
Siang telah berganti dengan malam, vero pergi ke sebuah klub masih dengan menggunakan gaun sebelumnya.beberapa pria menatapanya penuh minat,namun vero mengacuhkannya.vero menegak minuman yang di hidangakan oleh seorang bartender.sang asisten mencoba melacak keberadaan vero,dengan GPS yang terpasang di mobilnya.
Astaga wanita itu menghabiskan waktunya di klab malam lagi,tidak adakah yang bisa dia lakukan selain mabuk-mabukan.sungguh merepotkan,,
“Kau tau aku sudah tidak tahan dengan kelakuannya,yang sama sekali tidak berubah.dan kau masih saja tahan berada di sisinya!”
“Dia sebenarnya wanita yang baik,hanya saja cinta dan obsesinya menutup matanya!”
“Jika kita kita tidak bisa mengembalikan gaun rancanagn Eli,kita harus siap-siap mengganti rugi!”
Sang manajer dan asisten melajukan mobilnya menuju klab malam,sesuai dengan titik terakhir keberadaan mobill yang vero bawa.malam semakin larut,vero menghabiskan beberapa botol minuman keras,dia mengoceh dan menarik perhatian beberapa pria,yang cukup tergoda dengan penampilannya.
“Hei wanita cantik itu mulai mabuk,bagaimana kalau kita bermain dengannya!”
“Ide yang cukup bagus!”
Dua orang pria asing mendekati vero yang mulai tidak sadarkan diri,wajah cantik,serta tubuh yang begitu menggoda memebuat ke dua pria itu cukup berminat.
“Kau mau ikut bersama kami,kami bisa membantumu menghilangkan rasa kesedihanmu!”
Vero tidak menjawab,dirinya hanya menepis tangan yang menyentuh pundaknya.mendapat penolakan kedua pria asing itu,mencoba meraih tubuh vero dan merangkulnya.vero yang hampir hilang kesadaran tidak mampu menopang tubuhnya.seringai jahat terlihat di wajah ke dua pria asing itu.sang asisten masuk kedalam klub dan mencari keberadaan vero,pandanagn matanya tertuju pada dua orang pria,yang membopong vero dalam keadaan mabuk.
“Mau kalian bawa kemana wanita itu?”
Kedua pria asing itu melihat seorang wanita yang berdiri di depan mereka,dengan wajah kesal.
“Jangan campuri urusan kami Nona,atau kau mau bergabung bersama kami malam ini?”
“Lepaskan wanita itu,sebelum aku melaporkan perbuatan kalian!”
“Hei apa yang sudah kami lakukan,kami hanya menolongnya!”
“Dengan membawa wanita mabuk ke dalam kamar,kau pikir aku bodoh tidak mengerti maksud kalian!”
Dengan kesal ke dua pria tersebut mendudukan vero di sofa,dan meninggalkannya begitu saja.sang asisten hanya menghela nafas,jika dirinya tidak adatang tepat waktu mungkin akan terjadi sesuatu yang buruk pada vero.
“Kau menemukannya?”
Sang asisten menolehkan kepalanya dan melihat manajer vero,yang berdiri di hadapannya dengan nafas yang tersengal-sengal.sang asisten menunjuk dengan jari keberadaan vero,yang sudah tidak sadarkan diri itu.
Dasar wanita bodoh,jika ada yang berniat jahat padamu,mereka akan mudah melakukannya.kenapa kau bisa berubah seburuk ini vero.
“Kita bawa dia kembali kehotel,aku harus mengembalikan gaun itu besok!”
Tubuh vero dibaringkan di atas ranjangnya,gaunnya telah terganti dengan piyama.kedua wanita yang menjadi manajer dan asistenya,hanya bisa mengusap dada akan kelakuan vero malam ini.
“Kau begitu lama ikut dengannya,apa yang terjadi padanya?kenapa dia bisa berakhir seperti ini,karena dari yang aku tau,dulunya dia adalah model Top dengan bayaran termahal.kenapa sekarang karirnya menjadi berantakan seperti ini?”
“Karena dia bodoh dan buta!”
__ADS_1
“Maksudmu?”
“Aku tidak bisa menceritakan ataupun menjelaskan apapun padamu,kau bisa bertanya padanya besok pagi.sekarang aku mau tidur!”
Hah,,apa yang terjadi padamu vero,padahal dulu kau memiliki seorang manajer yang sangat bisa di andalkan.dan karir yang cemerlang,apa ada sesuatu yang membuatmu seperti ini?.
***
“Apa kau bahagia Bara?”
“Kenapa Mama masih bertanya,tentu Bara sangat bahagia.sebentar lagi wanita yang sangat Bara cintai,akan Bara miliki begitu juga dengan putra kami!”
“Mama juga sangat bahagia malam ini,Mama ingin kalian secepatnya menjadi sepasang suami dan istri!”
“Jika Mama bahagia,kenapa wajah Mama terlihat gelisah?”
“Mama tadi melihat vero,Mama takut dia akan bertindak jahat lagi seperti dulu!”
“Mama tidak perlu cemas,Bara dan Han telah memeberinya perinagtan.jika dia masih mencoba menyakiti keluarga,Bara tidak akan tinggal diam!”
“Mama percaya padamu!”
Bara memeluk sang ibu yang terlihat cemas,ternyata bukan hanya dirinya yang menyadari tatapan vero padanya dan Lily.ternyata sang ibu cukup jeli,dengan situasi di sekitarnya.
Aku akan berusaha semampuku untuk melindungi mereka,aku berjanji Ma,,tidak akan ada yang bisa memisahkan keluarga kita lagi.
“Bisakah kau lepaskan istriku,kau sudah memeluknya lebih dari 5 menit!”
“Plakk”Tuan Danu memukul bahu Bara dengan keras.
“Akhhh,,sakit pa!”
“Bocah tengik,kau hanya mencari kesempatan dalam kesimpitan.sana peluk Lily mu,jangan peluk istriku.Ayo sayang kita istiraha,jangan ladeni bocah ini!”
Bara melongo mendengar ucapan sang Ayah,yang membuatnya kesal.bisa-bisanya sang Ayah cemburu pada anaknya sendiri.
“Dasar pria tua pencemburu!”
Tuan Danu dan Nyonya Santika tersenyum,dan meningglakn sang putra yang mengumpat kesal kepada mereka.Han yang kebetulan memasuki kamar Hotel,mengerutkan dahi melihat Bara yang mengomel tak jelas itu.
“Kau kekurangan sesuatu,kenapa harus menggerutu terus!”
“Papa sungguh membuatku kesal,aku hanya memeluk Mama sebentar!”
“Jangan memeluknya di depan Papa,karean Mama bukan milikmu Bar.Mama milik Papa!”
Bara mengernyit bingung,mendengar ucapan Han yang membingungkan.
“Mama juga milikku bodoh!”
__ADS_1
“Tapi Papa yang lebih berkuasa,kau..lewat!!”
“Sialan,,BHuukkk,Bhukk”
“Hei hentikan bocah laknat,aku lebih tua darimu!”
“Dan aku masa bodoh akan hal itu!”
Keduanya saling melempar dan memukul dengan bantal,hingga keduanya merasakan kelelahan,dan membaringkan tubuhnya di atas ranjang.
“Kalau kau menikah kau akan merasakan hal yang sama dengan Papa,kau akan meraskaan cemburu pada anakmu sendiri.karena setelah kalian memiliki anak,prioritas utama mereka akan berpindah pada anak.jadi mereka para suami akan merasa tidak di cintai,atau di perhatikan lagi!”
“Seorang istri dan ibu,pasti akan selalu bersikap adil pada keduanya.dan hal itu tergantung,dari pandangan pasangan mereka sendiri,dan aku berharap padamu.jika Lily tidak memiliki cukup waktu untuk memperhatikanmu,karena sibuk dengan anak-anak kalian nantinya,aku harap kau yang harus memberinya perhatian dan cinta.karena tidak mudah bagi seorang istri dan seorang ibu,harus bersikap adil disaat bersamaan!”
“Kau mengerti maksudku kan?”
“Terimakasih atas nasehatmu,aku tidak akan melupakannya!”
Han tersenyum dan memeluk tubuh Bara,membuat Bara terkejut dan meronta.bukan Han namanya jika dirinya tidak bisa berbuat jahil pada Bara.
“Lepaskan aku Bocah tengik,jangan memelukku di atas tempat tidur!”
“Berhenti memangilku Bocah tengik,aku lebih tua darimu.lagi pula kapan lagi kita bisa tidur bersama di atas satu ranjang seperti ini,jadi mari kita nikmati mala mini dengan damai!”
“Aku tidak,menjauh dariku.kalaupun ingin tidur bersama jangan memelukku sialan.kau ingin orang lain berpikir yang aneh-aneh tentang kita!”
“Itu lebih baik,jadi tidak aka nada wanita yang akan mengganggumu lagi kan!”
Han terus memeluk Bara,tanpa melepaskan pelukannya.Bara yang tidak tahan akan sikap Han,akhirnya melakukan hal yang sama.tawa mereka membahana di dalam kamar hotel itu,hanay merekalah yang tau,apa yang terjadi di dalam kamar hotel tersebut.
***
Vero membuka matanya yang terasa berat,dia menatap sekelilingnya dan menyadari jika dirinya sudah berada di kamar hotel.denagn malas dia turun dari ranjang,dan masuk kedalam kamar mandi untuk mmebersihkan diri.hampir 30 menit vero membersihkan dirinya,wajah yang tadinya kusut itu kembali segar dan bercahaya.
Vero melihat kedatangan sang manajer,yang telah mengemablikan gaun yang vero gunakan semalam.vero mengetahui jika sang maanjer sedang marah padanya,namun hal ini bukanlah yang pertama kali baginya.
“Apa yang terjadi padamu semalam vero,kau tau jika kami tidak datang lebih cepat,dua pria asing itu pasti sudah berbuat jahat padamu!
Vero terdiam,dan mencoba mengingat kejadian semalam.vero memejamkan matanya,merutuki kebodohannya.ingatan vero kembali kepada Lily,gadis pelayan yang sekarang telah berubah menjadi angsa itu.vero menatap sang manajer,dan duduk dihadapannya.
“Cari tau siapa wanita yang bernama Lily Anderson Stave itu,perancang yang semalam ikut berpartisipasi itu!”
“Kenapa kau penasan denagnnya,apa kau tidak pernah mendengar namanya sebelumnya!”
“Katakan apa yang kau ketahui tentang wanita itu!”
Sang Manajer menatap ragu vero,sebelum akhirnya dia menceritakan siapa Lily sebenarnya di Negara Y.Lily Anderson Stave adalah putri semata wayang,dari pendiri Anderson Coperation,pengusaha terkaya dan di segani di Negara Y. Lily adalah Desainer muda,yang bakat dan kemampuannya sudah di akui,dia juga merupakan pewaris setelah Diego Anderson Stave.
Mendengar cerita sang Manajer,tubuh vero bergetar hebat.antara rasa keterkejutan yang luar biasa,dan amarah karena sang pelayan itu ternyata seorang putri dari keluarga terpandang.kakinya mendadak lemas,dia terduduk di sofa dengan wajah pucat pasi.membuat sang manajer mengerutkan dahi,nmaun berbeda dengan sang asisten yang hanya menampilkan wajah datarnya.
__ADS_1
Setelah mengetahui kebenaran ini,akankah kau menyerah pada cintamu itu vero.pelayan yang pernah kau sakiti itu,bukanlah orang sembarangan.ku mohon buka matamu,dan berhentilah bersikpa bodoh dengan menyia-nyiakan hidupmu.