
...* * * * * * * ^•^* * * * * * *...
...~•^HAPPY READING^•~...
...* * * * * * * ^•^* * * * * * *...
Saat ini Pasangan Tersohot itu baru terbangun dari adegan terjepit di episode kemarin, saat ini mereka saling pandang.
"Hahahahaha" Taksa dulu yang pertama tertawa lalu di susul Qiana.
Blushhhhh
Wajah Qiana langsung memerah, tandanya ia yang malu, karena tak sabar menancapkan si Jery ia sampai mematahkan tempat tidur.
"Sayang kamu memang tangguh, kekuatan pendekar perang tak perlu diragukan lagi dalam dirimu. Coba aku tengok merek temapat tidurnya. Made ini Amerikong?, apa Made in pribumi".
"Hubby, si Jery" Ucap Qiana.
Mendengar istrinya memanggil si Jery, mata Taksa langsung kebawah di mana tempat si jery bertengger, matanya melotot karena kondisi si jeri yang sedang pingsan tercekik sarung.
Persis banget Cacing kremi karena sarungnya berkerut kerut, "Astaga naga jer" ucap Taksa langsung menangkap burung perkutut yang saat ini sesak napas di dalam sarung, bahkan antena si sarung Jery pun ikut menunduk macem ceret yang di tuang, gondal gandul.
"Seperti kita tak tidur disini sayang, kita tidur di kasur tiup itu saja," Ucap Taksa sambil menunjuk kasur yang masih lempeng belum berisikan angin, kasur baru uyy...
"Kiranya aman tidak HUBBY?" Tanya Qiana merasakan was-was, ia masih ingat betapa malunya nya dia tadi, akibat dia yang terlalu semangatot, kasur pun jadi ambruktot.
*(Ada kalanya mafia malu nih 😂)
"Sudah sudah sini kita pemanasan dulu sekarang mainnya pakek gaya bebek kawin aja Beb biar aman terkendali toh dikau masih baru sembuh" ucap Taksa ia merasa tak tega melihat sang istri memandang ranjang seakan ranjang itu suami nya.
Karena berapa kali Taksa pemanggil Qiana disaat ia mengisi angin kasur itu, Qiana tetep melihat kasur seakan melihat mantan.
Sedangkan yang Qiana pikirkan adalah "Kenapa semakin hari aku jadi mesum ya, jin mana yang merasuki?, melihat kasur itu aku ingin loncat ke dasar danau ini".
Taksa yang merasa di abaikan dan di duakan dengan kasur jiwa cemburunya langusung mencuat, tak ingin kalah pamor dengan kasur KW itu, ia langsung menarik tangan sang istri.
Macem film India Mohabbatein yang Sahrul Khan yang menarik bayangan cintanya. pinggang Qiana tengkayak dengan lentur percis sama yang di filem.
*(Wohow romantis bener kan pasangan itu).
Karena sudah menciptakan suasana yang wowhot, Taksa langsung menabrakkan bibirnya dengan bibir sang istri.
__ADS_1
Awalnya ia cuma menyesap daging kenyal itu, lidah Taksa mengetuk goa bergigi itu agar pintunya terbuka.
setelah terbuka bak tamu yang tak tau sopan santun, bak ular yang menemukan mangsanya, si ular langsung mematuk ular betina di dalam gue, dan terjadilah tarik menarik yang semakin lama semakin panas, bahkan pertarungan itu membuat sejoli itu lupa kejadian memalukan yang tadi.
"Hosh..Hosh...Hosh" begitu bunyi nafas yang hampir habis karena Taksa menyerang Terang bulan sang istri tidak menjeda.
Karena merasa sang istri sudah selesai mengabil nafas, Taksa kembali menyerang Qiana.
Semakin lama cumbuan itu semakin turun ke leher, Taksa memberi cindera mata pada lahan tak bercorak milik sang istri.
Semakin kebawah ia langsung menegak bakpau isi daging dengan lahap seperti bayi yang di tinggal merantau sama emaknya, seakan si banyi MiCu untuk bekal setahun.
tangannya yang satu ia memencet tombol yang tak terisi tanda on atau off nya, tangan satunya lagi sedang berkeliaran di pinggang dan dapur sang istri, lihai banget tangan Taksa jika urusan Elus mengelus di tubuhnya paporit milik si emak mafia itu yang selembut sutra...
"Ehhheh...seeeeehttt...emmzzz" Bunyi lenguhan Qiana yang sudah melampung tinggi karena di obok obok sama si suami wohotnya...
Karena sudah tak tahan Qiana langsung membalik tubuh sang suami ia menangkap si jeri lalu di bukalah sarung yang menggangu mata Qiana.
dan terpampang lah si jeri yang kepalanya pelontos mengkilat, entah otor bingung mau menceritakan si jeri seperti apa yang jelas si jeri adalah mahluk aneh berkepala pelontos kakinya berambut , kebalik bukan author masih mencari tau keajaiban dunia itu, bahkan si embah google aja komplain sama emak karena emak dibilang mengadi Ngadi pertanyaan nya.
Emak heran katanya entu embah google cendelan dunia, pas emak tanyak masalah Jery yang acajib dia bilang begini "Kamu gila ya, silahkan konsultasi di rumah sakit Jiwa embah juga bingung mau jawab apa?".🤣
Qiana memegang jery seperti micropone kawinan yang tersambung dengan Sound sistem, bukan nya mau karaoke Qiana malah memasukkan si jeri ke dalam goa bergigi.
karena tak tahan Taksa merubah posisi 69, dan terjadilah lomba saling memuaskan. emak kgk sanggup mau menjabarkan adegan ini emak masih folos gerrr...
Setelah puas kedua pasangan Tersohot itu langsung tancap gas, dengan Jery yang sopan pula.
Racauan dan gereman pasangan sejoli itu yang sudah lupa daratan, yang tadi hanya mau gaya bebek kawin saja, sekarang gaya monyet gendong anaknya, gaya patah patah, gaya duo singa, gaya angkat kaki.
Setelah pertarungan 2 jam akhirnya teriakan sepasang pasangan tersohot itu berakhir ketika si jeri muntah dalam sarung.
...____________________________________...
Saat ini Qiana dan Taksa sedang berpelukan di atas kasur udara, terbalut selimut dan masih polos pula.
"Cup" Taksa mengecup kening sang istri.
"Terimakasih sayang pertarungan kali ini kita seri, dan lihat ruangan ini buruh perbaikan, dan ditata ulang" Ucap Taksa.
Qiana mengedarkan pandangannya.
__ADS_1
yang ia Lihat pertama kali adalah kasur roboh, lemari geser, lampu tidur jati, karpet bulu lecek, kursi di depan meja rias terjungkal, dan yang paling ekstrim keresek pembungkus bakpau nya nyangkut di depan kaca meja rias..
Persis seperti habis tawuran, lantai sudah dikotori oleh pakaian pakaian yang teronggok dari pasangan Tersohot itu, barang barang kecil pun berjatuhan.
"Mari pindah ke lantai 5 untuk menikmati senja biar Mulin yang mengurus kamar ini" ucap Taksa.
Setalah rapi pasangan minim ahlak itu meninggalkan kekacauan begitu saja..
Taksa merogoh sakunya ia membuat sebuah panggilan.
...____________________________________...
Mulin yang sedang sibuk mengurus berkas berkas yang ditinggal kan oleh sang bos terganggu dengan bunyi Hanpone yang bermerek SAMSUM itu.
"Tiring... Ting... Ting .. tululang.. Tululing.."
Mulin melirik Hpnya "Bos calling"
ia langsung mengangkat panggilan itu tanpa menunggu lama.
"Mulin" panggil Taksa.
"Ia tuan muda" sahut Mulin.
"Kelantai empat sekarang Jagan lupa bawa anak buah mu kemari, bersihkan kamar kami, Carikan kasur yang baru dan tentunya limited edition, tidak ada Abal Abal lagi di setiap markas tempat ku dan istriku untuk memadu kasih."
Mulin sedikit bingung tetapi yang namanya perintah harus di laksanakan, ia tak berpikir apa apa lagi perintah Taksa adalah mutlak.
"Baik tuan"
Setelah mendapat permintaan dari sang atasan ia langsung mengumpulkan anak buahnya lalu bergegas ke lantai empat.
^^^~To be continued^^^
Halo anak anak emak sepi amet padahal hari ini...
mana nih like , komen dan Votenya ...
emak pengen crazy tapi kgk ada Vote nih nyangkut di rumah emak😭😭😭
Maapin emak juga ya yang bikin ke ribuan pagi-pagi, mumpung musim ujan emak kasik Wowohot buat kalian..
__ADS_1
akhir bulan nih mana dukungannya, biar karya emak bisa naek level meski sebiji...
sun jauh dari emak Liana untuk para readerhot sekalian😘.