
Cherry dan Desty terus tertawa mengenai kegiatan malam yang dilakukan Brandon. Sejenak dia melupakan tujuannya tapi kemudian berubah ke mode serius.
"Mbak... maaf ya saya tidak mau berbasa-basi lagi. Tolong sampaikan ke Brandon, bahwasannya bosnya sedang dalam masalah besar!" ucap Elsa akhirnya memberitahu kondisi Lucas.
"Bos... maksudnya suamiku mbak?" tanya Cherry memastikan.
"Maaf, ini berarti saya berbicara dengan istri tuan Lucas?" balik tanya Elsa.
"Iya mbak, ini saya juga lagi cari suami saya yang menghilang. Bukan melakukan kegiatan malam yang mbak tuduhkan." jawab Cherry dengan menyindir.
"Maaf nyonya, saya kira tadi--"
"Sudah... sudah... tak perlu dilanjutkan, aku bisa mengerti kok...," sahut Cherry.
"Terimakasih nyonya, saya kirim sherlock sekarang." ucap Elsa kemudian mematikan ponselnya lanjut mengirim sherlock keberadaan Lucas.
"Brandon, Elsa sudah mengirimkan sherlock...," Cherry memberitahu Brandon. Kini mereka langsung menuju lokasi.
Singkat cerita, Cherry dan yang lain tiba ditempat yang sudah dikirim oleh Elsa. Elsa sendiri sedari tadi masih menunggu kedatangan Cherry.
"Elsa... dimana suamiku?" tanya Cherry.
"Nona Angel membawa tuan Lucas kesana." jawab Elsa.
Tanpa pikir panjang Cherry langsung memasuki kawasan Angel. Desty dan Brandon mengikutinya dari belakang, sedang Elsa memutuskan untuk memantau dari kejauhan.
**
Angel benar-benar gila, kali ini dia sudah bersiap dengan baju tipisnya. Lucas yang setengah sadar melihat Angel seperti melihat Cherry istrinya.
"Sayang... kau terlihat sangat cantik," ucap Lucas dengan penglihatan yang samar. Kepalanya terasa sangat pusing.
"Lucas... aku bahagia kau memanggilku sayang...," kini Angel membuka satu persatu kancing baju Lucas.
"Cherry... kau mencoba nakal...," ucap Lucas.
Kini tangan Angel terhenti mendengar nama Cherry keluar dari mulut Lucas.
"Sialan! bahkan disaat kau tak sadar begini, kau masih mengingatnya Lucas. Aku benar-benar tak terima kau melupakanku Lucas." ucap Angel sembari meremas kemeja Lucas.
Angel kemudian menindih tubuh Lucas, mencoba untuk menyentuh bi*bir Lucas dengan bi*birnya, namun Lucas menoleh kesamping. Merasa belum gagal, Angel mencoba meraih bi*bir Lucas kembali tapi gagal lagi.
BRAK!
"Astaghfirullah...!" teriak Cherry.
"Kau apakan suamiku...," ucap Cherry.
__ADS_1
"Ini lagi... baju kurang bahan dipake. Ga malu bu...," sindir Cherry.
"Aaaaargh! kalian... beraninya masuk kedalam rumahku tanpa izin. Aku laporkan kalian semua ke petugas keamanan." bentak Angel.
"Aduh... mbak... udah salah mah ga usah nyalahin orang. Ga tau apa kita lagi live...," sahut Cherry sambil mengarah ke Desty yang sedang merekam mereka.
Angel langsung menyahut selimut didekatnya. Melilitkan selimut tersebut ke tubuhnya.
"Eh mbak... orang udah kerekam ga usah ditutupin... lumayan kan sedekah sama mereka," sindir Cherry kembali.
"Ya Tuhan... suamiku, kenapa dengan bajumu sayang, apa wanita ini yang merusaknya? hiks... hiks.. hiks...," Drama ikan terbang sedang berpindah channel. Cherry sedang bermain peran seolah dirinya teraniaya.
"Suamiku... bangun sayang... aku sudah ada disini, bangun sayang...," panggil Cherry menyadarkan Lucas.
Pendengaran Lucas mulai mendengar, tapi kepalanya masih terasa sangat pusing.
"Dasar wanita ja*lang! sudah kau apakan suamiku sehingga tak sadarkan diri. Apa semurah itu harga dirimu sehingga ingin memper*kosa suamiku yang polos ini. Hiks... hiks... hiks... " Cherry terus memainkan peran teraniaya. Sedang Desty masih lanjut menyiarkan live di akun instagramnya. Bagaimana dengan Brandon, dia sudah mempersiapkan penghargaan piala citra untuk acting Cherry.
"Keluar kalian dari rumahku...!" teriak Angel tak terima.
Sembari memainkan akting, Cherry memapah Lucas yang masih setengah sadar lalu dibantu oleh Brandon.
"Om... bawa suamiku keluar, aku masih ada urusan dengannya." perintah Cherry.
Angel ingin menyahut ponsel Desty, mereka hampir berebut ponsel tersebut untungnya Cherry segera merebutnya.
Cherry dengan tatapan dingin perlahan mendekati Angel.
PLAK!
"Satu tamparan karena kau sudah membawa suamiku"
PLAK!
"Satu tamparan lagi untuk menyadarkan dirimu jika masalalu tak bisa diulang. Hubunganmu dengan Lucas sudah berakhir lama. Sekarang Lucas milikku. Jadi, jangan coba-coba kau merebutnya dariku, karena aku tak akan tinggal diam. Mengerti!" bentak Cherry langsung membuat nyali Angel menciut.
"Desty... ayo kita pergi dari sini." ajak Cherry.
"Aaaaargh! aku akan membalas semuanya darimu anak kecil!" teriak Angel sembari membuang barang-barangnya yang ada di kamarnya.
Diperjalanan, Cherry sangat khawatir dengan kondisi Lucas yang belum sadarkan diri.
"Om Branded... ini gimana, kenapa suamiku belum sadar?" tanya Cherry.
"Sebentar lagi pasti sadar. Kau tenanglah...," jawab Brandon masih fokus menyetir.
Sesampainya di kediaman baru Lucas, Cherry yang baru tiba ikut memapah Lucas dibantu Brandon.
__ADS_1
"Assalamu'alaikum...," sapa Desty membuka pintu.
Neva , Vino dan Steve yang belum tidur terkejut dengan keadaan Lucas.
"Apa yang terjadi dengan kakakku?" tanya Neva khawatir.
"Ceritanya panjang Nev... aku urus semua dulu." pamit Cherry menyusul Brandon yang membawa Lucas masuk kedalam kamarnya.
"Cherry... kau buatkan air minuman jahe buat menetralkan obatnya." perintah Brandon. Cherry langsung berlari kedapur membuatkan minuman jahe yang disarankan oleh Brandon.
Didapur, Cherry langsung saja mempersiapkan bahannya kemudian memasukkannya kedalam panci yang sudah tersedia.
"Cherry... apa yang sudah terjadi?" tanya Yora.
Bukannya menjawab tapi Cherry langsung berhambur kepelukan Yora.
"Wanita itu kak... wanita itu hampir menodai suamiku... hiks... hiks... hiks...," ucap Cherry.
"Apa wanita yang kemarin kemari? siapa itu namanya, kakak lupa...,"
"Angel kak," sahut Cherry masih bisa menjawab yang ditanyakan Yora.
"Iya. Angel. Apa yang dia lakukan pada Lucas?" tanya Yora penasaran.
"Dia diam-diam mengikutiku dan kakak om makan malam bersama. Saat aku ke toilet ada orang sedang menyuruh seorang lagi untuk memberikan obat ke minuman kakak om. Saat aku menyadari kalau itu menakutkan, aku bergegas keluar kamar mandi. Namun apa yang terjadi, seseorang telah mengunci pintu kamar mandi ku. Disaat aku berhasil keluar, aku tak menemukan keberadaan suamiku. hiks... hiks...," cerita Cherry.
"Kau tenanglah Cherry, sekarang Lucas berhasil selamat. Kau yang tenang ya nanti mama dan papa terbangun akibat mendengar suara tangismu," sahut Yora.
Cherry mengikuti saran Yora. Menghirup nafas dalam-dalam kemudian mengeluarkannya perlahan.
Cherry dan Yora memasuki kamar Lucas. Cherry lalu membantu Lucas untuk meminum minuman jahe buatannya.
"Kepalaku sangat sakit," keluh Lucas.
"Tetap berbaring, jangan kau paksakan untuk duduk." saran Lexi.
Lexi dan yang lain sudah mendengar alasan mengapa Lucas bisa seperti ini dari Desty. Desty juga memperlihatkan video yang sudah dia rekam di kediaman Angel.
"Cherry... dimana kau sayang...," panggil Lucas masih setengah sadar.
"Aku disini, di sampingmu" jawab Cherry,l lalu mendekatkan wajahnya didepan wajah Lucas.
"Cherry... kau sangat cantik sekali memakai gaun malam itu...," cerocos Lucas masih belum sadar sepenuhnya.
'Apa yang dia katakan, gaun hemat ongkos jadi primadona' batin Cherry.
Bersambung....
__ADS_1