
Gaun-gaun indah hasil rancangan para desain muda,yang terpilih mengikuti Fashion Show hampir mendekati 100%,persiapan demi persiapan mereka lakukan.dari mencari para model yang sebenarnya telah disiapkan,hanya saja mereka harus menyesuaikan gaun mereka dengan para model.Lila tak kalah antusiasnya, ia ingin menampilkan hasil yang sempurna.ia mencurahkan semua kerja kerasnya dalam karyanya.
Pagelaran fasihion Show akan di adakan beberapa hari lagi,semua peserta berusaha semampu mereka,karya Lila sisa menunggu tahap akhir.hari ini dia pulang terlambat lagi, beberapa hari ini ia memang teramat fokus pada pekerjaannya.tentu dukungan terus mengalir untuknya,karena itu ia tidak ingin mengecewakan para pendukungnya,terutama penghuni kediaman Danuarta.suara dering ponselnya berbunyi,dengan cepat ia mengambil ponselnya yang ia simpan di meja.
“Hallo,,Iya kak Bara,Lila turun sekarang!
Lila merapikan meja kerjanya,menyimpan ponselnya didalam tasnya.tak lupa ia menutup dan mengunci ruangannya.ketika akan meninggalkan kantor,Rangga sempat melihatnya.Rangga memperhatikan Lila yang telah di jemput oleh Bara,interaksi dan kemesraan keduanya,membuat sedikit rasa kecewa di hati Rangga.
“Kenapa bukan diriku Lila?,kenapa kita tidak bertemu lebih awal?,haruskah aku merebutmu darinya?”
Rangga menghembuskan nafas beratnya,tiap kali ia melihat kebersamaan Lila dengan pria lain.timbul rasa marah,dan ingin memiliki di hati Rangga.berulang kali pikiran ingin merebut Lila lewat dipikirannya.namun melihat kebahagiaan diwajah polos dan cantiknya,membuatnya tak berani menyakiti hati Lila.
“Bagaimana pekerjaanmu hari ini?”
“Sudah hampir selesai,sisa sentuhan akhirnya!”
“Aku tidak sabar,melihat karya dari kekasihku ini!”,,Bara mengusap kepala Lila,dengan penuh kelembutan.Bara membawa Lila kesebuah restoran,mereka menikmati makan malam bersama.kini Lila telah terbiasa makan di tempat mewah,tidak seperti pertama kali dibawa kesebuah restoran,yang masih sedikit canggung dan malu.sekarang dia mulai belajar membiasakan diri, berada di dekat Bara,dan para rekan bisnis Bara.tepat ketika mereka menikmati makan malam yang romantis,vero menyaksikan adegan itu,rasa marah dan bencinya kian menyeruak.kenapa dia harus bertemu mereka seperti ini,kenapa harus menyaksikan kemesraan mereka lagi dan lagi.vero mengepalkan tangannya dan meninggalkan restoran tersebut dengan penuh amarah.
Acara Fashion Show diselenggaran hari ini,Lila telah merampungkan semua karyanya.dan hari ini ia begitu cantik mengenakan gaun yang ia rancang sendiri.para modelnya telah dihias secantik mungkin.Lila merasa gelisah beberapa kali ia menghembuskan nafasnya.Rangga masuk keruangan Lila sambil menatap lembut ke arah wanita yang dia cintai,yang terlihat begitu anggun hari ini.
“Apa kau gugup?”
“Iya,aku merasa gugup dan gelisah!”
Rangga menyentuh kedua bahu Lila,menatap penuh cinta wanita yang kini berdiri di hadapannya.
“Percayalah pada dirimu,karyamu,dan para modelmu!”
Lila tersenyum dan menganggukan kepalanya,ia sedikit merasa tenang ketika mendapat dukungan dari CEO sekaligus sahabatnya itu.sementara diruang pagelaran,sudah duduk dengan manis keluarga Danuarta,mereka ingin menyaksikan hasil karya gadis kesayangan serta calon menantu mereka.Nyonya Santika melirik kiri dan kanan mencari keberadaan Lila,tiba-tiba seorang pria yang tak lain adalah sekertaris Rangga,menghampiri Nyonya santika.
__ADS_1
“Anda mencari Nona Lila?,saya bisa mengantar anda!
“Iya,terimakasih!
Mereka berempat,mengikuti pria yang menunjukkan tempat dimana Lila kini berada.ketika pintu dibuka,tampaklah beberapa model yang masih dihias.Lila menolehkan kepalanya ,dan melihat keluarga Danuarta.dengan senyum Lila datang dan memeluk sang ibu yaitu Nyonya Santika,dan Tuan Danuarta.
“Kau Cantik sekali sayang!”,,ucap Nyonya santika,yang di angguki oleh Tuan Danu.Bara dan Han terpaku ditempatnya,tak mengira jika gadis kesayangan mereka begitu cantik mengenakan gaun hasil rancaangnnya.
“Adikku memang yang terbaik!”
Han mendekat dan memeluk Lila,memberi dukungan padanya.tak lupa sang kekasih yang mendekap erat tubuhnya.
“Kau cantik sekali sayang,semoga menang!”
Bara memberi doa dan dukungannya,Rangga menatap dari kejauhan keluarga yang begitu menyayangi Lila itu.semakin kecewa perasaan dan hati Rangga melihat perlakuan keluarga Bara yang begitu tulus pada Lila.
“Anda tidak apa-apa Tuan?”
Kini di dalam ruang pegelaran,semua sudah duduk di tempatnya masing-masing.kata sambutan dari pembuka acara,dan tentunya sambutan dari pemilik perusahaan R Fashion,sebagai pembuka acara hari itu.
Satu persatu para model keluar dan berjalan di atas catwalk,memarkan karya-karya yang begitu indah.
Dengan perasaan gugup dan bangga Lila melihat para modelnya memarkan dan memperlihatkan karyanya,gaun yang dibuatnya begitu pas ditubuh para model professional.meraka berlenggak-lenggok menampilkan penampilan terbaiknya.sampai akhirnya disesi penilaian,para calon desainer muda begitu gugup menunggu hasil penilaian dari karya mereka.
Setelah 1 jam menunggu,sambil menikmati jamuan yang tersedia.kini tiba waktunya pengumuman pemenang dari kontes tersebut.sebelum dibacakannya hasil dari kontes,para calon desainer muda berjalan di atas Catwalk memperkenalkan hasil karya mereka.tiba saatnya giliran Lila,ia menghembuskan nafasnya dan menenagkan dirinya.dengan senyum indahnya ia berjalan bak model di atas catwalk,membuat para juri dan para penonton,terhipnotis akan penampilannya.para fotogafer tak lupa mengabadikan moment tersebut.tak hanya cantik,gaun yang ia kenakan malam ini begitu menunjang penampilannya.Rangga yang melihat raksi beberapa juri,mengambil kesempatan dan mengatakan jika gaun yang dikenakan Lila adalah hasil karyanya.melihat kekasihnya menjadi pusat perhatian membuat Bara menjadi geram,dan ingin segera membawa Lila pergi drai acara tersebut.Han hanya tersenyum,melihat tingkah Bara yang terlalu pencemburu.
“Tahan rasa cemburumu,hari ini hari special untuk Lila,jadi jangan mengacaukannya!”
Bisik Han,tepat ditelinga Bara yang membuat Bara mendengus kesal.tiba di puncak acara,sang pembawa acara menyampaikan rasa terimakasihnya,atas semua dukungan dan partisipasi para peserta.sang MC membacakan para pemenang dari beberapa kategori,telihat Nyonya Santika cemas ketika MC membacakan para pemenang.
__ADS_1
“Mama kenapa?”
“Mama gugup Pa,apa Lila kita akan menjadi salah satu pemenangnya?”
“Lila sudah menampilkan yang terbaik Ma,bahkan lebih menurut Papa!”
Nyonya Santika hanya mengangguk,dan berdoa semoga Lila menjadi salah satu pemenangnya.para pemenang 1 sampa 3 telah dibacakan,Nyonya Santika tertunduk lesu,meski di antara para desainer muda karya Lila termasuk salah satu yang terbaik menurutnya.namun karena tak mendapatkan juara membuat Nyonya santika sedikit kecewa.
“Dan juara favorite kita pada malam ini jatuh pada LILA CAHYANI!”
Suara teriakan MC,membuat Nyonya Santika terkejut ketika mendengar nama Lila.dengan semangat ia berdiri ,bertepuk tangan dan meneriaki nama Lila.seperti mimpi,Lila tak menyangka jika dirinya menjadi yang terfavorite malam ini.dengan senyum bahagia Lila naik ke atas panggung menerima hadiah dan ucapan selamat dari para juri tak lupa Rangga yang menjadi salah satunya.Rangga memeluk Lila singkat,membuat tanduk Bara mencuat.sebuah tepukan dibahu dan gelengan kepala,membuat Bara harus menahan rasa kesalnya.
Acara kini telah selesai,Lila menemui keluarga Danuarta yang menunggunya diluar gedung.
Lila berlari memeluk Nyonya santika,yang memberinya ciuman bertubi-tubi.
“Mama hentikan,jangan membuat wajah kekasihku lecet!”
Teriakan Bara membuat sang ibu yang merasakan bahagia menjadi kesal,sang ibu memukul bahu Bara dengan tasnya.membuat Tuan Danu dan Han tertawa.
“Ayo kita rayakan keberhasilanmu,Papa sudah menyiapkan pesta kecil untukmu!”
Perkataan Tuan Danu,membuat sang istri bahagia.Nyonya santika menggandeng tanganan Lila,mereka tertawa meninggalkan Tiga pria yang menatap kesal ke dau wanita yang kini menjauhi mereka.
“Papa lihat,sekarang pesona papa dikalahkan oleh Lila!”,,ucap Han,menatap sang Papa yang diam terpaku.
“Benar,lihatlah Mama menguasai Lilaku!”,,mereka bertiga saling tatap dan detik berikutnya,tawa keluar dari mulut mereka.mereka berlima menuju restoran mewah,yang sudah dipesan oleh Tuan Danu sebelumnya.mereka menikmati makan malam dengan penuh kehangatan,mereka merayakan keberhasilan Lila yang kini telah di akui keterampilannya.dengan bekal menjadi juara tervaforite,menjadi bantu loncatan bagi Lila untuk mengikuti tahap belajar ke luar negeri.hadiah dari pemenang utama.
Sementara Lila merasakan kebahagiaan yang terus menghujani hidupnya,Rangga meratapi sakit hatinya.dia berusaha dengan sekuat tenaganya menghapus nama Lila dari hati dan pikirannya,namun dia belum berhasil melakukannya.sikap lembut yang begitu dia cari pada sosok wanita terdapat pada diri Lila,semua kriteria terdapat pada diri Lila,sehingga dia begitu susah mengalihkan perhatiannya dari Lila.Rangga kembali ke apartemennya,meminum anggurnya,hanya untuk menghilangkan perasaan gundahnya.
__ADS_1