Gadis Manis Pemikat Hatiku

Gadis Manis Pemikat Hatiku
139. Bertemu Calon kakak Ipar


__ADS_3

Hari pernikahan semakin dekat,Lily terlihat mulai sibuk dengan persiapan gaun pernikahan calon kakak iparnya,hari ini rencananya sang pengantin akan datang untuk mencoba gaunnya.dan untuk pertama kali Lily akan bertemu,dengan calon kakak iparnya.karena mereka hanya saling mengenal lewat obrolan video call,sedangkan pengukuran dilakukan oleh anak buah Lily yang bekerja di butiknya di negara Y.


Suara langkah kaki yang semakin dekat,membuat Lily menghentikan kegiatannya.terlihat sang kakak dan calon istrinya,berdiri dan tersenyum ke arahnya.Lily menghentikan aktifitasnya,dan menyambut keduanya.Lily memeluk Diego dan calon kakak iparnya secara bergantian,ternyata calon kakak iparnya lebih cantik dari dugaannya.


“Ternyata calon kakak ipar ku sangatlah cantik,aku sampai bingung.karena yang asli lebih cantik,dari di video!”


“kau juga sangat cantik Lily,senang bertemu denganmu!”


Keduanya larut dalam obrolan,sebelum mencoba gaun rancangan Lily.Diego tersenyum bahagia melihat keduanya,sempat terbesit di pikiran Diego kalau keduanya mungkin tidak akan cocok.melihat kepribadian Lily yang begitu periang,berbanding terbalik dengan calon istrinya,yang sedikit pemalu itu.


“Baiklah Karin,ayo kita coba gaun pengantin mu!”


Karin mengangguk dan mengikuti Lily,sementara Diego duduk di sofa sambil menunggu keduanya.setelah menunggu hampir 10menit,Lily dan Karin keluar.Diego yang tadinya fokus ke ponsel,mengangkat kepalanya ketika mendengar suara langkah para wanita tersebut.Diego terpaku melihat sosok Karin yang begitu anggun di hadapannya,gaun yang Lily buatkan,begitu elegan dan begitu pas di tubuh Karin.


Senyum malu-malu dan bahagia terpancar jelas di wajah Karin,dia begitu menyukai gaunnya.Diego bangun dari duduknya,dan mendekati kedua wanita kesayangannya.


“Kau cantik!”


Karin tersenyum dan menunduk malu,membuat Diego gemas dan memeluk tubuh ramping itu.mmebuat Lily malu sendiri,karena untuk pertama kali,dirinya melihat kelakuan Diego yang seperti itu.setelah puas mencoba gaunnya,Diego membawa Karin kembali.masih banyak yang harus mereka lakukan,hari pernikahan tinggal dua hari lagi,Han belum datang sehingga membuat Queen kesal.wajah cemberutnya yang menggemaskan,tentu mengganggu sang kakak.


“Kenapa wajah cantikmu berubah,menjadi cemberut begitu.katakan kepada kakak,siapa yang membuatmu kesal!”


“Paman Han membuatku kesal,dia berjanji akan datang 3 hari sebelum acara pernikahan paman Diego,tapi lihatlah sampai saat ini dia belum datang!”


“Paman Han mungkin masih sibuk,mungkin saja dia sedang berusaha meyelesaikan pekerjaannya sebelum datang kemari,jadi tunggulah!”


“Bagaimana kalau paman tidak datang!”


“Paman tidak akan mengingkari janjinya,kakak yakin itu!”


Queen yang tadinya cemberut tersenyum,setelah mendengar ucapan kakaknya.gadis cilik itu begitu dekat dengan Han,saking dekatnya terkadang Bara merasa kesal,karena kedua anaknya lebih dekat dengan para pamannya. 


****


“Sayang setelah acara pernikahan Diego,bagaimana kalau kita Honeymoon juga,biarkan Queen menghabiskan waktunya bersama Bian,serta kakek dan neneknya!”


“Bukankah hampir setiap malam kita melakukannya,untuk apa honeymoon lagi!”


“Kita cari suasana yang berbeda,lagi pula sudah lama kita tidak menikmati waktu liburan berdua sayang.anak-anak juga sudah besar,mereka pasti mengerti!”

__ADS_1


“Baiklah,kalau begitu kita akan kemana?”


“Aku akan mencari tempatnya,kau hanya perlu mempersiapkan dirimu sayang!”


Lily hanya tertawa mendengar ucapan sang suami,meski sudah memiliki dua orang anak,sang suami masih bisa dikatakan gagah dan perkasa.keduanya menikmati malam yang panjang, dengan penuh cinta.suara ribut serta teriakan queen,membuat tidur Lily terganggu.karena mendengar teriakan Queen,Lily bangun dan berlari menuruni tangga menuju kamar sang putri.


Dengan nafas tersengal-sengal,Lily berdiri di ambang pintu dengan tatapan kesal.Han,Bian dan Queen tersenyum   serta menertawakan sang Mommy,yang terlihat kacau.terlihat Queen begitu senang dan tersenyum di pangkuan Han,sedangkan Bian duduk di sebelahnya.


“Selamat pagi Mommy!”


“Selamat pagi sayang,Kak Han kapan sampai?aku pikir kakak tidak akan datang!”


“kau ingin putrimu ini memusuhiku seumur hidup,bisa berbahaya jika aku tidak datang!”


Queen tampak senang mendengar ucapan pamannya,sementara sang Mommy melihat mereka dengan malas.terutama kepada sang putri,yang tampak merasa tidak bersalah sama sekali.


“Kau membuat Mommy takut Queen,Mommy pikir terjadi sesuatu padamu!”


“Sesuatu yang sangat membuatku bahagia,pamanku datang dan berada di sampingku ketika Queen,membuka mata hari ini Mommy!”


“Jika Daddy mu melihat ini,dia pasti akan sangat kesal.kalian lebih dekat dengan para paman,disanding Daddy kalian!”


Han tertawa puas mendengar jawaban dari anak-anak Lily,yang begitu tepat menurutnya.Lily memutar bola matanya dengan malas,menghampiri ketiganya.dengan gemas Lily mencubit kedua pipi Queen.


“Bersihkan dirimu,setelah itu kita sarapan.kalian harus mencari gaun untuk acara besok pagi!”


“Aku sudah memiliki gaun yang cantik Mommy,paman sudah membelikannya untukku,benar kan paman?”


“Tentu saja,apa yang tidak untuk keponakan paman yang cantik ini!”


“Bagaimana denganmu Bian?”


“Bian juga sudah punya Mommy,paman Diego dan Paman Han,membelikannya untuk kami!”


“Wah,,paman kalian memang yang terbaik,Mommy sungguh terkesan!”


“Paman siapa dulu!”


Han tertawa terbahak-bahak mendengar pembelaan dari kedua keponakannya,Lily menyerah dan meninggalkan ketiganya,dan kembali kamar untuk membersihkan diri.melihat sang istri kembali dengan wajah kesal,Bara yang baru saja selesai membersihkan diri,mengerutkan dahi dan menghampiri sang istri.

__ADS_1


“Ada apa,apa semuanya baik-baik saja?”


“Kak Han datang,membuat Queen heboh,kau tau kan jika putrimu itu sangat menanti kedatangan Kak Han!”


“Aku juga sebagai Ayahnya heran dengan mereka berdua,kau pikirkan saja bagaimana aku memanjakan mereka.tapi mereka lebih dekat dengan Diego dan Han,dibanding diriku!”


Lily menatap Bara,sambil menyentuh dagunya.membuat Bara mengerutkan kening.


“Sayang,sepertinya kharisma mu, telah dikalahkan kedua kakakku,buktinya kedua anak kita lebih dekat dengan kedua pamannya!”


“Apa kau bilang,kharisma ku, tidak ada duanya sayang,bahkan bocah tengik itu belum laku-laku sampai sekarang!”


Lily tertawa lucu melihat kekesalan di wajah suaminya,entah kenapa dirinya sekarang menjadi sangat suka menjahili sang suami.Lily mendekat dan memeluk suaminya dengan manja,rambut yang masih basah,serta otot dadanya begitu menggoda.


“Aku mandi dulu,setelah itu kita turun bersama!”


“kau ingin aku mandikan sayang?”


“Kau sudah mandi sayang,jika kita mandi bersama-sama sekarang,aku yakin yang terjadi di dalam sana,bukan hanya mandi!”


Bara tertawa mendengar ucapan sang istri yang begitu mengenal kebiasaannya,dengan langkah ringan Lily memasuki kamar mandi dan membersihkan diri.suasana ruang makan cukup ramai,semua anggota keluarga hadir.terlihat Queen yang tidak mau  jauh dari sang paman,sudah tampil cantik.setelah sarapan selesai,Bara dan Lily berpamitan untuk mencari gaun dan jas untuk mereka  berdua.kareana terlalu fokus kepada gaun pernikahan sang kakak ipar,Lily sampai melupakan gaun untuk dirinya dan sang suami.


Sementara Queen dan Bian, lebih memilih pergi bersama Han,ketiganya memiliki rencana sendiri,hingga memudahkan Lily dan Bara pergi berdua.


“Kita seperti kencan saja,anak-anak kita sangat pengertian!”


“Itu karena,anak-anak kita sudah memiliki rencana dan keinginan, untuk pergi bersama Kak Han!


“Bagaimana kalau kita memiliki anak lagi,kedua anak kita lebih memilih para pamannya,dibanding kita sayang!”


“Benar juga,bagaimana kalau kita program anak ketiga?”


“Kau setuju?”


“Jika Tuhan masih mempercayakan rahimku untuk mengandung,kenapa tidak.aku akan sangat bersyukur,semakin rame semakin baik bukan!”


Lily tersenyum lembut,membuat Bara semakin bersemangat.keduanya menuju sebuah butik terkenal di negaranya,Lily tak membawa Bara ke butik miliknya.melainkan ke butik sahabatnya,jalanan yang ramai membuat mereka harus sedikit bersabar.untuk mengusir rasa bosan,Lily menceritakan hidupnya semasa tinggal di negara y.


 

__ADS_1


__ADS_2