Gadis Manis Pemikat Hatiku

Gadis Manis Pemikat Hatiku
87.Meminta Ijin


__ADS_3

Natalia meninggalkan gedung Sky Grup dengan kesal,dirinya tidak habis pikir dengan pikiran Bara yang berubah-ubah.tadinya dia pikir semuanya akan berjalan dengan baik,lantas apa yang membuat Bara terlihat kesal dan marah.


Apa aku mendekati adik sekertaris Han saja,sepertinya mereka dekat jika dilihat dari cara mereka bicara.jika aku bisa dekat dengan Lily sepertinya,kesempatanku mendekati Bara lebih baik lagi.apalagi kami telah melewati malam yang panas.


Natalia masih teguh dengan pikirannya,bahwa pria yang tidur bersamanya adalah Bara.dengan penuh tekad yang masih membara dihatinya,Natalia meninggalkan gedung Sky Group.sementara itu Han dan Lily terlihat menikmati makan siang mereka di sebuah warteg,Han masih tersenyum jika mengingat kembali,wajah terkejut Bara ketika melihat kedatangan Lily.


“Apa yang membuatmu tersenyum seperti itu Kak,apa ada sesuatu yang cukup membuatmu senang?”


“Aku senang melihat raut wajah Bara yang terkejut,aku yakin sekarang dia sedang mondar-mandir dikantor.dan tidak lama lagi dia akan menghubungiku atau tidak dirimu!”


“Siapa wanita tadi?”


“Wanita aneh yang suka mengejar Bara,dia putri Tuan Ali pemilik Golden Hotel!”


Lily hanya mengangguk,dan menggelengkan kepalanya,ternyata kekasihnya masih menjadi incaran para wanita lajang.sunguh pria yang memiliki pesona,karena itu banyak wanita yang berusaha mendapatkan hatinya.


Aku beruntung sekali dicintai dan memiliki putra dari pria mengagumkan dan memilki sejuta pesona itu.


“Apa yang ingin kau bicarakan pada Bara?”


Lily akhirnya menceritakan secara garis besar tujuannya datang ke kantor menemui Bara,Han hanya mangut-mangut mendengar apa yang Lily katakan.meski tidak memiliki ikatan darah,namun sebagai seorang kakak,Han merasa bangga dengan apa yang Lily miliki dan dia raih sekarang.


“kakak bangga padamu,kejarlah mimpimu buat orang-orang bangga padamu!”


“Terimakasih kak Han!”


SEtelah selesai menikmati makan siangnya,ponsel Han berdering dan nama Bara terlihat jelas dilayar ponselnya.membuat Han tersenyum dan mengabaikan panggilan dari Bara.membuat Bara yang berada diseberang gedung menjadi tambah kesal,dia menendang sofa dan melempar beberapa bantal,untuk meluapkan rasa kesal dan marahnya.


Aku mohon jangan salah paham padaku Lily,aku tidak ingin hubungan kita yang mulai membaik menjadi hancur kembali.  


Setelah 30menit menenangkan diri,suara pintu yang terbuka membuat Bara menolehkan kepalanya.Han telah berdiri dihadapannya,dengan dahi mengkerut melihat bantal yang berserakan di sana sini.


“Kau habis mengamuk?,jangan marah pada benda yang tak berdosa,kasihanilah mereka Bara!”


Bukannya menjawab,Bara malah melemparkan bantal yang masih tersisa di sofa  ke arah Han,dengan sigap Han menghindar dan tertawa mengejek.


“Dimana Lily,apa dia marah dan menangis?”


Pertanyaan Bara membuat Han tercengang,kenapa pria dihadapannya ini begitu bodoh jika menyangkut masalah Lily.apa dia tidak mengenali kekasihnya yang telah berubah drastis itu.

__ADS_1


“Lily yang sekarang tidak secengeng itu,jika kau penasaran kenapa tidak mengejarnya dan menahan kepergiannya!”


“Aku hanya tidak ingin Lily terlibat urusan dengan wanita gila itu,dan sialnya wanita itu mengira aku menyukainya.tidak bisakah dia membedakan wajahku dengan pria yang tidur bersama dengannya!”


“Dia masih mengira pria itu dirimu,karena itu dia dengan berani dan bangga menemuimu.kau harus mengambil tindakan agar urusannya tidak berbuntut panjang!”


“Hah,,menyebalkan,apalagi dia ingin berteman dengan Lily.membuatku muak dan ingin merobek mulutnya,yang ingin mengenalkan Lily pada para pengusaha muda!”


“Hahaha,,,Lily memiliki pesona yang luar biasa,tidak ada yang tau jika dirinya sebenarnya telah memiliki seorang putra.aku mengakui pesona dan kecantikannya yang semakin menarik!”


Bara melirik Han,dan memberi tatapan membunuhnya.membuat Han mengangkat kedua bahunya,dan meninggalkan Bara yang masih diliputi oleh kekesalan dan amarah.


“Temui dia mala mini Bara,ada hal penting yang ingin dia sampaikan padamu!”


Tubuh Han hilang dibalik pintu,membuat Bara mengusap wajahnya frustasi.berbagai macam pikiran menari di kepalanya.


***


Setelah menyelesaikan pekerjaannya,Bara membersihkan dirinya dikamar yang terdapat di dalam ruangannya.setelah selesai dengan ritualnya,Bara turun ke lantai bawah dan langsung menuju parkiran.Bara mengemudikan mobilnya,menemui sang kekasih yang telah menunggunya di pantai yang menjadi tempat favorit keduanya.


Bara mencari keberadaan Lily di tengah kerumunan para muda dan mudi,yang menghabiskan malam mereka dengan pasangannya.terlihat Lily melambaikan tangannya sambil tersenyum,membuat hati Bara menghangat ketika melihat senyuman tulus itu.


“Kau bilang akan mengatakan sesuatu yang penting denganku!”


Lily menatap Bara dan mengangguk,Lily membawa Bara duduk di hamparan pasir sambil menikmati angin malam.Lily menyandarkan kepalanya di bahu Bara,sambil mengaitkan tangan mereka.Bara merasa bahagia,karena ternyata Lily tidak marah ataupun salah paham padanya.namun Bara tetap ingin menjelaskan yang terjadi,dia tidak ingin ada masalah yang akan terjadi nantinya.


“Dia Natalia,putri Tuan Ali pemilik Golden Hotel.dia terus mengejar ku beberapa bulan ini!”


“Aku sudah tau,kak Han sudah menceritakannya!”


“Tapi aku juga harus tetap cerita bukan,aku tidak ingin kau salah paham!”


Lily tersenyum dan mengangguk,Bara merangkul tubuh Lily dan mendekatkannya ke tubuhnya.


“Apa kau akan mendukungku,jika aku ingin meraih mimpiku?”


“Tentu saja,apapun itu selama tujuannya benar.aku akan selalu berdiri di belakangmu untuk mendukungmu!”


“Benarkah?”

__ADS_1


“Tentu saja,tapi ada apa?”


Lily melepaskan dirinya dari pelukan Bara dan menatap mata pria yang teramat dia kasihi itu.


“Aku ingin menggapai mimpiku menjadi Desainer yang di akui oleh dunia,dan aku mendapat tawaran untuk ikut berpartisipasi di ajang Fashion Show ajang internasional itu!”


“Bukankah itu kabar yang baik,lantas apa masalahnya?aku akan mendukungmu sayang!”


“Tapi aku harus kembali ke Negara Y,Bara!”


Deg,Bara terdiam mendengar ucapan Lily.dengan cepat Bara melempar pandangannya dan menatap deburan ombak dihadapannya,Lily menunggu jawaban apa yang akan Bara berikan padanya.


“Kenapa harus kembali ke Negara Y,kenapa tidak melakukan fashion show itu disini,di Negara kita!”


“Aku hanya salah satu bagian dari mereka,dan tentu saja sebagai pemula aku harus mengikuti aturan mereka sayang!”


“Berapa Lama?”


“Kurang lebih sebulan!”


Bara menatap mata indah Lily,serasa tak percaya akan apa yang Lily katakan.


“Kau bercanda,sebulan katamu. itu terlalu lama,aku tidak akan mampu berpisah denganmu!”


“Kau bisa menungguku selama 3 tahun,dan sekarang hanya 1 Bulan sayang.aku harus menyiapkan segala keperluan dan mempersiapkan segalanya di sana!” 


Lily menggenggam tangan Bara,dan mengusap lembut pipi Bara,yang sudah mengeraskan rahangnya karena menahan kesal.Lily mengecup kedua pipi Bara dan mencoba menenangkannya.


“Jangan merayuku dengan memberi ciuman!”


“Hahahaa,,,!”


Bukannya berhenti Lily semakin menggoda,membuat  Bara tak bisa menahan keinginannya.dengan cepat dia menarik tengkuk Lily dan membenamkan bibirnya kedalam bibir Lily,menikmati manisnya bibir sang kekasih.ciuman yang panjang terjadi,deburan ombak menjadi saksi ciuman romantis keduanya.setelah puas menikmati bibir merah merona milik Lily,Bara melepaskan tautan bibir mereka.


“Sebelum kau pergi kita bertunangan dulu,aku tidak ingin ada pria yang mencoba mendekatimu di sana!”


“Bawalah kedua orang tuamu menemui orang tuaku,kita tetapkan pertunangannya sebelum aku dan Bian berangkat!”


Bara mengangguk dan tersenyum lembut ke arah Lily,Bara mengangkat tubuh Lily dan mendudukkannya di atas pangkuannya.tidak ada jarak di antar mereka,Bara memeluk tubuh dan mencium kembali bibir Lily,malam yang indah hanya milik mereka berdua.

__ADS_1



__ADS_2