungi Lily namun ponselnya tidak pernah aktif.Bara terus mencoba sampai suara wanita yang begitu dia rindukan terdengar di seberang sana.
“Kau kemana sayang,aku berusaha menghubungimu dan mencarimu.kau ingin lari lagi dariku?”
“Bisakah kau memberiku pertanyaan satu per satu!,yang mana harus aku jawab!”
“Kau dimana sayang?”
“Aku di Villa keluarga Stave,kami sedang berlibur.aku tidak ingin mengganggumu,karena itu aku tidak mengabarinya!”
“Kau masih berada dinegara ini kan?”
“Kau pikir aku kemana,aku berada dipinggiran kota.bekerjalah dengan baik,seminggu lagi kami kembali!”
Obrolan mereka terus berlanjut,sampai rasa rindu di antara keduanya terobati.setelah menyelesaikan obrolan yang penuh dengan kerinduan,Bara menatap lekat layar ponselnya.ada gambar dirinya,Lily dan sang putra,senyum bahagia merekah dibibirnya.
Seminggu sudah kepergian Lily dan sang putra untuk liburan,selama itu pula Bara hanya bisa menghubungi dan melepas kerinduan pada keduanya melalui ponsel.Bara melakukan aktifitasnya seperti biasa,tanpa adanya kendala. Kehidupan Bara sudah sedkit normal,dirinya pulang kerumah tepat waktu dan tidak bergadang lagi,seperti kebiasaannya beberapa tahun ini.
Perubahan pada diri Bara,sangat dirasakan oleh sang Ayah dan Ibu, yang turut bahagia dengan perubahan sang putra. Putra mereka telah kembali seperti dulu,pria hangat dan penuh kasih bagi orang-orang terdekatnya.
Hubungannya bersama Lily dan sang putra semakin membaik,bahkan sang putra telah memanggilnya dengan sebutan Daddy Bara.membuat hari-hari yang Bara lalui,semakin berarti karena kehadiran Lily dan sang Putra Bian.
Wanita berpenampilan seksi,dengan kaca mata hitamnya keluar dari bandara.Dia mengedarkan pandangannya,dan menatap sekelilingnya.
__ADS_1
Aku datang kembali Bara,kali ini aku akan mendapatkan dirimu.setelah sekian lama,waktu yang aku habiskan untuk merubah penampilanku.akan aku buat,kau jatuh hati padaku.