Gadis Manis Pemikat Hatiku

Gadis Manis Pemikat Hatiku
27.Waktu yang Indah Saat Bersamamu


__ADS_3

Siang itu Nyonya Santika,mendapat kabar bahwa putranya akan tiba hari ini.


“Lila!,,panggil Sang Nyonya, kepada Lila yang sedang membuat Adonan kue.


“Jemputlah Han dan Bara di bandara,dia pasti senang melihatmu menjemputnya”,,Lila mengerutkan dahi,karena yang ia tau sang kekasih akan kembali 3 hari lagi,sudah seminggu kepergiannya,namun karena masih ada kendala di perusahaan mereka memutuskan menyelesaikannya terlebih dahalu.


“Kak Bara kembali 3 hari lagi Bu”,,Nyonya santika tersenyum sambil mencubit pipi Lila gemas.


“Dia tidak memberitau kepulangannya, tapi ibu mengetahuinya dari orang kepercayaan ibu”,,Lila hanya tersenyum,mendengar ucapan sang majikan. terkadang Lila gemas sendiri,dengan perilaku ibu kekasihnya yang terkadang sedikit lebay dan begitu manja padanya. terutama rasa jiwa mudanya yang mengalahkan Lila.


“Pergi ganti pakaianmu dan jemput dia,sopir akan mengantarmu, beri dia kejutan Lila sayang biar Bara makin Klepek-klepek padamu”,,Ucap sang majikan yang begitu Frontal.


“Hahahaa,,Ibu apaan sih”,,ucap Lila sambil tertawa, Pipi chubby Lila sudah merah merona mendengar godaan sang calon mertua.


"Sudah sana dandan yang cantik”,,sambil mendorong tubuh Lila,sang Nyonya tersenyum bahagia.


"Ibu akan bahagia, jika putra ibu satu-satunya bahagia,dan bahagianya ada padamu Lila”,,Ucap Nyonya santika pelan.Kini Lila sudah berada di bandara, ia mengenakan Dress biru muda, dengan motif awan.ia terlihat sangat elegan, dengan rambut panjang hitam berkilau yang ia biarkan tergerai.


"Pak aryo tunggu disini ya,Lila akan kedalam”,,ucap Lila kepada sopir yang menemaninya.


"Iya Nona”,,jawab sang sopir yang setia menunggunya di parkiran.Lila masuk kedalam bandara dan menunggu Bara. Lila menunggu dengan sedikit gelisah,hampir 30menit ia menunggu namun yang ditunggu belum juga datang. pandangan beberapa pria muda, yang menunjukan ketertarikan padanya membuatnya tak nyaman.dari kejauhan ia melihat Han dan Bara keluar dari pintu kedatangan internasional,Lila langsung berdiri dan menghampiri mereka.


“Kak Han,Kak Bara!,,Sapa Lila sambil melambaikan tangannya,serasa mimpi Bara tak menyangka dengan apa yang ia lihat.berbeda dengan Han,yang berjalan santai dan langsung memeluk sang adik.di menit kemudian Bara tersadar dan berteriak kepada Han.


“Lepaskan kekasihku sialan,jangan memeluknya”,,ucap Bara yang tak dihiraukan Han,Bara bergegas maju dan melepas pelukan Han pada Lila,Bara memeluk Lila posesif.

__ADS_1


“Coba lihat kekasihmu yang cemburuan itu,kenapa kau begitu betah bersamanya?,putuskan saja dia dan cari yang lain”,,ucap Han santai,yang mendapat delikan tak suka dari Bara.


“Tapi adikmu ini mencintainya kak Han”,,ucap Lila sambil memeluk Bara,tentu saja Bara tersenyum puas mendengar jawaban dari sang kekasih.


"Jangan coba-coba meracuni pikiran kekasihku Han,cari sana kekasih,jadi kau bisa tau rasanya jatuh cinta”,,ucap Bara yang hanya di anggap angin lalu oleh Han.


“iya aku akan mencari kekasihku setelah ini,aku sangat merindukannya”,, ucap Han acuh.


“Siapa kekasihmu?,oh aku tau itu pasti Madam,,hahahaha”,,tawa Bara lepas,ia berhasil menggoda sahabatnya itu.Han hanya bisa menggerutu kesal, dia meninggalkan dua sejoli yang saling melepas rindu itu. tanpa mereka sadari sepasang mata melihat kejadian itu, marah,kecewa itulah yang ia rasakan.


Vero tiba di bandara,di jam yang sama dengan Bara. hanya saja mereka berbeda pesawat,tak sengaja vero melihat Bara,betapa bahagianya ia melihat pria yang begitu ia rindukan,berada di bandara yang sama. namun hal yang ia lihat membuat dadanya bergemuruh,pemandangan pria yang ia cintai memeluk dan mencium wanita lain dengan begitu lembut. pandangan yang tak pernah ia dapatkan saat menjadi kekasihnya.vero memperhatikan dan memandangi dengan lekat, wanita yang berada di pelukan Bara.dan betapa terkejutnya vero mengetahui siapa gadis itu.


“Tunggu,,bukankah dia pelayan dirumah Bara?,, ucap Vero tak percaya dengan yang dia lihat.


"kurang ajar,beraninya dia merayu Bara aku akan membuat perhitungan denganmu”,,maki vero sambil mengepalkan tangannya. ia beranjak dari tempatnya berdiri, dan ingin menghampiri Bara. namun sang asisten,mengajak ia segera meninggalkan bandara karena ada beberapa wartawan yang mengetahui kedatangannya. sebagai model terkenal, tentu Vero tak luput dari media yang memberitakannya,dengan perasaan kesal vero meninggalkan bandara.sang asisten melirik vero yang terlihat begitu marah,karena lelah sang asisten tak menghiraukan apapun, ia tak ingin kena amukan vero yang terkenal akan tempramennya.


"kenapa kau tau, kalau aku pulang hari ini”,,Tanya Bara sambil menyetir.


“Ibu yang memberitaukanya,ibu memintaku menjemput kak Bara”,,mendengar ucapan Lila,Bara tersenyum,ibunya memang paling memahaminya.mereka berbincang-bincang, seputaran kuliah Lila dan beberapa desainnya. yang ia ikutkan dalam lomba,Bara tersenyum mendengarnya. Bara tak menyangka, Lila akan sepandai itu,ia mengelus kepala Lila dengan sayang.


Didalam kamar bernuansa Gold, vero menyalurkan emosi dan amarahnya. ia melempar tas dan kopernya.


"Aku harus memastikannya lebih dulu,apakah mereka memiliki hubungan atau tidak",,ucap vero,mencoba menguasai emosinya.


" Jika benar aku tidak akan terima,akan ku buat kau kembali ke asalmu pelayan kampung”,,maki vero dengan penuh amarah.vero menghubungi seseorang yang ia kenal lewat sahabatnya. pria ini sangat pandai dalam memata-matai seseorang.

__ADS_1


"Tolong cari tau hubungan pria dengan wanita yang kini sedang dekat,aku akan mengirimkan foto profilnya,ingat hanya mencari tau”,,vero mematikan panggilan telponnya,ia merebahkan diri dan mengatur nafasnya akibat emosi yang ia rasakan.


Sehari setelah kedatangan Bara,Lila mengambil Cuti kuliah selama 2hari. Bara membawanya Liburan, tentu dengan ijin Tuan Danu dan Nyonya santika, tak lupa Madam dan Han.


“Aku akan ikut”,,ucap Han yang mendapat delikan dari Bara.


“kenapa melihatku seperti itu,aku hanya menjaga adikku dari buaya sepertimu”,,Bara terbatuk-batuk mendengar ucapan Han,tentu saja Bara tak suka jika ia disamakan dengan buaya. adu mulut di antara mereka tak terelakan,sang ibu hanya geleng-geleng kepala melihat ke dua putranya.


“Han biarkan mereka liburan bersama,jika nanti Bara melakukan hal yang diluar batas, kau Mama perbolehkan untuk menghajarnya”,, ucap sang ibu frontal yang membuat seisi rumah tertawa.


“Kau dengar itu, aku sudah mendapatkan restu untuk menghajarmu dari Mama,jika kau berani macam-macam”,,ucap Han dengan senyum jahilnya.


“Apa kalian tidak pernah muda?,tidak pernah merasakan cinta? ,aku sedang jatuh cinta jadi aku ingin mengekspresikan rasa cintaku itu,berbeda denganmu Han yang belum merasakannya!,,ucap Bara yang mendapat lemparan bantal dari Han,Bara meninggalkan mereka yang kini malah menertawakan Han.


“Kau juga harus mencari kekasih Han,agar kau merasakan apa yang Bara rasakan”,,ucap Nyonya Santika yang disambut anggukan oleh Madam Rima.


"Jangan meledek, nanti juga dapat bahkan aku akan lebih bahagia dari cecunguk itu”,,ucap Han kesal meninggalkan ke dua ibunya dan Tuan Danu.


“Lihatlah mereka sekarang ,sungguh waktu berjalan begitu cepat,aku berharap mereka selalu saling menjaga satu sama lain”,,Ucap tulus Tuan Danu kepada sang istri dan Madam Rima,yang di angguki oleh kedua wanita yang menjadi ibu dari ke dua pria dewasa itu.


Setelah melewati perjalanan panjang,kini Bara dan Lila berada disebuah pulau pribadi milik keluarganya. villa yang dikelilingi oleh pantai,namun terlihat asri dengan pepohonan dan taman yang masih terawat.akan ada beberapa pekerja yang menjaga,serta merawat vila tersebut.Lila yang untuk pertama kalinya merasakan liburan tentu merasakan kebahagiaan .Lila memejamkan matanya, sambil menikmati sapuan angin yang menerbangkan rambutnya,Bara mendekat dan memeluknya dari belakang,ikut menikmati keindahan alam yang berada di depan matanya.


“Kenapa liburannya Cuma kita berdua,kenapa kak Han dan dan yang lain tidak ikut”,,Tanya Lila polos,Bara tersenyum dan memeluk tubuh mungil Lila dengan erat.


“Mereka sibuk,dan aku hanya ingin menghabiskan waktuku selama dua hari ini bersamamu. tanpa ada yang mengganggu”,,Lila mengerutkan dahi mendengar ucapan Bara,Lila tau sang majikan sekarang ini tidak pernah keluar kota lagi, dan kakaknya Han malah menghabiskan waktunya di Gym dan kamar. apanya yang sibuk pikir Lila.merasa Lila sedang memikirkan sesuatu akhirnya Bara mengalihkan perhatiannya.

__ADS_1


“Mau jalan-jalan dipantai?,,Bara menggenggam tangan Lila,mereka berjalan menyusuri pantai sambil bercanda dan tertawa,(entah apa yang membuat mereka tertawa,dunia serasa milik berdua jika sedang jatuh cinta☺).setelah makan malam kerena merasa lelah,Bara dan Lila memutuskan untuk beristirahat. tak ada hal aneh yang mereka lakukan,Bara hanya memeluk Lila selama mereka tidur. Bara tertidur lelap sambil memeluk tubuh kekasihnya.Lila yang merasakan nyaman, dan aman dalam pelukan Bara ikut terlelap mengarungi mimpi indah bersama.


__ADS_2