
"Bagaimana aku tak tahu mengenai perusahaan yang didalamnya aku yang mengelola semuanya. Sepertinya otakmu perlu dicuci agar ingatan masa lalu mengenai perusahaan ini teringat kembali." sindir Lucas.
"Rupanya papamu sudah menceritakan semuanya, sungguh keluarga Hadinata sangat menyebalkan!" sahut Erick.
"Sudahlah Erick jangan terus memaki keluargaku, kau tak tahu seberapa kuatnya keluargaku" ucap Lucas sengaja mengalihkan fokus Erick karena Brandon sedang berjalan kearahnya dengan pelan.
"Ingat Lucas saat ini kau hanya berdua dengan si pecundang Gerald... kau tak bisa berbuat apapun saat ini" sahut Erick dengan percaya diri.
Lucas dan Gerald berusaha untuk memberontak, sayangnya tak berhasil.
"Cepat kalian tembus semua data perusahaan ini!" teriak Erick kepada anak buahnya.
BUGHK!
Sebuah pukulan mengenai tubuh Erick hingga dia tersungkur. Anak buah yang tadinya berfokus kepada tugasnya berlari menyerbu Brandon.
"Bre*ngsek kau Brandon!" teriak Erick.
Brandon membantu Lucas dan Gerald melepas ikatannya. Tepat selesai dirinya mampu melepas ikatan Lucas dan Gerald para anak buah Erick menyerangnya. Perkelahian itu terjadi kembali.
"Lucas... kau segera hancurkan data itu!" perintah Brandon.
"Biar aku dan Gerald yang menangani mereka semua." imbuh Brandon.
Lucas berusaha mencari celah agar bisa sampai kepada Erick yang hampir selesai mengirim data perusahaannya ke URL miliknya.
Dengan usahanya, Lucas langsung memukul Erick. Perkelahian diantaranya terjadi. Erick tersungkur, namun Erick berhasil melarikan diri disaat Lucas lengah menganggap Erick kalah. Erick yang mendapat kesempatan pergi, segera beranjak dan berlari. Namun sebelumnya Erick berhasil menendang tubuh Lucas.
"Kau tak akan bisa mengambilnya Erick!" teriak Lucas yang akan mengejar Erick.
Lucas berlari mengejar Erick hingga ke parkiran. Disana Erick sudah menjalankan kendaraannya akan menabrak Lucas. Lucas sendiri nekat menghadang Erick yang melajukan kendaraannya dengan kencang. Tubuh Lucas sempat terpental saat Erick menabraknya.
"Aaaarrrggghhh..." suara Lucas kesakitan.
"Kau baj*ingan Erick!" umpat kesal Lucas sambil beranjak. Lucas kembali mengejar mobil Erick meski tubuhnya sudah terluka.
Dengan perjuangannya Lucas berhasil lompat keatas mobilnya. Erick yang mengetahuinya mencoba menambah kecepatan agar Lucas terjatuh.
"Stop Erick!" teriak Lucas yang berusaha menguatkan jarinya diatas kuda besi tersebut.
"Kau tak akan bisa menangkapku Lucas!" bentak Erick.
Aksi mereka sangat menegangkan, Lucas berulang kali akan jatuh dari mobil Erick yang melaju kencang. Sampai pada akhirnya, Lucas berhasil masuk kedalam berjejer dengan Erick didalam mobil. Lucas sengaja membuat Erick tak mampu berkutik dengan ulah Lucas. Kendaraan yang mereka tumpangi mulai oleng dan menabrak sebuah pembatas jalan. Erick langsung tak sadarkan diri, sedangkan Lucas setengah sadar langsung turun dari mobil Erick.
__ADS_1
Lucas masih memegangi kepalanya yang sudutnya mengeluarkan darah. Kepala Lucas terasa pusing, pandangannya sedikit buram Lucas menjauh dari tempat untuk bersandar. Saat dirinya sudah tak mampu berjalan dan berdiri, Lucas menjatuhkan tubuhnya lalu terdengar suara ledakan mobil yang dibawa Erik. Mobil tersebut terbakar beserta isinya.
Brandon dan Gerald tiba dilokasi Lucas, untung petugas keamanan tiba disaat yang tepat. Sebagian menangkap anak buah Erick dan sisanya mengejar keberadaan Lucas bersama Brandon dan Gerald.
"Lucas... Lucas...!" panggil Brandon melihat Lucas mulai kehilangan kesadarannya.
Lucas tersenyum lalu memejamkan matanya. Dibawah alam sadarnya, Lucas terus saja tertawa. Dia merasa sedang bersama Cherry dan kedua buah hatinya Abimana dan Adhyaksa.
"Papa... Abimana pamit dulu ya... besok kita ketemu lagi" terlihat Abimana pamit lalu tersenyum kearahnya.
"Abi... Abi... Abi....!" teriak Lucas.
"Lucas... bangun Cas...!" suara Abimana menurut Lucas berubah menjadi Brandon.
"Abimana...!" teriak Lucas menyadarkan diri.
Melihat Lucas terbangun, Brandon langsung memeluk bahagia Lucas.
"Terimakasih Tuhan..." ucap Brandon bahagia dibarengi dengan air mata.
"Lu sudah buat jantung gua mau copot Lucas...," keluh Brandon.
"Aku dimana Brandon, Gerald?" tanya Lucas merasa asing dengan tempatnya.
"Kau di Rumah sakit Lucas." jawab Gerald.
"Lucas... Lucas... tenangkan dirimu. Om Hadi beserta Lexi akan tiba." ucap Brandon menenangkan Lucas.
"Aaaaarghh..." keluh Lucas saat menyadari punggungnya sakit.
"Kenapa dengan punggungku, rasanya sangat sakit Gerald..?" tanya Lucas.
"Kau tenangkan dulu kondisimu Lucas...," sahut Gerald sama dengan Brandon.
"Punggungmu mengalami hal serius, efek dari masa lalumu dulu," imbuh Gerald.
"Tapi kau tenang saja Lucas, kita semua akan berusaha untuk membuatmu normal kembali." ucap Brandon dengan semangatnya.
Ceklek!
Pintu ruangan terbuka, papa Hadi langsung saja memeluk Lucas. Terlihat mata beliau juga basah seperti Brandon. Lexi yang terlihat cuek juga mengalami hal yang sama.
**Sebelumnya,
__ADS_1
Setelah Lucas ditemukan, Brandon dan Gerald segera membawa Lucas ke Rumah sakit. Sampai di Rumah sakit, Lucas langsung masuk kedalam ruang UGD. Lama Brandon dan Gerald menunggu. Pintu UGD terbuka.
"Bisa kita bicara tuan?" pinta dokter keluarga bernama Marco.
"Mohon maaf sebelumnya tuan, kami harus meneliti lebih dalam kasus yang dialami oleh tuan Lucas ini."
"Apa yang sebenarnya terjadi Marco?" tanya Brandon.
"Kami belum bisa memastikan, ini hanya dugaan saja." jawab Marco.
"Katakan saja Marco apa yang terjadi pada Lucas..." sahut Gerald.
"Kami baru menduga jika tuan Lucas mengalami Fisura." ucap Marco.
"Ini tak mungkin Marco! dugaanmu pasti keliru, Lucas tak mungkin mengalami Fisura." bentak Brandon.
"Brandon apa itu Fisura?" tanya Gerald belum tahu.
"Fisura merupakan kelainan tulang yang menimbulkan keretakan pada tulang karena kecelakaan yang juga disertai dengan nyeri dan sakit. Patah tulang adalah kelainan pada tulang karena kecelakaan, baik kendaraan bermotor maupun karena jatuh tuan Gerald." jawab Marco.
"Brandon... apa Lucas pernah memiliki riwayat kecelakaan?" tanya Gerald kepada Brandon.
"Pernah... tapi itu kejadiannya saat dia masih kecil. Dan itupun Lucas berhasil menghindari kecelakaan maut tersebut." jawab Brandon.
"Terus... apa ini akan berakibat fatal pada kondisi Lucas?" tanya Gerald.
"Bisa jadi tuan Gerald. Untuk itu kami akan meneliti terlebih dulu, ini hanya dugaan dari kami." ucap Marco, kemudian Marco berpamitan setelah selesai menjelaskan semuanya.
Drrttt... drrrttt...
Brandon menoleh kearah ponsel Lucas yang dipegangnya.
"Cherry.."
"Brandon, apa kita harus memberitahu kondisi Lucas kepada Cherry?" tanya Gerald.
...----------------...
Mampir yuk ke karya temanku judulnya "Posesif Husband (CEO Kejam Jatuh Cinta"
Alexander Yudista Miller. laki-laki yang menjabat sebagai CEO, calon pengurus perusahaan milik sang ayah. Alex terkenal dengan ketampanannya dan juga kekejamannya jika menghukum.
__ADS_1
di balik wajah tampan Alex, laki-laki itu memiliki rahasia yang besar. perjalanan cintanya tidak sebaik kehidupannya. ia terpikat dengan seorang wanita yang sebenarnya ia hanya menginginkan anak dari wanita itu.
bagaimana kisah mereka? apakah mereka akan saling jatuh hati atau sebaliknya?