
Hari pernikahan tinggal menghitung hari lagi,undangan telah tersebar keberbagai kalangan.pesta pernikahan Bara dan Lily,di gadang-gadang akan menjadi pernikahan termewah tahun ini.melihat keluarga kedua mempelai yang sama-sama orang terpandang,tentu acara pernikahan keduanya harus dibuat semeriah mungkin.
Natalia yang juga menerima undangan pernikahan itu ikut berbahagia,karena Bara telah mendapatkan wanita pujaannya,wanita cantik dan anggun yang pernah dirinya temui.kehidupan Natalia kini telah berubah,dirinya begitu menikmati perannya sebagai seorang istri dan calon ibu dari calon bayi yang dia kandung.
Begitu juga dengan Ayah Natalia yang mengucapkan rasa terimakasihnya pada Bara dan Han,karena berkat bantuannya,sang putri kini mendapatkan seorang suami yang bertanggung jawab.mendengar kabar pernikahan Bara,dirinya begitu antusias mempersiapkan kado spesial untuk kedua mempelai.
Vero merenungi nasibnya yang masih menggantung,Bara yang sebentar lagi akan menjadi seorang suami dari wanita lain,membuat Vero tidak bisa berpikir jernih.hingga dirinya memutuskan menghubungi orang kepercayaannya,yang sudah bekerja beberapa kali untuknya.
Disinilah dirinya sekarang di sebuah kafe menunggu kedatangan orang bayarannya,setelah tadi dirinya sedikit berdebat dengan Natalia.melihat kedatangan orang yang dia tunggu,membuat lamunan Vero buyar.
“Aku ingin kau menculik seseorang atau bila perlu menghancurkannya sekalian,aku ingin pernikahannya gagal!”
Sang pria menerima amplop dan membuka serta melihat selembar foto Lily,sang pria menarik nafasnya dalam-dalam,sebelum menatap vero dengan tatapan kesal.
“Aku sudah pernah mengatakan padamu,aku tidak ingin menjadi seorang kriminal,jadi cari orang lain saja!”
“Cihh,, bukankah yang kau lakukan juga kriminal,tidak usah berlagak sok suci!”
“Yang aku lakukan hanya menjual informasi,bukan seorang pembunuh atau pelaku kejahatan Nona,aku punya batasan ku!”
“Kau,,!!”
Sang pria meninggalkan Vero dalam kemarahan,siapa sangka sang pria akan menolak permintaanya.dengan marah vero meninggalkan kafe tersebut,dan mencari orang lain untuk menjalankan aksinya.
Jika kau tidak bisa membantuku,masih banyak pria jahat yang akan tergiur dengan tawaranku.kau hanya salah satunya,dan akan aku pastikan pernikahan mereka menjadi pernikahan terkelam bagi keduanya.
***
Gaun cantik nan indah telah membalut tubuh Lily,dia terlihat cantik dan anggun dengan gaun putih bertabur permata,menambah kesan elegan dan mewah pada gaunnya.Bara dengan tuxedo hitamnya,terlihat gagah bak pangeran dari negeri dongeng.
Bara berdiri di altar dengan perasaan campur aduk,antara bahagia dan sedikit gugup.sang putra yang juga tampak tampan dengan balutan jas yang sama dengan dirinya,terlihat begitu menggemaskan di mata para tamu undangan.banyak yang bertanya-tanya tentang sang putra,namun karena kekuasaan yang di miliki kedua keluarga,bisik-bisik itupun hanya menjadi angin lalu.
Vero yang menjadi salah satu tamu undangan,meremas gaunnya.kemarahaan dan kekecewaan terlihat jelas di wajah cantiknya,sang asisten dan sang manajer terus mengikuti vero,mereka takut vero akan berulah di acara sakral tersebut.namun vero yang menyadari ketakutan kedua bawahannya,berpura-pura menikmati pesta dan bersikap setenang mungkin.tanpa mereka sadari sebenarnya vero sudah menyiapkan rencana untuk sang pengantin wanita,dia telah membayar beberapa orang untuk menculik Lily,dan membawanya ke hotel yang telah vero sewa sebelumnya.
Lily memasuki altar dengan senyum cantiknya,dirinya berjalan bersama sang Ayah,dan kemudian berpindah pada Diego.Dengan senyum tulus Diego mengantarkan Lily, sampai di depan Altar dan memberikan tangannya kepada Bara.
Bara yang terpesona akan kecantikan Lily,sampai tidak menyadari keberadaan Lily dan Diego di hadapannya.hingga Diego menepuk bahunya,membuat para tamu undangan dan MC tertawa karena tingkah Bara,yang tidak berkedip melihat pesona Lily.
__ADS_1
Proses pemberkatan pernikahan berjalan dengan lancar,kini keduanya telah resmi menjadi sepasang suami istri.kedua keluarga begitu bahagia,begitu juga dengan Bara yang terus tersenyum bahagia.kecupan sayang pada tangan Lily terus Bara berikan,acara demi acara terus berlanjut.
Vero yang menyaksikan kebahagiaan keduanya tidak bisa menahan rasa cemburunya,dia menyelinap pergi dan mengintruksikan beberapa orang untuk mengambil peran masing-masing.karena banyaknya tamu sang Asisten dan Manajernya kehilangan vero,keduanya berusaha mencari keberadaan vero.
Diego yang merasa lelah memilih keluar dari gedung,dan menghirup udara segar di balkon.Diego melihat beberapa orang terlihat mencurigakan,namun dirinya hanya melihat dan mengabaikannya saja.dirinya masih menikmati sebatang rokok dan udara malam yang mulai dingin itu.
“Aku merasa lelah,bolehkah aku ke kamar lebih dulu!”
“Apa kau sedang memberiku kode Hem!”
“Kenapa pikiranmu langsung mengarah ke arah itu,aku benar-benar lelah Sayang!”
“Aku tau,mau aku antar?tapi setelah itu aku harus kembali untuk menyapa beberapa kolegaku!”
“Iya,aku mengerti!”
Lily yang berusaha mengangkat gaunnya,terhenti karena kedatangan Natalia dan sang suami yang membawa kotak hadiah untuknya.
“Selamat untuk pernikahan kalian,aku turut berbahagia Lily!”
“Terimakasih Natalia,dan selamat atas kehamilan mu!”
“Wow kita reuni lagi disini!”
Vero datang menghampiri mereka berempat,wajah cantik yang dia dandani dengan riasan tebal,gaun sexy yang menampilkan lekuk tubuhnya yang semampai.
“Selamat atas pernikahan kalian,dan maaf aku tidak membawa hadiah pernikahan untuk kalian berdua.bukankah doa dariku saja sudah cukup!”
“Terimakasih atas Doa dan kedatangan mu,dan jika bisa aku minta jangan membuat onar di hari pernikahanku ini!”
Suara tegas dan bariton Bara,membuat Vero kesal.secara tidak langsung dirinya telah di ancam,dan mau tidak mau vero harus meredam kemarahannya.vero memberikan senyum terbaiknya pada Bara dan Lily,membuat Natalia dan sang suami mengerutkan kening.
“Aku tidak akan membuat onar Bara,semoga malam ini menjadi pernikahan terindah bagi kalian berdua!”
Vero meninggalkan Bara dan Lily yang saling melempar tatapan,Natalia melirik Bara dan Lily.
“Apa kalian tidak merasakan sesuatu yang aneh,aku merasa vero menyembunyikan sesuatu.aku harap kalian berhati hati,terutama kau Lily!”
__ADS_1
“Terimakasih atas perhatianmu Natalia,aku akan berhati-hati!”
Bara membawa Lily ke kamar pengantin,yang sudah dijaga oleh dua orang anak buah Han,yang berdiri di depan pintu.tanpa curiga sedikitpun Bara meninggalkan Lily sendiri di kamar Hotel,melihat target lengah keduanya bergerak cepat.mendenagr pintu terbuka kembali,Lily tersenyum dan menyangka jika yang datang adalah Bara.
“Aku akan menunggumu Sa,,!”
Suara Lily tercekat,melihat dua pria bertubuh besar memasuki kamarnya,pakaian mereka sama dengan pakaian yang di kenakan oleh anak buah Han.pikiran Lily langsung tertuju pada ucapan Natalia,yang memintanya untuk berhati-hati.
“Siapa kalian,beraninya kalian masuk ke kamarku!”
“Tenang saja Nona,kami di bayar untuk menculik mu,dan menikmati tubuh indah mu ini!”
Lily semakin ketakutan mendengar ucapan kedua pria di hadapannya,dengan penuh keberanian Lily melempar keduanya dengan beberapa barang yang ada d dalam kamar.salah satu pria yang bertubuh besar,menarik tangan Lily.
“Lepaskan aku,tolong lepaskan Ak..aku!”
Kesadaran Lily berlahan hilang,salah satu pria itu memberikan obat bius pada Lily,membuat kesadarannya perlahan hilang.dengan gerakan cepat salah satu dari mereka,membopong tubuh Lily.keadaan diluar kamar yang memang sepi membuat aksi keduanya berjalan dengan lancar,sementara diluar gedung,vero sudah menunggu keduanya dengan gelisah.melihat orang suruhannya berhasil menculik Lily,membuat senyum puas merekah di bibirnya.
Dari atas balkon Diego melihat dua orang pria membopong seorang wanita yang mengenakan gaun putih,pikiran dan tatapan Diego langsung terfokus pada wajah sang wanita.tubuh Diego menegang ketika melihat sekilas wajah Lily yang dimasukkan kedalam mobil,dengan cepat dirinya menghubungi anak buahnya.dan mengatakan jenis mobil serta DN mobil yang membawa Lily.
Dengan gerakan cepat Diego mencari keberadaan Bara dan Han,yang terlihat berbincang-bincang dengan beberapa rekan bisnisnya.tanpa basa basi Diego menarik tangan Bara setelah meminta ijin pada rekan bisnisnya,melihat tingkah Diego membuat Bara dan Han penasaran.
“Ada apa Diego!”
“Lily diculik,kita harus cepat melakukan pengejaran sebelum terlambat!”
Deg,jantung Bara berdetak dengan cepat.tanpa mendengar ucapan Diego lagi Bara berlari menuju kamar pengantin,sementara Han masih dalam sikap tenangnya.Han dengan tenang mendengar arahan dan informasi tentang mobil yang mambawa Lily.
Diego meninggalkan Han,dan melakukan pengejaran sebelum sesuatu terjadi pada sang adik,sementara Han menyusul Bara ke kamar hotel.kamar yang terlihat berantakan,terlihat dengan jelas jika Lily sempat melakukan perlawanan.Bara dan Han mengepalkan tangannya melihat isi kamar,yang berantakan.
“Kerahkan semua anak buah kita Han,aku tidak mau tau,siapapun yang melakukan ini pada istriku,aku akan membunuhnya!”
Han berlari keluar gedung hotel di susul oleh Bara,keduanya menghubungi para anak buahnya,dan menginformasikan Mobil yang membawa Lily.semua anak buahnya bergerak,dan bukan hanya anak buah Han dan Bara,anak buah Diego yang kebanyakan mafia ikut serta dalam pengejaran.
Tubuh Lily yang masih tidak sadarkan diri dibawa kesebuah Hotel,yang telah di atur oleh vero sendiri.diirnya ingin melukai Bara,dengan mengirim video mesum sang istri dengan orang-orang bayarannya.membayangkannya saja membuat vero tersenyum puas,sesampainya di kamar hotel Lily mulai sadarkan diri.samar-samar dirinya melihat seorang wanita dan dua pria bertubuh besar disampingnya,wanita yang begitu dia kenal dan wanita yang begitu membencinya.
“Kau!”
__ADS_1