Gadis Manis Pemikat Hatiku

Gadis Manis Pemikat Hatiku
91.Yang Terjadi Sebenarnya


__ADS_3

Seperti yang direncanakan kembali oleh Natalia dan sang Ayah,mereka mengunjungi Bara di jam makan siangnya.bahkan mereka membawakan makan siang, yang mereka beli dari restoran mahal. Dengan senyum bahagia Natalia menaiki lift menuju ruang tunggu,mendengar dirinya dan sang Ayah telah ditunggu oleh Bara,membuat hatinya berbunga-bunga.


Didalam ruang tunggu sudah ada Han yang menunggu keduanya,meski sedikit terkejut dengan keberadaan Han dan bukannya Bara,membuat Tuan Ali tetap memberikan senyum dan rasa hormatnya,pada orang kepercayaan Bara.


“Silahkan duduk Tuan Ali,Tuan Bara sedang melakukan panggilan telepon!”


“Iya terimakasih sekertaris Han!”


Keduanya duduk di sofa,dan meletakkan beberapa bungkusan yang mereka bawa.Han yang melihatnya mengerutkan dahi,dan menatap lekat bungkusan yang kini berada di atas meja.melihat pandangan sekertaris Han yang tertuju kemeja,membuat Natalia mengerti.


“Aku membawa makan siang untuk kita makan bersama,kalian pasti belum makan bukan.aku membelinya di restoran!”


Han mengangguk dan menatap ponselnya,mengetikkan sesuatu.dan tidak lama setelahnya muncul salah satu stafnya,yang langsung menghampiri Han.


“Bawa keluar makanan itu!”


“Baik Tuan Han!”


Dengan patuh sang staf mengambil beberapa bungkusan makanan yang ada dimeja,membuat Natalia dan sang Ayah kebingungan.


“Lain kali jangan membawa makanan Nona,jika ingin makan bersama sebaiknya langsung ke restorannya.Tuan Muda tidak menyukai makanan yang dibungkus!”


Kalau Lily yang membawa dengan senang hati bara akan menghabiskan makanannya,tapi ini kalian,orang-orang yang hanya berusaha mencari perhatian dan mendekatinya.tentu perlakuannya berbeda.


“Maksudmu kita bisa langsung makan bersama di restoran?”


“Iya,itupun jika Tuan Bara menyetujuinya!”


Han menjawab dengan acuh pertanyaan Natalia,membuat Tuan Ali kesal mendengarnya.dirinya telah bersusah payah mengantri,dan membeli makanan untuk Bara,tapi nyatanya makanannya malah di simpan oleh Stafnya.


“Makanan yang kami belikan dari restoran terkenal sekertaris Han,aku tidak akan membelikan makanan pinggir jalan untuk Tuan mu!”


“Apa anda lapar Tuan Ali,kalau begitu anda bisa menikmati makanan yang anda bawa bersama putri anda!”


“Bukan begitu maksudku sekertaris Han,tapi..!!”


“Sudahlah Ayah,mungkin kita bisa mengajak Bara makan siang secara langsung!”


Tuan Ali menahan kesalnya,sementara Han tidak bergeming sama sekali.Bara memasuki ruangan dengan santainya,membuat beberapa yang ada di ruangan tersebut menatap serempak ke arahnya.Bara cuek dan mendudukkan drinya di sofa.

__ADS_1


“Ada perlu apa kalian kemari,waktuku tidak banyak katakan!”


Jika bukan untuk putriku dan perusahaan ku,aku mungkin sudah memakimu.untunglah kau adalah orang yang memiliki kekuasaan,dan harus dimiliki oleh putriku.


“Kau belum makan siang kan,bagaimana kalau kita makan siang dulu,bagaimana Ayah?”


“Aku ada janji makan siang dengan tamu penting,jadi cepat katakan tujuan kalian!”


Meski terus menahan rasa kesal,sebisa mungkin Tuan Ali menahannya.Natalia yang menyadari suasana hati sang Ayah dan Bara, yang sepertinya tidak bagus,berusaha mencairkan suasana.


“Bara,ini mengenai pesta di malam itu!”


“Ada apa di malam itu?”


“Kau tidak mengingatnya,malam itu dikamar mu,kita menghabiskan malam yang panas bersama!”


“Maksudmu kau dan aku?”


Natalia menganggukkan kepalanya mengerti akan arah pertanyaan Bara,dan menatap Bara dengan dengan yakin.namun di menit berikutnya,suara tawa Bara menggelegar memenuhi ruangan tersebut.Tuan Ali dan sang putri saling lempar pandangan tidak mengerti dengan situasi yang terjadi.


“Kenapa anda tertawa Tuan Bara,apakah yang dikatakan putriku itu lucu.aku sebagai orang tuanya, datang kemari untuk meminta pertanggung jawaban darimu,atas apa yang telah anda  lakukan padanya!”


“Tidakkah anda mendengar apa yang baru saja putriku katakan,kalian telah menghabiskan malam bersama,dan melakukan hubungan suami istri.apa kurang jelas untuk mu Tuan Bara!”


“Kenapa anda begitu yakin,kalau aku adalah pria yang meniduri putrimu.bisa saja dia orang lain bukan!”


“Apa maksud anda dengan pria lain,bahkan putriku memiliki bukti perbuatan kalian.jangan merendahkan putriku Tuan Bara,suatu penghinaan bagiku jika anda meragukan ucapannya!”


“Kenapa anda begitu yakin,aku tidak merasa tidur bersama putrimu.bahkan aku tidak mengijinkan wanita manapun menyentuhku,selain wanitaku sendiri!”


Tuan Ali mengepalkan tangannya,dia tidak boleh terpancing emosi.dirinya harus bisa meyakinkan Bara,bahwa dialah pria yang tidur bersama sang putri.mengingat malam itu,Natalia memberinya obat perangsang,mungkin saja dia tidak mengingat kejadian itu.


“Tuan Bara,jika aku tidak memiliki bukti yang kuat,apakah anda berfikir aku berani mendatangi anda.aku tidak datang dengan tujuan baik,yaitu meminta pertanggung jawaban darimu atas putriku!”


“Perlihatkan bukti apa yang kalian miliki,hingga kalian dengan berani menuduhku.dan ingatlah Tuan Ali,ucapan mu adalah sebuah fitnah dan merupakan pencemaran nama baik untukku!”


Tuan Ali berfikir sejenak,apa yang Bara katakan ada benarnya.jika benar apa yang Bara katakan,dirinya dan sang putri bisa terjerat hukum karena pencemaran nama baik.namun bukti yang putrinya perlihatkan padanya sangat akurat,dan tidak memiliki rekayasa sama sekali.dengan mantap Tuan Ali menatap mata Bara,yang masih duduk tenang di sofanya.


“Sebagai pria terhormat,aku akan mengikuti prinsipku.aku tidak takut pada hukum,yang aku inginkan sekarang adalah ke adilan untuk putriku!”

__ADS_1


Tuan Ali melemparkan sebuah amplop yang diberikan Natalia ke atas meja,Han dengan segera mengambil dan melihat isinya.senyum mengejek terlihat dengan jelas di wajah Han,membuat Tuan Ali mengerutkan dahi,perasaan ragu mulai menguasai hatinya.namun dirinya tetap berusaha tenang,menghadapi situas yang kini mulai mencengkram.


Bara melihat satu persatu foto Natalia bersama sang pria yang tertidur tengkurap,yang hanya memperlihatkan punggung putihnya,serta Natalia yang hanya menutupi sebagian tubuhnya dengan selimut.Bara tertawa,sambil melempar foto itu kembali pada Tuan Ali.


“Tidakkah kau bisa mengenali wajah pria yang tidur bersamamu,Nona Natalia.apakah kau melihat wajahku dengan jelas?”


“A..apa,,malam itu penerangannya kurang terang dan sedikit gelap,tapi setelah kita melakukan kegiatan itu,aku menghidupkan lampu dan mengambil foto kita bersama!”


“Jadi kau tidak melihat wajahku setelah itu,kenapa kau tidak mencoba membangunkanku.jadi kau bisa melihat dengan jelas,siapa pria yang tidur bersama mu,kenapa hanya mengambil foto punggungnya!”


Benar juga yang dia katakan,kenapa aku bisa tidak berfikir ke arah situ.jika malam itu aku berusaha membalikkan tubuhnya,tentu buktinya akan semakin kuat.  


Melihat sang putri yang terdiam,Tuan Ali menjadi ragu akan kebenaran foto, serta ucapan sang putri tentang dirinya telah tidur dengan Bara.serta Bara yang cukup tenang,seperti tidak ada yang terjadi di antara mereka.


“Kau ingin tau dengan siapa putrimu tidur,Tuan Ali?”


Deg,Tuan Ali dan Natalia saling melempar pandangan,dan menatap Bara dengan bingung.jantung Natalia berdegup begitu kencang,dia meremas kedua tangannya yang mulai dingin dan berkeringat.Bara menatap Han,dan memberi kode padanya untuk melakukan apa  yang seharusnya dilakukan. Dengan cepat Han melakukan apa yang Bara minta,Han mendekati Tuan Ali dan Sang putri,memberikan sebuah tablet.


Dengan tangan yang sedikit gemetar,Natalia menerima tablet dari tangan Han.dirinya menatap lama tablet tersebut,dan menatap Han dan Bara secara bergantian.sedangkan sang Ayah menunggu dengan penasaran ,apa yang ada didalam tablet tersebut.


“Lihatlah,kau akan tau kebenarannya!”


Glek,Natalia menelan ludahnya dan menatap tablet yang kini berada dalam genggamannya,dia memberanikan diri dan mencoba menonton  video yang diperlihatkan oleh Han,video yang sengaja Han putar tanpa suara.Wajah Natalia memucat,seakan tidak percaya dengan apa yang dirinya lihat.melihat wajah sang putri yang pucat pasi,Tuan Ali merampas Tablet dan melihat video yang di tonton oleh sang putri. 


Reaksi yang sama terlihat di wajah Tuan Ali,dirinya sungguh terkejut melihat adegan demi adegan yang diperankan  oleh putrinya,bersama seorang pria.wajah sang pria begitu jelas,dan sialnya pria itu bukan Bara.Han dan Bara tersenyum puas melihat reaksi keduanya,bahkan Natalia terdiam dengan tatapan kosong.


“Aku bisa saja menyeret kalian berdua ke pihak yang berwajib, karena telah mencemarkan nama baikku dengan tuduhan yang begitu keji.terutama perbuatan putrimu kepadaku,yang mencoba memberiku obat perangsang!”


“Tuan Bara,itu..!”


“Apa anda mendukung perbuatan putrimu,atau anda tidak mengetahui sama sekali aksinya!”


“I…itu!”


Bara mengangkat tangannya,membuat Tuan Ali menghentikan ucapannya.Bara menatap Tuan Ali dengan pandangan merendahkan,tubuhnya gemetar karena ketakutan.untuk pertama kalinya,dirinya melihat amarah yang cukup nyata dalam diri Bara Andara.


“Perbuatan putri anda sungguh memalukan,ingin mendapatkan ku dengan cara licik.namun dia kurang cerdik,jangan pernah datang menemui ku lagi.dan mulai sekarang sepertinya,kerjasama kita cukup sampai disini.jika kau ingin meminta pertanggung jawaban atas putrimu,Han akan membantumu mencari pria itu!”


Bara bangun dan meninggalkan tiga orang yang tenggelam dalam pikirannya masing-masing.Bara benar-benar muak dengan sikap dan cara beberapa orang untuk mendekatinya.

__ADS_1


__ADS_2