
Keluarga adalah rumah ternyaman. Seberat-beratnya konflik yang kita hadapi hanya keluarga lah tempat bersandar yang sangat tenang. Atur komunikasi yang baik, ubah pola kehidupan dengan saling memberi pengertian serta menyayangi dari hal-hal terkecil. Tak selamanya kehidupan broken home menjadi semenakutkan yang dipikirkan, ada juga broken home yang menjadikan pembelajaran agar kita bisa ikhlas legowo dalam menjalani takdir yang telah Tuhan pilihkan kepada kita.
"Lucas, bagaimana keadaan Cherry?" tanya mama Risti.
"Dia sudah membaik ma.. hanya saja asam lambungnya sedikit kambuh" jawab Lucas.
"Apa dia membohongi mama dengan berkata selalu baik-baik saja"
"Begitulah Cherry ma.. dia mampu menutupi rasa sakitnya demi terlihat baik-baik saja dimata semua orang" ucap Lucas.
"Rahayu dan Zain sangat beruntung memiliki putri seperti Cherry,"
"Aku juga merasa beruntung memilikinya ma.." sahut Lucas.
Ceklek,
"Mama, Lucas kalian makanlah. Sedari tadi kalian belum kemasukan apa-apa" ajak Lexi baru tiba bersama Hadinata setelah mengantarkan Agha dan Neva kembali ketempat Vino.
"Lexi benar, kalian makanlah. Dokter sudah mengatakan jika Cherry sudah merasa enakan maka dia diperbolehkan untuk pulang" sahut papa Hadinata.
Lucas meraih jemari Cherry menggenggamnya, tatapannya penuh kasih dan sayang. Hati Lucas benar-benar sudah terpaut dengan seorang bocah yang dulu sempat dia sangkal tak mungkin bisa membuatnya jatuh hati. Namun sekarang seorang Cherry sudah mampu menjungkir balikkan kehidupan Lucas Xander Hadinata.
__ADS_1
Melihat sang adik, Lexi merasa tersentuh. Dalam hati dia bergumam 'apakah aku harus marah melihat adikku bahagia dengannya. Cherry hanya berwajah mirip dengan istrinya Yora, tetapi dia bukan Yora'
"Om..." panggil Cherry lirih bangun dari tidurnya.
"Sayang... apa kau mau minum?" tawar Lucas dan Cherry mengiyakan.
Lucas kemudian mengambil segelas minuman lalu membantu Cherry untuk meminumnya.
"Kenapa sayang, kau sedikit kesulitan?" tanya Lucas melihat Cherry sedikit kesulitan meminumnya karena kepalanya masih sedikit pusing. Cherry pun mengangguk.
Lucas lalu meminum air tersebut lalu memberikannya kepada Cherry lewat bibirnya langsung. Pemandangan yang sangat romantis. Mama dan papa tersenyum melihat tingkah putranya, sedangkan Lexi dia membuang wajahnya kebelakang, hatinya berdenyut merasakan sedikit sakit melihat keromantisan itu. Meski dirinya baru mengenal Cherry kurang lebih 2 mingguan, namun entah mengapa perasaannya kepada Cherry menjadi lebih. Lexi sendiri sering mengusir perasaan itu, apalah daya Lexi hanya manusia biasa yang memiliki hati nurani seperti manusia lainnya.
"Kau mau minum lagi?" tanya Lucas.
"Ehm.. sepertinya kita harus pulang saja" ucap papa Hadi.
"Iya pa... mama mau tidur sama cucu mama yang tampan deh" sahut mama Risti ikut menimpali.
"Lexi, sepertinya Neva dan Steve minta untuk diantar keliling Jogja"
"Sepertinya begitu ma..." sahut Lexi.
__ADS_1
"Tuh kan... aku semakin malu" bisik Cherry.
"Terimakasih kalau kalian memahami" bukannya menutupi Lucas malah menimpali sindiran mama papanya dengan santai.
"Pa... jam bezuk kita sepertinya sudah selesai" ucap mama Risti memberi kode.
"Cherry, papa dan mama izin pulang terlebih dulu. Kau istirahatlah, semoga lekas sembuh dan segera pulang ke rumah" pamit papa Hadi.
"Terimakasih Pa.. ma dan ka Lexi" balas sapa Cherry.
"Baik-baik adik iparku" sapa Lexi sebelum pergi meninggalkan keduanya.
Papa Hadi dan yang lainnya keluar ruangan meninggalkan Lucas dan Cherry berdua.
Bersambung...
...----------------...
Selamat istirahat siang... sambil menunggu up kaka reader bisa baca karya temanku dengan judul RAHASIA ISTRI CULUNKU
__ADS_1
Perjuangan seorang wanita bernama Aracelia Daneen Gunawan untuk meluluhkan hati seorang karyawan biasa di kantor ayahnya. Hingga ia mengubah penampilannya demi menutupi identitas sebenarnya bahwa dia pernah ada dalam kejadian masa kelam pria itu. Ali Danish Mahendra, nama pria yang terpaksa menikahi gadis culun. Putri sang bos di tempatnya bekerja. Lalu bagaimanakah perjuangan Ara untuk meluluhkan hati Danish?