
Setelah menikmati makan malam di villa,Lily membersihkan tubuhnya.Lily keluar hanya dengan menggunakan handuk yang menutupi setengah bagian tubuhnya,Bara yang melihat kemolekan tubuh istrinya, tidak bisa menahan hasratnya lebih lama lagi.Bara mendekat dan memeluk tubuh Lily dari belakang,mencium tengkuk dan memberi gerakan ringan di permukaan kulitnya.gerakan ringan yang Bara buat,membuat tubuhnya menegang,gelenyar aneh mulai Lily rasakan.
Sentuhan serta kecupan ringan yang Bara berikan,mampu membuat gairah Lily bangkit.Bara memutar tubuh Lily dengan perlahan ,membuat tatapan mata mereka bertemu.kilatan gairah keduanya terlihat begitu jelas,Bara menempelkan keningnya di kening Lily.menahan hasrat yang mulai menguasainya,namun gerakan tangan Lily yang tidak dirinya duga,membuatnya lepas kendali.
Lily mengelus dada bidangnya,serta memainkan bibir manisnya di atas permukaan kulit Bara,memberikan sensasi panas yang mulai terasa.sentuhan ringan Lily serta kecupan-kecupannya,mampu membangkitkan hasrat Bara dalam sekejap mata.Lily mengalungkan kedua tangannya di leher Bara,mendekatkan bibirnya yang basah pada bibir Bara.keduanya mulai menikmati ciuman yang penuh sensasi,lidah mereka saling membelit,keduanya begitu menikmati ciuman yang sangat memabukkan itu.
Tanpa melepas tautan bibir mereka,Bara membimbing tubuh Lily menuju ranjang berukuran besar di belakangnya.membaringkan tubuh Lily,sambil menikmati rasa manis yang terasa dari bibir Lily.Bara melepas tautan bibir mereka,memberikan kesempatan bagi sang istri untuk menghirup oksigen sebanyak-banyaknya.dada Lily naik turun serta merasakan panas di sekujur tubuhnya,tatapan mata Bara sayu,mendamba serta memuja.
Bara mengungkung tubuh Lily,Bara menopang tubuhnya dengan kedua stangannya.menatap penuh damba,ciptaan tuhan yang berada di bawah kukungannya.Bara mencoba menopang tubuhnya,agar Lily tidak merasa berat menahan beban tubuhnya,tangan sisi kirinya menopang tubuhnya yang kokoh.dan tangan sisi kananya membelai lembut wajah Lily,menggodanya dengan gerakan lembut,semakin membuat Lily terbuai.
Bara melepaskan ikatan handuk yang melingkar ditubuh Lily,memperlihatkan keindahan tubuh yang masih terjaga dan terawat dengan baik.meski sang istri sudah melahirkan kedua anaknya,namun tubuhnya masih tetap indah dan terawat.Bara menelan ludahnya kasar,hasratnya sungguh menggila.Bara menyerang Lily dengan ciuman dahsyat,membuat ******* demi ******* lolos begitu saja dari bibir manisnya yang menggoda.semakin membuat Bara frustasi ,gairahnya semakin memuncak.Bibir serta tangan Bara tidak diam,keduanya berperan aktif,mencium serta meraba apa yang di gapainya.puas dengan permainan bibir serta tangan,Bara berpindah pada intinya,inti dari percintaan mereka yang memabukkan.
Bara bersiap di posisinya,memberikan ruang serta posisi yang nyaman bagi sang istri.perlahan namun pasti,persatuan mereka yang menggairahkan dimalam yang panjang itu terjadi.mereka berdua larut dalam gairah cinta yang memabukkan,Bara melakukan percintaan dan penyatuan mereka berkali-kali.hingga keduanya merasakan kepuasan yang luar biasa,dari kegiatan panas mereka.
***
Di tempat lain,dan di Negara berbeda.Diego dan Karin baru saja sampai di hotel tepat jam 7 malam waktu setempat,Diego memilih Hotel yang begitu dekat dengan bandara.sedikit memudahkannya,untuk beristirahat lebih cepat,sebelum melanjutkan perjalanan ke kota tujuan.keduanya menikmati makan malam,yang telah di sediakan pihak hotel.anggur merah yang menjadi kesukaan Diego,terhidang di atas meja.
“Aku akan mandi,tubuhku terasa lengket!”
Diego hanya tersenyum dan menganggukkan kepalanya,Karin mulai terbiasa dengan sikap Diego yang kurang bicara.Diego bicara melalui gerakan,dirinya adalah pria yang sedikit sulit untuk berbasa-basi.beberapa menit kemudian ponselnya berdering,Diego mengangkat panggilan dari seseorang di seberang sana.
__ADS_1
“Jadi mereka sudah sampai,baiklah terus awasi mereka,karena ini adalah perjalanan pertama bagi keduanya.pastikan tidak ada masalah!”
Karin yang baru saja selesai membersihkan diri,menatap Diego yang begitu terlihat serius bicara melewati ponselnya,tidak ingin menggangu sang suami,Karin menuju ruang ganti untuk memakai pakaian tidurnya.Diego yang mengetahui sang istri telah selesai dengan ritualnya,kemudian menyusul masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan diri.
Karin keluar dengan gaun tidur tipisnya,membuatnya terlihat cantik dan menawan.Karin menyapu setiap ruangan dan tidak melihat keberadaan suaminya,namun langkahnya terhenti ketika pendengarannya menangkap,suara gemericik air didalam kamar mandi.Karin tersenyum dan menuju meja rias,menyisir rambutnya dan memakai krim malam yang biasa dirinya gunakan.
“Ckleekk”,,Pintu kamar mandi terbuka,Karin menolehkan kepalanya.tubunya menegang ketika tatapannya mengarah pada tubuh kokoh nan indah milik Diego,Karin bahkan tak berkedip sehingga dirinya tak menyadari jika Diego telah berdiri tepat di hadapannya.Diego menatap sang istri yang begitu cantik mala mini,dengan balutan gaun tidur tipis,yang memperlihatkan pundak putih mulusnya.dan tak terlewat bagian dada Karin yang begitu menggoda,Diego menelan ludahnya kasar,berusaha menahan hasrat yang tiba-tiba dirinya rasakan.
Tangan kokoh Diego terangkat,dan menyentuh dagu Karin.membuat Karin gelagapan serta terkejut,akan tindakan Diego yang begitu tiba-tiba.tatapan mata mereka bertemu,mata bening yang begitu tenang,membuat jantung Karin berdegup kencang ketika menatapnya.Diego mendekatkan bibirnya dan memaksa bibir Karin untuk terbuka,ciuman hangat dari Diego membuat tubuh Karin mendesir.ada sesuatu yang mengalir di darahnya,membuat tubuhnya mulai terasa panas.ciuman yang tadinya bisa saja kini menjadi ciuman panas.Diego mengangkat tubuh Karin,membawanya ke atas ranjang.
Diego menatap wajah cantik Karin yang mulai merona karena malu,Diego mengusap pelan pipi Karin yang merona,semakin membuatnya terlihat cantik.Diego mencium kembali bibir Karin,yang terasa nikmat di bibirnya.pakain Karin mulai terlepas dari tubuhnya,mempertontonkan tubuh indahnya.membuat Diego mengeram,karena hasratnya.dapat Karin rasakan gairah Diego,begitu juga dengan dirinya yang begitu menikmati sentuhan demi sentuhan lembut yang Diego berikan.
Malam yang indah bagi sepasang pengantin baru,bersama mengarungi manisnya malam pertama,Bahkan mereka melakukannya berulang kali.hingga keduanya benar-benar merasakan kepuasan serta kelelahan,akibat kegiatan panas mereka.udara dingin dari pendingin udara, kalah oleh panasnya cinta yang menggelora dari tubuh keduanya.peluh membasahi tubuh Karin dan Diego,nafas mereka saling beradu setelah mendapatkan puncak kenikmatan masing-masing.
Aroma makanan yang begitu menggugah selera,mengganggu penciuman Karin.setelah kegiatan panas mereka semalaman,Karin terbaring lelap dan tidak menyadari jika matahari telah terbit dan tinggi.tubuhnya terasa remuk,kulit mulusnya mulai terlihat merah kebiruan karena keganasan Diego.melihat tubuh sang istri yang seperti itu,Diego tersenyum senang.
“Selamat pagi sayang!”
“Selamat pagi sayang!”
Pipi Karin mulai merona,mendengar panggilan mesra Diego untukknya.apalagi mengingat apa yang meraka lakukan semalam,Karin menarik selimut yang menutupi tubuh polosnya.entah kenapa tingkah Karin begitu menggemaskan pagi ini.
__ADS_1
“Kenapa harus malu dan menutupi tubuhmu dengan selimut,aku bahkan sudah melihatnya semalam,jadi tidak perlu ditutupi lagi sayang!”
Karin semakin merona,dan menundukkan keplanya.merasa malu akan perbuatannya,serta ucapan Diego yang begitu jujur menurrutnya.Diego mendekat dan mengangkat dagu Karin,memaksanya untuk menatap matanya.
“Bersihkan dirimu,setelah itu kita sarapan.kita akan berangkat ke kota, yang begitu ingin kau kunjungi!”
Karin menganggukkan kepalanya,perlahan Karin menurunkan kedua kakinya dan mulai melangkah.namun sesuatu yang begitu menyakitkan di area intimnya,membuatnya berhenti melangkah.Diego dengan sigap mengangkat tubuh Karin,dan membawanya ke kamar mandi.membantunya merendamkan tubuhnya yang terasa lelah,dengan air hangat.
“Sayang aku bisa melakukannya sendiri!”
“Apa masih sakit?
Karin menggelengkan kepalanya pelan,dirinya benar-benar malu.bagaiamana bisa Diego membantunya mandi,dan menggosok tubuhnya.setelah memastikan tubuh sang istri bersih,serta otot-otot tubuhnya kembali rileks,Diego membungkus tubuh Karin dengan handuk dan membawanya ke ruang ganti.
“Sayang aku bisa melakukannya sendiri,tubuhku terasa jauh lebih baik sekarang!”
“Apa kau yakin?”
“Iya sayang!”
“Kabar bagus,karena sebentar malam aku akan melahap mu tanpa ampun,seperti semalam.jadi persiapkan diri serta tubuhmu yang indah ini sayang!”
__ADS_1
Ucapan Diego yang begitu vulgar membuat Karin tidak bisa berkata apa,kemana Diego yang dirinya kenal.pria dingin,datar dan irit bicara kini menjadi pria mesum luar biasa.apakah seseorang bisa berubah hanya dalam waktu satu malam,Karin menggelengkan kepalanya mengusir pertanyaan-pertanyaan bodoh yang mulai melintas di benaknya.sungguh pria luar biasa,di luar dirinya begitu dingin dan tak tersentuh,namun ketika kini pria itu berada di dekatnya sifat mesumnya mulai terlihat.
Apa yang membuatnya seperti itu,apa kak Bara yang mengajarinya menjadi pria mesum,,Hahh,,aku harus menguatkan diri dan fisikku mulai hari ini,dia sungguh pria perkasa yang mempesona,,