Kaget Nikah

Kaget Nikah
Epsd. 75. Ditemukan titik terang


__ADS_3

Selesai pertemuan mengharukan keluarga besar dengan Agha. Semuanya berkumpul di ruang keluarga, begitupun dengan Steve. Steve sendiri langsung menidurkan tubuhnya akibat kelelahan bermain dengan Agha kecil.


"Ma, dimana ka Lexi, ka Lucas dan Cherry?" tanya Neva.


"Iya ma.. daritadi papa juga tak melihat mereka" tanya papa Hadi juga sembari mengelus ujung kepala cucunya yang tertidur disampingnya.


Mama Risti menundukkan kepalanya, air matanya kembali jatuh mengingatnya.


"Ma.. kenapa mama menangis?" tanya Neva.


Steve yang tadinya rebahan langsung beranjak bangun. Daritadi dia juga tak melihat Cherry dan yang lainnya. Melihat tante Risti menangis, Steve curiga sedang terjadi sesuatu dengan mereka.


"Cherry... Cherry menghilang... hiks.. hiks.." ucap mama Risti.


"Menghilang gimana maksudnya ma?" tanya papa Hadi.


"Hilang dimana tante?" tanya Steve.


"Kami semua belum mengetahuinya, mama dan yang lainnya masih menunggu kabar dari Lucas dan yang lainnya" jawab mama Risti.


"Apa ka Lexi juga ikut mencarinya?" tanya Neva.


Mama Risti mengangguk membenarkan pertanyaan Neva.


"Sejak kapan ma?" tanya papa Hadi.


"Sejak semalam pa.. Lucas mengira Cherry bersama Lexi, tetapi kenyataannya tidak" ucap mama Risti menjelaskan.


"Neva, apa disini ada komputer atau sejenisnya?" tanya Steve.


"Untuk apa Steve?" tanya Neva.


"Aku dan Cherry pernah memasang sebuah pendeteksi lokasi di cincin nikahnya, mungkin saja masih bisa aku lacak" jawab Steve mengingatnya.


Neva dan yang lainnya merasa senang. Mama Risti kemudian menghubungi Vino.

__ADS_1


"Vino, bisakah kau membawakan komputer atau sejenisnya kemari?" tanya mama Risti.


"........."


"Baiklah Vino, kami tunggu kalian sekarang juga" ucap mama Risti kemudian menutup panggilannya.


Singkat cerita, Vino beserta Brandon tiba dengan membawa sebuah laptop pengeluaran terbaru.


"Minum untuk kalian...," ucap Neva membawa minuman.


Vino yang melihat Neva pertama kali tak mengedipkan matanya. Sampai Neva menawari minum kepadanya, Vino tak menyadarinya.


"Hello...." teriak Neva pada akhirnya.


Vino yang menyadari tingkahnya tersenyum malu sembari menggaruk kepalanya yang tak gatal.


"Sadar Vin...sadar..." sindir Brandon.


Vino hanya bisa tersenyum menutupi rasa malunya.


"Gimana Steve, apa sudah terdeteksi?" tanya Brandon.


"Harusnya ini gampang, tapi kenapa ini sulit sekali untuk disinkronkan" keluh Steve.


"Coba kau pake ini" Vino menyodorkan sebuah alat berbentuk flashdisk.


Steve menerimanya dan benar saja, sinyal pelacak itu sangat kuat. Lokasi Cherry dipedalaman terdeteksi.


"Ketemu" ucap Steve setengah berteriak.


Brandon segera menghubungi Lucas. Dia memberitahu Lucas jika lokasi Cherry sudah ditemukan.


"Bagaimana kau bisa menemukannya?" tanya Lucas dalam ponsel.


"Tak usah kau tanyakan, yang terpenting bocah ingusan itu ditemukan" jawab Brandon.

__ADS_1


"Aku dan yang lain akan menyusulmu" imbuh Brandon lalu menutup ponselnya.


"Aku ikut...," pinta Neva.


Steve tak berpikir lama, dia langsung saja menarik pergelangan tangannya. Vino yang melihatnya merasa terganggu. Kemudian Vino berjalan terlebih dulu.


*Lokasi Lucas.


"Bagaimana Cas, apa kata mereka?" tanya Lexi.


"Lokasi Cherry berada di kota Semarang," jawab Lucas.


"Apa yang harus kita tunggu?" ucap Lexi karena Lucas belum melangkahkan kakinya.


"Aku ingin menemui seseorang terlebih dulu" ucap Lucas meninggalkan Lexi.


"Apalagi yang akan dia lakukan"


Bersambung.....


...----------------...


Masih tetap semangat ya ka... harus dong... sambil menunggu othor up, mampir ke karya teman othor yang keren dengan judul karya PELABUHAN TERAKHIRKU



Gilang, seorang pemuda masih duduk di bangku SMA menyukai seorang janda beranak tiga.


Ia jatuh cinta pada pandangan pertama. Dan pertama kali mereka bertemu pada waktu yang tidak tepat.


Mampukah Gilang, meluluhkan hati seorang janda yang baru berpisah dengan suaminya Karena kekerasan dalam rumah tangga.


Mampukah Gilang meluluhkan hati ketiga satpam janda itu?


Ataukah Gilang memilih mundur?

__ADS_1


__ADS_2