
...Selamat bahagia cinta......
...Kita tidak bisa membuat garam menjadi asin,...
...gula menjadi manis, dan kopi menjadi pahit ....
...Sebab mereka sudah ada jauh sebelum kita ada. ...
...Maka nikmatilah bagaimanapun rasanya,...
...sebab mereka tetap layak untuk kita nikmati ......
...----------------...
Melihat Dania berlari keluar dari ruangan, Steve dan Neva ikut mengejarnya.
"Dania...," panggil tuan Sean.
"Tuan Sean...," Lucas menahan tuan Sean untuk tak mengejar Dania karena Steve dan Neva sudah lebih dulu mengejarnya.
"Steve dan Neva sudah mengejarnya tuan" ucap Lucas.
"Apa yang terjadi pada tuan Sean Lucas?" tanya papa Hadi baru tiba bersama Vino. Mereka berdua pamit mengerjakan urusan kantor sebentar lalu balik lagi ke lokasi.
"Dania pa... Sepertinya tuan Sean sudah memberitahukan siapa Desty kepada Dania" jawab Lucas.
"Dania sudah ditemukan?" tanya Vino.
"Sudah Vin... jadi selama ini Dania bersama Steve. Dania sengaja tak mau pulang" jawab Lexi.
"Bagaimana kondisi Desty Lexi?" tanya papa Hadi.
"Info dari Rendi, Desty masih butuh istirahat." jawab Lexi.
"Syukurlah kalau begitu." ucap papa Hadi.
"Tuan Sean maaf saya tak bisa berlama-lama disini karena masih ada beberapa pekerjaan yang harus saya selesaikan. Jika ada sesuatu, anda bisa berbicara dengan Lucas maupun Lexi" pamit papa Hadi.
"Terimakasih banyak tuan Hadinata, maafkan perbuatan saya tadi---"
"Sudahlah tuan Sean kita lupakan kejadian tadi. Yang terpenting sekarang bagaimana caranya menyatukan dua keluarga menjadi satu. Brandon dan Desty." ucap tuan Hadi.
"Kau benar tuan Hadinata. Aku harus segera memikirkan pernikahan mereka berdua setelah dari sini." sahut tuan Sean.
**
"Kak... kenapa tak ada satupun yang memberi kabar soal Desty ya?" tanya Cherry.
"Sudah kok... Lexi mengabari kalau Desty sudah mulai baikan. Sekarang Desty harus banyak beristirahat." jawab Yora.
"Kenapa pria tua itu tak memberi kabar aku...," gerutu Cherry.
"Lucas sedang sibuk menenangkan tuan Sean, karena Dania sudah mengetahui jika Desty adalah kakak tirinya." sahut Yora.
"Neva berhasil menemukan Dania?" banyak sekali pertanyaan yang ada dipikiran Cherry.
"Jadi... selama ini Dania itu berada di apartemen Steve." ucap Yora.
"Apa! Dania bersama Steve? wah... kurang ajar banget tuh orang, awas kalau ketemu aku bikin tahu gejrot!" sahut Cherry.
"Tante cantik...," panggil Agha.
__ADS_1
"Eh... iya sayangnya tante ada apa?" tanya Cherry.
"Dedek Aksa badannya panas" jawab Agha.
Cherry dan Yora beranjak dari duduknya bersama. Cherry langsung berlari ke kamarnya, sedang Yora berjalan pelan bersama Agha mengikuti Cherry.
"Ma... Aksa demam?" tanya Cherry melihat mama Risti membalur minyak telon ke dada banyak Aksa.
"Iya Cherr... mama kaget sebelumnya Aksa tak ada tanda apa-apa... tau-tau aja Aksa tak mau minum susu, mama gendong rupanya Aksa demam" jawab mama Risti sambil memberikan baby Aksa ke gendongan Cherry.
"Cherry, kau tak perlu khawatir ya... Agha dulu juga sering demam. Tenangkan hatimu, karena hati dan pikiranmu bisa menjadi sugesti." ucap Yora.
"Ma... Kak... kita bawa Aksa ke dokter ya...," ajak Cherry.
"Ditunggu dulu, mama baru saja memberikan minyak telon ke tubuh Aksa. Nanti kalau panasnya belum juga turun baru kita bawa ke dokter. Okey Cherr?" sahut mama Risti.
"Mama benar Cherry, coba kau kompres air hangat dulu untuk mengurangi demamnya" saran Yora.
"Bi... bibi...," panggil Yora.
"Iya non..." sahut pembantu rumah tangga bernama Nur.
"Bi, minta tolong siapkan air hangat buat mengompres Aksa ya...," pinta Yora.
"Mas Aksa demam ya non?" tanya Nur.
"Iya bi..." jawab Yora.
"Kalau di kampung saya, bayi seusia mas Aksa obatnya diparutin bawang merah terus dicampur minyak angin non..." sahut bibi Nur.
"Emang bisa bi?" tanya Cherry.
"Bisa non... apa mau dicoba?" tawar bi Nur.
"Nur... boleh dicoba." sahut mama Risti langsung menyetujui saran bibi Nur.
"Siap nyonya." ucap Nur langsung bergegas melaksanakan tugasnya.
Yora mengelus kepala baby Aksa sedangkan mama Risti menyiapkan susunya. Tak menunggu lama bibi Nur datang membawa parutan bawang merah, segera dia mencampurkan dengan minyak telon lalu membalurkan ketubuh baby Aksa.
"Anak aku kok berasa mau dijadiin ungkepan ya?" celetuk Cherry.
"Cherry...." sahut mama Risti dan Yora bersamaan.
**
Diatas gedung, terlihat Dania sedang melampiaskan perasaannya dengan teriak dan tangisnya.
Hal sulit yang harus diterima Dania ketika mengetahui jika seorang wanita yang dicintai oleh Brandon adalah kakak tirinya.
"Kenapa aku merasa Tuhan tak adil padaku... hiks... hiks... hiks...," ucap Dania.
"Tuhan sudah mengambil orang yang aku sayang satu persatu..."
"Dania, sudah ya..." Neva mencoba menenangkan Dania.
"Bagaimana bisa aku tenang? Brandon sudah kembali bersamanya, sekarang gantian papa yang akan bersamanya. Apa ini adil...?" sahut Dania.
"Dania... aku yakin Tuhan masih menyimpan kejutan terindah untukmu. Jangan jadikan ini semua sebagai penghambat segala sesuatu halnya." kali ini gantian Steve yang mencoba untuk berbicara dengan Dania.
"Steve... akhirnya aku mengalami apa yang kau alami... Aku tak tahu lagi apa yang harus aku lakukan saat ini," Dania terlihat sangat terpuruk membuat Steve dan Neva iba.
__ADS_1
"Yang harus kau lakukan saat ini adalah mencoba menerima semua keadaan yang sudah terjadi." ucap Steve.
"Setelah kau bisa menerima semua ini, semuanya akan berjalan baik-baik saja" imbuh Steve.
"Steve... ajarkan aku untuk bisa sepertimu melupakan orang yang sudah membuat jatuh cinta sampai seperti ini...," pinta Dania.
Mendengar ucapan Dania, Neva melirik kearah Steve. Sepertinya Neva tahu siapa wanita yang pernah singgah dihati Steve.
"Kau akan terbiasa jika kau bisa menerima Dania." ucap Steve kemudian berjalan meninggalkan mereka berdua.
"Dania...," panggil Neva.
"Kau pasti bisa menerima semuanya dan kau pasti akan menemukan pria yang terbaik" ucap Neva.
Dania langsung memeluk Neva, "terimakasih Neva...," ucap Dania.
**
"Sayang..." panggil Lucas.
"Berisik banget sih Cas..." protes Lexi.
"Anakku Adhyaksa sakit Lexi... wajar kalau aku ingin sekali bertemu dengannya," sahut Lucas.
"Iya... tapi gak gini juga... Aksa bisa terganggu dengan suaramu," protes Lexi kembali.
"Gak mungkin Lexi... Adhyaksa selalu tenang jika mendengar suaraku" Lucas membela diri.
"Ssssssstttt!"
"Datang-datang berisik banget sih!" protes Yora.
"Aksa baru saja tertidur, kenapa kalian berisik."
"Lucas tuh... dibilangin gak paham-paham" ucap Lexi.
"Eh siapa yang gak paham, wajar dong kalau aku panggil-panggil Cherry" sahut Lucas.
"Iya wajar... tapi gak teriak-teriak juga kali... "
"STOP!" bentak Yora langsung membuat keduanya kicep.
"Berisik sekali lagi aku usir dari sini!" ancam Yora.
"Lucas... segera masuk sana sudah ditunggu Cherry daritadi"
Lucas langsung menuju kamarnya sembari "terimakasih kakak ipar...," ucap Lucas sembari berjalan menuju kamarnya.
"Dasar anak itu tak pernah mau kalah dari kecil," ucap Lexi.
...----------------...
Met rehat semuanya... sebelum tidur baca karya temanku dulu yuk... judulnya Ku kira Kau Cinta
Blurb
Berkisah tentang Janela Arsana dan Keenan Sanjaya, karena berada pada situasi yang tidak sengaja dan disaksikan oleh orangtua masing-masing, akhirnya harus menikah. Juga nasib Kyra Sanjaya adik dari Keenan Sanjaya, yang melakukan one night stand bersama Jeff karena mabuk.
“Aku harus tanggung jawab?” tanya Jeff lalu terbahak. “Kyra sendiri yang datang padaku dengan keadaan mabuk dan merayu layaknya perempuan jal*ng. Lalu kalian berharap aku akan bertanggung jawab? Tidak akan pernah.”
__ADS_1
Bagaimanakah kisah pernikahan Keenan dan Janela dan sedramatis apa hubungan Jeff juga Kyra?