
...^HAPPY READING^...
Seorang laki-laki gagah sedang duduk di ruang kerjanya, dinding ruangan-siapa yang belum tidur di sini, kak Liana biasanya bergadang sekarang kemana yang penuh dengan senjata langka membuat ruangan itu menyeramkan didukung dengan interior ruangan yang berwana gelap dan menyeramkan.
"Katakan" ucap Abraham Xander, yang terkenal dengan sebutan X.
"Saya mendapat misi melenyapkan gadis itu dari model cantik Sofia tuan, dia adalah salah satu partner ranjang saya" sang asisten sambil menundukkan kepalanya.
"Lalu" X meminta asistennya melanjutkan laporannya.
"Saya sebenarnya tak tertarik dengan misi itu, tetapi setelah saya selidiki Qiana Clarisa Lavina, memiliki identitas yang sangat mengagumkan, ia adalah seorang wanita pendiri QCL grup yang mampu berdiri kokoh hanya dalam satu tahun, dan yang paling istimewa nya dari wanita ini, tuan muda Taksa tertarik dengan wanita ini tuan," ucap sang asisten.
"Hanya itu yang kamu p tentang Qiana ?" tanya X.
"Semua tentang gadis ini dikunci dengan kuat, bahkan peretas kita tak mampu untuk membuka semua identitas wanita ini tuan, saya tau wanita ini pada saat QCL grup membuat pengumuman grup dan dan HCL menjadi anak perusahaan QCL, dan saya lah yang menjadi perwakilan dari Abraham grup saat itu tuan, dan saya melihat dengan mata kepala saya sendiri jika wanita ini mencuri perhatian tuan muda Taksa". jelas si asisten.
"Taksa.... Taksa... kali ini aku tidak akan kalah dalam merebut hati wanita, sesuai sumpah ku aku akan siapa yang belum tidur di sini, kak Liana biasanya bergadang sekarang kemana apa yang kamu sukai." ucap X dengan wajah penuh dendam.
"Kenapa anak buah mu sampai melukai wanitaku Mar" tanya X.
"Saya pun kaget tuan, saya memerintahkan anak buah saya untuk membawa gadis itu ke markas kita, maaf saya tadi emosi kepada gadis itu kerena membunuh di hadapan kita." Omar yang mendengar sang bos mengklaim bahwa wanita tadi adalah wanita nya, ia mersakan takut yang luar bisa.
"Dan kau kalah telak melawannya, sungguh wanita hebat yang pantas menyandang nyonya Abraham Xander"
"Anda benar tuan, wanita itu hebat, dalam terluka saja bisa mengalahkan saya, jika di sehat, apalah nyawa saya ini, dia pites sedikit langsung KO. Bahakan anda langsung membuatkan saya kuburan saat ini juga" Omar mengakui kehebatan Qiana.
"Kau benar mar, ambillah bonus mu karena kau memberikan nyonya Abraham kepadaku hari ini," X menyodorkan amplop tebal kepada asistennya.
"Terimakasih tuan" ucap Omar.
__ADS_1
"Kau tak meninggalkan jejak dalam misi membawa gadis itu mar ?" tanya X sekali lagi.
"Tenang tuan semuanya beres , jika kita sedang melakukan misi, CCTV dunia kita retas, jika anggota kita tertangkap jika ia akan membocorkan identitas mafia kita, tubuh orang itu akan langsung mati, cip identitas akan meledek waktu itu juga, jika anak buah kita mati, cip identitas kriminal mereka langsung pecah, bahkan dokter yang paling hebat mengindetifikasi mayat mereka tak dapat menemukan jejak kita" ucap Omar memastikan.
"Wanita yang menyuruhmu itu bagaimana ?" tanya X memastikan.
"Wanita itu tidak tau tentang organisasi kita, Karena jika kita keluar kita memakai identitas palsu agar mengecoh musuh diluar sana, kami sering menghabiskan malam panjang di hanya tau aku adalah Mafia dari Edgar, sekarang Edgar sudah habis tewas karena menyingung kampung mati. " lapor Omar.
"Bagus kau memang asisten ku yang handal , aku harus memastikan wanita itu bangun sekarang, jika ia tak tertolong maka nyawamu juga akan habis di tangan ku mar" ucap X dingin.
"Ba... Baik tuan" ucap Omar tergagap.
...* * * *...
Saat ini mereka berada di ruang medis Mainson X yang memiliki fasilitas tak kalah canggih dari rumah sakit terkenal di negara ini.
"Bagaimana keadaan nya" tanya X kepada dokter pribadinya.
"Lanjutkan" ucap X.
"wanita ini banyak kehilangan darah karena lukanya tak langsung di tangani, ia masih membutuhkan transfusi darah" imbuh si dokter.
"Ambil lagi darah ku" ucap X.
"Tapi kita sudah mengambil 2 kantong darah dari tubuh mu tuan X, mana bisa kau menyumbang kan darah lagi" ucap dokter.
"Ambil ya ambil... Siapkan aku makanan paling bergizi, dan ambilkan aku suplemen vitamin penambah darah yang paling berkualitas, agar dalam satu jam aku bisa mendonorkan darahku lagi" ucap X dingin.
"Tuan kenapa tidak mencari pendonor darah saja, disini ada beribu ribu manusia menjadi anggota kita, karena kesehatan dan tubuh anda yang sangat berharga tuan ?" Omar memberi saran.
__ADS_1
"Aku tak mau darah wanita ini tercemari oleh darah manusia lain, jika kalian tidak mau maka sekarang juga aku habisi kalian berdua" ucap X dengan murka.
"Ba.. baik tuan" sekarang Omar lah yang tergagap.
"Hey wanita kau harus bangun, aku memberi semua darah ku agar kau mau bangun" ucap X kepada Qiana yang saat ini terbujur di atas ranjang pasien, wajah Qiana yang rapuh seperti ini membuat siapapun yang melihat nya ingin melindungi nya.
"Kau cantik sekali, dan tubuh kecilmu ini sangat kuat, kau tak takut dengan maut wanita ??" X berbicara sendiri dengan tubuh Qiana yang masih tak sadarkan diri, tangannya memegang tangan Qiana yang terasa dingin.
"Tangan kecil ini Bahkan mampu menghajar anak buah ku, dan melenyapkan Meraka sekaligus sendirian, Jangan biarkan pertolongan ku untuk mu ini sia sia wanita, kau harus tau bawa darahku yang berharga telah masuk ke dalam tubuh mu" X mengelus tangan kecil Qiana sesekali mengecupnya.
Sebenarnya Omar benar memberi tahu jika tubuh Abraham Xander ini sangatlah berharga, Abraham adalah seorang ketua mafia terhebat SE Asia , nama Black wolf sangat ditakuti oleh semua kalangan, bahkan negara pun tak pernah mau menyinggung sedikit pun geng mafia ini, kelompok mafia ini sudah berdiri selama 1 abad, kepemimpinan sudah turun temurun, dan juga beberapa kali berganti nama, tetapi semenjak Black wolf ini di pegang oleh Abraham Xander, kekuatan geng mafia ini sangat kokoh berdiri tegak tak terkalahkan.
Selain ketua Black wolf, Abraham adalah pengusaha sukses nomer dua di Asia, Abraham grup selalu bersisian dengan WU internasional group, mereka adalah saingan bisnis abadi, entah ada masalah pribadi apa antara Taksa dan X , itu adalah sebuah misteri.
...* * * *...
Sedangkan di sebuah markas jeritan ketakutan dari empat orang memekikkan telinga.
"Heyy ini adalah penculikan, kalian akan di tangkap polisi jika menculik orang semena-mena seperti ini" teriak orang orang itu.
^^^~**To be continued^^^
~Note
satu episode lagi akan meluncur....
yuk dukung karya receh ku ini kakak kakak ,
caranya Vote , like , bintang ⭐⭐⭐⭐⭐ dan komentar nya...
__ADS_1
saat ini aku butuh banget dukungan kalian, soalnya kepala ku lagi nge-blank nih gak bisa mikir, sudah 2 hari tak bisa up satu pun... Liana keizia butuh dukungan kalian sekarang 😭🙏**