Gadis Manis Pemikat Hatiku

Gadis Manis Pemikat Hatiku
141. Ungkapan Hati Queen Dan Bian


__ADS_3

Suasana pesta masih ramai dengan para tamu,yang belum meninggalkan gedung meski acara telah selesai.Rasa lelah terlihat di wajah sepasang pengantin baru,yang harus berdiri seharian menyapa tamu undangan yang memberi selamat atas pernikahan mereka.Lily membantu Karin melepas gaun pernikahan,serta hiasan yang menempel di kepalanya.


Diego menyandarkan tubuhnya di sofa yang terdapat di kamar mereka,keduanya benar-benar lelah,untunglah kedua keluarga mau mengikuti keinginan Diego ,yang tidak ingin melakukan pesta di malam harinya.setelah melepas gaun pengantin yang di kenakan Karin,Lily menghampiri Diego yang duduk sambil menutup kedua matanya.sementara Karin masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya,yang terasa lengket.


“Kakak bahagia?”


Diego membuka matanya,mendengar pertanyaan Lily.senyum yang dulu selalu dirinya rindukan,senyum yang dulu membuat Jantungnya berdegup kencang.namun semua itu adalah milik seorang Bara,seiring berjalannya waktu,perasaan itupun menghilang dengan kehadiran Karin.


“Kakak bahagia,dan akan lebih bahagia dari kalian berdua!”


“Aku senang mendengarnya kak,aku yakin kakak akan menjadi kepala keluarga,yang bijaksana.serta mampu membimbing keluarga kakak dengan baik,seperti Bian yang selalu menurut apa kata Kak Diego!”


“Bian adalah putraku sejak lahir,dan akan tetap menjadi putraku Lily!”


“Aku turut bahagia kak,sangat bahagia!”


Lily memberikan pelukan hangat kepada Diego,keduanya kembali mengobrol sambil menunggu Karina menyelesaikan mandinya.beberpa menit kemudian Pintu terbuka,terlihat Karin berdiri di ambang pintu dengan wajah yang lebih segar dari sebelumnya.melihat hal itu ,Lily lebih memilih pergi dan meninggalkan mereka berdua.tentu Lily mengerti dengan keadaan,hari ini adalah hari yang membahagiakan untuk keduanya,karena itu Lily memberikan kesempatan kepada sang kakak untuk bersama istrinya.


“Kemarillah”,,Diego menjentikkan jemarinya,membuat Karin patuh dan melangkah menuju sang suami.Diego menarik pergelangan tangan Karin dan mendudukkannya,di atas kedua pahanya.tatapan mata mereka bertemu,kedua pipi Karin merona,membuat segurat senyum disudut bibir Diego terangkat.


Karin wanita pemalu yang di jumpainya 1 tahun lalu,tanpa sengaja mereka bertemu di berbagai pertemuan.hingga kebersamaan mereka,menimbulkan benih-benih cinta di antara  keduanya.Diego pria yang tegas,dan tidak banyak basa-basi telah memikat hati Karin.begitu juga sebaliknya,Karin wanita pemalu,namun berani dalam bersikap.dengan penuh keberanian,Karin memberanikan diri menyatakan cintanya,dan melamar Diego.


Diego yang untuk pertama kali dilamar oleh seorang wanita,sedikit terkejut akan keberanian Karin.namun di sisi lain Diego merasa senang,beberapa bulan Diego mendiamkan Karin,sesaat Karin menganggap Diego menolak cinta serta lamarannya.namun siapa sangka Diego memberi kejutan di hari ulang tahunnya,dengan lamaran romantis.tidak membuang-buang waktu Karin yang memang mencintai Diego,langsung menerima lamaran tersebut,dan kini keduanya berakhir di pelaminan.


“Hari ini kau sangat cantik Karin,sudahkah aku mengatakannya padamu!”


“Kau sudah mengatakannya berulang kali sejak tadi,dan itu membuatku malu!”


“Hahahaha,,apakah kau tau,aku sangat menyukai sikap malu-malumu itu.ppipimu yang merona,membuatmu terlihat begitu manis.jadi bersiaplah-siaplah sebentar malam,aku akan melahap mu!”


Tubuh Karin membeku mendengar ucapan Diego yang begitu vulgar di telinganya,belum pernah Diego mengatakan hal yang aneh-aneh menurutnya.apakah karena mereka sekarang.adalah sepasang suami dan istri?karena itu sifat lain dari Diego mulai terlihat.Karin hanya bisa menunduk,dan menyembunyikan wajahnya yang memerah di dada bidang Diego.


Kenapa aku bisa bicara seperti itu,ini karena ulah Bara yang terus bicara hal-hal aneh padaku.bisa-bisa aku seperti Bara nantinya,sialan,,Bocah mesum itu,memberiku virus,,

__ADS_1


Tapi ada gunanya juga bocah itu mengatakan hal yang tidak penting,aku bisa sedikit belajar darinya yang sudah berpengalaman,,


Diego tersenyum sendiri dengan pikirannya,memeluk dan sesekali mengecup pucuk kepala wanita yang kini telah menjadi istrinya tersebut.suara ketukan pintu,membuat keduanya melepaskan pelukan mereka.Diego dan Karin saling melempar tatapan,siapa gerangan yang menggedor pintu kamar mereka.Karin bangun dan beranjak,membuka pintu.terlihat dua bocah yang memiliki karismanya masing-masing,telah berdiri dengan senyum secerah mentari.


“Hai Bibi,paman Diego!”


“Hai Bibi,Daddy!”


“Hai keponakan Bibi yang tampan dan cantik!”


Kedua bocah itu memeluk Karin dengan hangat,sebelum keduanya berlalu dan duduk di sebelah Digeo.keduanya memang sangat dekat dengan Diego,dan hal itu telah Karin ketahui sebelum mereka menikah.Diego meraup tubuh Queen ke pangkuannya,dirinya tau jika Queen pasti memiliki sesuatu untuk dikatakan.jika tidak,keduanya tidak akan mungkin datang mengganggu mereka.


“Sekarang katakan,apa ada sesuatu yang ingin kalian katakan!”


“Daddy memang yang terbaik,selalu paham maksud kami!”


Bian berkata sambil tersenyum kearah Diego,yang langsung mengusap kepala Bian dengan lembut.Queen langsung mengalungkan kedua tangannya ke leher Diego,dan menatapnya dengan mata bersinar.semakin membuatnya cantik,dimata Karin dan Diego.


“Kami tidak akan mengganggu paman dan Bibi setelah ini.karena kata Mommy ,setelah acara ini,kami tidak boleh mengganggu paman.karena paman dan Bibi ,akan segera memberi kami adik sepupu yang imut.itu kata Daddy!”


Sialan kau Bara,bisa-bisanya kau memberi virus aneh pada anak-anakmu.aku akan memberimu pelajaran,,


“Baiklah,katakan apa yang ingin kalian katakan!”


“Kami tau setelah ini Paman dan Bibi akan pergi jalan-jalan,karena itu Queen ingin bilang berhati-hatilah di jalan.semoga paman dan Bibi menikmati liburannya,karena kami juga akan liburan bersama paman Han.dan ketika paman dan Bibi kembali,kami kan menceritakan keseruan kami bersama paman Han!”


Kecupan di  kedua pipinya membuat Queen tersenyum bahagia,Diego begitu senang dengan perhatian yang di berikan oleh kedua keponakannya kepadanya dan Karin.


“Terimakasih Queen sayang,paman dan Bibi akan hati-hati.dan kalian nikmatilah liburan kalian dengan baik,dan nanti ceritakan kepada paman dan Bibi keseruan kalian!”


“Hmm,,pastinya paman!”


“Cup,,” Queen memberi kecupan di pipi Diego kembali,sebelum turun dari pangkuannya.menuju Karin dan melakukan hal serupa,sementara Bian menatap Diego dengan lembut.bocah kecil yang selalu Diego anggap sebagai putranya itu,menatapnya penuh kasih.Bian mendekat dan memeluk Diego,serta membisikkan Sesuatu yang hanya di dengar oleh Diego seorang.

__ADS_1


“Berbahagialah Daddy,Bian menyayangi Daddy.dan tolong setelah ini jangan berubah terhadap kami,karena kami tidak akan pernah berubah terhadapmu Dad,,”


Bian menitikkan air matanya,yang dengan cepat ia hapus.agar Diego tak melihatnya,namun insting Diego selalu tepat,jika menyangkut Bian.dengan lembut Diego melepas pelukannya,dan mendorong tubuh mungil itu.Diego dapat melihat kesedihan serta pancaran kebahagiaan dimata indahnya,Diego memberi senyuman hangatnya,senyuman yang selalu Bian dapatkan.


“Daddy tidak akan berubah,karena selamanya Bian adalah putra Daddy.Dan Daddy adalah Daddy untuk Bian!”


Bian tersenyum dan mengangguk seakan puas dengan jawaban yang Diego berikan,setelah menyampaikan tujuan mereka,Bian dan Queen meninggalkan kamar Diego dengan perasaan bahagia.Diego menatap kepergian kedua keponakannya yang menggemaskan,dan tentunya sangat pandai tersebut.Karin mengelus tangan Diego dengan lembut serta menatapnya,Karin tentu paham apa arti dari ucapan Bian.bocah yang sejak bayi selalu bersama Diego,tentu merasa takut jika kehilangan kasih sayang dari sang paman,yang sudah di anggapnya sebagai ayah itu.


“Kau pria hebat,dan akan menjadi ayah yang baik nagi anak-anak kita kelak.lihatlah para keponakanmu yang bahkan tidak ingin kehilangan kasih sayangmu,karena mereka pasti berpikir,setelah menikah pamannya tidak akan perduli pada mereka lagi.bukankah mereka anak-anak yang menggemaskan!”


“Kau benar,mereka adalah setengah jiwaku Karin.dan anak-anak kita kelak,akan mendapatkan kasih sayang yang serupa,seperti yang dirasakan para keponakanku yang cerdas itu!”


Kebahagiaan yang Karin rasakan saat ini,bahkan melampaui perkiraannya.pria yang dinikahinya adalah seorang pria yang begitu menyayangi keluarganya,apapun akan dirinya lakukan untuk melindungi keluarganya.membuat Karin tidak menyesali keberaniannya,yang memberanikan diri menyatakan cinta pada pria berhati es itu.pria yang selalu memberikan tatapan datar,tiap kali mereka bertemu.dan seiring waktu,semakin dirinya mengenal Diego,semakin membuatnya jatuh cinta.


Langkah kaki dua bocah itu terhenti,ketika Han memberikan tatapan mengintimidasi pada keduanya.bukannya takut, Queen membalas tatapan Han,dengan senyum cerahnya.hati Han yang awalnya kesal,menjadi luluh oleh senyum cantik Queen.


“Katakan pada paman,kalian darimana saja?”


“Kami menemui paman  Diego,dan mengucapkan permintaan kami!”


Han mengangkat sebelah alisnya,mendengar ucapan Queen.Bian hanya menatap sang adik dengan senyum,karena apa yang dikatakan sang adik adalah benar.


“Permintaan apalagi Queen,paman dan Bibi akan berlibur.kau tidak meminta yang aneh-aneh kan?”


Queen dengan cepat menggelengkan kepalanya,dan menatap Han dengan mata polosnya,seperti kucing yang ketakutan.mebuat Han sekuat tenaga menahan senyumnya.


“Queen hanya minta,agar Paman dan Bibi bahagia.serta memberikan kami sepupu yang imut,benar kan kan Bian!”


“Iya paman,apa yang Queen katakan benar.kami hanya memberi selamat secara pribadi,dan meminta Daddy untuk berhati-hati!”


Han mengangkat tubuh Queen,serta mengecup kedua pipinya secara bergantian.membuat Queen tertawa karena merasa geli,dan satu tangan lainnya mengelus kepala Bian.Han merasa bangga dengan kedua keponakannya yang pintar,serta  penuh perhatian.


“Paman bangga pada kalian berdua,bagaimana persiapan kalian untuk berlibur besok.sudahkah kalian menyiapkan barang-barang kalian?”

__ADS_1


“Kami sudah siap paman!”


Jawab keduanya serempak,membuat tersenyum lebar.kedua keponakannya selalu bisa membuat suasana hatinya berubah,setelah Bian memilih pindah ke Negara Y,Queen lah satu-satunya yang berperan sebagai peri bagi Han.


__ADS_2