
Likenya turun ya, apa cerita nya sudah membosankan....đ
...* * * * * * * ^â˘^* * * * * * *...
...~â˘^HAPPY READING^â˘~...
...* * * * * * * ^â˘^* * * * * * *...
Semua orang tercengang mendengar penawaran Mulin yang terbilang gila, Rafael yang sebagai kakak dari gadis itu tercengang, jika di lihat dari gelagat Mulin ia bisa melihat ada cinta yang besar untuk sang adik...
Mulin berjalan mendekati podium lalu mengurus transaksi atas pembelian Alana, Para anak buah dari grup H melepas borgol yang mengikat wanita itu....
âAaahhh panasâ kesadaran nya sudah mulai hilang....
Dengan gentle Mulin membuka jasnya menaruh nya di atas kerangkeng itu, lalu ia melepaskan kemejanya dan dengan telaten memakaikan kemeja ke tubuh seksi yang tengah memandang nya buas, âAhhh panas aku mau kamuâ Alina meracau ketika tubuhnya tersentuh dengan tangan Mulin.....
âAaahhh.... Gatalâ Alina menggesekkan kedua pahanya karena sesuatu dibawah sana sudah becek dan lengket.
Mulin membawa tubuh Aluna yang kepanasan ke mejanya, tingkah Mulin menjadi sorotan semua orang, Mulin melangkah mendekati Qiana dan Taksa, âTolong orang yang paling saya cintai Nonaâ Ucapnya....
Melihat suasana yang sudah tak bisa berpura pura lagi , Qiana langsung menepuk tangannya tiga kali, Prok Prok Prok...
Lampu mati seketika....
âAda apa ini???â
âAda apa ini???â
âAda apa ini???â Ricuh peresta yang mengikuti lelang....
âUlar....â Jerit si wanita yang seksi di samping pemandu, tapi sudah terlambat setelah jeritan ular itu sudah menyemburkan bisa ke wajah wanita itu, dalam hitungan menit wanita itu tewas...
âAda apa ini... penjaga penjagaâ Teriak si pemandu...
âSampek suaramu serak tak satupun dari mereka datangâ Ucap Qiana dingin...
âDasar wanita jalâ˘ang akan kuâ tangannya sambil merogoh hanpone....
Sressshhhh..... Sebuah senjata Shuriken melayang menancap tepat di nadi leher si pemandu acara,
__ADS_1
...
...
...Seperti ini senjatanya.......
âAaahhhhâ Teriak semua orang meliahat si pembawa acara tewas....
âKau tak sabaran banget hubbyâ Ucap Qiana, kepada suaminya itu....
âTak akan ku biar kan mulut orang mengatai istriku jalâ˘angâ Ucap Taksa lantang.....
Cup.... Qiana mencium bibir suaminya, âAku tau tempat ini memang jebakan untuk mu agar kau jatuh ke tangan mereka, hanya meja kita saja yang berisikan orang satu negara, agar mereka memberikan makanan yang di bius untuk kita tak tertukarâ Ucap Qiana lantang.
âSuli cicipi makanan iniâ Ucap Qiana kepada ularnya yang berada di bajunya, tanpa menunggu perintah ke dua kali ular itu memakan daging yang tak tersentuh di depan sang Nona.
Setelah memakan daging itu ular itu pingsan, â Bagaimana..???â Tanya Qiana...
Semua orang itu berusaha mengeluarkan semua isi perutnya, mereka pada takut.
âKenapa Nona??â Tanya Mulin.
âPengaruh Obat itu tak akan bisa hilang jika si peminum tak melakukan hubungan suami-istri, dan efeknya terlihat fatalâ Ucap Qiana.
Mendengar jawaban sang Nona, jakun Mulin naik turun apalagi saat ini ia dijadikan ibu sui oleh Alana, dan tangan Alana sedari gak sabar membuka Gasper import Abang Mulin, sehingga mau tak mau Mulin mengikat tangan alina menggunakan jas...
âPergilah, aku merestui kalian, besok kalian harus nikah jika tidak siap siap kamu aku cabut dengan akar akarnyaâ Ucap Rafael...
âTerimakasihâ Mulin pergi dari gedung itu tanpa melihat ke belakang.
âDasar calon ipar lackâ˘natâ umpat Rafael, tapi ia juga tersenyum....
âPergilah dari tempat iniâ ucap Qiana kepada semua orang....
Semua orang langsung kabur keluar, tak Sampek 5 menit jeritan semua orang menggelar dari depan ruangan, semua orang yang keluar sudah menjadi roti lapis dengan saus tomat yang melimpah....
âHanya orang mati yang bisa menjaga rahasia, dan aku hanya mempercepat kematian mereka sajaâ Ucap Qiana santai.
__ADS_1
âNona yang terbaikâ Ucap semua orang serempak.
âJangan pernah memuji istriku didepan ku, atau kalian ku ikat disini hingga gedung ini meledakâ Ucap Taksa.
âSemua sudah beres Nonaâ Ucap Zia dengan tubuh sudah kotor, bajunya yang putih sudah berwarna merah.
âWow setelah lepas peraâ˘wan kau makin sadisâ Puji Qiana.
Lalu mereka pergi dari tempat itu mengunakan lift Khusus yang biasa nya di gunakan para petinggi untuk ke balkon gedung tinggi itu, dengan ahli retas Qiana dan kehebatan si ratu Mafia, apapun akan terjadi selama wanita itu ingin....
Di atap sudah ada sebuah jet pribadi yang memang Han persiapkan untuk mebawa Qiana dan yang lain...
Tililit... Tililit... suara handphone si pemandu acara tadi berbunyi...
âIa tuanâ sistem Qiana menjawab panggilan itu, suara itu sama persis dengan orang tadi.
âSudah kau bawa pengantin ke dua ku, disini aku sudah tak sabar menunggunya datang, pesta lajang ku sudah dimulai iniâ.
âSudah tuan,,, Saya sudah berada di pesawatâ
âBagusâ
âKau duluan yang mengundang ku Tang Lang maka dengan senang hati aku datang. Aku sudah tak sabar bertemu dengan mu, rupanya di kehidupan ini kau juga penjahat... Maka kau sedang mengundang kematian mu lebih cepatâ Ucap Qiana dalam hati
^^^~To be continued^^^
Terimakasih atas dukungan kalian di karya receh emak Lianađđđ
Jangan lupa
Likeđ
komentarđŁď¸
Hadiahđđšâ
Vote đĽ
Bintang lima âââââ di rating pojok popularitas karya ini.
__ADS_1
Favorit âĽď¸ agar kalian mendapatkan notifikasi update karya ini