
Seiring berjalannya waktu,usia kandungan Lily sudah memasuki bulan ke 8.Bara selalu siaga,dan tidak meninggalkan sang istri,dalam perjalanan dinas apapun.semuanya dia serahkan kepada Han,beberapa perlengkapan bayi sudah memenuhi kamar bayi,yang telah di siapkan oleh keluarga Danu.
Bayi yang dikandung Lily,yang mereka sudah ketahui jenis kelaminnya,sangat sehat di dalam kandungan.antusias semua keluarga menyambut kedatangan sang princess,sangat jelas terlihat dari dekorasi kamar serta pernak-pernik bayi perempuan.
Lily terlihat cantik dan berisi di kehamilan keduanya,makanan sehat serta susu selalu rutin dirinya konsumsi.Bara selaku suami siaga,kini pulang lebih awal dari biasanya.jika ada urusan yang mendadak dan butuh tanda tangannya lah, dirinya akan turun tangan selebihnya semua urusan di serahkan ke Han.
Han pun mau tidak mau harus menjalankan tugas serta pekerjaannya,sebagai sekertaris Bara.bahkan Bara memberi Han beberapa orang kepercayaannya,untuk memebantunya.Bara memijit keningnya yang terasa pening,pekerjaannya serta berkas-berkas yang harus dirinya periksa,menumpuk di mejanya.dasi yang sudah tidak terpasang rapi,serta rambut kini acak-acakan,membuat Han tersenyum melihat keadaan Bara,yang berbeda dari biasanya.
“Apa kau sepusing itu?”
“Kenapa kau tidak memeriksanya Han,dan berikan padaku setelah kau memeriksanya!”
“Kau harus tau isinya,pemimpin disini itu dirimu bukan aku.beberepa berkas itu sudah aku pilih,aku memilih yang menurutku sangat menguntungkan.karena itu kau juga harus membacanya!”
“Hah,,aku tidak ingin pulang malam Han!”
“Maka dari itu bekerjalah dengan cepat,agar kau bisa memeluk anak dan istrimu!”
“Cih,,apa yang kau!”
“Aku tau apa yang sekarang ada di otak dan pikiranmu,kau ingin cepat-cepat pulang dan memeluk Lily bukan.Ckkk,,CkkK,,kau sangat bucin pada Lily!”
“Aku hanya bersikap demikian pada istriku,kau kan belum merasakannya sekarang.nanti jika kau sudah mengalaminya,kau akan tau apa yang aku rasakan sekarang!
“Iya,,iya,,aku akan mencoba memahami kondisi dan perasaanmu sekarang ini.bukankah aku pria yang sangat perhatian!”
Han duduk di atas meja tepat di sebelah Bara,tersenyum manja dan menatap Bara dengan tatapan menggoda.Bara merinding dan menggelengkan kepalanya,mengusir pikiran konyolnya.sementara Han terus menggoda dengan mencolek dan menarik dasi Bara,membuat Bara kesal dan ingin tertawa akan ulah sahabat sekaligus sekretarisnya itu.
Bara memukul kepala Han dengan gulungan kertas,namun tak membuat Han menyerah.Han terus menggoda dan memeluk Bara,kegiatan keduanya terhenti,ketika mendengar kertas jatuh.Han dan Bara menolehkan kepalanya,dan melihat salah satu staf wanitanya berdiri dengan terkejut.bukannya berhenti Han malah semakin memeluk leher Bara,membuat sang staf wanita malu dan berlari keluar ruangan.namun beberapa menit kemudian,sang staf wanita kembali masuk,dan memungut laporan yang hendak dirinya berikan kepada Bara.Han melirik Bara,dan tawa keduanya membludak.Han tidak bisa menahan tawanya,ketika melihat wajah terkejut dan pucat dari sang karyawati.
“Kau membuatnya terkejut sialan,aku yakin akan gossip akan segera tersebar”sang Bos memiliki kelainan serta hubungan gelap dengan sang sekertaris”!”
__ADS_1
“Tapi kau menikmatinya reaksinya bukan,aku tidak suka pada wanita yang suka mencari perhatian padaku!”
“Jadi kau menggunakan ku, sebagai alat mu?”
“Benar sekali,biarkan mereka berpikir dan menyimpulkannya sesuka hati mereka.aku tidak ingin di dekati oleh mereka,yang menurutku sangat menyebalkan!”
“Haahahaha,,bagaimana jika nanti kau bertemu dengan wanita yang bahkan tidak melirik mu,aku yakin kau akan kesal seperti yang dirasakan para wanita itu sekarang!”
“Cihh,,aku akan membuatnya melihatku serta tertarik denganku!”
“Aku menunggu pertunjukan mu,jangan terlalu memilih Han.kau sudah tua,sebentar lagi akan menjadi seorang paman dari dua bocah menggemaskan!”
“Tunggu saja tanggal mainnya,aku akan membawanya ke rumah jika ,aku benar-benar yakin padanya!”
“Jangan bilang kalau wanita itu ibumu ya!”
“Sialan kau!”
Han memukul bahu Bara dengan kertas di tangannya,Bara hanya tertawa jahil padanya.tentu saja sebagai sahabat,sekaligus keluarga Bara ingin Han,juga merasakan kebahagiaan seperti dirinya.Bara ingin Han,menemukan seseorang yang akan menemani hari-harinya seperti halnya dirinya.Han bangun dan duduk di hadapan Bara,keduanya kembali bekerja dan menyelesaikan beberapa berkas yang ada di meja.
Bara melirik Han yang bersikap aneh,Bara belum menyadari dan tidak mengingat apa yang terjadi tadi siang.Han melirik beberapa staf wanita yang melihat mereka berdua,dengan tatapan aneh.Han semakin merapatkan tubuh dan bergelayut manja pada Bara,karena lelah dan sudah terbiasa dengan sikap Han,Bara hanya membiarkan apa yang Han lakukan.
Kena kalian,berpikirlah seenak kalian.itulah yang aku cari,daripada harus meladeni ke ganjenan kalian,yang tidak ada hentinya.Maafkan kakak Lily,suamimu harus menjadi korban dari dramaku,,
Setelah keduanya menjauh dan hilang,beberapa staf wanita terlihat bernafas lega.sekaligus menyayangkan atasan mereka yang tampan dan sudah memiliki istri itu,harus memiliki kelainan yaitu menyukai sesamanya.
“Aku sangat prihatin dengan istri Tuan Bara,apakah beliau tau jika suaminya, memliki hubungan khusus dengan dengan sekertaris Han?”
“Apa kau tida salah lihat,bagaimana jika yang kau katakan itu salah.bukankah mereka memnag bersahabat!”
“Kau pikir aku tidak bisa membedakan cara persahabatan antara sesame pria,dan sikap suka?Aku melihat sekertaris Han memeluk,dan bersikap manja pada Bos kita!”
__ADS_1
“Jika benar adanya,bukankah sangat di sayangkan jika keduanya harus menyukai sesama.mereka dua pria tampan,mapan serta mempesona.idaman para wanita!”
“Musnah sudah harapanku untuk mendekati sekertaris Han,kau tau kan jika aku sudah lama jatuh hati padanya!”
“Sepertinya kau harus merelakan perasaanmu!”
Salah satu karyawati memberi semangat kepada staf Bara, yang memang menyukai Han.dengan sendu mereka meninggalkan lantai 5 tempat mereka bekerja.sementara di Mobil Han,tidak bisa menahan tawanya membuat Bara mengerutkan dahi bingung.
“Hahahaaa,,,”
“Apa yang membuat mu tertwa,dari tadi aku perhatikan sepertinya ada yang salah denganmu Han!”
“Kau tidak melihat para wanita di lantai 5 tadi,mereka semua sungguh lucu,saat melihat kita berdua!”
Bara mengerutkan dahi dan memikirkan ucapan Han,di menit berikutnya Bara menyadari apa yang membuat Han tertawa.
“Sialan kau Han,pantas saja kau bersikap manja.kau menjadikanku korban mu!”
“Hahaha,,tapi aku sangat puas mengerjai mereka Bara.aku yakin besok berita tentang kita kan tersebar!”
“Awas saja jika istriku salah paham karena ulah mu,aku akan menenggelamkan mu!”
“Kau yakin jika Lily akan marah?aku yakin dia malah akan menertawakan mu!”
“Bocah tengik sialan,cepat jalankan mobilnya,aku ingin mandi dengan air hangat dan berbaring!”
“Aku tau,kau ingin memeluk Lily!”
“Tutup mulutmu bocah sialan!”
Bara menyandarkan tubuh dan menutup matanya,hari ini dirinya benar-benar merasakan lelah luar biasa.45menit berlalu,mobil yang Han kemudikan memasuki rumah mewah kediaman Danu.dengan cepat Bara turun dan meninggalkan Han begitu saja,membuat Han menggelengkan kepalanya.
__ADS_1
Serindu itukah kau pada istrimu,ha,,berbahagialah kawan,aku turut bahagia melihat kebahagian di wajahmu setiap hari.Bara yang dingin dan kaku beberapa tahun lalu,telah hilang dan kembali dengan Bara yang lembut dan perhatian.
Hah,,Aku juga ingin bertemu dengan wanita yang bisa membuatku nyaman,dan merasakan debaran jantung yang berdetak,lebih cepat dari biasanya.namun sampai saat ini tidak ada wanita seperti itu .apakah aku harus lebih sabar menunggu jodohku?