
Tiga hari sudah Lila dirawat dirumah sakit,dan hari ini dokter mengijinkan dia pulang kerumah.sambutan meriah menyambut si kecil telah dipersiapkan oleh beberapa pelayan ,perasaan bahagia tidak bisa Lila sembunyikan,betapa beruntungnya dia dan putranya mendapatkan keluarga baru yang penuh kasih itu.Kamar Lila telah disulap,kamar yang dulunya hanya 1 ruangan kini menjadi 2 ruangan.perlengkapan bayi serta semua keperluan Lila dan sang bayi telah tersedia.
“Bagaimana sayang,kau menyukainya?”
“Ini sudah lebih dari cukup Ma!”
“Kami menyiapkankannya agar kau tidak kesusahan,jadi kamarmu dan ruang perlengkapan bayimu kami buat jadi satu!”
“Lila menyukainya Ma,terimakasih!”
Nyonya Stave tersenyum dan menganggukan kepalanya,sementara Lila membaringkan putra kecilnya di box bayi yang berada di samping ranjangnya.Tuan Stave datang dan menghampiri dua wanita yang berbeda generasi itu,ia mendekat ke arah box dimana malaikat kecil terlelap.
“Kau sudah memiliki nama untuk putramu?
“Bian Andara Stave!”
Tuan dan Nyonya Stave menatap Lila,seakan tak percaya akan nama yang Lila berikan pada putranya.
“Apa Papa keberatan jika Lila,menyematkan nama Stave?”
“Tentu tidak Lila,Papa sangat bahagia!”
Tuan Stave memeluk Lila penuh haru,begitu juga dengan Nyonya Stave.mereka merasakan hangatnya sebuah keluarga sekarang.
“Namamu juga sudah papa rubah,sekarang namamu adalah Lily Endorson Stave!”
__ADS_1
Lila menatap kedua orang tua angkatnya, dan tersenyum.
“Kami sudah memasukkan namamu ke kelaurga kami,jadi kau bisa bebas keluar dan berkarya dengan nama Lily!”
“Terimakasih banyak Pa,Ma!”
“Sama-sama sayang,kau sekarang adalah bagian dari kami!”
Mereka berpelukan dan saling melempar senyum bahagia.
Tiga bulan telah berlalu,putra Lila tumbuh dengan baik.bahkan sang putra selalau menjadi rebutan antara nenek dan kakeknya,kehadiran sang cucu menjadi hiburan tersendiri bagi keduanya.Lila telah melanjutkan kuliah semester akhirnya dengan nama baru.hari,bulan,dan tahun telah berlalu tanpa dirasa 3 tahun berlalu,Lily telah menjadi desainer yang namanya cukup dikenal di Negara Y.bahkan ia memiliki butik sendiri,hasil kerja kerasnya selama ini.penampilan Lily pun berubah,kini ia menjadi wanita modis,berpendidikan dan dikenal di dunia desainer.banyak pria yang mencoba mendekatinya,namun ketika melihat Diego,yang selalu berada disampingnya,membuat mereka perlahan mundur.
Diego,kaki tangan keluarga Stave,serta pengawal sekaligus kakak bagi Lily.menjadi salah satu saingan berat bagi para pria yang mencoba mendekati Lily,jika berada diluar Diego akan memasang benteng dan sikap dingginnya kepada siapapun.karena itu dia begitu sulit untuk didekati,bahkan kaum hawa yang jatuh hati padanya hanya bisa gigit jari melihat sifat Diego.kebanyakan dari mereka akan mengira jika Diego,adalah pria kaku dan tidak punya hati,namun mereka salah.jika sudah berada di rumah, disamping Lily dan putranya,Diego akan berubah menjadi sosok dan pribadi yang hangat.bahkan Tuan Stave hampir menikahkan Lily dan Diego,namun Diego menolak dengan halus,Dia ingin dicintai dengan tulus tanpa adanya paksaan.karena yang dia tau,Lily masih menutup hatinya.
Tidak ada yang tau kalau seorang desainer cantik dan terkenal dikalangan penguasaha itu,adalah seorang ibu beranak satu,penampilan serta bentuk tubuh Lily yang begitu sempurna.menutupi kebenaran bahwa ia adalah seoarang ibu.perusahaan Tuan Stave yang berjalan dibidang tekstil kini dijalankan oleh Diego,dan Lily mencoba keberuntungannya dibutiknya sendiri.ia belum berani bekerja di perusahaan sang Papa,yang sebenarnya memiliki beberapa cabang yang berjalan diberbagai bidang itu.
Rangga telah kembali setahun yang lalu ke Negara tempat kerajaan bisnis fashionnya,pencarian yang tak membuahkan hasil membuatnya kembali,menemui keluarga dan meneruskan bisnisnya.mereka semua menjalini hidup sesuai dengan pilihan mereka masing-masing.
Suasana sepi namun tetap hangat menghiasi kediaman Danuarta,sang putra yang tak banyak bicara ataupun berinteraksi dengan yang lainnya,membuat sang ayah cemas.setelah acara makan malam selesai,seperti biasa keluarga itu akan duduk beberapa menit,untuk menikmati waktu mereka bersama setelah aktifitas padat yang mereka lalui seharian.
“Bara,apa kau masih melakukan pencarian terhadap Lila?”
“Iya!”
“Hah,,sampai kapan kau akan mencari dan menunggunya?”
__ADS_1
“Sampai Bara menemukannya,dan membawanya kembali ke tengah keluarga kita!”
Bara berdiri dari duduknya dan meninggalkan kedua orang tuannya,yang terlihat sedih dengan keadaan Bara.yang semakin hari semakin jauh dari pribadi Bara yang sesungguhnya.Bara memasuki kamar yang sedikit remang karena cahaya lampu yang ia redupkan,ia duduk di tepi ranjang,menatap rindu gadis yang tersenyum manis di dalam bingkai foto yang tersimpan rapi di meja samping ranjangnya.
“Hai gadis manis,bagiamana kabarmu sekarang?belum puaskah dirimu menghukumku?atau kau masih menikmati liburan mu?”
Bara tersenyum pedih,mengingat setiap kenangan manis serta kejadian pahit yang terjadi di antara mereka.Bara menjadi begitu rapuh,ketika berada didalam kamarnya.kamar yang menjadi saksi bisu kesedihan dan keterpurukkannya,ketika mengingat sang pujaan hati yang kini masih pergi jauh dan bersembunyi darinya.
Matahari telah memancarkan sinarnya,Bara memulai aktifitasnya seperti biasa.hari ini ia berencana bertemu dengan beberapa investor yang mencoba menjalin kerjasama dengannya.perusahaan Bara kini berkembang pesat,ia memiliki beberapa anak cabang perusahaan yang berjalan di berbagai bidang,termasuk tekstil,restoran dan hotel.Bara bekerja keras,hanya untuk mengalihkan perasaan rindu dan penyesalannya kepada sang kekasih.
Di sebuah restoran mewah yang memiliki pemandangan langsung mengarah ke lautan,Bara duduk sambil menunggu beberapa investor yang memiliki janji bertemu dengannya.Bara duduk diam menyaksikan deburan ombak serta pasir halusnya,mengingatkannya pada sosok gadisnya,yang begitu menyukai Laut.sebuah senyum terukir disudut bibirnya yang selama ini tak pernah memperlihatkan ke hangatan itu.Han pria yang selalu menemaninya,melihat hal itu.rasa haru menyeruak dihatinya,sudah 3 tahun ini Bara tidak pernah tersenyum,sikapnya dingin,acuh bahkan menjadi arogan.tidak ada yang bisa menahannya jika ia melampiaskan amarahnya.
“Sudah lama aku tak melihat senyummu!”
Bara menolehkan kepala,dan menatap Han dalam diam,membuat Han lebih mendekat dan duduk disampingnya.
“Apa menurutmu dia akan kembali?”
“Dia pasti kembali,dan jika dia tetap ingin bersembunyi aku akan tetap mencarinya sampai kapanpun!”
Han menghela nafasnya,dan menepuk pelan pundak Bara.menyalurkan kekuatan yang selama ini selalu ia berikan,Han tidak pernah ragu akan perasaan dan perjuangan Bara dalam pencarian Lila.hingga kini ratusan mata-mata serta detektif sewaan ia sebar ke berbagai kota,namun belum ada yang berhasil menemukan gadisnya,sehingga membuatnya frustasi.tidak ada dalam bayangan Han maupun Bara kalau Lila akan keluar negeri,karena yang mereka tau Lila gadis yatim dan tidak memiliki koneksi dengan siapapun,sehingga mustahil bagi Lila untuk pergi keluar negeri.hingga mereka mengabaikannya sampai 3 tahun lamanya.
Bahkan Rangga yang beberapa bulan setelah kejadian,mencoba menemui Bara,meminta maaf dan menceritakan semuanya.tidak memiliki pikiran ataupun mencoba mencari penerbangan dengan nama Lila, pemikiran mereka sama, Lila bersembunyi di desa.bahkan mereka bekerjasama dalam pencarian Lila,namun tidak ada hasil sama sekali.hingga akhirnya mereka menjadi teman dan rekan bisnis,hingga setahun lalu Rangga memutuskan untuk kembali ke Negara tempat tinggalnya.
Bian Andara Stave putra Lily yang kini berusia 2 tahun,memiliki mata yang indah serta tampan perpaduan yang cukup sempurna antara dirinya dan Bara,Baby yang kini sedang aktif dalam berbagai hal itu.tak hayal membuat sang kakek dan nenek kerepotan dalam menjaganya,Lily dan Diego pun tak ketinggalan dalam memeberi kasih sayang.setelah pulang kerja Lily akan menghabiskan waktunya bersama putra kesayangannya,begitu juga Diego yang memberi kasih sayang layaknya seorang ayah kepada anaknya,paket lengkap yang dirasakan oleh Baby Bian.
__ADS_1