
Epsd. 58. Bertemu
"Dengan siapa kamu tinggal?" tanya Cherry.
"Ayah" jawab Agha dengan polosnya.
Selesai perkenalan singkatnya dengan anak kecil bernama Agha, Cherry dan Lucas mencoba berkenalan dengan keluarga Agha.
"Ayah....," teriak Agha kepada seorang pria seumuran Lucas.
"Darimana saja kamu nak, ayah mencarimu kau kan belum makan seharian tadi" ucap pria tersebut sembari menggendong Agha.
"Ayah, apa kau tahu aku bersama siapa?" bukannya menjawab Agha malah memberi pertanyaan kepada ayahnya.
Pria yang di panggil ayah itu menoleh kearah Lucas dan Cherry. Betapa terkejutnya Lucas ternyata ayah dari anak kecil bernama Agha itu adalah kaka tirinya yang selama ini mereka cari.
"Ka Lexi..," panggil Lucas.
"Lucas" panggil Lexi.
"Ka...ini benar kamu? sudah lama aku dan mama mencarimu" ucap Lucas langsung memeluk Lexi.
"Lucas ada perlu apa kau kesini?" tanya Lexi berusaha mengalihkan pertanyaannya.
"Ka... apa kau tak merindukan adik tampanmu ini" protes Lucas.
"Untuk apa merindukan bocah cengeng sepertimu" sindir Lexi masih dengan gayanya yang keras.
"Ehm... ternyata sekarang aku tahu jika om waktu kecil suka cengeng" sahut Cherry sembari menertawakan suaminya.
'Wanita ini, siapa dia? mengapa wajahnya mirip sekali dengan Yora' batin Lexi .
Lexi menerima kehadiran Lucas dan Cherry dengan berat hati sebenarnya. Sembari Cherry dan Agha berdua asyik di dapur menyiapkan makan Siang, Lucas dan Lexi mereka sedang mengobrol di ruang tamu.
"Lexi, pulang lah... mama selalu menunggu kepulanganmu" ujar Lucas memberitahu.
Lexi tersenyum kecut mendengarnya.
"Bukannya aku tak pernah ada di antara kalian semua" ucap Lexi lebih dingin dari Lucas.
__ADS_1
Lexi merupakan saudara tiri Lucas dan Neva. Mama Risti yang kala itu bersama Lexi, tak sengaja bertemu dengan Hadinata di sebuah toko perbelanjaan tengah kota membuat keduanya jatuh cinta antara satu dengan yang lain. Namun, sayangnya Lexi tak pernah setuju jika mama Risti menikah lagi. Hingga, pada akhirnya Lexi dengan terpaksa memperbolehkan mama Risti menikah dengan Hadinata. Semenjak Risti menikah dengan Hadinata, menurutnya perhatian dan kasih sayang Risti kepada Lexi berkurang apalagi setelah Lucas dan Neva lahir, perhatian mama Risti dan Papa Hadi hanya terfokus pada keduanya. Hal ini yang membuat Lexi memutuskan untuk pergi dari rumah.
"Apa yang kau katakan Lexi.. kau tak tahu bagaimana mama menunggu anak laki-lakinya kembali, kau tak tahu air matanya yang jatuh agar anak laki-lakinya berkumpul dengannya, kau tak tahu maniu matanya disaat dia sedang menyembunyikan kerinduannya... kau tak pernah tahu Lexi!" teriak Lucas.
Lexi terdiam, tampaknya dia merasa tersentuh ucapan Lucas.
"Sampai kapan kau seperti ini Lexi... temui mama segera, dia sangat merindukanmu" imbuh Lucas dengan nada datar.
"Om! jangan bentak ayah aku" ternyata suara keras Lucas terdengar ke telinga Agha dan Cherry. Agha langsung saja membentak Lucas, tak terima dengan apa yang Lucas lakukan terhadap ayahnya.
Agha lalu mendekati ayahnya, "Ayah maafkan Agha sudah membuat ayah sedih" ucap Agha.
"Apa yang kau katakan putraku, anak laki-laki ayah tak pernah membuat kesalahan, jadi berhentilah untuk meminta maaf" sahut Lexi.
"Tapi aku sudah membuat kesalahan ayah, gara-gara aku membawa mereka, ayah jadi sedih dan dibentak om Lucas" ucap anak kecil usia kurang lebih 7 tahun.
Lexi bukannya menyahut, dia malah tertawa.
"Kenapa ayah tertawa?" tanya Agha sedikit bingung.
"Agha.. om Lucas ga mungkin berani memarahi ayah tampanmu ini"
"Emangnya kenapa yah?" tanya Agha.
Melihat Lexi seperti ini, Lucas sangat kagum dengan kepribadian Lexi. Lexi berubah hampir 180° berbeda dari sebelumnya.
"Apa ayah tak berbohong?" tanya Agha.
"Ayahmu tak berbohong Agha, om dan ayahmu adalah saudara" jawab Lucas lalu memeluk Agha dan Lexi bersamaan.
"Kenapa kalian bertiga meninggalkan moment terindah ini tanpaku" keluh Cherry merasa sangat bahagia melihat Lucas dan Lexi.
Lucas mengendurkan pelukannya, "kemarilah sayang, " ajak Lucas.
Cherry ikut berpelukan sembari tersenyum bahagia, tak terasa juga air matanya meleleh begitu saja.
**
"Lexi... dimana kamu nak? sudah hampir 9 tahun mama tak mendengar kabarmu nak.." ucap mama Risti didalam do'anya.
__ADS_1
Neva maupun Hadinata mengerti dengan yang dirasakan oleh istrinya.
"Pa.. apa ka Lexi belum ditemukan?" tanya Neva.
"Papa sudah berusaha mencarinya, tetapi hasilnya nihil" jawab Papa Hadi.
"Neva sangat merindukan ka Lexi" ucap Neva.
"Semuanya sangat merindukannya Neva..." sahut Papa Hadi.
"Lexi juga anakku, siapa orang tua yang tak merindukan kehadiran anak-anaknya" ucap Papa Hadinata.
"Bagaimana kondisi ka Lexi saat ini Tuhan?" gumam Neva.
**
"Taraaaaa.... " suara Cherry menirukan suara dari seorang chef.
"Asyik... ada ayam goreng" teriak Agha melihat menu tambahan yang tidak dia ketahui.
"Masakan kaka enak," puji Agha kepada Cherry.
"Iya dong... siapa dulu chefnya" sahut Cherry dengan songongnya.
"Eh.. kita belum berkenalan, siapa nama kaka?" tanya Cherry namun aksinya berjabat tangan ditahan oleh Lucas.
"Kamu ini kenapa sih om... aku cuma berkenalan dengan kaka iparku" jawab Cherry.
"Ka--kalian sudah menikah?" tanya Lexi.
Lucas maupun Cherry menjawabnya dengan menganggukkan kepala.
'Yora... aku masih berpikir kau berenkarnasi untuk memenuhi janjimu bersama dengan kita lagi' batin Lexi terus memandangi wajah Cherry yang sedang menyuapi Agha .
"Agha, kamu mau ketemu granma ga?" tanya Cherry.
"Siapa itu grandma?" tanya Agha belum mengerti.
"Grandma itu nenek, mamanya ayah kamu" jawab Cherry.
__ADS_1
"Kaka ga bohong kan?
Bersambung....