Kaget Nikah

Kaget Nikah
Epsd. 74. Grandfa


__ADS_3

"Assalamu'alaikum..." salam Neva tiba bersama papa Hadi dan Steve.


"Wa'alaikun salam...," jawab Agha sembari melirik kearah Neva dan yang lain.


"Eh.. lucu banget, siapa kamu?" tanya Neva berjongkok mencubit gemas Agha.


"Cakep banget sih... keponakan Cherry ini pasti" imbuh Neva.


"Jangan pegang-pegang pipi aku!" tolak Agha kecil.


"Makin gemas aja aku lihatnya...," ucap Neva bahagia. Tetapi tidak dengan Agha, dia terus memasang wajah cemberut.


"Neva...," panggil mama Risti menyambut kedatangan suami dan putrinya.


"Grandma.... cewek ini nakal, daritadi cubitin pipi Agha" keluh Agha.


Papa Hadi dan Neva menoleh kearah mama Risti dengan wajah penuh bertanya-tanya.


"Cucu grandma yang tampan, tante Neva hanya gemas kepadamu" ucap mama Risti sambil tersenyum.


"Agha sudah ketemu grandfa belum?" tanya mama Risti.


"Grandfa?"


"Iya sayang... perkenalkan ini grandfa Hadinata, ayahnya ayah Lexi" sembari menunjukkan papa Hadi yang berada disampingnya.


"Dan ini, cewek yang Agha anggap mengganggumu adalah tante Neva adik ayah Lexi" gantian memperkenalkan Neva.


"Ma...," panggil pada Hadi lirih.


Mama Risti mengangguk, mengerti apa yang ada dipikiran papa Hadi.


Papa Hadi berjongkok langsung menelangkup wajah Agha dengan kedua tangannya. Air mata lolos begitu saja, rasa haru bahagia tak bisa dirinya ungkapkan. Meski Lexi bukan merupakan darah dagingnya, tetapi Hadinata sudah menganggap Lexi sebagai putra kandungnya sendiri.


Agha yang mungkin memiliki naluri yang sama, menyeka air mata Hadinata.

__ADS_1


"Grandfa...," panggil Agha.


"Grandfa, kata ayah pria itu tak boleh menangis. Grandfa jangan nangis, jika ayah tahu dia pasti akan mengejekmu" ucap Agha membuat Hadinata tersenyum.


Hadinata langsung memeluk erat Agha.


Mama Risti dan Neva ikut terharu melihat Hadinata dan Agha, sedangkan Neva dia langsung saja memeluk keponakannya setelah Hadinata selesai melepaskan pelukannya.


"Keponakan tante....hiks.. hiks..," ucap Neva dengan suara parau.


"Ih... tante cengeng," sahut Agha.


Neva dan yang lainnya tertawa mendengar sahutan Agha.


"Biarkan tante cengeng yang penting tante sangat bahagia" ucap Neva kembali memeluk Agha.


"Terserah tante deh..," ucap Agha pasrah.


Steve yang masuk ketinggalan karena mencari Cherry terkejut melihat pemandangan didepannya.


Neva melepaskan pelukannya menoleh kearah Steve. Begitupun dengan Agha, dia hanya memandang Steve dengan datar.


"Agha kenalkan dia----"


"Kekasih tante, Agha tahu" sahut Agha memotong ucapan Neva.


Wajah Neva langsung saja memerah karena ucapan Agha.


"Bu... Bu.. Bukan.. dia om Steve sahabat tante" ucap Neva terpotong-potong.


"Orang dewasa selalu begitu" ucap Agha lalu melanjutkan bermainnya.


Neva langsung menggelengkan kepalanya melihat tingkah keponakannya. Neva langsung menarik tubuh Agha dan kembali mencubit gemas pipinya lalu menciumnya.


Bagaimana dengan Steve, dia hanya tersenyum melihat tingkah Agha. Meski Steve baru mengenalnya, tetapi Steve bisa mengerti jika anak kecil itu merupakan bagian terpenting di keluarga Neva.

__ADS_1


"Hai anak kecil...," sapa Steve.


"Agha sudah besar om," sahut Agha.


Steve tersenyum, lalu menggendong Agha.


"Mau main sama om?" tawar Steve.


"Om pasti bosenin kayak ayah dan om Lucas" keluh Agha.


"Om bisa mengajak Agha naik pesawat" ucap Steve.


"Om mau bohongin Agha, Agha tak percaya"


"Baiklah..." Steve lalu menaruh Agha diatas pundaknya dan mengajaknya berlari memutari Neva, mama Risti dan papa Hadi selayaknya naik pesawat terbang.


"Agha suka......"


"Suka om....... "


Bersambung....


...----------------...


Selamat pagi semua....aku mau Rekomendasiin karya temanku KEKASIHKU PRIA AMNESIA



Seorang pria bernama Zidan yang sedang menaiki mobil terpaksa mengalami kecelakaan.


Wajahnya mengalami kerusakan lalu seorang dokter bedah plastik bernama Safa mengoperasi wajahnya.


Setelah sadar pria itu tak mengingat siapa dirinya. Lalu dokter Safa berbaik hati menampung pria amnesia itu sampai dirinya sembuh.


Apa yang akan terjadi selanjutnya? Apakah Zidan mampu mengembalikan ingatannya kembali? Lalu apa yang terjadi ketika saat ia ingat namun wajahnya telah berubah?

__ADS_1


__ADS_2