Gadis Manis Pemikat Hatiku

Gadis Manis Pemikat Hatiku
76.Kehadiran Wanita Di Masa Lalu (2).


__ADS_3

Aku pikir kau telah mati,atau hidup dengan baik di belahan dunia lain.tapi kenapa kini kau muncul lagi,aku bahkan tidak ingin berurusan dengan wanita gila sepertimu.


Bara sedikit terkejut melihat keberadaan Vero yang tidak dia duga,begitu juga dengan Han yang sedang asik duduk dengan manis.setelah melihat keberadaan Vero,membuat keduanya sedikit terkejut,namun sebisa mungkin Bara menguasai emosinya.


Bara menatap Vero dengan tatapan dingin,sedangkan vero tersenyum manis dan menatap Bara dengan tatapan kerinduan yang masih sama seperti dulu.Bara menepis tangan vero,dan menjauhkan tangan itu dari tubuhnya,seolah jijik dengan apapun yang menyangkut vero.namun tidak bagi vero,baginya apapun yang Bara lakukan terhadapnya,membuktikan kalau Bara masih memperhatikannya.


Natalia menatap tidak suka pada Vero,baginya vero adalah saingan yang harus dia singkirkan, begitu juga dengan yang dipikirkan vero.mereka saling bertempur dan menunjukkan kharisma pada tatapan mereka,menunjukan siapa yang berhak berdiri disamping Bara.


“Apakah kau tau siapa diriku,bagi pria tampan ini?”


Ucap Vero sambil melirik dan tersenyum manis pada Bara,sedangkan Bara masih memperlihatkan wajah datar tanpa ekspresi.


“Aku tidak ingin tau apa hubungan kalian,yang aku tau,kau model papan atas dengan banyak masalah dan skandalnya, apa yang harus di banggakan dari hal itu!”


“Kau..!!kau boleh berbangga karena anak dari pemilik hotel ini,tapi apa yang bisa kau banggakan untuk bisa merebut Bara dariku!”


Bara yang enggan berada di antara keduanya,memilih pergi secara diam-diam,dan meninggalkan dua wanita yang dianggap gila oleh Bara. Kedua wanita itu masih beradu mulut,dan memperlihatkan siapa yang kuat di antara mereka,hingga keduanya tersadar bahwa pria yang mereka perebutkan,telah menghilang.


“Ini semua gara-gara dirimu,dasar wanita penggoda!”


“Jaga mulutmu,yang penggoda itu tentu dirimu.bahkan Bara tidak ingin disentuh olehmu,dan sangat jelas terlihat betapa jijiknya dia padamu!”


“Kurang ajar,beraninya kau mengataiku!”


“HENTIKAN!!”


Tangan Vero tertahan di udara,ketika dia ingin menampar Natalia.Vero menolehkan kepalanya, dan melihat Tuan Ali datang bersama para pengawalnya.Vero menurunkan tangan dan mengepalkannya,menahan amarah yang menguasainya.


“Ada apa ini,jangan membuat keributan di pestaku.jika ingin ribut keluarlah dari gedung ini!”


“Wanita ini berani menghinaku Ayah!”


Tuan Ali menatap Vero yang dia kenali,dengan tenang Tuan Ali menghadapinya.dirinya tidak ingin terjadi masalah yang akan merugikan usahanya,karena beberapa tamu yang hadir mengenal vero, dan orang tuanya yang merupakan salah satu pengusaha yang di akui dikota ini.


“Maaf Nona Vero,tolong jangan membuat keributan di pestaku.apapun yang terjadi di antara kalian,tolong selesaikan diluar gedung!”


“Aku tidak menerima perlakuan putrimu,aku akan mengingat penghinaan ini.ingat itu!”


Vero meninggalkan pesta peresmian Golden Hotel dengan kesal, dia berusaha mengejar dan mencari keberadaan Bara yang telah menghilang.dengan kesal dia menghentakan kakinya,dan menuju mobilnya.


“Jangan mencari masalah dengannya Natalia,dia model gila yang punya banyak skandal!”


“Aku hanya tidak suka cara bicara,dan keangkuhannya!”


Suasana pesta kembali seperti biasa tanpa adanya keributan,meski bisik-bisik dan perbincangan beberapa orang masih terdengar.Terlihat Nyonya Santika terlihat panik,dan meremas kedua tangannya.Dirinya sempat melihat apa yang terjadi di antara kedua wanita itu.


Kenapa wanita gila itu kembali muncul,setelah bertahun-tahun dan setelah Lily kembali.bagaimana jika mereka bertemu,apakah vero akan menyakiti Lily lagi?.tidak,aku tidak boleh membiarkan wanita gila itu menyentuh menantu dan cucuku.


Nyonya Santika menghampiri suaminya,yang masih sibuk berbincang dengan beberapa teman bisnisnya.

__ADS_1


“Pa,bisa kita kembali,Mama tidak enak badan!”


Tidak enak badan?tapi kelihatannya dia baik-baik saja,apa dia bosan,tumben!.


Tuan Danu menatap istrinya heran,membuat sang istri menatapnya kesal.


“Papi!”


“I..iya,kita kembali!”


Tanpa banyak tanya Tuan Danu mengikuti langkah istrinya,yang sudah jauh meninggalkannya.Tuan Ali yang melihat kepergian Tuan Danu,tidak bisa berbuat apapun.


Pasti mereka sangat kecewa dengan apa yang terjadi,padahal tadi Natalia dan Bara terlihat baik-baik saja,sebelum kedatangan model gila itu.


Mobil yang Bara tumpangi membelah jalanan,hari ini menjadi hari yang begitu menyebalkan bagi Bara.bagaimana bisa dirinya bertemu dengan kekasih masa lalu,yang begitu dia benci.


Kenapa wanita itu muncul lagi,dan tunggu..Apakah ini yang dimaksud Tuan Stave!Sial,,aku sungguh membencimu vero,disaat wanita yang aku cintai kembali,kenapa kau harus datang.


“Hahh,,Kenapa wanita gila itu kembali Han?”


“Mana aku tau,kau pikir aku peramal,tapi kita harus berhati-hati. Cintanya terhadapmu semakin meningkat!”


“Cihh,,kau pikir itu cinta,dia hanya terobsesi padaku.dasar wanita gila. Antar aku ke Felice Hotel,aku ingin bertemu Lily!”


“Temui Lily, setelah semua agenda selesai!”


“Hahahah,,!!”


Mobil yang Han kemudikan memasuki gedung Sky Group,Bara keluar dari mobil dan langsung menuju Lift,tempat ruangannya berada.tanpa banyak tanya,Bara membaca agenda hari ini yang menurutnya cukup padat itu.


Sementara di mobil yang lain,terlihat raut wajah Nyonya santika yang cemas,sang suami yang sejak keluar dari gedung Golden Hotel,memperhatikan sang istri. khirnya tidak sabar dan menanyakan kegundahan hati sang istri.


"Ada apa, kau terlihat cemas! "


“Vero wanita gila itu kembali Pi,karena itu Mama sedikit cemas.bagaimana jika dia tau keberadaan Lily dan cucu kita,Mami tidak ingin terjadi sesuatu pada mereka.melihat perilaku Vero yang buruk,bahkan tidak berubah sampai sekarang!”


“Papi akan coba bicara dengan Bara,Papi yakin Bara juga pasti memiliki pikiran yang sama dengan kita, jika menyangkut keselamatan Lily dan putranya!”


Kenapa di saat semuanya akan kembali ke tempatnya,harus ada pengacau yang kembali ingin memisahkan mereka.Tuhan,,kali ini aku mohon jangan pisahkan putraku,dari orang yang dia cintai.


Hari yang begitu melelahkan dilewati oleh Bara,kini sore telah menjadi malam.Bara memutuskan menemui Lily sendiri tanpa Han,Bara melajukan mobilnya dengan kecepatan sedang.setelah sampai di Felice Hotel,Bara memasuki Lift dan menuju lantai teratas tempat dimana Sang kekasih berada.


Suara ketukan pintu,membuat Lily yang sedang fokus mengerjakan desain pakaiannya,mengangkat kepala dan mengerutkan dahi.setaunya tidak ada orang yang akan dia temui,atau pelayan sekalipun.karena selain Sang Papa dan Diego,serta orang kepercayaan tidak diperbolehkan kelantai paling atas di Felice Hotel.


Lily bangun dari duduknya dan membuka pintu kamarnya,Bara sudah berdiri dengan senyum secerah mentari.membuat Lily mengerutkan dahi.


Bagaimana pria ini bisa datang kelantai ini,bahkan dia bukan orang Felice Hotel.apakah dia menyogok beberapa pelayan?.


“Hei apa yang kau pikirkan tentangku?”

__ADS_1


“Aku hanya berfikir,bagaimana caramu bisa datang ke lantai ini,karena selain Papa dan Diego dan beberapa orang kepercayaan Papa,tidak ada yang boleh kelantai ini!”


“Aku salah satu orang kepercayaan Papamu,sayang!”


Lily mengangkat alisnya mendengar ucapan Bara yang tidak masuk akal baginya,dan Bara tidak mempermasalahkan tatapan aneh Lily.Bara menerobos masuk,dan menutup pintu kamar dengan kakinya. Bara langsung memeluk Lily,dan menumpahkan kerinduannya.membuat Lily kelimpungan dan mundur beberapa langkah,karena tidak siap menahan berat tubuh Bara.


“Aku sangat merindukanmu,sangat!”


“Cihh,,benarkah,aku tidak percaya kau merindukanku!”


“Hei..!!”


Bara melepas pelukannya,dan menatap mata indah Lily.meski kesal karena ucapan Lily yang tidak mempercayainya,namun Bara yakin wanita yang berdiri di hadapanya sama rindunya dengan dirinya.


“Aku tau kau juga sangat merindukanku bukan,kau tidak bisa berbohong padaku sayang!”


“Aku tidak merin…emm,,mmm!”


Bara mengecup dan mencium bibir mungil yang merah merekah itu,ciuman yang panjang terjadi di antara keduanya.Bara mengangkat tubuh Lily tanpa melepaskan ciuman mereka,dan mendudukkan tubuh Lily di atas meja.Bara menatap wajah Lily yang tampak kemerahan,Bara mendekatkan kembali wajahnya,dan mencium Lily lebih dalam.


Nafas mereka beradu,Bara menempelkan keningnya pada Lily.menikmati wajah cantik yang kini mulai kemerahan karena malu itu.hal yang selalu membuat Bara gemas,dan selalu ingin melakukan dan melakukannya lagi.Bara tersenyum dan mengecup kening Lily beberapa kali.


“Hari ini aku bertemu dengan Vero,wanita gila itu kembali. dan aku minta kau berhati-hati,aku tidak ingin sesuatu terjadi padamu!"


"Apakah vero adalah wanita yang di maksud Papamu,Sayang!”


“Apa maksudmu,Papa tidak mengatakan apapun padaku!”


“Papamu akan menyerahkan putri kesayangannya,setelah memastikan kau aman, dan aku tidak terikat dengan wanita manapun.padahal selama beberapa tahun ini,hatiku selalu terikat padamu.Papamu sungguh kejam!”


“Plaakk!”


“Auu,,sakit sayang!”


Lily memukul sekuat tenaga bahu Bara,sehingga Bara sedikit meringis kesakitan.Lily terlihat kesal,ketika Bara mengatai sang Papa.membuat Bara gemas dan memeluk tubuh mungil Lily.


“Tuan Stave begitu menyayangimu,aku punya saingan berat sekarang yaitu Papamu yang tegas dan berprinsip itu!”


Bara melepas pelukannya dan menatap mata Lily,mata mereka bertemu mengisyaratkan betapa dalamnya cinta di antara mereka.


“Tetaplah berada di sisiku apapun yang terjadi,dan percayalah kepadaku. Tidak ada yang aku inginkan di dunia ini, selain dirimu dan putra kita.kalian berdualah hidup dan matiku!”


“Aku percaya padamu,dan tolong jangan hancurkan kepercayaanku dan kepercayaan Papaku,yang sudah memberi kita kesempatan untuk bersatu!”


Bara mengecup ringan bibir Lily,di hari yang begitu berat ini, Bara masih bisa merasakan kebahagiaan yang tidak terkira. 


Terimakasih telah kembali padaku,dan membawa seorang permata berharga bagiku,aku akan melindungi dan membahagiakan kalian.


  

__ADS_1


__ADS_2