Gadis Manis Pemikat Hatiku

Gadis Manis Pemikat Hatiku
9.Semakin Dekat


__ADS_3

Lila kini berada Ditaman belakang, ia melakukan kegiatannya,menyiram tanaman dan bunga-bunga yang sedikit layu. karena cuaca yang cukup terik hari ini,sambil bersenandung, ia tak menyadari kedatangan sang majikan.


”Suaramu sangat bagus Lila!,mendengar seseorang memanggil namanya, Lila membalikan tubuhnya,dan tersenyum melihat orang tersebut adalah Nyonya Santika.


“Bagaimana pekerjaanmu hari ini,apa kau pergi  ke toko?,,Tanya Nyonya santika,memastikan kabar yang sudah ia dapat dari orang  suruhannya. dengan wajah lesu, Lila menceritakan nasibnya hari ini. sebenarnya Nyonya Santika,mersaa kasihan tapi untuk memuluskan aksinya,ia harus mengecewakan hati gadis itu. tetapi masih dengan wajah gembiranya, Lila mengatakan bahwa dirinya baik-baik saja,karena sekarang ia masih memiliki pekerjaan. mendengar hal itu hati Nyonya santika jadi terharu, ia semakin yakin bahwa gadis didepannya ini sangat cocok untuk salah satu putranya.Nyonya santika meraih Lila, dan memeluknya dengan penuh kasih sayang,Lila yang merasakan pelukan seorang ibu,meneteskan air matanya. didalam hati, ia sangat bersyukur memiliki majikan yang sangat baik, yang tidak memandangnya dari latar belakangnya.


“ayo kita memasak, ibu ingin sekali merasakan masakanmu!,,Nyonya Santika menarik tangan Lila, dan membawanya ke dalam rumah. sesampainya di dapur, ia meminta kepada koki untuk pergi, karena ia ingin memasak makanan spesial untuk makan malam nanti.


”Ibu yakin  ingin saya memasak?,,mendengar hal itu Nyonya santika mengangkat sebelah alisnya.dan menatap Lila.


“Jangan bilang, kalau kamu tidak bisa memasak?


Lila tersenyum mendengar ucapan sang majikan, yang meragukan keterampilan masaknya.


"Ibu meremehkan kemampuanku ya!,, ucap Lila.


“Kalau begitu tunjukan kemampuanmu!

__ADS_1


“Ibu akan menyesal!,,,mendengar perkataan Lila, dengan nada yakinnya membuat Nyonya Santika tertawa lepas. hal itu tak lepas dari perhatian sang suami,yang tersenyum akan interaksi keduanya. Lila membuka lemari Pendinginan, dan melihat apa yang bisa ia masak,ia kemudian memilih bahannya. kini beberapa macam makanan rumahan, telah tertata rapi dimeja,ada semur daging,sayur Sop ,dan capcai. sungguh makanan rumahan yang menggugah selera.


Kini mereka bertiga ada dimeja makan,Bara yang melihat hidangan hari ini berbeda dari biasanya hanya mengerutkan dahi heran,Tuan Danu dan Nyonya Santika hanya tersenyum.Mereka Duduk dan menyantap hidangan yang tersedia malam itu.terlihat Bara begitu lahap,dengan makanannya  sampai  menambah jumlah porsi makannya.dari biasanya,melihat itu sang Ayah dan Ibu saling pandang .


“Bara apakah Kau Kelaparan?,,Tanya sang Ayah,Bara hanya diam dan melanjutkan makannya,kedua Orang Tuanya heran dengan porsi makan putranya malam ini. Nyonya Santika menatap, makanan dimeja sudah habis tak tersisa. Bara menyandarkan Punggungnya dikursi, ia sangat puas dengan makan malam kali ini.


“Makananya sangat enak Ma,besok minta koki membuatnya lagi!,,Bara bangun dari duduknya dan pergi ke kamarnya. Sang Ibu hanya tersenyum, langkah awal telah berhasil pikirnya. dikamar setelah Bara mandi, dan membersihkan diri kini ia berbaring diranjangnya yang luas.


"Aakkhhh,,perutku kenyang sekali",baru pertama kali, Bara merasakan masakan rumahan,dan rasanya sungguh lezat. ia pun memjamkan mata dan tertidur.Paginya Lila dan Rika, mendapat tugas untuk membeli beberapa bahan makanan. Nyonya Santika, yang mengetahuinya ikut serta,mereka pergi ke Mall untuk membeli bahan makanan segar. sesampainya di Mall, mereka langsung menuju tempat persediaan bahan makanan.Lila yang melihat harga-harga sayuran dan bahan lainnya ternganga dan kaget, akan harganya yang menurutnya kemahalan .


“Orang kaya sukanya belanja di Mall Lila, selain tempatnya tidak panas dan becek,lebih praktis juga!,,sahut Rika yang yang melihat raut ketidakpuasan diwajah Lila.


“Tapi sayang uangnya, kita bisa menghemat dan mendapat sisanya Rika!,,Rika yang mendengar jawaban Lila, hanya menggeleng-gelengkan kepalanya.


"Sudahlah Lila, kita ikut Nyonya saja!,,mendengar ocehan kedua pelayannya Nyonya Santika hanya tersenyum.Berbagai macam sayur telah mereka beli ,saat mereka melewati toko pakaian,Nyonya Santika berhenti dan masuk kedalam toko tersebut. kedua pelayan itu hanya bisa mengikuti kemana majikannya pergi,di dalam toko Nyonya Santika disambut oleh dua orang  pramuniaga. terlihat sang Nyonya bicara. "Kalian berdua, pilihlah sepasang pakaian yang kalian suka!,,mendengar perintah sang Nyonya,Lila dan Rika hanya saling lempar pandangan.


“Pilihlah untuk kalian,dan untuk yang lain akan dipilihkan oleh pelayan toko!

__ADS_1


“Nyonya kami tidak perlu membeli pakaian!,,jawab Rika yang diikuti anggukan kepala oleh Lila.


“Yang lain juga saya belikan,bukan hanya kalian berdua!,,Mendengar ucapan sang Nyonya, keduanya tersenyum dan segera memilih pakaian yang mereka sukai. Nyonya Santika merasa senang,ternyata para pelayan yang bekerja dirumahnya adalah anak-anak baik.sesampainya dirumah, dibantu pak sopir Rika dan Lila menurunkan belanjaan mereka yang bisa dibilang banyak itu.


“Rima,tolong kamu bagi ini kepada anak-anak di rumah belakang!,,Madam Rima,menerima beberapa paper bag yang berisi pakaian,Madam Rima mengangguk dan pergi meningglkan Nyonya Santika.


“Kalian berdua istirahatlah,dan lanjutkan pekerjaan kalian nanti!


“Iya Nyonya”,,sahut keduanya.


“Lila, nanti sore kamu bisa masak untuk makan malam lagi kan? Lila terdiam sesaat, ketika mendengar permintaan sang majikan.


“Tentu saja tapi….! Lila ragu untuk mengungkapkannya,Nyonya Santika tidak mengerti dan menunggu jawaban dari Lila. "katan Lila!


“Saya tidak enak dengan para koki bu!,,mendengar hal itu Nyonya santika mengerti, ia lupa akan keberadaan koki keluarga dirumahnya.


"Baiklah nanti ibu akan bicara pada Madam Rima,sekarang pergilah!,,Lila menunduk dan pergi meninggalkan Nyonya Santika.

__ADS_1


__ADS_2