Kau, Aku Dan Kenangan Kita

Kau, Aku Dan Kenangan Kita
Sadar


__ADS_3

.Ferdi masih masih berada di tempat nya. Dirinya masih merasakan lemah di sekujur tubuh nya.


"Diya, kenapa kamu menikah dengan Ivan? Apakah kamu sudah melupakan semua kenangan manis kita selama ini? Apakah semuda itu kamu melupakan semua nya. Diy, aku tidak tahu bagaimana aku harus menjalani hidup ku. Apa aku sanggup hidup tanpa mu Diy?" Ucap Ferdi kepada dirinya sendiri. Tatapan nya masih kosong, hati nya benar-benar hancur saat ini mendapati kenyataan yang sangat menyakitkan untuk nya.


"Papa....." Teriak Junior menghentikan lamunan Ferdi.


"Junior" Ucap nya lirih. Melihat malaikat kecil nya tersenyum sambil berlari kearah nya.


Ferdi memaksakan diri nya untuk tersenyum menyambut Junior di dalam pelukan nya.

__ADS_1


Yah, benar hati nya saat ini sedang hancur dan butuh dekapan hangat dari seseorang untuk menenangkan hati nya yang gundah.


Ferdi memeluk Junior dengan hangat nya. Hati nya merasa sedikit tenang dan lega saat di peluk oleh malaikat kecil nya.


"Papa, papa baru pulang?" Tanya anak polos itu.


"Iya sayang papa baru pulang" Jawab Ferdi dengan senyuman yang tampak di paksakan.


Ferdi tidak menjawab. Sejujurnya dia tidak tahu harus memberikan alasan apa kepada malaikat kecil nya.

__ADS_1


Yah, memang ia akui akhir-akhir ini dia sering tidak berada di rumah. Diri nya selalu mencari kesibukan untuk menerima kenyataan ini semua. Dan pada akhirnya Diya gadis yang ia cintai telah menikah dengan Ivan, teman nya sendiri yang bisa di bilang sebagai saudara nya.


"Papa, kapan sih papa ada waktu kita bersama-sama lagi. Aku kangen saat papa ada di rumah. Aku kangen makan di siapin sama papa. Aku kangen main bola sama papa. Aku kangen papa bacain aku cerita sebelum tidur" Komplain Junior.


"Papa marah sama aku ya pa? Apa aku sekarang jadi anak yang nakal sehingga papa tidak mau lagi bersama ku?" Tanya nya lagi. Kini mata nya mulai berkaca-kaca.


"Sayang, sayang jangan berbicara seperti itu. Junior anak yang baik kok. Anak yang pintar juga. Papa gak di rumah karena memang ada pekerjaan yang harus papa selesaikan nak. Papa sibuk, papa kerja karena untuk Junior dan mama juga kan sayang. Papa mencari uang untuk memenuhi kebutuhan kita di rumah ini nak" Alasan Ferdi agar anak nya tidak menyalahkan diri nya sendiri seperti tadi.


"Pa, Junior tidak mau semua ini kok pa. Junior hanya mau sama papa dan mama. Kita sama-sama habiskan waktu bertiga seperti kemaren-kemaren." Jawab Junior.

__ADS_1


"Ya sayang, papa janji papa akan usahakan meluangkan waktu untuk kamu ya nak" Kata Ferdi mencium hangat kening putra nya dan memeluknya dengan erat.


"Apa selama ini aku salah ya Allah? Aku telah mengharapakan gadis yang kini telah menjadi milik orang lain sehingga aku mengabaikan anak dan istri ku. Maaf kan aku ya Allah. Aku telah berdosa kepada mereka. Secara tidak ku sadari aku telah menzolimi keluarga ku dan membuat anak ku yang tidak berdosa menyalahkan dirinya sendiri atas keegoisan ku. Maaf kan papa nak, maaf kan papa. Papa janji papa akan memperbaiki semua ini" Ucap Ferdi dalam hati dan semakin memeluk Junior dengan erat nya.


__ADS_2