
Setelah perkenalan di antara keduanya,Han masih diam dan menatap Lisa dengan intens,membuat Lisa salah tingkah.
“Kenapa anda menatap saya seperti itu tuan!”
“Karena anda cantik!”
Mendengar pujian dari pria tampan, membuat pipi Lisa merona karena malu.“aku bisa meninggalkan pria tua bangka itu,jika aku bisa bersama pria ini”,batin Lisa.
“Boleh aku tau, apa jabatan mu di hotel ini Nona Lisa?”
“Aku sekertaris General manajer di hotel ini!”
“Wow,anda sangat hebat!”
Han dan Lisa terjebak dalam obrolan yang bukan sekedar basa-basi,mengira Han tertarik padanya. Lisa menceritakan dan menjawab apa yang Han tanyakan.hingga Bara menghentikan obrolan mereka,Bara menatap kesal Han yang hanya menatap Bara dengan pandangan bodohnya.
“Kau mau ikut denganku ke kantor, atau mau pacaran?”
Han melirik Lisa dan tersenyum lembut ke arahnya,membuat jantung Lisa berdegup kencang.
“Maaf Nona Lisa,saya harus pamit.sampai bertemu lagi!”
“I..ya Tuan Han!”
Han tersenyum dan meninggalkan Lisa yang masih terpesona dengan senyumanya. Bara meninggalkan Han,dengan wajah kesal,sementara Han hanya tertawa pelan.
“Kau menyukai wanita itu?”
“Ada sesuatu yang aku sukai dari dia!”
Bara menghentikan langkahnya dan menatap Han intens.
“Jika kau ingin mencari kekasih, carilah wanita yang benar,jangan seperti wanita itu!”
“Apa yang salah dengannya!”
“Dia seperti ondel-ondel berjalan!”
Bara membalikkan tubuhnya, dan meninggalkan Han yang masih termangu dengan sebutan Bara,yang mengatai Lisa ondel-ondel berjalan.
“Hei…Kau!”
Bara tidak memperdulikan panggilan Han lagi,ia masuk kedalam mobil dan menyalakan mesin mobilnya.Han masuk dan menutup pintu mobil dengan kesal.
“Hei dia itu cantik!”
“Keluar dari mobilku,aku tidak ingin berdekatan dengan manusia yang sudah terkontaminasi virus berbahaya!”
“Hei,,virus apa yang kau maksudkan?”
“Virus waxygo, karena itu kau menjadi bodoh!”
“Virus macam itu?”
“Cari tau sendiri!”
Bara mengacuhkan Han,dan melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.sedangkan Han mulai sibuk dengan ponselnya,mencari nama virus yang Bara maksudkan.hingga mobil yang Bara kendarai,memasuki halaman kantor Bara yang luas,Han masih terlihat serius dengan ponselnya.membuat Bara mengerutkan dahi,akan tingkah Han yang tak biasa.
“Apa yang kau lakukan?”
“Aku sedang mencari virus yang kau maksudkan itu!”
Bara berfikir sejenak ,dan mengingat kembali apa yang ia katakan kepada Han beberapa saat lalu. Bara melongo tak percaya pada Han,dia menganggap serius ucapan Bara.
“Lalu,sudah kau dapatkan virus apa itu?”
__ADS_1
“Belum!”
Bara tertawa pelan dan menggelengkan kepalanya,Han keluar dari mobil dan mengikuti langkah Bara.
“Kau ingin tau, virus Waxiygo itu apa?”
Han menganggukkan kepala dengan cepat.
“Virus Waxygo adalah…Virus rayuan wanita sexy menggoda!"
"Yang kau dapatkan pagi ini!”
Bara meninggalkan Han,yang melongo tak percaya.Bara tertawa puas ia berhasil mengerjai Han,yang selalu bersikap dingin itu.dan sialnya,pagi ini ia terlihat sangat bodoh dimata Bara.
“Sialan kau,,,berhenti kataku!”
Bara berlari meninggalkan Han yang memakinya habis-habisan.beberapa staf melihat kelakuan keduanya,dan merinding takut.banyak gossip yang beredar di kantor,yang mengatakan keduanya dekat dan memiliki hubungan spesial.mengingat sampai saat ini,tidak ada satupun wanita yang dekat dengan mereka berdua,menguatkan isu dan gosip kalau keduanya memiliki kelainan. Hal yang sudah sering Bara maupun Han dengar,namun keduanya tidak mempermasalahkan hal tersebut.karena dengan demikian,tidak ada satupun wanita yang mencoba mendekati mereka.
Masih dengan wajah kesalnya,Han memasuki ruangan Bara dan duduk di sofa.mengutak atik ponselnya dan mengetik pesan untuk seseorang, setelah itu,ia melemparkan asal ponselnya. Bara hanya tersenyum melihat hal konyol yang ada dihadapannya itu.melihat Bara yang masih tertawa,dengan cepat lemparan bantal mengenai kepala Bara.
“Buukk”,,bantal tepat mengenai kepala Bara,membuat Bara mengeram kesal.sedangkan Han tertawa puas setelah membalas perbuatan Bara.
“Sialan kau Han!”
Keduanya kembali tertawa bersama,setelah saling memaki dan melempar bantal.
“Apa rencana mu pada wanita itu,aku tau watak mu!”
“Hei aku terpesona padanya!”
“Kau pikir aku akan percaya,tidak mungkin wanita seperti itu yang kau suka!”
“Iya Tuan,terserah padamu!”
Bara tersenyum getir mendengar ucapan Han,membuat Han mengangkat sebelah alisnya melihat perubahan di wajah Bara.
“Tidak ada,ceritakan saja rencana mu!”
Han yakin ekspresi Bara berubah,pasti karena mengingat sesuatu tentang Lila.Han menceritakan kenapa dia mendekati Lisa,dan berpura-pura tertarik padanya.sedikit yang bisa Bara tangkap dari rencana dan cerita Han,adalah wanita yang bernama Lisa memiliki hubungan terlarang dengan GM. dan Lisa merupakan titik kelemahan GM Felice hotel,Karena Lisa setidaknya mengetahui sepak terjang sang GM.
“Jika kita bisa mendekati Lisa,kita bisa tau apa saja yang terjadi dan yang dilakukan oleh GM felice hotel!”
“Kau benar,secara tidak langsung kita bisa membantu Tuan Stave!”
“Yap kau benar sekali!”
“Aku serahkan masalah ini padamu Han,aku tau kau akan menyelesaikannya dengan baik!”
Han menatap tak suka ke arah Bara,dan memperlihatkan wajah kesalnya.
“Hei kenapa wajahmu terlihat kesal seperti itu?”
“Apa yang aku dapat, jika aku bisa menyelesaikan masalah ini?”
“Apa yang kau mau?”
“Aku ingin liburan 1bulan full,tanpa ada gangguan!”
“Sial,,terlalu lama Han!”
“2 bulan!”
“Oke,1 bulan tidak lebih!”
Han tersenyum puas mendengar ucapan Bara.hari itu juga mereka menyusun rencana dan tindakan apa yang sepatutnya mereka ambil,mengingat Felice hotel adalah calon rekan bisnis mereka,di samping itu milik Tuan Stave yang merupakan pria yang begitu dihormati oleh Bara dan Han.
__ADS_1
Di felice hotel,Lily sedang menikmati sarapannya bersama manda.suara pintu diketuk,membuat keduanya menghentikan kegiatanya.manda melirik Lily sejenak,Lily menganggukkan kepala dan memberi ijin pada Manda untuk membuka pintu kamarnya.Manda tertegun menatap sosok pria tinggi, berkacamata dengan sorot mata tajam bak elang. Tidak mendengar apapun membuat Lily penasaran dan bangun dari duduknya,ia melangkahkan kaki dan melihat apa yang terjadi. Melihat Manda yang diam terpaku membuat Lily mengerutkan dahinya.
“Kau sudah datang Josh?”
Mendengar suara Lily,Manda dan Josh mengalihkan pandangan mereka dan menatap Lily yang sudah berdiri di samping mereka.
“Selamat pagi Nona,bagaimana kabar anda?”
“Aku baik-baik saja.masuklah kita bicara di dalam!”
“Manda tolong buatkan secangkir cokelat panas untuk josh!”
“Baik Nona!”
Lily membawa Josh masuk kedalam kamar yang terpisah antara kamar tidur dan ruang tamu itu.melihat makanan yang masih ada di atas meja,membuat Josh tidak enak hati.
“Maafkan saya Nona,telah mengganggu sarapan anda!”
“Kami sudah selesai Josh!”
Dengan cekatan Lily membersihkan meja,Josh sesaat terpesona dengan perilaku sederhana sang Nona,yang menurutnya merupakan istri dan pendamping idaman bagi para pria yang mencari pasangan.Josh mengalihkan pandangannya,ia tak ingin Lily menyadari rasa kekagumannya pada sang Nona.setelah membersihkan meja Lily mempersilahkan josh duduk,dan memulai obrolan ringan mereka,tentang perusahaan sang Papa yang ia tinggalkan beberapa hari ini.
Sesuai rencana dan pembicaraan mereka,Josh mengeluarkan Laptopnya dan mulai mengerjakan apa yang sang Nona minta.Josh adalah lulusan terbaik di bidang ITE ,karena itu Lily meminta bantuan Josh untuk menjebol keamanan hotel dan mencuri beberapa hal yang menurut Lily mencurigakan.suara pintu yang diketuk membuat Lily menghampiri pintu dan membukanya,Manda telah berdiri dengan cokelat panasnya.
“Terimakasih Manda,aku akan menghubungimu kembali,dan tolong jaga privasi ku!”
“Akan selalu saya ingat Nona!”
Manda menunduk dan meninggalkan Lily,detak jantung Manda belum sepenuhnya terhenti.ia sempat terpesona akan ketampanan Josh.”Siapa laki-laki itu,apakah dia kekasih Nona”,batin Manda.untuk mengusir rasa penasaran,ia mengerjakan tugas yang biasa ia lakukan.suara cepreng yang selalu mengganggu pendengarannya.
“Hei kau,berhenti disitu!”
“Ada apa?”
Manda menatap malas Lisa,ia tidak ingin berdebat atau mencari masalah dengan kekasih gelap,sekaligus sekertaris pribadi sang GM.
“Aku lihat kau dari lantai atas,bukankah lantai itu privasi dan hanya bisa digunakan atau dimasuki pemilik hotel ini?”
“Apa urusanmu!”
Manda menjawab dengan ketus,dan mencoba meninggalkan Lisa,namun Lisa tidak menerima perlakuan Manda.yang menurutnya tidak hormat padanya.
“Itu menjadi urusanku,karena aku sekertaris GM di hotel ini!”
“Benarkah?,atau kau mempunyai motif lain..misalnya mencoba mendekati dan merayu pemilik hotel yang masih muda itu!”
“Kau..!!
Lisa geram dan ingin menghajar Manda,namun ia urungkan dan mencoba bersikap baik.
“Apa kau pernah bertemu dengannya?,maksudku pemilik hotel ini?”
“Aku tidak bertemu dengannya,tapi yang aku dengar pewarisnya masih sangat muda!”
Setelah menjawab pertanyaan Lisa,Manda meninggalkannya begitu saja.ia tidak ingin berdebat lebih lama dengan wanita yang mempunyai julukan mak lampir di hotel tersebut.”jika aku bisa mendekati pemilik hotel ini,mungkin saja aku bisa menjadi pemilik hotel ini juga”,Lisa tersenyum,memikirkan semua rencana yang ada di kepalanya.
Sementara di dalam kamar Lily,tampak Josh yang begitu serius mengerjakan apa yang Lily perintahkan.keduanya sibuk dalam pekerjaan masing-masing,Lily ingin segera menyelesaikan masalah yang menimpa Felice hotel,sehingga ia bisa memiliki waktu bersama kedua orang tua dan pangeran kecilnya.
Josh tersenyum ketika mendapatkan apa yang mereka cari, ia memperlihatkan apa yang ia dapat kepada Lily. membuat Lily semakin geram dan tidak percaya dengan apa yang dibuat sang GM. aliran dana yang begitu banyak,yang mengalir ke rekening pribadi serta rekening seorang wanita yang bernama Lisa, membuat Lily penasaran mengenai hubungan keduanya.
"Saya yakin keduanya, memiliki hubungan spesial Nona! "
"Kita harus mencari tau lebih banyak lagi Josh!"
Josh melanjutkan kegiatannya, sementara Lily menganalisis data yang Josh berikan. satu persatu, bukti kebusukan GM terkuak. Lily ingin segera menendang sang GM dan mengirimnya ke penjara.
__ADS_1