
Di kamar yang diterangi oleh lampu temaram, Lily menyandarkan tubuhnya di sofa,pandangannya kosong.potongan masa lalu terbayang-bayang di pikirannya,Lily tidak bisa membohongi dirinya,kalau sebenarnya dirinya masih mencintai dan merindukan Bara.air mata mengalir tanpa permisi,membuat Lily semakin dilema.
Sementara itu di kediaman Danuarta,Bara tersenyum bahagia sambil menatap foto Lila yang kini berada di tangannya.ia meyakini dirinya,setelah penantian dan pencarian yang panjang,akhirnya dirinya menemukan kekasih hatinya.
Kau semakin cantik dan anggun Lila,tunggu aku kembali,aku akan membawamu ke dalam pelukanku kembali.Tidak akan aku biarkan kau pergi lagi.
Matahari telah menampakan sinarnya,Bara dan Han berangkat pagi itu ke Negara S untuk menyelesaikan urusan bisnis mereka.
“Kau sudah melancarkan aksi mu,di Felice Hotel Han?”
“Aku belum sempat mengurusnya,setelah kita kembali aku akan menyelesaikannya!”
“Kita harus bertindak cepat,sehingga kerugian Tuan Stave tidak membengkak!”
Perjalanan mereka isi, dengan berdiskusi dan membicakan beberapa hal,sesampainya di bandara, Bara dan Han langsung menuju Jet pribadi mereka.mereka tidak membuang-buang waktu,dan langsung melakukan penerbangan.
Lily membuat perubahan di hotelnya,untuk seminggu ke depan Felice Hotel akan di tutup untuk sementara.sebelum para tamu hotel meninggalkan kamar dan Felice Hotel,Lily menyediakan souvenir sebagai ucapan terimakasih,yang disambut suka cita oleh para tamu.dan di kesempatan itu pula,Lily mengundang dan berharap mereka bisa berkunjung kembali, setelah Felice Hotel dibuka kembali.tentu dengan berbagai layanan, dan fasisilats terbaru yang akan disediakan oleh Felice Hotel.
Setelah memastikan tidak ada tamu yang masih tersisa,Lily meminta semua staf dan karyawan bekerja sesuai intruksi,dan sesuai dengan tugas yang telah di bagi per devisi.dan selama seminggu ke depan,Felice Hotel akan dirubah dari segi penataan dan pelayanan. Dengan penuh semangat para staf dan karyawan melakukan pekerjaan mereka,tanpa ada keluhan dan bahkan mereka kini menjadi lebih akrab dari biasanya.
Tiga hari sudah Felice Hotel di tutup,sedikit demi sedikit perubahan telah terlihat di dalam hotel.semua fasilatas hotel yang sudah tidak layak pakai,diganti dengan yang baru.Lily menikmati pekerjaan barunya,ia berusaha semaksimal mungkin agar apa yang sudah direncanakan berjalan sesuai harapan dan tepat waktu.
Bara melakukan berbagai pertemuan dengan beberapa teman dan koleganya,kepergian Bara kali ini menyangkut kerjasama, yang bisa dikatakan akan semakin membuat Sky Group semkain kuat.beberapa masalah yang menjadi penghalang berusaha ia selesaikan,dan di hari ke Lima dirinya berada di Negara S,dia menghubungi orang suruhannya dan memintanya mengirimkan laporan tentang sang kekasih. Setelah laporan ia terima,dengan cepat Bara membacanya. Kening Bara mengkerut, ketika membaca laporan demi laporan yang di kirim oleh orang suruhannya.
“Han! Han!
“Ada apa!”
“Baca ini!"
Bara menyerahkan tabletnya,dan di terima oleh Han. Sejenak Han membaca dan memahami apa yang tertera di dalam laporan itu,Han juga merasakan ada yang aneh dalam laporan itu.
“Apa menurutmu Felice Hotel benar-benar di tutup?,lalu kemana perginya Lily!”
“Aku akan meminta orangku menyeledikinya!”
Han meninggalkan Bara yang dalam kebingungan,ia sungguh berharap urusannya cepat terselesaikan,sehingga dirinya bisa secepatnya kembali dan menemui Lily.ketika dirinya sedang sibuk dengan pikirannya,Han memasuki kamarnya dan melihat Bara yang sedang melamun.
__ADS_1
“Apa lagi yang kau pikirkan?”
“Entahlah,aku takut Lily pergi lagi Han!”
“Jangan pesimis seperti itu, bukankah di laporannya, wanita yang kau yakini Lila itu masih ada di sekitar tempat itu!”
“Hahh!”
Bara menghela nafas lelahnya,sungguh dirinya kini ingin memastikan apa yang orang suruhannya laporkan. Agar hatinya tenang,dan tidak terlihat kacau seperti sekarang ini.suara dering ponsel Han,mengalihkan perhatian keduanya.Han segera menerima panggilan yang masuk ke ponselnya,dengan wajah yang sedikit serius, Han mendengarkan setiap kata yang dikatakan oleh pria, yang kini sedang bicara melalui ponsel tersebut. Han memasukkan ponselnya dan menatap Bara,membuat hati dan perasaan Bara semakin tidak menentu.
“Katakan Han!”
“Felice Hotel ditutup,dan Tuan Burhan yang menjabat sebagi GM telah ditahan oleh pihak kepolisian,beserta beberapa orang yang terlibat di dalam penggelapan dana Felice Hotel!”
“Apa!”
“Tapi menurut orangku,masih ada aktifitas di dalam hotel,apa menurutmu hotel itu hanya ditutup sementara?”
Bara semakin tidak percaya dengan apa yang ia dengar,pikirannya kini hanya tertuju pada Lily,sehingga apa yang Han katakan tidak ia dengar sama sekali.
“Han aku akan kembali,aku serahkan urusan disini padamu!”
“Jika aku bisa menyelesaikan semuanya,tentu aku tidak memintamu ikut.besok pertemuan kita dengan Tuan Stave dan Tuan Hendrik,kau tau sendiri bukan watak mereka!”
“Kita bisa bertanya pada Tuan Stave, apa yang sebenarnya terjadi di hotelnya!”
Bara merogoh ponselnya, dan menghubungi seseorang.
“Awasi dan pantau terus apa yang ia lakukan,jangan sampai kehilangan jejak lagi!”
Bara menyandarkan punggungnya di sofa,dan memijat keningnya.merasa harinya begitu berat,dan cukup lama baginya.Han hanya menggelengkan kepala pelan,melihat kelakuan Bara.Han pun mengirim sebuah pesan untuk orang kepercayaannya,memintanya mengamati wanita yang di anggap Bara sebagai Lila itu.
Jika memang wanita itu adalah Lila,aku akan membantumu membuatnya tetap disini Bara.aku akan membawa adikku pulang,percayalah jika kalian berjodoh kalian akan bersatu.kalian hanya perlu berusaha untuk bersama,dan mengubah takdir kalian.
Han melangkah menuju ranjangnya, dan membaringkan tubuhnya yang butuh istirahat,mereka menyewa kamar yang memiliki dua ranjang.itulah kebiasaan mereka,jika melakukan perjalanan bisnis bersama.bukan karena ingin irit,tapi bagi mereka, waktu menjadi lebih efisien, jika ada sesuatu yang harus di diskusikan mereka bisa langsung membicarakannya di saat itu juga.
Satu minggu telah berlalu,semua persiapan telah dilakukan dengan sebaik-baiknya.berbagai brosur penawaran telah tersebar lewat jejaring media sosial,tv serta iklan,Untuk menarik peminat.kini suasana restaurant juga telah dirubah sedemikan rupa,hingga yang berkunjung bisa menikmati waktu makan mereka dengan suasana yang baru.
__ADS_1
Felice Hotel kini telah dibuka kembali,beberapa wisatawan dari dalam dan dari luar negeri,yang telah melakukan pemesanan kamar dari beberapa hari lalu, telah berdatangan untuk menikmati liburan mereka.para tamu disambut dengan ramah,dan di berikan pelayanan yang semaksimal mungkin,serta memberi kesan, yang akan mereka ingat selama berada di Felice Hotel.
Berbagai menu baru telah tersedia,Chef baru yang Lily pekerjakan merupakan sahabatnya di Negara Y.untuk sementara Lily memintanya datang ,dan membantunya untuk membangkitkan kembali Hotel sang Papa. Pembukaan Felice Hotel bukan hanya di kunjungi oleh para tamu, yang ingin menginap.namun ada juga beberapa tamu yang hanya ingin menikmati makanan,dan mencoba kafe mini yang berada di luar restoran. Sehingga pengunjung bisa langsung menikmati angin malam,serta deburan ombak yang memanjakan mata.
Tanpa di rasa oleh Lily,ia sudah mengelola Hotel selama Dua minggu.karena kesibukan dan aktifitasnya yang padat membuatnya melupakan beberapa hal.
“Haahh!”
“Apa anda lelah Nona?”
“Aku ingin pulang Josh,aku rindu rumah!”
“Sebaiknya anda pulang dan kembali lagi nanti!”
Lily tersenyum dan menganggukkan kepalanya,dan hari itu juga Lily meninggalkan hotel tanpa sepengetahuan Manda yang kini telah di angkat sebagai Superfaier baru di Felice Hotel.
“Kemana Nona Lily?aku tidak melihatnya!”
“Dia butuh privasi,kenapa kau selalu menanyakan keberadaannya!”
“Ini tidak ada hubungan dengan mu,Tuan Josh!”
“Tentu saja ada,karena aku asistennya!”
“Kau!!
Manda meninggalkan Josh dengan wajah kesal,meski Manda akui Josh pria yang tampan.namun entah kenapa, dirinya selalu merasa kesal, jika berhadapan dan bicara dengan Josh. lain halnya dengan Josh,dia menyukai wajah galak Manda , yang terlihat menggemaskan di mataya.setiap kali Manda kesal,Josh akan semakin membuatnya kesal.
Dan di waktu yang bersamaan, Bara juga kembali ke negaranya,semua pekerjaan ia selesaikan secepat mungkin.meski ada beberapa pertemuan yang batal karena satu lain hal,contohnya pertemuannya dengan Tuan Stave. Tuan Stave membatalkan pertemuan mereka,dengan alasan, terjadi masalah di perusahaanya yang berada di Negara Y,sehingga Tuan Stave harus kembali kenegaranya.
Setelah sampai di negaranya,Bara yang sudah tidak sabar ingin bertemu dengan Lily,langsung menuju daerah sekitaran Felice hotel.menurut orang suruhannya,Lily masih ada di sekitar Felice Hotel.karena itu ia tidak membuang waktunya,ia mengemudikan mobilnya menuju Felice hotel.
Setelah menempuh perjalanan selama 45menit,mobil yang ia kendarai memasuki Felice Hotel. Sesaat Bara sedikit tercengang, dengan perubahan dramatis yang terjadi di hotel tersebut.ada sedikit rasa kagum dihatinya dengan orang, yang bisa mengubah Felice hotel seperti sekarang ini.
Orang yang bisa melakukan perubahan ini hanya dalam hitungan hari,tentu orang yang memiliki potensi hebat di dalam dirinya,dan mempunyai jiwa ke pemimpinan yang tidak bisa diragukan lagi.
Hanya Dua minggu Bara meninggalkan negaranya,dan tidak melihat felice hotel dalam jangka waktu tersebut.namun kini Hotel yang dulunya sepi kini terlihat ramai pengunjung,dan terlihat beberapa tamu luar negeri yang sedang menikmati makananya.membuat rasa penarasan Bara menyeruak,Bara melangkahkan kaki dan memilih salah satu meja yang masih kosong.bebarapa menu ditawarkan oleh seorang pelayan,yang menyapanya dengan sangat ramah.tidak berselang lama makanan yang ia pesan telah terhidang di atas meja.
__ADS_1