Gadis Manis Pemikat Hatiku

Gadis Manis Pemikat Hatiku
78.Malam Yang Panjang


__ADS_3

Siang telah berganti malam,Bara melajukan mobilnya menuju Felice Hotel.Bara melangkahkan kakinya,menuju kamar Lily. Kamar yang sepi tanpa penghuni membuat Bara mengerutkan dahi,Bara mencari keberadaan Lily di setiap ruangan,hingga dia mendengar suara gemericik air dari dalam kamar mandi.


Jadi dia sedang mandi,bagaimana kalau aku bersembunyi dan memberinya kejutan.


Bara mencari tempat untuk bersembunyi,dia berdiri di balik tirai,jantungnya berdegup kencang .seperti seorang pencuri yang tertangkap basah,suara pintu yang terbuka mengalihkan pandangan dan konsentrasi Bara.


Glek,, Bara menelan ludahnya melihat pemandangan indah didepan matanya, setengah tubuh Lily yang hanya dibalut handuk,memperlihatkan kulit putih bersihnya,dan wajah cantik alaminya.Bara terdiam dan menatap lekat Lily,sesuatu yang tidak bisa Bara tahan,bergejolak didalam dirinya.


Bara mengeram dan meremas tirai yang menutupi dirinya,tanpa dia sengaja,tangannya menyenggol Vas bunga yang berada tepat disampingnya.


“Pranng”,,Lily terkejut dan membalikkan tubuhnya,dia melihat Bara telah berdiri dengan senyum yang dia paksakan.Lily mengambil Bantal dan memukuli Bara secara membabi buta.


“Dasar tukang intip,pria mesum,beraninya mengintip ku!”


Bukk,,Bukk,,Bukk,,Bara berusaha menghindar dan melindungi kepalanya,dari serangan Lily yang tidak memberinya kesempatan untuk sekedar menahan serangannya.


“Ampun sayang,aku tidak sengaja,aku hanya ingin memberimu kejutan!”


“Kejutan apa Hah,,kenapa sekarang kau menjadi pria mesum!”


Bara menangkap bantal,merebutnya dan melemparkannya.dengan gerak cepat,Bara menangkap tangan Lily dan memeluknya.membuat Lily melototkan matanya,dan berusaha melepas pelukan Bara.


“Jangan banyak gerak sayang,nanti handuk mu bisa terlepas!”


Lily yang baru sadar hanya menggunakan handuk,langsung diam dan menatap Bara kesal.Bara tersenyum dan mengecup pelan bibir Lily,yang sungguh menggoda di matanya.


“Aku hanya mesum padamu sayang,dan aku sangat merindukanmu!”


“Kau membuatku takut,aku pikir ada pria lain yang dengan beraninya masuk ke kamarku!”


“Aku akan membunuhnya jika dia berani menyentuhmu!”

__ADS_1


Lily tersenyum dan membalas pelukan Bara,sejenak mereka larut dalam keheningan.mereka menikmati pelukan hangat, suasana kamar yang sedikit remang,menambah keromantisan di antara mereka.Bara melepas pelukannya dan menatap intens mata indah Lily,perlahan tapi pasti Bara menyapu bibir merah nan menggoda milik Lily,Bara mendekatkan dirinya dan mencium lembut bibir itu. Keduanya larut dalam ciuman yang memabukkan,puas merasakan manis dari bibir merah milik Lily. Bara menyusuri leher putih,menggigit kecil dan memberi tanda cinta di bagian tubuh yang menjadi kesukaannya.


Lily menikmati setiap sentuhan Bara,tatapan mata mereka yang penuh dengan kobaran cinta,membuat keduanya larut dalam lautan asmara.Bara mencium Lily lagi dan lagi.setelah ciuman panjang yang terjadi di antara keduanya,Bara menempelkan keningnya pada kening Lily.berusaha mengontrol nafsu yang mulai menguasainya.


“Menikahlah denganku,aku ingin mengikatmu dalam sebuah ikatan yang tidak akan pernah membuat kita terpisah lagi.Aku ingin memilikimu Lily,membuatmu selalu berada disisi ku,setiap kali aku membuka mataku!”


“Aku ingin menua bersamamu,membesarkan anak-anak kita,dan hidup dalam ikatan keluarga!”


“Menangkan hati Papa,dia bukannya tidak merestui hubungan kita,dia hanya tidak ingin aku dan cucunya terluka dan menderita!”


“Aku akan berjuang memenangkan hati Papamu,tetaplah disisi ku!”


Bara memeluk Lily kembali,menumpahkan segala rasa yang dia rasakan.


“Tapi biarkan aku memakai pakaianku dulu,aku sudah kedinginan!”


Bara membeku mendengar ucapan Lily,dia sampai melupakan apa yang Lily kenakan sekarang.dengan senyum canggung dan telinga yang memerah,Bara melepaskan pelukannya dan mengalihkan pandangannya.membuat Lily tersenyum karena gemas dengan tingkah Bara,yang ternyata bisa malu juga,Lily mengecup pipi Bara dan meninggalkannya begitu saja menuju ruang ganti.


Jangan menggodaku Lily,aku pria dewasa dan bisa lepas kontrol.tidakkah kau tau aku begitu menahan hasrat ku padamu,meski kita sudah pernah melakukannya dalam keadaan sadar,tapi aku ingin menikahi mu terlebih dulu.ku mohon jangan mengujiku Lily.


Bara menghela nafasnya,menuju ranjang dan membaringkan tubuhnya yang terasa lelah.harum tubuh Lily yang menempel di ranjang,membuat Bara nyaman sehingga di menit berikutnya dia sudah terlelap.Lily yang baru saja selesai mengenakan pakaiannya,mengerutkan dahi,melihat Bara yang berbaring membelakanginya.


Lily mendekat dan melihat Bara yang sudah terlelap,Lily melepaskan sepatu yang masih menempel di kakinya,serta jas yang tergeletak di sampingnya.Lily menyelimuti dan mengecup kepala Bara beberapa kali,tidak ada reaksi apapun dari Bara,hanya suara dengkuran halus yang Lily dengar.


Apa kau sangat kelelahan,hingga terlelap begitu saja.Lihatlah wajahnya yang tenang tanpa beban itu,aku ingin sekali mencubitnya,tapi dia akan terbangun.


Lily menahan gelak tawanya, Lelah dengan pikirannya, Lily ikut merebahkan dirinya disebelah Bara.malam yang semakin larut membawa keduanya dalam mimpi.sementara Bara dan Lily sudah di alam mimpi masing-masing,Nyonya Santika mencari keberadaan Han,yang sedang menikmati Cokelat panasnya.


“Han,kemana perginya Bara?”


“Dia menemui Lily Ma,katanya rindu!”

__ADS_1


“Anak nakal bukannya mengabari orang tua,awas kalau dia pulang nanti.tapi Han,bagaimana kabar hubungan mereka!”


“Emmm,,Han tidak tau Ma,tanyakan langsung pada Bara!”


“Duhh,,kau ini bagaimana sih,bukannya kau menempel terus pada Bara seperti lem,masa kau tidak tau kabar mengenai hubungan mereka!”


“Bara akan mengusirku jika dia menemui atau sedang bersama Lily,Bara sedang jatuh cinta untuk ketiga kalinya,jadi mengertilah Ma!”


“Tadi aku ingin menemui Lily dan memintanya memasak untukku,Mama tau apa yang Bara lakukan.Dia meninggalkanku di kantor,dan pergi sendiri!”


“Hahahaa,,,maafkan Bara Han,semoga saja akan ada Lily junior,dengan begitu Tuan Stave akan menikahkan mereka secepatnya!”


Nyonya Santika terlihat bersemangat dengan ide yang terlintas di kepalanya,namun Han yang mendengar ucapannya,hanya menggelengkan kepala tidak mengerti jalan pikiran sang Mama angkat.


Andai itu jalan yang paling terbaik untuk mereka,tentu Bara sudah melakukannya siang dan malam,tapi berbeda dengan pemikiran Tuan Stave.bisa saja Tuan Stave membawa dan menyembunyikan Lily dan Bian,hingga kalian tidak akan menemukannya lagi.


Setelah berpetualang dengan imajinasinya,Nyonya Santika meninggalkan Han dan kembali ke kamarnya.Dia mengambil ponsel dan mengetikkan sesuatu,setelah itu dia menyimpan kembali ponselnya,dan naik ke ranjang dan ikut berbaring bersama sang suami.


Tepat dini hari Bara bangun dari tidurnya,kerongkongannya terasa kering.Bara memperhatikan kamarnya,dan dia mengingat bahwa dirinya menemui Lily sebelum tertidur.pandangan Bara beralih pada sosok wanita yang tertidur lelap disampingnya,pakaian tidur yang Lily kenakan tersingkap,hingga menampakan pemandangan yang begitu indah di mata Bara.


Bara bangun dari tidurnya, dan melangkahkan kakinya menuju kulkas mini yang ada dikamar Lily.Bara menghabiskan 1 botol air mineral,kemudian dia menatap kembali Lily yang masih terlelap.dengan langkah ringan,Bara menuju kamar mandi.melepas satu persatu pakaian yang menempel di tubuhnya,Bara mengguyur tubuhnya dengan air dingin.mencoba menekan hasrat yang mulai menguasainya,30 menit waktu yang Bara habiskan untuk menenangkan hati dan perasaannya.Bara keluar mengenakan jubah mandi,dia mengambil ponsel dan melihat pesan dari sang ibu beberapa jam lalu.Bara mengerutkan dahi,dan membuka pesan dari sang ibu.


Bara,Mami mendukung apapun yang kalian lakukan.buat Lily tidak bisa jauh darimu,buat dia selalu menginnginkanmu.dan cepatlah buat Lily junior,dengan begitu Tuan Stave akan menikahkan kalian. 


Bara sungguh tidak menyangka sang ibu akan memiliki pemikiran seperti itu,membuat Bara tersenyum bahagia,karena dukungan dan restu sang ibu.


Apa Mami tau kalau putramu ini sungguh tersiksa,bila berada di samping Lily,tapi ide gila mu cukup bagus Mi,,Bara akan melakukan apa yang Mami minta,kita buat Lily tetap bersama kita.


Bara menyimpan ponselnya kembali,dia berjalan mendekati ranjang dan duduk tepat disebelah Lily.Bara mendekati dan melancarkan aksinya,Bara mencium bagian tubuh Lily yang menjadi bagian kesukaannya.meninggalkan tanda cinta yang bertebaran dimana-mana,tubuh Lily menggeliat merasakan gelenyar aneh dan rasa nikmat,namun Lily belum membuka matanya.


Kau sungguh menggemaskan,biarkan aku yang bekerja malam ini,kau hanya perlu menikmatinya.kita buat Lily junior sayang.

__ADS_1


Bara melancarkan aksinya,tangannya mulai kemana-mana,sentuhan Bara mengganggu tidur Lily.Lily membuka matanya membuat Bara menghentikan aktifitasnya,Bara mengecup bibir Lily dalam, dan malam yang panjang pun di mulai.



__ADS_2