Kaget Nikah

Kaget Nikah
Epsd. 84. Aku sudah siap om


__ADS_3

"Apa kau sudah siap?" tanya Lucas dengan sengaja.


Cherry yang sebelumnya sudah merencanakan semuanya, tiba-tiba merasa ketakutan. Takut bukan karena Lucas, tetapi ajakan Lucas yang sebenarnya dia yang meminta lebih dulu.


Sebelumnya saat setelah selesai pesta kelulusan sederhana, Neva memberikan sebuah kotak pesanan Cherry. Awalnya Cherry sendiri bingung hal apa yang membuat dirinya bisa diterima Lucas menjadi istri yang sesungguhnya. Neva berpendapat jika suami istri harus melakukan hal itu. Cherry terus saja memikirkannya, hingga dia menyetujui pendapat Neva untuk memberikan hak dirinya kepada Lucas.


"Aku yakin kau bisa melakukannya Cherry," ucap Neva setengah berbisik.


Dari sinilah Cherry terus berniat untuk memberikannya kepada Lucas.


Kembali ke kamar sepasang suami-istri Cherry dan Lucas.


"Sudah siapa apaan sih om...," jawab Cherry berpura-pura mengalihkan.


'Ih Cherry... ngapain sih, bukannya kau sudah sepakat tadi' batin Cherry kepada dirinya sendiri.


"Ya sudah kalau belum siap, aku mau tidur. Tapi inget jangan buang baju sembarangan" sindir Lucas kemudian melemparkan baju tak beradab ke sofa. Betapa terkejutnya Cherry melihat Lucas menemukan baju tak beradabnya, malu sudah pasti. Cherry tak bisa mengelaknya lagi.


Lucas lalu membaringkan tubuhnya hanya menggunakan celana pendeknya. Cherry yang melihatnya semakin tak konsen. Tak perlu diragukan lagi Lucas memang sangat mirip dengan artis-artis luar negeri yang memiliki wajah serta body yang sempurna, tak ayal jika Cherry yang selama ini baru menyadarinya sangat takjub melihatnya.


Cherry dengan segera membuyarkan lamunannya. Posisinya saat ini sangat mendesaknya. Disatu sisi dirinya mau keluar, namun semuanya sudah tertidur. Pada akhirnya Cherry ikut berbaring membelakangi Lucas.


Saat Cherry akan memejamkan matanya, Lucas mendekapnya dari belakang, hembusan nafasnya terasa di tengkuk lehernya.


"Kau tak perlu memikirkan hal itu. Aku akan menunggumu hingga siap" ucap Lucas.


Mendengar ucapan Lucas, Cherry merasa memang sudah seharusnya dia memberikan hak Lucas atas dirinya. Cherry dengan pelan merespon pelukan Lucas. Cherry membalikkan tubuhnya berhadapan dengan Lucas, sekarang mereka saling bertatapan dengan pikiran yang sama.


"Aku sudah siap om," ucap Cherry dengan mantap kemudian mengecup bi*bir Lucas pelan. Begitu juga dengan Lucas, dia merespon dengan lebih. Hari dimana Lucas tunggu setelah 6 bulan pernikahannya dengan Cherry.


Lucas terus memainkan kecupan bi*bir yang sudah lama tak dia lakukan.


"Emmmpph..." Cherry terus saja mengeluarkan *******. Ini pertama kalinya dirinya memberikan semuanya yang ada pada tubuhnya.


Lucas terus melum*at bi*bir istrinya dengan lembut dan hati-hati. Dari yang pertama Cherry tak bisa, sekarang Cherry bisa menyeimbanginya. Cherry terus membalas lum*atan yang dilakukan Lucas.


"Aku boleh..." ijin Lucas turun ke area gunung kembar Cherry.


Cherry mengangguk pelan. Lucas terus saja bermain di area tersebut. Suasana kamar ber AC berubah menjadi panas. Cherry terus saja mengeluarkan ******* akibat permainan Lucas, hingga pada titik puncaknya Lucas dan Cherry mulai melakukan permainan yang sebenarnya.


"Itu apa om...," tanya Cherry setengah berteriak.


"Gajahnya berdiri" jawab Lucas tak sabar.

__ADS_1


Akhirnya malam itu menjadi malam penyatuan Cherry dan Lucas.


Keesokan pagi, Cherry terus saja mengeluh **** ************* merasa sakit sampai mau jalan saja dia kesulitan.


"Masih sakit?" tanya Lucas.


Cherry hanya menjawab dengan anggukan kepala. Melihat sang istri masih kesakitan Lucas merasa bersalah mengingat permainannya semalam sedikit brutal karena berkali-kali masuk tak tembus juga, akhirnya dengan terpaksa Lucas melakukannya sedikit nakal sehingga membuat Cherry kesakitan. Tapi pada akhirnya Cherry mampu menikmatinya.


"Biar sarapannya aku bawa kekamar" ucap Lucas, kemudian keluar dari kamarnya.


Semua anggota keluarga sudah bersiap di meja makan.


"Selamat pagi om Lucas," sapa Agha.


"Selamat pagi keponakan om yang tampan," balas sapa Lucas.


"Lucas, dimana Cherry? kenapa kau turun sendirian?" tanya mama Risti karena tak melihat Cherry.


"Dia sedang tak enak badan, Lucas sarapan diatas ya ma.."


"Cherry sakit lagi?" tanya Lexi dan Neva.


"Hanya tak enak badan" jawab Lucas.


"Sepertinya kau sudah melakukan tugasmu sahabatku," sindir Brandon memperhatikan rambut basah Lucas.


"Emang tugas apa sih ka Brandbear?" tanya Neva.


"Brandon Neva," sahut Brandon sengit.


"Emang tugas apa sih bro?" tanya Vino gantian.


"Hanya orang dewasa yang paham" jawab Brandon dengan sok elegant.


"Kampr*et nih orang, dia kata kita ini anak dibawah umur," sahut Vino sedang yang lainnya menertawakan tingkah keduanya.


Bagaimana dengan sumbernya? sumbernya sudah ngacir duluan membawa sarapan untuknya dan istrinya sendiri.


Ceklek,


"Eh... mau kemana?" tanya Lucas melihat Cherry akan turun dari ranjangnya.


"Aku mau berendam," jawab Cherry.

__ADS_1


"Buat apa berendam? bukannya tadi subuh kita sudah mandi,"


"Kata ibu kalau ada yang bengkak harus direndam dengan air hangat, siapa tahu selesai berendam aku bisa jalan dengan normal" jawabnya.


"Ya uda aku bantu, tapi sarapan dulu. Sayurnya keburu dingin" ajak Lucas.


"Tapi disuapin...,"


"Beres istriku, apa sih yang ga buat kamu" sahut Lucas.


Sarapan sepiring berdua di pagi hari yang romantis. Selalu ada tingkah yang membuat keduanya saling tertawa. Selesai sarapan, Lucas membopong Cherry ke kamar mandi. Bukannya sesuatu dengan rencana awal Cherry berendam, melainkan Lucas juga ikut berendam dan mereka melakukan hal yang semalam kembali.


"Kali ini gajahnya berendam," ucap Cherry dengan terkekeh.


Siang harinya, Lucas memutuskan untuk pergi ke kantornya. Dengan pakaian cassual Lucas terlihat seperti abg pada umumnya.


"Kau sudah siap sayang?" tanya Lucas.


"Om, aku tak berbakat didunia modeling apa bisa digantikan orang lain?" tawar Cherry.


"Sayang... ini sudah kesepakatan kita. Kalau kau menolak, aku akan menghukummu malam ini" ancam Lucas.


"Om... please biarkan gajahnya jalan-jalan jangan masuk kandang mulu. Kandangnya sedang dalam perawatan" sahut Cherry.


Lucas tertawa mendengar Cherry sudah mahir menyahuti candaan gajahnya. Lucas mencubit gemas kedua pipi Cherry lalu menci*um bi*birnya.


"Terimakasih sudah memberikannya padaku Cherry," ucap Lucas.


"Tak perlu berterimakasih, kau suamiku sudah sepantasnya kau mendapatkannya" sahut Cherry.


Lucas benar-benar bahagia hari itu, tak menyangka jika Cherry akan memberikannya dengan cepat.


"Sayang, apa kau tak ingin kuliah?" tanya Lucas.


"Aku kuliah rumah tangga saja," jawab Cherry.


"Kenapa sayang? apa kau tak mau seperti Neva dan Steve?"


"Kodrat seorang wanita sesungguhnya adalah menjadi pendidik anak-anaknya kelak. Aku akan belajar ini dulu, mengenai kuliah yang itu aku belum memikirkannya. Aku hanya mau menjadi istri terbaikmu dulu" ucap Cherry mengungkapkan isi hatinya.


"Aku tak pernah melarangmu untuk melanjutkan studymu. Jika kau siap, katakan padaku" ucap Lucas merasa tersentuh dengan ucapan istrinya.


Lucas benar-benar bersyukur karena sudah dipertemukan oleh Cherry.

__ADS_1


'Aku berjanji akan membuatmu bahagia Cherry'


Bersambung......


__ADS_2