
Suasana bahagia para penikmat pesta,serta suara musik tidak bisa merubah suasana hati seorang Bara.malam ini dia begitu kesal karena bertemu pria yang begitu dia benci,Bara pergi ke toilet menyusul Lila.perasaannya tidak tenang, dia begitu gelisah melihat tatapan Rangga,yang begitu mendamba kepada Lila.
Di dalam Toilet,Lila sedang memperbaiki riasannya dan menangkan hatinya.ketika melihat tatapan permusuhan yang Bara berikan kepada Rangga.apa yang sebenarnya terjadi antara mereka berdua,pernahkah mereka bertemu,semua pertanyaan itu berputar dikepalanya.ketika Lila sedang sibuk dengan pikiran dan asumsinya,suara seoarang wanita yang begitu ia kenal mengganggu pendengarannya.
“Ternyata sang itik,sekarang sudah berubah menjadi angsa”,,ucap sang wanita yang tak lain adalah vero.Lila menolehkan kepalanya ke arah vero,dan menatapnya,vero balik menatap Lila dengan senyum sinisnya.
“Sudah puas menikmati kekayaan Bara”,,ucap vero,menilai penampilan Lila dari atas sampai bawah.yang dia akui cukup sempurna itu.karena begitu sempurna membuat vero marah, dan merasa dikalahkan oleh seorang pelayan rendahan.
“Apa maumu?,,ucap Lila menatap tajam vero.
“Aku ingin kau pergi,sejauh mungkin dari sisi Bara”,,ucap vero menatap Lila, dengan tatapan sinisnya.
“Apa keuntungan yang aku dapat”,,jawab Lila dengan berani,mencoba memprovokasi vero.
“Berapa yang kau mau,akan aku berikan”,,ucap vero tersenyum.Lila tertawa mendengar penawaran yang diberikan vero untuknya.membuat vero mengerutkan dahi.
“Jadi kau,akan menukar Bara dengan uang ?,,tanya Lila memastikan,dan di angguki oleh vero,yang membuat Lila menggeleng pelan.
“Berapa nilai Bara dimatamu,jika ingin kau tukar dengan uangmu?,,tanya Lila lagi,membuat vero semakin bingung,dia terperangkap dengan ucapannya sendiri.
“Bukankah manusia rendah seperti kalian,akan tergiur dengan uang?,,ucap vero mulai merendahkan Lila.
“Bukankah tujuanmu ,mendekati Bara hanya untuk uang?,,vero tersenyum sinis,sambil menyilangkan kedua tangannya di dada.
“Teryata nilai Bara dimatamu,tidak lebih rendah dari uangmu”,,ucap Lila berani,membuat vero mendelik.
“Dengar vero”,,Lila mendekati vero,yang mulai menegang di tempatnya berdiri.aura Lila kini berbeda, dia tidak sama dengan Lila yang pernah dia lukai.
“Aku tidak akan menukar Baraku, dengan apapun.karena dimataku dia lebih berharga dari semua uang dan kekayaanmu!,,ucap Lila tegas menatap vero,yang terkejut akan jawaban yang diberikan Lila.vero tak menyangka Lila mulai berani padanya.
__ADS_1
“Aku akan memberikan,apapun yang kau mau!,,vero kehabisan ide untuk membujuk Lila,gadis yang berdiri di depannya kini bukan Lila yang dulu pikirnya.
“Apapun yang aku inginkan,kekasihku bisa melakukannya vero!,,Lila menatap vero tajam,tak mengerti akan jalan pikiran vero yang hanya menggunakan uang, dan kekuasaan untuk menyelesaikan masalah.mendengar jawaban Lila yang memang benar adanya membuat vero murka.vero akui Bara adalah seorang milyader sukses,jadi apapun yang wanitanya inginkan akan Bara penuhi.seperti dirinya dulu.
“Kau ja**lang,apa yang kau lakukan pada Bara?,,teriak vero,yang sudah mulai dikuasai oleh emosi.
“Yang aku lakukan hanya mencintai,dan memberinya kasih sayang yang tidak bisa kau berikan!,,ucap Lila tajam,membuat vero kehilangan kontrol akan dirinya.vero mengangkat tangannya hendak menampar Lila,namun dengan sigap Lila menangkap tangan vero dan menghempaskannya.
“PLLAAKKK”,,tamparan yang teramat keras Lila berikan ke pipi vero,membuat vero sedikit terhuyung ke belakang.vero meraba pipinya yang terasa panas,dan menatap Lila dengan penuh kebencian.
“Harusnya kau sadar dan intropeksi diri,kenapa Bara tak ingin kembali padamu”,,Lila mendekati vero lagi,sehingga dengan naluri melindungi diri vero mundur beberapa langkah,hingga tubuhnya membentur tembok.
“Jangan pernah menyalahkan orang lain,dengan apa yang kau dapatkan sekarang,karena semua itu berawal dari perbuatanmu sendiri!,,ucap Lila dengan anggun,dan meninggalkan vero yang terdiam mendengar ucapan Lila.air mata mengalir begitu saja di kedua pipinya,vero menyesal dan dia menyadari akan hal itu.
“Aku hanya tidak terima,pelayan sepertimu bisa merebut Bara dariku!,,teriak vero,ketika tangan Lila sudah berada di handle pintu.
“Jika kau mencintainya,aku lebih mencintainya”,,isak vero dalam tangisannya.Lila memejamkan matanya,dan menghembuskan nafasnya berusaha menguasai emosinya.Lila berbalik menatap Vero yang kini terlihat kacau.
“Tenangkan pikiranmu,dan tanyakan pada hatimu cinta seperti apa yang kau berikan pada Bara”,,Lila seorang perempuan,dia tau apa yang vero rasakan,namun vero salah dalam hal ini.
“Jangan memaksakan dirimu,yang pada akhirnya akan menghancurkanmu”,,Lila meninggalkan vero,yang masih diam dengan tangisannya.vero tetap tak terima dengan yang terjadi,meski dia sadar kalau dirinyalah yang salah.namun ego lebih mengusai dirinya,vero ingin merebut Bara kembali apapun caranya.jika harus melenyapkan Lila agar bisa bersama Bara,akan dia lakukan demi cinta dan obsesinya.
Ketika Lila membuka pintu,Bara telah berdiri di hadapannya dengan senyum dibibirnya.Bara mendekat dan mendekap erat tubuh kekasihnya.Bara mendengar semua perdebatan antara Lila dan vero.Bara begitu bahagia dengan yang Lila lakukan malam ini.
“Aku mencintaimu”,,ucap Bara, sambil mencium pucuk kepala Lila.Bara membawa Lila keluar gedung,dan meninggalkan pesta yang menurutnya membosankan itu.Bara tidak ingin Lila bertemu Rangga lagi,dan membuat para pria hidung belang menatap damba sang kekasih.Bara membawa Lila kepinggiran kota,menikmati udara malam.kini mereka berada di atas bukit,dengan pemandangan kota yang begitu cantik dari atas bukit.Lila menikmati pemandangan malam,yang begitu memanjakan matanya.
Bara melapaskan jas yang ia kenakan,dan memakaikannya kepada Lila agar sang kekasih tidak kedinginan,mengingat gaun yang Lila pakai setengah terbuka.
“Kau menyukainya”,,tanya Bara,sambil memeluk Lila dari samping.mereka duduk bersampingan menikmati indahnya malam.
__ADS_1
“Sangat menyukainya”,,ucap Lila menatap Bara ,Lila mengulurkan tangannya dan membelai lembut pipi Bara.Lila mengecup sayang bibir sang kekasih,Bara menutup kedua matanya menikmati kecupan Lila.melihat sang kekasih yang masih menutup mata,Lila mencium dalam bibir Bara,hingga ciuman panjang terjadi antara keduanya.
Sementara itu Di gedung tempat diadakannya pesta,Han menunggu Bara dan Lila yang tak kunjung datang.Han mengedarkan pandangannya dan tatapannya terfokus pada satu wanita yaitu vero.Han melihat vero keluar dari toilet,pikiran Han langsung bekerja.Han yakin Bara sudah membawa Lila keluar dari gedung ini.Han kemudian mendatangi Tuan dan Nyonya Stave,mengatakan kalau Bara dan Lila telah kembali karena sesuatu terjadi.melihat raut kecewa diwajah sang Nyonya stave,Han berjanji akan membawa Lila menemui sang Nyonya.tentu niat baik Han disambut dengan baik oleh Nyonya stave,yang sudah menyukai Lila sejak pertama melihatnya.Pukul 11 malam,Bara kembali kerumah.Bara meminta Lila untuk segera beristirahat,sedangkan dia kembali ke kamarnya.
Matahari telah menunjukan kekuasaannya,sinarnya yang hangat telah menerangi bumi,semua penghuni kediaman Danuarta telah bangun.kini keluarga hangat itu sedang menikmati sarapannya,setelah sarapan sang ibu bertanya kepada Bara perihal pesta semalam.membuat Bara kesal jika mengingat gaun yang dikenakan Lila.
“Mama sengaja,mengganti gaun yang Bara pilih untuk Lila,dengan gaun pilihan Mama?,,tanya Bara, menatap sang ibu yang tersenyum,dan terlihat menjengkelkan dimata Bara.
“Gaun pilihanmu tidak bagus,bukankah semalam Lila begitu cantik sampai kau tidak berkedip”,,ucap sang ibu membela diri,adu mulut di antara keduanya di nikmati oleh Han dan Tuan Danu.
“Karena gaun sialan itu,banyak pria yang memandang Lila dan Bara tidak suka”,,ucap Bara kesal ke arah sang ibu,Tuan Danu hanya tertawa melihat tingkah putranya yang begitu cemburuan.sang ibu tersenyum tanpa rasa bersalah,dan beralih menatap Han.
“Benar yang dikatakan Bara,Han?,,tanya sang ibu penasaran.
“Benar Ma,bahkan hampir ada perang dunia jika Han tidak datang”,,ucap Han santai,membuat Bara menatap tidak suka ke arah Han.yang hanya di acuhkan oleh Han,sedangkan sang ibu mulai penasaran.
“Ceritakan pada Mama Han”,,membuat Bara mengangkat alisnya, melihat respon sang ibu yang begitu terlihat antusias.
“Tanya Bara saja Ma,”,,ucap Han yang pergi meninggalkan meja makan,setelah mencium sang Mama dan Tuan Danu.tatapan sang ibu kini beralih ke Bara.belum sempat sang ibu bicara Bara sudah berdiri menyusul Han.
“Lihatlah putramu,itu Pa,”,,ucap sang istri,kepada suaminya dan Tuan Danu hanya tertawa pelan.Tuan Danu begitu menikmati suasana keluarga yang kini ia rasakan.
Bara dan Han menuju kantornya,di perjalanan Han membuka percakapan.meminta Bara membawa Lila menemui istri Tuan Stave, karena semalam terlihat kecewa tidak melihat Lila kembali.Bara menyetujuinya dan berjanji akan membawa Lila menemui istri Tuan Stave.
“Bagaimana Rangga?,,tanya Bara mengalihkan pembicaraan mereka.
“Kau awasi saja dia,tapi menurutku Rangga bukan tipe pria brengsek”,,ucap Han,yang membuat Bara mengerutkan dahi.Han menjelaskan bahwa Rangga tidak tau kalau saat itu,vero menjalin hubungan dengan pria lain.yang Rangga tau,vero masih sendiri dan sering menemuinya.hingga akhirnya mereka menjalin hubungan yang cukup lama,dan Rangga mengetahui semuanya ketika secara tiba-tiba vero meninggalkannya.
Cinta itu sedikit rumit,kau akan merasakan kehilangan ,ketika kau meninggalkan seseorang yang dengan tulus mencintaimu.cinta sebaiknya saling memberi dan menerima,serta saling melengakapi ,dengan begitu tidak aka nada rasa jenuh di antara keduanya.jika salah satu di antaranya hanya bisa menuntut tanpa memberi, yakinlah hubungan kalian akan terasa hampa,dan perselingkuhan kerap menjadi jalan keluarnya.
__ADS_1