
Cafe Cendrawasih.
Afnan yang baru saja sampai langsung berjalan masuk ke dalam cafe itu. Di dalam sana terdapat seorang wanita muda yang duduk membelakangi dirinya. Afnan dengan suara tegas mengucapkan salam pada wanita muda itu.
"Selamat pagi, Apakah benar kamu sekretaris dari Reza Dirgantoro,"
Wanita muda itu pun membalikkan tubuhnya ke arah belakang. Dan betapa terkejutnya Afnan saat mengetahui bahwa wanita muda itu adalah Irene. Setelah sekian lama Afnan mencari keberadaan Irene, akhirnya ia menemukannya.
Irene yang tidak menyangka bahwa dirinya akan kembali di pertemukan oleh Afnan pun sontak berdiri saling bertatapan dengan Afnan.
"Hai istriku, sudah lama kita tidak bertemu. Aku sangat merindukan dirimu," Afnan pun memeluk Irene.
"Lepaskan aku," Irene mendorong Afnan.
"Kamu kenapa sih, Ren? 7 tahun yang lalu kau pergi tanpa pamit padaku. Lalu saat kita bertemu kembali setelah 7 tahun lamanya aku mencarimu seperti ini sikapmu padaku,"
"Hubungan kita sudah berakhir sejak lama Afnan. Aku sudah tidak ingin mengingat pernikahan terpaksa itu lagi. Aku sudah bahagia dengan hidupku saat ini. Kamu tidak perlu mencariku karena tanpamu juga hidupku akan baik - baik saja,"
Irene pun mengambil tasnya dan bergegas untuk pergi karena ia masih menyimpan rasa amarah pada Afnan yang telah ingkar janji dan mengkhianatinya dulu. Tetapi Afnan menghentikannya, lalu ia berkata "Apa alasanmu meninggalkan diriku sendiri 7 tahun yang lalu?,"
Irene dengan suara lantang menjawab "Tanpa aku beritahu, mungkin kamu sudah mengetahuinya. Tanyakan saja pada dirimu sendiri, apa alasanku meninggalkan dirimu 7 tahun yang lalu,"
Setelah mengatakan itu, Irene pun pergi meninggalkan Afnan yang masih berdiri mematung di dalam cafe itu.
*******
Irene masuk ke dalam sebuah ruangan yang di dalam sana sudah terdapat seorang pria muda dan tampan yang sedang fokus dengan laptop di hadapannya.
__ADS_1
"Irene, kamu sudah kembali dari meeting hari ini,"
"Reza, maafkan aku. Aku telah membatalkan kerjasama perusahaan ini dengan perusahaan milik client yang meeting denganku tadi,"
"Kenapa begitu? Tidak biasanya kamu mengambil sebuah keputusan tanpa memberitahukan ku terlebih dahulu,"
"Ada banyak hal yang tidak bisa aku jelaskan padamu. Tapi jika dirimu merasa dirugikan dengan keputusanku ini. Maka kau bisa memecat ku atau memotong gajiku setiap bulannya,"
Irene pun keluar dari ruangan Reza dengan perasaan yang kacau. Ia sudah lama melupakan kenangan terindah bersama dengan Afnan. Bahkan ia telah mengubur dalam - dalam harapannya untuk membangun sebuah keluarga kecil bersama dengan Afnan. Tapi mengapa setelah 7 tahun lamanya, ia harus dipertemukan kembali dengan seorang pria yang telah memberikan luka begitu dalam padanya.
*****
Mobil yang ditumpangi oleh Afnan berhenti tepat di depan perusahaan Dirgantoro Company.
"Pak Afnan untuk apa kita kesini?,"
"Aku sedang mengawasi seseorang,"
"Ternyata selama ini Irene berada disini. Dulu aku yang membuatmu pergi, sekarang aku akan membawamu untuk pulang kembali bersama denganku," - Batin Afnan.
"Ayo kita kembali ke perusahaan,"
"Baik, Pak,"
*******
Malam hari pun tiba, Irene kembali ke rumahnya. Saat Irene masuk ke dalam rumahnya, ia tak menyadari bahwa sejak tadi Afnan mengikutinya.
__ADS_1
"Akhirnya aku menemukan tempat persembunyianmu sayang,"
********
Di dalam rumah, Irene melihat sahabatnya Gisella yang sedang duduk di ruang tamu sambil menonton televisi.
"Udah pulang kamu, Ren,"
"Gis, Kenzie dimana?,"
"Ada di dalam kamarnya. Ia sudah tidur. Kenzie sejak tadi menunggu dirimu untuk pulang sampai akhirnya dia sudah sangat mengantuk. Jadi aku menyuruhnya untuk tidur saja dan tidak menunggumu sampai pulang,"
"Baiklah terimakasih ya Gis, kamu udah mau membantuku menjaga Kenzie selama ini,"
"Sama - sama, Ren. Oh ya aku pulang dulu ya,"
"Kamu gak mau menginap disini aja. Udah malam loh ini,"
"Gak apa - apa aku pulang aja, lagipula jarak rumah kita kan dekat aja. Oh ya Ren, aku saranin kamu ambil cuti dari perusahaan ya,"
"Kenapa memangnya, Gis?,"
"Karena sepertinya Kenzie sangat membutuhkan waktu berdua bersama denganmu,"
"Baiklah besok aku akan ambil cuti dan mulai mengurus tentang liburan kami berdua. Terimakasih ya Gis, kamu sudah mau memberitahukan ku tentang apa yang Kenzie butuhkan,"
"Sama - sama, Ren. Yaudah kalau gitu aku balik dulu ya,"
__ADS_1
"Iya, Gis. Hati - hati ya,"
"Iya, Ren,"