Kaget Nikah

Kaget Nikah
Epsd. 179. Akhir sebuah kisah


__ADS_3

...Bertahanlah jika betah,...


...Pergilah jika resah,...


...Karena cinta butuh saling memiliki dan kasih mengasihi,...


...Untuk sebuah rasa ,...


...Untuk dia yang sedang berjuang demi cinta semoga semua dipernahke sama Allah...


...Yang benar terlihat benar. Yang salah terlihat salah, yang jodoh terasa dekat, tidak jodoh terasa jauh dan menjauh sejauh jauhnya....


...----------------...


Melihat Lucas terus mencium Adhyaksa, hati Cherry semakin bahagia. Pada akhirnya dia bisa melihat kedua kesayangannya bercanda bersama. Cherry perlahan mendekati keduanya.


"Kakak om...," panggil Cherry.


Lucas langsung menoleh kearah Cherry dan langsung memeluknya. Keduanya saling melampiaskan perasaan rindu yang selama ini mereka pendam masing-masing. Air mata harus bahagia menjadi saksi betapa bersyukurnya mereka.


"Selamat ulang tahun sayang...," ucap Lucas.


"Maaf, aku belum bisa menjadi suami terbaik buatmu Cherry---" Cherry langsung menutup mulut Arga dengan kedua tangannya.


"Bagiku kaulah yang terbaik kakak om... tak ada yang bisa menggantikanmu dalam hatiku. Menualah bersamaku, membesarkan anak-anak kita...," ucap Cherry.


Lucas kembali memeluk Cherry.


"Terimakasih untuk segalanya sayang...," ucap Lucas.


Dania, Steve, Neva, Vino, Brandon dan Gerald mereka sudah bersiap menyalakan petasan angin.


1...2...3...


"Happy birthday Cherry....," sorak semuanya bersamaan.

__ADS_1


Cherry dan Lucas terkejut dengan rencana ini, apalagi ini diluar rencana Marco juga.


"Cherry... selamat ulang tahun nak," ucap mama Risti memeluk menantunya.


"Semoga apa yang kau cita-citakan tercapai," do'a terbaik dari mama Risti.


"Terimakasih ma... terimakasih atas segala do'a dan kasih sayang mama. Karena mama kasih sayang ibu tak pernah terputus." balas Cherry.


"Berkah selalu usiamu Cherry...," gantian papa Hadi yang mengucapkan selamat.


"Papa...," Cherry berganti memeluk papa Hadi.


"Terimakasih pa... terimakasih sudah menerima Cherry kedalam keluarga ini," ucap Cherry.


Kini semuanya bergantian mengucapkan selamat kepada Cherry. Desty, Neva, Dania, Gerald, Vino dan Steve mereka bergantian mengucapkan selamat.


"Kau tak memberiku selamat om Branded?" tanya Cherry, kali ini dengan nada lembut perdamaian.


Brandon tersenyum... lalu memeluk Cherry.


"Selamat ulang tahun bocah ingusan," sambil memencet hidung mancung Cherry.


"Terimakasih om Branded... semoga hubungan kalian sampai surga. Jaga sahabatku baik-baik." pesan Cherry.


"Habedeh sahabat setengah otakku...," ucap Steve dan Neva.


"Ih... kalian... bisa ga nyebut aku setengah otak lagi...," ledek Cherry.


"Iya... iya... sahabat full otak deh...," sahut Steve.


Cherry langsung memeluk kedua sahabatnya.


"Pak dokter... apa kau tak mengucapkan selamat padaku?" tanya Cherry gantian melihat Marco hanya berdiri melihatnya.


Marco sedikit canggung saat Cherry menyapanya.

__ADS_1


"Be Happy be Awesome. May peace be upon you. Happy Birthday!" ucap Marco.


"Thanks Mr." sahut Cherry.


"Tante cantik... selamat ulang tahun...," ucap Agha tak mau ketinggalan, sambil memberikan sebuah bucket bunga Juliette rose.


"Terimakasih jagoannya tante. Cup!" Sahut Cherry, tak lupa dia mengecup kedua pipi Agha.


"Adik iparku... selamat ulang tahun semoga segera nyusul junior Lucas season 2." ucap Lexi.


"Hahaha.... terimakasih kakak ipar do'anya... bisa dipastikan setelah ini langsung tancap gas... iya kan kakak om...," sahut Cherry kembali ke mode ceplas-ceplosnya.


"Adik somplak...!" sahut Yora.


"Ah... kakak, khilaf dikit... belum banyak. Hahaha...!" ucap Cherry.


Yora hanya bisa menggelengkan kepalanya mendengar tingkah adiknya.


"Selamat ulang tahun adikku satu-satunya. Semoga keberkahan selalu menyertaimu." ucap Yora.


Air mata Cherry menetes, entah mengapa ucapan Yora menyentuh hatinya. Mungkin karena Yora keluarga kandung satu-satunya yang dimilikinya.


"Terimakasih kak... terimakasih untuk Tuhan karena sudah mempertemukan kita kak... kalau ayah dan ibu masih hidup, mereka akan bahagia melihat putri-putrinya. Apalagi kalau mereka melihat Agha, Aksa dan Xarena aku yakin mereka akan kewalahan bermain dengannya...," Cherry tertawa kecil membayangkannya.


Sekarang bukan hanya Cherry yang menangis, melainkan Yora juga. Kenangan bersama ayah dan ibunya ingin sekali mereka ulang. Yora menarik tubuh Cherry, memeluknya sekali lagi.


Hari ini menjadi moment ulang tahun terindah untuk Cherry. Berkumpul bersama seluruh keluarga adalah impian yang selalu Cherry ungkapkan dengan Lucas.


Lucas menatap Cherry dengan senyum bahagia. Akhirnya dia mampu mengembalikan senyum terpendam istrinya. Banyak sekali peristiwa yang harus dia lewati bersama Cherry. Dari perjodohan, kehilangan serta pertemuan. Sepertinya Tuhan sudah menuliskan takdir terindah untuk keluarganya.


...-THE END-...


...----------------...


Terimakasih buat semua yang sudah mengikuti kisah Cherry dan Lucas dari episode awal hingga akhir... othor tak mampu berkata-kata lagi, hanya do'a terbaik buat para Reader yang bisa othor berikan kepada kakak reader semua... tanpa kakak reader semua, othor bukan siapa-siapa. Sekali lagi terimakasih untuk kakak reader semua 🙏🥰

__ADS_1


InsyaAllah othor akan memberikan karya terbaik selanjutnya untuk para Reader 🥰


See you di karya selanjutnya ya kakak Reader.....


__ADS_2