Kaget Nikah

Kaget Nikah
Epsd. 73. Terimakasih


__ADS_3

"Bagaimana bisa petugas anda bisa sampai tidak tahu mengenai ini!" bentak Lucas.


"Maafkan atas keteledoran petugas kami tuan. Kami akan mempertanggung jawabkan semuanya" ucap kepala bidang bagian dengan menundukkan kepalanya.


"Lucas... sudah, lebih baik kita segera mencari Cherry. Aku yakin Cherry belum jauh..." ucap Brandon menenangkan.


"Yang dikatakan Brandon benar, Lexi juga sudah mencari taxi tersebut" sahut Vino.


Mendengar nama Lexi, Lucas langsung mengambil ponsel di sakunya dan menghubunginya.


"Dimana kau sekarang?" tanya Lucas.


"Tetap disana" ucap Lucas kembali lalu menutup panggilannya.


Lucas kemudian pergi tanpa Brandon dan Vino. Tapi sebelumnya Lucas meminjam kunci motor sport Vino.


"Cas... mau kemana lu...!" teriak Brandon.


"Biarkan dia menyelesaikan permasalahannya bersama Lexi" ucap Vino mengerti.


Lucas mengendarai motornya dengan sangat kencang. Beberapa kali dia menerobos lampu merah, tak menghiraukan para polisi mengejarnya. Otak Lucas hanya tertuju satu orang yaitu Cherry. Penyesalan terus saja bergejolak di hatinya.


10 menit dia sampai ditempat bertemu dengan Lexi. Lexi yang masih menatap perkotaan sengaja tak menoleh.


"Aku suami yang bodoh, tak percaya dengan istri sendiri" ucap Lucas.


"Baguslah jika kau mengakui," sahut Lexi dengan senyum smirk.


"Aku tahu kau juga menyukainya, bukan karena wajahnya mirip Yora tetapi tanpa kau sadari kau pun mulai menyukainya" ucap Lucas.


Awalnya Lexi terdiam, lalu tersenyum kembali menatap jauhnya perkotaan dari atas gedung.


"Tak ada yang bisa menggantikan Yora di hatiku. Meski banyak wajah yang mirip dengannya, Yora ku tak akan sama dengan mereka" ucap Lexi.

__ADS_1


"Kau tahu, Cherry wanita yang luar biasa. Setiap detik saat kau tak ada dia selalu membanggakanmu... heh...sayangnya yang aku lihat kau masih menganggapnya seorang gadis kecil seperti Neva" imbuh Lexi.


"Kau tak pernah tahu mengenai perasaanku, jadi tak usah menilai berlebihan" kali ini keduanya saling berhadapan.


"Terserah kau, dari dulu hingga sekarang kau tak pernah berubah. Pantas saja jika mantanmu melakukan ini kepada istrimu" ucap Lexi membuat terkejut Lucas.


"Apa maksudnya ucapanmu!" bentak Lucas.


"Kau lihat video ini pasti akan mengerti" Lexi menunjukkan video yang tak sengaja dia rekam saat mengikuti Reta.


Sebelumnya, Lexi yang berbalik arah memutuskan untuk bersembunyi selesai mendengar percakapan Brandon dan Vino. Mendengar jika wanita itu adalah mantan Lucas, entah mengapa Lexi berpikiran untuk mengikutinya. Lexi bersembunyi didalam mobil Reta dan mendengar semua percakapan Reta dengan orang suruhannya. Dari situ Lexi bisa tahu siapa dalang dalam penculikan Cherry.


Saat mobil yang Reta dan Lexi tumpangi berhenti, Reta turun dari mobilnya dan mengunci semua pintunya. Dari situ jejak Lexi terhenti, namun Lexi bersyukur karena sudah menemukan orang yang menculik Cherry.


"Dasar brengs*k wanita sia*lan! kau benar-benar sudah menabuh genderang padaku. Tak akan aku maafka!" maki Lucas.


"Harus ku temui wanita sia*lan itu" ucap Lucas namun ditahan oleh Lexi.


"Kita cari Cherry terlebih dulu, nyawa dia lebih penting ketimbang makianmu dengan mantanmu" saran Lexi.


"Lexi...." panggil Lucas dan Lucas pun menghentikan langkahnya.


"Terimakasih sudah menjaga istriku disaat aku tak disampingnya" ucap Lucas menyesal karena sudah berpikiran negatif kepada Lexi.


Lexi tersenyum, lalu melangkahkan kakinya kembali dan Lucas menyusulnya dari belakang.


Brandon dan Vino sudah mendapatkan kabar mengenai Reta dalang penculikan Cherry. Mereka berdua melakukan misi membekuk Reta setelah Lexi dan Lucas menemukan Cherry. Sedangkan Lexi dan Lucas menuju lokasi yang tadi dia mengikuti Reta.


"Kemungkinan Cherry berasal didalam sana" ucap Lexi sembari mengawasi sekeliling


"Lucas, aman sepi" ucap Lexi.


Lucas dan Lexi langsung mendobrak tempat tersebut,

__ADS_1


"Cherry...!" teriak keduanya.


"Cherry..."


"Cherry"


"Cherry..."


"Lucas, kau menemukan bocah itu?" tanya Lexi.


Lucas menjawabnya dengan menggelengkan kepalanya.


"Sepertinya mereka sudah membawa bocah itu"


Bersambung....


...----------------...


Baca juga yuk karya temanku... ceritanya ga kalah seru pokoknya.



Menikah dini bukanlah kemauan mutiara, melainkan kesepakatan antar orangtua yang ingin menyatukan persahabatan dan bisnis mereka.


Keegoisan orang tua telah menempatkan Mutiara dalam posisi sulit, dia hanya dianggap oleh suaminya sebagai istri di atas kertas.


Perjuangan Mutiara selama menjadi istri tidak pernah dihargai oleh Sultan. Mutiara dianggap bodoh dan selalu menyusahkan.


Ternyata dibalik ketidakpeduliannya itu, Sultan memiliki wanita lain. Dia membawa wanita itu pulang serta tinggal di rumah mereka, hingga posisi Mutiara sebagai istri sah sangat tak dianggap.


Mutiara tidak mau menyerah dengan nasib buruknya, diapun akhirnya memutuskan untuk terjun ke dunia bisnis, berharap Sultan tidak akan meremehkannya lagi.


Namun, akhirnya ego Mutiara tertantang dan dia bekerjasama dalam bisnis dengan Adam, pesaing bisnis Sultan yang ternyata bisa lebih menghargai dirinya.

__ADS_1


Bagaimanakah kisah rumah tangga Mutiara selanjutnya? ikuti terus yuk! dan jangan lupa ya, beri dukunganmu ke karyaku🙏♥️


__ADS_2