
...^HAPPY READING^...
Sedangkan di lain tempat
saat ini Taksa baru sampai tempat kebakaran
Kerumunan orang yang merasa keluarga nya menjadi korban kebakaran ini sedang memenuhi tempat ini.
Taksa yang sampai di sana langsung didesak dan dikerumuni oleh para warga, sehingga tanpa sadar ada seorang mengambil handphone Taksa dan membawanya pergi.
Orang itulah yang mengirimkan pesan kepada anak buah Taksa, sehingga mereka tanpa ragu meninggalkan gedung kantor Taksa
Setelah para bodyguard menenangkan kerumunan itu, Taksa dan mulin menemui saksi mata kebakaran dan para pekerja yang menangani proyek pembangunan pabrik yang sebagian hangus terbakar.
Dilihat dari posisi kebakaran itu sedikit aneh, sebab yang terbakar merupakan di bagian terbaik dan terdekat dengan pemukiman warga, sedang di sebelah sisi tempat yang tak dekat dengan pemukiman warga tak tekena api sedikitpun, padahal di bagian itu adalah tempat Tertentu terkena kebakaran sebab di gedung sebelah itu merupakan dapur produksi makanan dan ruangan penyimpanan gas serta tiang listrik PLN di depan gedung itu, yang terbakar malah gudang penyimpanan barang dengan dugaan aparat polisi, terjadi korsleting listrik di ruangan itu.
"Selamat siang tuan muda Taksa" seorang pihak aparat Kepolisian menyapa Taksa
"Siang" jawab Taksa singkat.
"Anda sudah pastikan penyebab terjadinya kebakaran ini kan?" tanya Mulin sebagai perwakilan Tuan mudanya.
"Sudah Pak, di perkirakan Kebakaran ini disebabkan korsleting Listrik di ruangan Gudang" jawab si Polisi, dengan sangat hormat kepada kedua orang itu.
"Bagaimana listrik di Gudang mebuat kebakaran sampai merambat ke luar?, bahkan ke perumahan warga, dan tempat peristirahatan para pekerja bangunan ini, sebab aku yakin dan memastikan sendiri bahwa dinding setiap ruangan ini dilapisi dengan material yang sulit terbakar, jika sebuah ruangan terbakar maka Api tak akan bisa merambat ke ruangan sebelahnya bahkan ke perumahan warga." jawab Mulin dengan nada meyakinkan dan sedikit terheran ke Polisi.
Kepala Polisi itu menunduk, sebab mereka sudah pusing dengan kejadian kebakaran yang aneh ini, para Polisi sudah menyelidiki dari pagi tadi, dan memang benar kata Asisten Mulin jika dinding mereka terlapisi material anti kebakaran, dan jika sebuah ruangan terjadi kebakaran maka alarm yang sangat kencang akan berbunyi, lalu sistem pemadam otomatis akan aktif dan api tidak akan merambat," Anda benar tuan, maka dari itu pihak Polisi sangat bingung dengan kejadian ini, dan kami sudah melihat CCTV gedung ini namun masih belum menemukan sebuah bukit jika ada seseorang atau sesuatu kejadian yang memicu Kebakaran hebat ini terjadi..."
"Sepertinya ada seseorang ingin bermain-main dengan ku" jawab Taksa.
__ADS_1
Sebab masalah ini sungguh pelik, sehingga para Polisi dibuat pusing.
"Mulin kau urus kompensasi kepada warga yang menjadi korban kebakaran yang tewas dan luka-luka, bagi rumah-rumah yang terbakar, kau Carikan beberapa tukang untuk membangun rumah mereka kembali sedangkan yang meminta ganti rugi kau berilah uang sesuai dengan pembangunan rumah mereka" perintah Taksa kepada asistennya itu
"Baik Tuan muda... saya sudah menyuruh anak buah saya mendata kerugian yang menimpa warga, maka dari itu orang-orang yang berkumpul sudah bubar tuan"
"Terimakasih sudah menangani kejadian ini pak, saya minta anda bersama Tim Polisi mengungkit kasus kita saat ini" ucap Mulin.
"Sama-sama Pak, kami sebagai aparat penegak hukum Negara, ini semua adalah tugas kami apalagi selama ini WU Internasional group selalu patuh dengan hukum dan berkontribusi besar dalam kesejahteraan dan kemajuan Negara" Polisi mencoba menjilat Taksa, memang seperti itu hukumnya, sebab jika polisi itu menarik perhatian pembisnis no 01 se-Asia itu, maka jabatannya akan naik dan hidupnya akan sejahtera.
Sedangkan di lain tempat tepatnya di kantor Taksa, dua orang masuk ke dalam ruangan yang sudah di retas oleh seseorang, dengan gaya yang santai percaya diri memasuki ruangan Taksa tanpa rasa takut,
"Kau tunggu diluar, aku akan masuk kedalam sana"
"Ok... kau cepatlah, Tuan sudah menunggu kita saat ini"
"Ok ok, mereka sudah pergi dari sini, saat ini kita aman aman saja membawa wanita milik Tuan muda Taksa"
"Ok aku mengerti, sebab tak mudah masuk ke tempat ini kita butuh 1 tahun untuk menyusup ke perusahaan ini"
Sesuai rencana satu orang berjaga dan satu orang menyemprotkan obat bius berbentuk Spray, setelah suasana benar-benar aman, langsung kedua orang itu langsung masuk ke kamar pribadi Taksa.
Seseorang gadis tertidur lelap di sana, tanpa mereka sadari wanita itu pura-pura pingsan, sebab gadis itu ingin tau permainan apa yang ingin dimainkan oleh orang di balik kekacauan yang menimpa pada mereka, gadis itu juga telah minum obat penawar obat bius sebelum nya.
Demi ingin bertemu dengan dalang dari orang yang ingin berbuat jahat pada mereka, ia membiarkan tubuhnya di culik serta mengikuti rencana yang disusun oleh pihak musuh untuk menjatuhkan mereka,
Tanpa mereka sadari gadis yang mereka bawa itu adalah malaikat maut untuk mereka, dan mempermudah si dalang Terekspos dengan cepat.
Tanpa dua orang itu sadari, gadis itu menerbitkan senyum samar didalam gendongan salah satu laki-laki "Selamat menikmati kemenagan sesaat kalian,"
__ADS_1
"Dia sangat cantik, aku ingin sekali mencicipi wanita milik Tuan muda Taksa, sebab aku yakin gadis ini memiliki goyangan hot maka dari itu membuat seorang Taksa yang anti wanita kelepek-kelepek dikakinya"
"Hus ... ayo kita cepat, jika tuan sudah mencicipi tubuh gadis ini, baru kita minta bagian tubuh gadis ini, jika tuan memberikan maka kita akan main bertiga ... aku pun tak sabar ...". kedua laki-laki itu menelan Saliva memandang gadis itu.
"Aku tak sabar juga memotong bagian tubuh kalian, rasanya sungguh menyenangkan" ucap wanita itu dalam hati.
~Kembali ke tempat Taksa
Taksa setelah bicara dengan pihak kepolisian langsung berniat untuk kembali kekantor sebab ia sudah merasakan rindu berat kepada sang istri.
"Ayo kita kembali ke kantor" Taksa merogoh sakunya , ternyata handphone nya hilang,
"Mulin kau melihat handphone ku ?" tanya Taksa.
"Tidak Tuan, apa tuan melupakannya di kantor?"
"Apa kau menganggap ku pikun, aku menaruhnya di sakuku tadi, cepat kembali kekantor perasaanku tak enak mulin," Taksa panik, sebab ia masing sangat mengingatnya jika membawa handphone nya.
"Apa karena didesak oleh warga handphone anda terjatuh" ucap Mulin.
"Kau telpon para Bodyguard itu sekarang"
tanpa menunggu perintah dua kali Mulin menelpon bodyguard yang Taksa beri tugas menjaga sang Nona.
"Telpon mereka diluar jangkauan semua tuan"
" Bukkk " Taksa menonjok wajah tampan Mulin
"Telpon Aruna saat ini, minta dia melacak keberadaan Nonanya beserta para Bodyguard nya itu "
__ADS_1
"Kalian Jangan sampai mengecewakan ku, jika terjadi apa-apa kepada nona, kalian akan aku masak dalam kuali besar, " Kata Mulin dari dalam hati, sebab Mulin lah yang memilih bodyguard untuk Qiana.
^^^~NEXT^^^